Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bus “Kaleng” Dilarang Masuk Kampus Unsri, Mahasiswa Mengeluh

  • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
  • visibility 278
  • comment 0 komentar

Indralaya, 28 Agustus 2025 – Kebijakan baru Rektorat Universitas Sriwijaya (Unsri) yang melarang bus angkutan umum non-Unsri, yang kerap dijuluki “bus kaleng”, masuk ke dalam area kampus Indralaya menuai keluhan dari para mahasiswa. Kebijakan ini diberlakukan untuk menertibkan lalu lintas dan meningkatkan keamanan di lingkungan kampus.

Sejak kebijakan ini diterapkan, bus-bus “kaleng” hanya diperbolehkan menurunkan dan menaikkan penumpang di gerbang utama Unsri. Akibatnya, mahasiswa yang tinggal di luar asrama dan biasa menggunakan bus tersebut harus berjalan kaki lebih jauh, setidaknya sekitar 1-2 kilometer, untuk sampai ke gedung perkuliahan.

Salah satu mahasiswa Fakultas Teknik, Rian (21), mengungkapkan kekecewaannya. “Saya harus jalan kaki jauh setiap hari. Ini sangat melelahkan, apalagi kalau siang hari panas terik. Kadang juga telat masuk kuliah karena harus jalan kaki,” keluhnya. Ia menambahkan bahwa bus “kaleng” menjadi pilihan utama karena tarifnya yang terjangkau dan rutenya yang fleksibel.

Di sisi lain, pihak rektorat melalui Kepala Bagian Humas Unsri, Dr. Nita Oktavia, M.Hum., menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil setelah melalui pertimbangan matang. “Kami ingin menata lalu lintas di dalam kampus agar lebih teratur dan mengurangi kemacetan.

Selain itu, keamanan mahasiswa juga menjadi prioritas. Dengan adanya larangan ini, kami bisa lebih mudah mengawasi kendaraan yang masuk ke area kampus,” jelasnya.

Nita juga menambahkan bahwa pihak rektorat sedang berupaya untuk meningkatkan layanan bus kampus Unsri sebagai alternatif bagi mahasiswa. “Kami sedang mengkaji penambahan unit bus dan perbaikan rute agar bisa menjangkau seluruh area strategis di dalam kampus,” ujarnya.

Meski demikian, banyak mahasiswa berharap agar rektorat bisa memberikan solusi yang lebih cepat dan efektif. Mereka mengusulkan adanya shuttle bus tambahan dari gerbang utama ke dalam kampus atau setidaknya ada kebijakan transisi yang tidak terlalu memberatkan mahasiswa.
Hingga saat ini, mahasiswa masih menantikan realisasi dari janji rektorat terkait perbaikan layanan bus kampus Unsri, sembari berharap ada keringanan atas kebijakan yang telah diterapkan.

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nasi Padang Keliling: Tren Kuliner Baru di Palembang

    Nasi Padang Keliling: Tren Kuliner Baru di Palembang

    • visibility 169
    • 0Komentar

    Jika selama ini kita akrab dengan pemandangan penjual kopi keliling, kini ada inovasi kuliner yang tak kalah menarik di Palembang: nasi padang keliling. Konsep unik ini membawa hidangan khas Minang yang digemari banyak orang langsung ke jalanan, menjadikannya pilihan praktis bagi warga Palembang yang sibuk. Munculnya nasi padang keliling di Kota Pempek ini dilatarbelakangi oleh […]

  • 11 Tahun DPO Kasus Pembunuhan, Pria ini Malah Jadi Anggota DPRD

    11 Tahun DPO Kasus Pembunuhan, Pria ini Malah Jadi Anggota DPRD

    • visibility 141
    • 0Komentar

    KENDARI – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) akhirnya menetapkan Litao alias La Lita, seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wakatobi, sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan yang terjadi 11 tahun lalu. Penetapan ini, yang tertuang dalam surat resmi bernomor TAP/126/VIII/RES.1.7/2025, menandai babak baru dalam kasus yang telah lama mangkrak. Kronologi Kasus […]

  • Raperda Pasar Cinde Batal Disahkan, Saksi Paparkan Fakta di Persidangan 

    Raperda Pasar Cinde Batal Disahkan, Saksi Paparkan Fakta di Persidangan 

    • visibility 124
    • 0Komentar

    Palembang – Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi revitalisasi Pasar Cinde dengan terdakwa mantan Wali Kota Palembang Harnojoyo serta Raimar Yousnadi kembali digelar di Museum Tekstil Palembang, Senin (24/11/2025). Pada persidangan tersebut, jaksa menghadirkan sejumlah saksi penting, di antaranya mantan Wakil Gubernur Sumsel yang kini menjabat anggota DPR RI, Ishak Mekki; mantan Kepala Disperkim Sumsel, Basyarudin […]

  • Langkah Nyata Polda Sumsel Jaga Kamtibmas, Ratusan Kendaraan Curian Dikembalikan ke Warga

    Langkah Nyata Polda Sumsel Jaga Kamtibmas, Ratusan Kendaraan Curian Dikembalikan ke Warga

    • visibility 26
    • 0Komentar

    Palembang — Polda Sumatera Selatan memperkuat implementasi program Presisi Polri melalui langkah nyata pemulihan hak masyarakat dengan menyerahkan ratusan kendaraan bermotor hasil tindak pidana kepada pemilik sah. Kapolda Sumsel Sandi Nugroho memimpin langsung penyerahan 497 unit kendaraan bermotor pada Rabu (8/4/2026) di Lapangan Parkir Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Palembang. Penyerahan tersebut terdiri dari 10 unit […]

  • Peserta Makin Banyak, Festival Perahu Bidar 2025 Siap di Gelar

    Peserta Makin Banyak, Festival Perahu Bidar 2025 Siap di Gelar

    • visibility 204
    • 0Komentar

    Palembang, Sumatera Selatan – Sebanyak 42 perahu, terdiri dari 12 perahu bidar dan 30 perahu hias, akan memeriahkan Festival Perahu Bidar 2025 yang digelar di Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang, pada Minggu, 17 Agustus 2025. Jumlah peserta tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, yang hanya diikuti 9 perahu bidar dan 25 perahu hias. Peserta berasal […]

  • Polwan Tersangka Pembunuhan Suami Ditahan, Motif Masih Diselidiki

    Polwan Tersangka Pembunuhan Suami Ditahan, Motif Masih Diselidiki

    • visibility 495
    • 0Komentar

    KoMataram, NTB – Kepolisian Daerah (Polda) NTB secara resmi menahan Briptu Rizka Sintiyani, seorang polwan yang ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan suaminya, Brigadir Esco Faska Rely (29). Jenazah Esco ditemukan membusuk di kebun dekat rumah mereka di Dusun Nyiur Lembang Dalem, Lombok Barat, pada 24 Agustus lalu. Melansir Kumparan.com, Penahanan ini dikonfirmasi oleh kuasa hukum […]

expand_less