Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bus “Kaleng” Dilarang Masuk Kampus Unsri, Mahasiswa Mengeluh

  • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
  • visibility 321
  • comment 0 komentar

Indralaya, 28 Agustus 2025 – Kebijakan baru Rektorat Universitas Sriwijaya (Unsri) yang melarang bus angkutan umum non-Unsri, yang kerap dijuluki “bus kaleng”, masuk ke dalam area kampus Indralaya menuai keluhan dari para mahasiswa. Kebijakan ini diberlakukan untuk menertibkan lalu lintas dan meningkatkan keamanan di lingkungan kampus.

Sejak kebijakan ini diterapkan, bus-bus “kaleng” hanya diperbolehkan menurunkan dan menaikkan penumpang di gerbang utama Unsri. Akibatnya, mahasiswa yang tinggal di luar asrama dan biasa menggunakan bus tersebut harus berjalan kaki lebih jauh, setidaknya sekitar 1-2 kilometer, untuk sampai ke gedung perkuliahan.

Salah satu mahasiswa Fakultas Teknik, Rian (21), mengungkapkan kekecewaannya. “Saya harus jalan kaki jauh setiap hari. Ini sangat melelahkan, apalagi kalau siang hari panas terik. Kadang juga telat masuk kuliah karena harus jalan kaki,” keluhnya. Ia menambahkan bahwa bus “kaleng” menjadi pilihan utama karena tarifnya yang terjangkau dan rutenya yang fleksibel.

Di sisi lain, pihak rektorat melalui Kepala Bagian Humas Unsri, Dr. Nita Oktavia, M.Hum., menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil setelah melalui pertimbangan matang. “Kami ingin menata lalu lintas di dalam kampus agar lebih teratur dan mengurangi kemacetan.

Selain itu, keamanan mahasiswa juga menjadi prioritas. Dengan adanya larangan ini, kami bisa lebih mudah mengawasi kendaraan yang masuk ke area kampus,” jelasnya.

Nita juga menambahkan bahwa pihak rektorat sedang berupaya untuk meningkatkan layanan bus kampus Unsri sebagai alternatif bagi mahasiswa. “Kami sedang mengkaji penambahan unit bus dan perbaikan rute agar bisa menjangkau seluruh area strategis di dalam kampus,” ujarnya.

Meski demikian, banyak mahasiswa berharap agar rektorat bisa memberikan solusi yang lebih cepat dan efektif. Mereka mengusulkan adanya shuttle bus tambahan dari gerbang utama ke dalam kampus atau setidaknya ada kebijakan transisi yang tidak terlalu memberatkan mahasiswa.
Hingga saat ini, mahasiswa masih menantikan realisasi dari janji rektorat terkait perbaikan layanan bus kampus Unsri, sembari berharap ada keringanan atas kebijakan yang telah diterapkan.

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sumsel masuk 10 besar provinsi dengan kualitas infrastruktur terbaik tahun 2025, jadi bukti keseriusan herman deru bangun daerah

    Sumsel masuk 10 besar provinsi dengan kualitas infrastruktur terbaik tahun 2025, jadi bukti keseriusan herman deru bangun daerah

    • visibility 174
    • 0Komentar

    Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali mencatatkan prestasi membanggakan di bawah kepemimpinan Gubernur @Hermanderu67 . Berdasarkan data terbaru GoodStats yang dirilis melalui akun Instagram resminya pada Selasa (2/9/2025), Sumsel berhasil menduduki posisi ke-7 nasional dalam kategori provinsi dengan kualitas pembangunan infrastruktur terbaik tahun 2025. Pencapaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa komitmen Pemprov Sumsel dalam membangun infrastruktur […]

  • Opini: Pimpinan Tertinggi Turun ke Lapangan, Pencitraan atau Sinyal Sistem Birokrasi yang Macet?

    Opini: Pimpinan Tertinggi Turun ke Lapangan, Pencitraan atau Sinyal Sistem Birokrasi yang Macet?

