Breaking News
light_mode
Trending Tags

Polwan Tersangka Pembunuhan Suami Ditahan, Motif Masih Diselidiki

  • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
  • visibility 494
  • comment 0 komentar

KoMataram, NTB – Kepolisian Daerah (Polda) NTB secara resmi menahan Briptu Rizka Sintiyani, seorang polwan yang ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan suaminya, Brigadir Esco Faska Rely (29).

Jenazah Esco ditemukan membusuk di kebun dekat rumah mereka di Dusun Nyiur Lembang Dalem, Lombok Barat, pada 24 Agustus lalu.

Melansir Kumparan.com, Penahanan ini dikonfirmasi oleh kuasa hukum keluarga korban, Lalu Anton Hariawan. Ia membenarkan bahwa Rizka kini mendekam di ruang Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Polda NTB.

“Kami sudah mendapat konfirmasi bahwa Rizka telah ditahan. Ini adalah langkah maju dalam penanganan kasus ini,” ujar Anton.

Meskipun demikian, pihak keluarga korban masih menuntut transparansi lebih lanjut dari kepolisian. Anton mendesak agar polisi segera mengumumkan motif di balik pembunuhan tragis ini.

Menurutnya, sejauh ini penyidik baru menyampaikan penetapan status tersangka, tanpa memberikan penjelasan rinci mengenai alasan pembunuhan.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid menyatakan bahwa penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan gelar perkara.

Ia juga menyebutkan bahwa dugaan adanya orang ketiga dalam rumah tangga Esco dan Rizka masih menjadi bagian dari fokus penyidikan.

Tragedi ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban, terutama kedua anak dari pasangan polisi ini.

Mereka kini harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan ayah dan melihat ibu mereka menjadi tersangka dalam kasus yang menggemparkan publik.

  • Penulis: Palembanglipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dalam rangka Pengendalian stabilitas harga beras, Polda Papua Salurkan 165 Ton Beras Lewat Gerakan Pangan Murah di Tiga Provinsi

    Dalam rangka Pengendalian stabilitas harga beras, Polda Papua Salurkan 165 Ton Beras Lewat Gerakan Pangan Murah di Tiga Provinsi

    • visibility 172
    • 0Komentar

    Jayapura – Kepolisian Daerah (Polda) Papua melaksanakan Gerakan Pangan Murah dengan menyalurkan sebanyak 165 ton beras SPHP ke tiga wilayah, yakni Provinsi Papua, Provinsi Papua Selatan, dan provinsi Papua Pegunungan. Pelepasan pendistribusian dilakukan secara simbolis oleh Wakapolda Papua Brigjen Pol Dr. FAIZAL RAMADHANI, S.Sos., S.I.K., M.H. di halaman Mapolda Papua, Kamis (6/11). turut serta hadir […]

  • Kerusuhan Unjuk Rasa Berujung Penjarahan, Rumah Warga Jadi Korban

    Kerusuhan Unjuk Rasa Berujung Penjarahan, Rumah Warga Jadi Korban

    • visibility 158
    • 0Komentar

    Palembanglipp.com – Unjuk rasa yang berujung ricuh di kawasan Wisma MPR menelan korban tak terduga. Bilya, seorang warga yang rumahnya tak jauh dari lokasi kejadian, mengalami nasib nahas. Rumahnya dibobol dan dijarah oleh sekelompok orang berpakaian hitam saat situasi di luar sedang memanas. Dalam rekaman CCTV, terlihat para pelaku berkali-kali keluar masuk dari lantai dua […]

  • Sering Jerat Korban, Berikut Ciri 5 Investasi Bodong

    Sering Jerat Korban, Berikut Ciri 5 Investasi Bodong

    • visibility 131
    • 0Komentar

    Palembanglipp.com- Maraknya minat masyarakat terhadap investasi telah membuka peluang bagi investasi bodong yang merugikan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kerugian akibat investasi ilegal mencapai triliunan rupiah. Berikut adalah lima ciri investasi bodong yang perlu Anda waspadai: 1. Keuntungan Tidak Wajar: Hati-hati dengan janji keuntungan yang sangat besar dalam waktu singkat tanpa risiko. Ingat, dalam investasi […]

  • Usai Kederisasi Mapala, Mahasiswa Tewas dengan Wajah-Leher Bengkak

    Usai Kederisasi Mapala, Mahasiswa Tewas dengan Wajah-Leher Bengkak

    • visibility 159
    • 0Komentar

    Seorang mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Muhamad Jeksen (19), meninggal dunia setelah mengikuti kegiatan pengaderan Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala). Ia diduga menjadi korban penganiayaan, terlihat dari wajah dan lehernya yang bengkak saat kembali dari kegiatan. Mengutip detikcom, Menurut kerabat korban, La Awal, Jeksen meninggal di RSUD Aloei Saboe pada Selasa (23/9/2025) pagi. Korban berasal dari […]

  • Kasus Tengku Munirwan: Inovasi Petani vs. Jerat Hukum Regulasi Benih

    Kasus Tengku Munirwan: Inovasi Petani vs. Jerat Hukum Regulasi Benih

    • visibility 163
    • 0Komentar

    Tengku Munirwan, seorang kepala desa di Aceh Utara, dikenali sebagai sosok inovator pertanian berkat keberhasilannya mengembangkan benih padi IF8. Benih varietas ini terbukti mampu meningkatkan hasil panen petani secara signifikan, melebihi rata-rata panen pada umumnya. Namun, inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan petani ini justru menjeratnya ke dalam masalah hukum. Pada tahun 2019, Tengku […]

  • Dewan Pers Minta Akses Jurnalis CNN Indonesia Dipulihkan

    Dewan Pers Minta Akses Jurnalis CNN Indonesia Dipulihkan

    • visibility 160
    • 0Komentar

    Jakarta – Dewan Pers secara resmi meminta Istana Kepresidenan untuk mengembalikan akses peliputan jurnalis dari CNN Indonesia. Pencabutan akses tersebut terjadi setelah jurnalis yang bersangkutan mengajukan pertanyaan kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Melansir kompas.com, Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, pada Minggu (28/9/2025), menegaskan pentingnya pemulihan akses tersebut agar wartawan CNN […]

expand_less