Breaking News
light_mode
Trending Tags

PHR Zona 1 Raih Dua Penghargaan Tertinggi di Ajang CSR & ESG Internasional

  • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
  • visibility 33
  • comment 0 komentar

Bangkok – Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1 kembali menorehkan prestasi di tingkat global melalui komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat berkelanjutan. Dalam ajang 18th Annual Global CSR & ESG Summit & Awards 2026 yang digelar di Bangkok, Thailand, PHR Zona 1 berhasil meraih dua penghargaan bergengsi.

Penghargaan ini mempertegas peran perusahaan sebagai pelaku industri energi yang mengintegrasikan kinerja bisnis dengan prinsip keberlanjutan.

Penghargaan Platinum untuk kategori Best Women Empowerment diraih PT Pertamina EP Field Jambi melalui program Srikandi Perubahan, sementara penghargaan Silver untuk kategori Best Community Program diraih PT Pertamina Hulu Energi Jambi Merang melalui program Beeyond Honey.

Capaian ini menjadi bukti bahwa pendekatan Community Involvement & Development (CID) yang dijalankan PHR Zona 1 tidak hanya relevan secara lokal, tetapi juga diakui secara global. Sebagai praktik terbaik dalam implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Program Srikandi Perubahan hadir sebagai solusi atas tantangan reintegrasi sosial bagi Warga Binaan Perempuan (WBP) di Lapas Perempuan Kelas II Jambi. Sejak 2021, program ini mengembangkan pendekatan berbasis keterampilan, khususnya pelatihan membatik, yang kemudian tumbuh menjadi ekosistem usaha produktif.

Hingga saat ini, program itu telah mendorong terbentuknya sedikitnya 10 unit usaha di berbagai sektor. Mulai dari kriya, kuliner, hingga pertanian. Selain itu, program juga memperkuat soft skills seperti manajemen emosi dan pengelolaan keuangan.

Lebih dari sekadar pelatihan, Srikandi Perubahan menjadi ruang transformasi bagi para WBP untuk membangun kembali kepercayaan diri, identitas, serta harapan akan masa depan yang lebih baik.

Di sisi lain, program Beeyond Honey menghadirkan model pemberdayaan berbasis konservasi yang menjawab tantangan ekologis dan sosial secara simultan. Program ini dikembangkan sebagai respons terhadap menurunnya populasi lebah serta degradasi ekosistem yang berdampak pada ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat.

Melalui pendekatan terintegrasi, meliputi budidaya lebah sebagai bioindikator lingkungan, revegetasi, edukasi masyarakat, hingga pembentukan koperasi madu. Program ini kini mampu menghasilkan 150 hingga 250 kilogram madu per bulan.

Inisiatif ini tidak hanya berkontribusi pada pemulihan ekosistem, tetapi juga menciptakan sumber penghidupan berkelanjutan bagi masyarakat desa.

Ajang tahun ini mengangkat tema “AI, Energy & Transition: Resetting ESG in a New Economy”, yang menyoroti pentingnya peran teknologi dalam transformasi praktik ESG global. Diskusi panel menekankan bahwa pendekatan pembangunan harus tetap berorientasi pada manusia (human-centric development), di mana teknologi seperti AI berfungsi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam closing remarks, Matthias Gelber, International Ambassador Dorod Sdn Bhd, menegaskan bahwa setiap individu dan organisasi memiliki peran sebagai force of good (kekuatan untuk kebaikan) dalam menjaga keberlanjutan bumi. Hal ini hanya dapat terwujud melalui kolaborasi dan kemitraan lintas sektor.

Para praktisi juga menegaskan bahwa keberhasilan program pemberdayaan tidak hanya ditentukan oleh inovasi, tetapi oleh pemahaman menyeluruh terhadap kompleksitas sosial—mencakup aspek ekonomi, budaya, dan lingkungan.

Manager CID Regional 1, Iwan Ridwan Faizal, mengatakan bahwa penghargaan ini bukan sekadar pengakuan. Tetapi validasi bahwa pendekatan pemberdayaan yang berakar pada kebutuhan nyata masyarakat mampu menciptakan dampak berkelanjutan.

“Kami percaya, keberhasilan ESG tidak hanya diukur dari program yang dijalankan, tetapi dari perubahan hidup yang dihasilkan. Ke depan, kami akan terus memperkuat kolaborasi dan menghadirkan inovasi sosial yang relevan dengan tantangan zaman,” jelas Iwan.

Keberhasilan ini menegaskan bahwa strategi pemberdayaan masyarakat yang dijalankan PHR Zona 1 tidak hanya adaptif terhadap dinamika global, tetapi juga konsisten menempatkan manusia sebagai pusat dari setiap inisiatif pembangunan.

