Breaking News
light_mode
Trending Tags

Saat Harapan Datang Lewat JKN: Kisah Arief Pulih dari Depresi

  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
  • visibility 44
  • comment 0 komentar

Palembang – Tangis Arief pecah di ruang praktik dokter di Puskesmas pada awal 2020. Ia yang pada saat itu masih berstatus Mahasiswa tingkat pertama tak lagi mampu menyembunyikan pergulatan batin yang selama ini menghantuinya.

Ia datang bukan karena demam atau sakit fisik, melainkan untuk meminta pertolongan setelah terus-menerus dihantui keinginan untuk mengakhiri hidup.

“Saya bilang ke dokter kalau saya sudah tidak sanggup. Hampir setiap hari rasanya sedih, tidak semangat melakukan apa pun, sampai muncul keinginan bunuh diri. Saat menceritakan semuanya, tangis saya tumpah,” kenangnya.

Sebelum memberanikan diri berobat, Arief lebih dulu mencari informasi melalui internet. Ia khawatir tidak mampu membayar biaya konsultasi dan pengobatan kesehatan jiwa yang harus dijalani dalam waktu lama.

Dari berbagai informasi yang ia temukan, Arief mengetahui bahwa layanan konsultasi jiwa dapat diakses melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Berbekal kepesertaan JKN yang sebelumnya didaftarkan ayahnya sebagai Peserta Mandiri, ia mendatangi fasilitas kesehatan tingkat pertama untuk berkonsultasi dan meminta rujukan ke dokter spesialis jiwa.

Setelah melakukan pemeriksaan, Dokter Penanggung Jawab di Puskesmas segera merujuk Arief ke rumah sakit karena kondisinya dinilai membutuhkan penanganan lebih lanjut. Di poli jiwa, Arief kembali menceritakan seluruh gejala yang dialaminya. Hasil pemeriksaan saat itu menunjukkan ia mengalami Skizofrenia Paranoid.

Sejak saat itu, perjalanan pengobatan Arief dimulai. Selama hampir enam tahun menjalani kontrol rutin, diagnosisnya terus dievaluasi sesuai perkembangan kondisi. Dari Skizofrenia Paranoid, kemudian berubah menjadi depresi dengan gejala psikotik, hingga saat ini menjadi gangguan Bipolar Afektif.

Meski perjalanan pemulihan tidak singkat, Arief bersyukur tidak pernah terbebani biaya pelayanan kesehatan. Ia juga tidak pernah menerima perlakuan yang berbeda saat akses layanan di Fasiitas Kesehatan sebagai Peserta JKN.

“Kalau dihitung sejak awal berobat sampai sekarang, saya tidak mengeluarkan biaya untuk konsultasi maupun pengobatan karena semuanya ditanggung JKN. Saya sering membayangkan, kalau tidak punya JKN mungkin biaya yang harus saya keluarkan sudah puluhan bahkan bisa ratusan juta rupiah. Bagi saya, JKN benar-benar memberi kesempatan untuk terus menjalani pengobatan tanpa harus memikirkan biaya,” ujarnya.

Bagi Arief di tengah kesehariannya sebagai Pekerja di Kebun Sawit, manfaat JKN tidak hanya dirasakan dari sisi pembiayaan. Kehadiran Aplikasi Mobile JKN juga membuat proses berobat menjadi jauh lebih praktis dibandingkan beberapa tahun lalu.

“Sekarang saya cukup daftar antrean lewat Aplikasi Mobile JKN sebelum datang ke rumah sakit. Setelah tiba, tinggal check-in mandiri dan verifikasi data. Waktunya jauh lebih singkat sehingga berobat tidak lagi melelahkan,” ungkapnya.

Pengalaman Arief menjadi gambaran bahwa gangguan kesehatan jiwa merupakan kondisi yang dapat ditangani apabila memperoleh pertolongan sedini mungkin. Akses layanan yang mudah dan pembiayaan yang terjamin memberi kesempatan bagi masyarakat untuk fokus menjalani proses pemulihan tanpa dibayangi kekhawatiran biaya pengobatan.

Bagi Arief, langkah pertama menuju puskesmas enam tahun lalu menjadi keputusan yang mengubah hidupnya. Di tengah perjuangan yang masih terus berlangsung hingga kini, ia berharap semakin banyak masyarakat tidak ragu mencari bantuan profesional ketika merasakan gejala gangguan kesehatan jiwa.

