KABAR BAIK DARI BUMI SRIWIJAYA! IPM SUMSEL TAHUN 2025 MELESAT, SI CANTIK 74,76 GEBRAK NASIONAL!
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar

Palembang – Ada kabar manis nih buat warga Sumatera Selatan! Bukan cuma pempek yang enak dan songket yang mewah, sekarang kualitas manusianya juga makin kinclong. Data resmi terbaru dari BPS dan Pemerintah Provinsi Sumsel menunjukkan kalau Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di provinsi ini berhasil naik drastis di tahun 2025.
Wah, penasaran berapa angkanya? Yuk, kita bedah!
Angka Ajaib: 74,76! Masuk Kategori Tinggi Banget!
Menurut rilis resmi yang dirilis Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, IPM Sumsel di tahun 2025 mencapai angka 74,76 . Angka ini mengalami lonjakan yang cukup signifikan, yaitu naik 0,92 poin atau sekitar 1,25 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 73,84 .
Dengan raihan ini, status pembangunan manusia di Sumatera Selatan resmi naik kelas ke kategori “Tinggi” (rentang 70–80). Artinya, secara rata-rata, masyarakat Sumsel sekarang hidup lebih lama, lebih berpendidikan, dan ekonominya lebih mapan. Keren, kan?
Siapa Bintang Lapangan? Ternyata OKU Selatan Paling Ngebut!
Nggak cara tahu angkanya, kita juga perlu tahu daerah mana yang jadi “motor” peningkatan ini. Dari 17 kabupaten/kota se-Sumsel, semuanya menunjukkan peningkatan positif .
Tapi yang paling bikin decak kagum adalah Kabupaten OKU Selatan. Daerah ini tercatat sebagai kabupaten dengan pertumbuhan IPM tertinggi di tahun 2025 dengan persentase kenaikan mencapai 1,40 persen !
Disusul kemudian oleh Kabupaten Empat Lawang yang juga berhasil melesat cepat dan bahkan berhasil menaikkan statusnya dari kategori “Sedang” menjadi “Tinggi” . Beda cerita dengan Kota Palembang yang secara nilai masih menjadi yang tertinggi (paling “kaya” secara angka IPM), namun untuk urusan “kecepatan” menanjak, OKU Selatan yang juara .
Tiga Mesin Penggerak: Sehat, Pintar, Kaya!
Lalu, apa sih rahasia di balik kenaikan ini? Gubernur Sumsel, Herman Deru, menjelaskan bahwa ini bukan hasil dari satu faktor saja, melainkan kombinasi sempurna dari tiga dimensi utama pembentuk IPM :
1. Umur Panjang & Hidup Sehat (Kesehatan)
Angka Harapan Hidup (AHH) masyarakat Sumsel meningkat 0,32 tahun atau sekitar 0,43 persen. Artinya, secara rata-rata, orang Sumsel sekarang punya kesempatan hidup lebih lama dibanding tahun lalu .
2. Pintar Itu Penting (Pendidikan)
Ini dia yang paling spektakuler! Komponen Rata-rata Lama Sekolah (RLS) masyarakat Sumsel melesat naik 0,34 tahun atau setara dengan 3,97 persen! Ini adalah lompatan tertinggi di antara semua komponen . Selain itu, Harapan Lama Sekolah (HLS) juga ikut naik.
3. Standar Hidup Layak (Ekonomi)
Dompet warga Sumsel juga mulai tebel! Pengeluaran per kapita per tahun yang disesuaikan meningkat sebesar 401 Ribu Rupiah atau naik 3,34 persen . Artinya, daya beli masyarakat mulai membaik.
Target 2026: Gas Polos Biar Makin Kinclong!
Jangan puas dulu! Pemprov Sumsel sudah menyiapkan strategi jitu untuk menaikkan IPM di tahun 2026 lebih tinggi lagi . Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa pihaknya akan terus memacu program-program prioritas, mulai dari pemerataan akses pendidikan, layanan kesehatan hingga pinggiran, hingga penguatan ekonomi kerakyatan .
“Dengan meningkatkan IPM, kita harap bisa menekan angka kemiskinan dan mengurangi kesenjangan sosial,” tegasnya . Targetnya jelas: kualitas hidup masyarakat Sumsel yang lebih baik dan merata.
Kesimpulannya, meskipun masih ada PR besar (seperti Kabupaten PALI yang masih menjadi daerah dengan IPM terendak), capaian ini adalah bukti nyata kalau Sumsel on the track. Mari kita dukung terus program pembangunannya, ya! Salut untuk Sumsel!
- Penulis: plglippdotcom
- Sumber: Dihimpun dari berbagai sumber

Saat ini belum ada komentar