Sebagai bagian dari PT Pertamina (Persero), PHR terus mengelola wilayah kerja hulu migas di Sumatera secara bertanggung jawab, dengan komitmen menghadirkan operasi yang selamat, andal, dan berkelanjutan, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan. (*)

***
Keterangan Foto:
Wujud komitmen PHR Zona 1 dalam menghadirkan pemberdayaan bernilai yang menggerakkan ekonomi, melestarikan budaya, hingga menjaga keberlanjutan lingkungan.

===
*Narahubung:*
Renita Yulia Kuswindriati
Officer Media Relation
PT Pertamina Hulu Rokan Regional 1 Sumatera Zona 1
+62 821-2039-1987

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dorong Pertumbuhan Industri, PLN Teken PJBTL 1.800 MVA di Jawa Barat dan Jawa Tengah

    Dorong Pertumbuhan Industri, PLN Teken PJBTL 1.800 MVA di Jawa Barat dan Jawa Tengah

    • visibility 115
    • 0Komentar

    Kendal – Dalam momentum peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan industri nasional. Hal ini tercermin melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) antara PLN dan pelanggan-pelanggan industri di Kawasan Industri di Jawa Barat dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Jawa Tengah dengan kapasitas total mencapai 1.800 […]

  • Uang Saku 13 Juta Perhari, Kanker Anggota Dewan Keluar Negeri Terancam di Hapus

    Uang Saku 13 Juta Perhari, Kanker Anggota Dewan Keluar Negeri Terancam di Hapus

    • visibility 170
    • 0Komentar

    Setelah gelombang demonstrasi dan kritik publik yang memanas, Presiden Prabowo Subianto mengambil sikap tegas terkait anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Presiden menyatakan akan ada evaluasi serius terhadap sejumlah kebijakan dewan, terutama terkait tunjangan dan perjalanan dinas ke luar negeri yang selama ini jadi sorotan. Langkah ini mendapat sambutan baik dari berbagai kalangan. Salah satunya dari […]

  • Dorong Peningkatan Produksi, SKK Migas Dukung FT Injeksi Chemical di Lapangan Meruap

    Dorong Peningkatan Produksi, SKK Migas Dukung FT Injeksi Chemical di Lapangan Meruap

    • visibility 62
    • 0Komentar

    Jambi – SKK Migas menyambut baik peresmian Field Trial (FT) Injeksi Chemical di Lapangan Meruap, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, Minggu (1/3/2026), sebagai bagian dari upaya memperkuat optimisme peningkatan produksi migas nasional, khususnya di tengah tantangan pengelolaan lapangan-lapangan mature. FT Injeksi Chemical tersebut dilaksanakan oleh Kerja Sama Operasi Pertamina EP – Samudera Energy Bandar Wijaya Property […]

  • Sumsel Peringkat 2 Provinsi “Gila” Narkoboy Se-Indonesia photo_camera 1

    Sumsel Peringkat 2 Provinsi “Gila” Narkoboy Se-Indonesia

    • visibility 383
    • 0Komentar

    PALEMBANG, 4 Oktober 2025 — Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menempati peringkat kedua secara nasional sebagai provinsi dengan jumlah pecandu narkoba tertinggi. Kenyataan memprihatinkan ini disampaikan langsung oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Selatan, Brigjen Pol Hisar Siallagan SIK, saat melakukan kunjungan kerja ke Graha Tribun Palembang hari ini. Dalam kesempatan tersebut, Brigjen Pol […]

  • Dugaan Korupsi Dishub Muba, Majelis Hakim Dalami Aliran Dana dan Potongan TPP

    Dugaan Korupsi Dishub Muba, Majelis Hakim Dalami Aliran Dana dan Potongan TPP

    • visibility 11
    • 0Komentar

    Palembang – Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi anggaran Dishub Kabupaten Musi Banyuasin dengan terdakwa Muhammad Ridho Kurniawan kembali digelar di Pengadilan Tipikor Palembang, Rabu (20/5/2026). Sidang dipimpin Majelis Hakim Corry Oktarina SH MH dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi. Dalam persidangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Muba menghadirkan enam orang saksi. Salah satu saksi, M Reza […]

  • Berita: Heboh, Kades di Sumsel Nikahi Remaja 17 Tahun Usai Digerebek Warga

    Berita: Heboh, Kades di Sumsel Nikahi Remaja 17 Tahun Usai Digerebek Warga

    • visibility 189
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Seorang kepala desa (Kades) di salah satu kabupaten di Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi sorotan publik setelah memutuskan untuk menikahi seorang remaja berusia 17 tahun. Pernikahan ini berlangsung setelah keduanya digerebek oleh warga saat sedang berduaan di sebuah rumah. Kejadian bermula ketika warga merasa curiga dengan hubungan antara Kades, yang sudah beristri, dan gadis […]

expand_less