Breaking News
light_mode
Trending Tags

Waspada Karhutla: Titik Panas di Sumsel Melonjak Tajam Sepanjang Agustus

  • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
  • visibility 285
  • comment 0 komentar

Palembang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan (Sumsel) mengeluarkan peringatan keras terkait potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) setelah mencatat kenaikan signifikan jumlah titik panas di bulan Agustus. Meskipun angka titik panas secara keseluruhan pada Agustus 2025 menunjukkan penurunan drastis dibandingkan bulan sebelumnya, kewaspadaan tetap harus ditingkatkan mengingat pola puncak kemarau yang biasanya terjadi pada akhir Agustus hingga September.

Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah titik panas di Sumsel sepanjang 1-19 Agustus mencapai 103 titik. Angka ini memang jauh lebih rendah dibandingkan Juli 2025 yang mencapai 1.321 titik. Penurunan ini sebagian besar disebabkan oleh kondisi hujan yang masih melanda beberapa wilayah Sumsel. Namun, tren harian menunjukkan adanya peningkatan setelah sempat nihil pada beberapa hari di awal bulan.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, mengungkapkan bahwa meskipun jumlahnya menurun, titik panas yang terdeteksi tetap menjadi perhatian serius. Ia menjelaskan bahwa prakiraan cuaca dari BMKG menunjukkan bahwa pada akhir Agustus dan September, potensi curah hujan akan berkurang. Hal ini akan menyebabkan permukaan lahan, terutama lahan gambut, menjadi lebih kering dan rentan terbakar.
“Prediksi kami memang di akhir Agustus hingga September nanti hujannya akan berkurang sehingga menyebabkan keringnya permukaan lahan yang berpotensi mudahnya terbakar,” ujar Sudirman.

Hingga saat ini, luas lahan yang terbakar di Sumsel sepanjang tahun 2025 telah mencapai 1.416,9 hektare. Beberapa wilayah seperti Musi Banyuasin, Ogan Ilir, dan Muara Enim ditetapkan sebagai zona merah karhutla. Pihak kepolisian bahkan telah memasang garis polisi (police line) di beberapa lokasi kebakaran untuk penyelidikan lebih lanjut, seperti yang terjadi di Musi Banyuasin.
Untuk mengantisipasi memburuknya situasi, Pemerintah Provinsi Sumsel telah menerima bantuan enam helikopter dari BNPB, terdiri dari empat helikopter water bombing dan dua helikopter patroli. Selain itu, operasi modifikasi cuaca juga telah dilakukan.

Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan dalam bentuk apapun, terutama di saat kondisi cuaca kering. Satuan tugas (Satgas) karhutla gabungan yang terdiri dari BPBD, Manggala Agni, TNI, dan Polri terus bersiaga penuh untuk melakukan pemantauan dan penindakan di lapangan. Deteksi titik panas digunakan sebagai dasar untuk segera melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi guna mencegah kebakaran meluas.

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah BUMN Jambi Binaan PLN UID S2JB Latih 31 Wanita Disabilitas Bangun Personal Branding Digital

    Rumah BUMN Jambi Binaan PLN UID S2JB Latih 31 Wanita Disabilitas Bangun Personal Branding Digital

    • visibility 58
    • 0Komentar

    Jambi – Ruang digital kini menjadi salah satu sarana yang dapat diakses lebih inklusif, termasuk bagi penyandang disabilitas, untuk menampilkan kemampuan, memperluas jejaring, serta mengembangkan usaha sesuai potensi masing-masing. Melalui pelatihan konten digital, Rumah BUMN Jambi bersama Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) mendorong 31 orang penyandang disabilitas di Jambi memperkuat personal branding agar lebih percaya […]

  • Lima Pemain Keturunan Siap Dinaturalisasi

    Lima Pemain Keturunan Siap Dinaturalisasi

    • visibility 208
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi X dan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI telah menyetujui proses naturalisasi lima pemain keturunan dalam Rapat Paripurna DPR RI, Selasa (26/8). Kelima pemain tersebut akan memperkuat Tim Nasional Indonesia di masa depan. Para pemain yang akan dinaturalisasi adalah: 1. Mauro Nils Zijlstra (20 tahun/penyerang tengah) 2. Isabelle Nottet (22 tahun/winger) […]

  • Gubernur Herman Deru Ajak Semua Pihak Bangun Kesadaran Kolektif Kurangi Polusi Plastik

    Gubernur Herman Deru Ajak Semua Pihak Bangun Kesadaran Kolektif Kurangi Polusi Plastik

    • visibility 156
    • 0Komentar

    Palembang – Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru menekankan bahwa upaya menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi polusi plastik memerlukan komitmen bersama dari pemerintah daerah, lembaga, sektor swasta, hingga masyarakat. Hal tersebut ia sampaikan pada acara Penyerahan Penghargaan Bidang Lingkungan Hidup Tingkat Provinsi Sumsel dalam rangka Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLHS) Tahun 2025 yang […]

  • Respons Cepat Wali Kota Palembang Atasi Banjir di Sako Blitz

    Respons Cepat Wali Kota Palembang Atasi Banjir di Sako Blitz

    • visibility 221
    • 0Komentar

    Palembang – Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, bertindak cepat menanggapi keluhan warga di Sako Blitz yang viral di media sosial akibat genangan air. Ia langsung turun ke lokasi untuk meninjau dan mencari solusi. Kehadiran Ratu Dewa disambut antusias oleh warga yang sudah lama mengeluhkan kondisi tersebut. Warga menyampaikan bahwa genangan air sering terjadi karena saluran […]

  • Mantan Kadis PMD Lahat dan rekanan PT Citra Data Indonesia saling buka-bukaan soal aliran uang dan proyek fiktif

    Mantan Kadis PMD Lahat dan rekanan PT Citra Data Indonesia saling buka-bukaan soal aliran uang dan proyek fiktif

    • visibility 188
    • 0Komentar

    Palembang – Dua terdakwa eks Kepala PMD Kabupaten Lahat, Darul Effendi, dan pihak swasta dari PT Citra Data Indonesia, Angga Muharram, kembali jalani sidang di PN Tipikor Palembang, Senin (10/11/2025). Kedua terdakwa terjerat kasus dugaan korupsi proyek pembuatan peta desa fiktif di Kabupaten Lahat tahun anggaran 2023 dengan nilai kerugian negara mencapai Rp4,1 miliar. Dihadapan […]

  • Kebakaran Lahan Meluas, Hutan Lindung di Muba Terbakar

    Kebakaran Lahan Meluas, Hutan Lindung di Muba Terbakar

    • visibility 237
    • 0Komentar

    Musi Banyuasin, Sumatera Selatan – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan. Sekitar 5 hektare hutan lindung di Kecamatan Bayung Lencir ludes terbakar pada 23 Agustus 2025. Kebakaran ini diduga kuat dipicu oleh musim kemarau ekstrem dan aktivitas pembakaran lahan ilegal. Upaya Pemadaman dan Dampaknya Petugas dari Badan […]

expand_less