    • visibility 160
    • 0Komentar

    Fenomena pimpinan tertinggi negara atau daerah yang kerap kali turun langsung ke lapangan (blusukan) selalu memicu perdebatan publik: apakah ini murni pencitraan untuk mendulang popularitas, atau justru indikasi serius bahwa sistem birokrasi dan pelaporan di bawahnya tidak berjalan efektif? Secara realistis, tindakan ini adalah perpaduan dari keduanya, namun dengan bobot yang berbeda tergantung pada intensi […]

  • BPJS Kesehatan Palembang dan Pemerintah Kabupaten OKI Perkuat Akses JKN Lewat Agen PESIAR

    BPJS Kesehatan Palembang dan Pemerintah Kabupaten OKI Perkuat Akses JKN Lewat Agen PESIAR

    • visibility 19
    • 0Komentar

    Kayuagung  — Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh penduduk mendapatkan akses seluas-luasnya terhadap Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), tanpa pembatasan kondisi tertentu seperti saat rawat inap atau menjelang persalinan. Arahan tersebut disampaikan Bupati OKI, Muchendi Mahzareki, sebagai upaya memperkuat perlindungan kesehatan masyarakat sekaligus mencegah warga mengalami kesulitan biaya saat membutuhkan […]

  • Ditresnarkoba Polda Sumsel Hancurkan Barang Bukti 18 Kasus, 27 Tersangka Terancam Pidana Mati

    Ditresnarkoba Polda Sumsel Hancurkan Barang Bukti 18 Kasus, 27 Tersangka Terancam Pidana Mati

    • visibility 68
    • 0Komentar

    Palembang – Polda Sumsel kembali menegaskan komitmennya dalam perang melawan narkotika nasional dengan memusnahkan barang bukti sabu, ekstasi, dan etomidate senilai Rp5,7 miliar hasil pengungkapan 18 laporan polisi. Direktorat Reserse Narkoba memusnahkan 4.114,7 gram sabu, 291 butir ekstasi, dan 753,5 ml etomidate di halaman Gedung Ditresnarkoba, Kamis (26/2/2026). Penyidik menyisihkan sebagian kecil barang bukti untuk […]

  • Sindikat Narkoba Tambang Digulung, Polda Sumsel dan Bea Cukai Amankan Barang Bukti Bernilai Miliaran Rupiah

    Sindikat Narkoba Tambang Digulung, Polda Sumsel dan Bea Cukai Amankan Barang Bukti Bernilai Miliaran Rupiah

    • visibility 13
    • 0Komentar

    PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan bersama Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Bagian Timur (Sumbagtim) berhasil menggagalkan peredaran narkotika dalam jumlah besar yang diduga menjadi pasokan bagi jaringan peredaran gelap narkoba di kawasan perkebunan dan pertambangan di Sumatera Selatan. Pengungkapan tersebut disampaikan dalam konferensi pers Joint Operation Polda Sumsel dan Kanwil Bea Cukai Sumbagtim yang digelar […]

  • Kerusuhan Ancam Ekonomi Nasional: Sektor Jasa Paling Terpukul, Potensi Kerugian Capai Triliunan Rupiah

    Kerusuhan Ancam Ekonomi Nasional: Sektor Jasa Paling Terpukul, Potensi Kerugian Capai Triliunan Rupiah

    • visibility 161
    • 0Komentar

    Palembanglipp – Aksi kerusuhan yang memicu penjarahan rumah pejabat, termasuk Menteri Keuangan Sri Mulyani, berdampak serius terhadap stabilitas ekonomi nasional. Sejak meletus pada Senin (25/8), kerusuhan ini telah menghantam sektor jasa, yang berkontribusi 45% terhadap PDB nasional. Direktur Ekonomi Celios, Nailul Huda, menyebutkan bahwa dalam tiga hari terakhir, sektor jasa mengalami penurunan permintaan yang drastis. […]

expand_less