“Kalau merasa ada yang tidak beres dengan kondisi mental, jangan dipendam sendiri. Datanglah berobat. Semakin cepat ditangani, semakin besar peluang untuk membaik. Saya bersyukur waktu itu berani mencari pertolongan, dan JKN membuat saya bisa terus menjalani pengobatan sampai hari ini,” tuturnya.

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jumlah Sepeda Motor di Indonesia Terus Melejit, Capai 157 Juta Unit pada Awal 2025

    Jumlah Sepeda Motor di Indonesia Terus Melejit, Capai 157 Juta Unit pada Awal 2025

    • visibility 188
    • 0Komentar

    JAKARTA – Jumlah unit sepeda motor di Indonesia mengalami lonjakan signifikan, mencapai sekitar 157 juta unit pada awal tahun 2025. Angka ini menunjukkan peningkatan drastis dibandingkan data akhir tahun 2023 yang mencatat 131,36 juta unit. Dominasi sepeda motor di jalanan Indonesia sangat kentara. Kendaraan roda dua ini menjadi pilihan utama masyarakat, jauh melampaui jumlah mobil […]

  • Generasi Z Paling Sadar Kesehatan: 87% Bebas Alkohol

    Generasi Z Paling Sadar Kesehatan: 87% Bebas Alkohol

    • visibility 192
    • 0Komentar

    Jakarta – Sebuah survei terbaru menunjukkan bahwa Generasi Z (Gen-Z) adalah kelompok usia yang paling sadar akan kesehatan, dengan persentase signifikan sebesar 87% dari mereka menyatakan diri bebas dari konsumsi alkohol. Fenomena ini menandai pergeseran besar dalam gaya hidup dan prioritas kesehatan jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Survei yang dilakukan oleh sebuah lembaga riset independen […]

  • Terima WTP ke-12 Berturut-turut, Herman Deru Tegaskan Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan Daerah

    Terima WTP ke-12 Berturut-turut, Herman Deru Tegaskan Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan Daerah

    • visibility 29
    • 0Komentar

    Palembang – Di bawah kepemimpinan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru, Pemerintah Provinsi Sumsel kembali mengukir prestasi gemilang di bidang tata kelola keuangan. Untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut, Pemprov Sumsel berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), termasuk atas Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Sumsel Tahun […]

  • Harmoni Keagamaan Diperkuat, Polda Sumsel dan Gubernur Sumsel Satu Visi Jaga Kondusivitas

    Harmoni Keagamaan Diperkuat, Polda Sumsel dan Gubernur Sumsel Satu Visi Jaga Kondusivitas

    • visibility 83
    • 0Komentar

    Palembang – Sinergi antara pemerintah daerah, ulama, dan aparat keamanan kembali diperkuat dalam Pelantikan Pengurus LPTQ Sumsel Masa Bakti 2025–2029 dan Forum Ukhuwah Ulama Umara Sumsel (FU3SS) yang digelar di Griya Agung Palembang, Selasa (3/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Herman Deru, Gubernur Sumatera Selatan, bersama unsur Forkopimda Provinsi Sumatera Selatan. Jajaran Polda Sumsel turut […]

  • PLN UID S2JB dan Kemenkum Jambi Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual UMKM

    PLN UID S2JB dan Kemenkum Jambi Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual UMKM

    • visibility 20
    • 0Komentar

    Jambi — PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) memperkuat pendampingan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jambi dengan mendorong kesadaran terhadap legalitas dan perlindungan Kekayaan Intelektual (KI). Langkah itu dilakukan melalui sinergi Rumah BUMN Jambi dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum RI Jambi pada 24 Agustus 2026. Pertemuan […]

  • Titiek Soeharto Salut SPPG Polri Higienis, Bisa Jadi Contoh SPPG se Indonesia

    Titiek Soeharto Salut SPPG Polri Higienis, Bisa Jadi Contoh SPPG se Indonesia

    • visibility 157
    • 0Komentar

    Jakarta – Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) terkesan dengan SPPG Polri di Karanganyar. Titiek memuji kebersihan dapur MBG tersebut. “Saya salut kebersihannya luar biasa ini bisa jadi contoh SPPG seluruh Indonesia. Ini bersih di sini, kemudian sangat higienis,” ujar Titiek, setelah meninjau SPPG YKB Polres Karanganyar, Jumat (7/11/2025). Titek menilai kebersihan […]

expand_less