Breaking News
light_mode
Trending Tags

DARI MISTERI MAKAM HINGGA PENAMPAKAN, INILAH PUTRI KEMBANG DADAR! Cantiknya Bak Bidadari, Keras Kepala juga Sakti Mandraguna!

  • calendar_month 11 jam yang lalu
  • visibility 14
  • comment 0 komentar

Palembang – Siapa sih yang nggak kenal sama nama cantik Putri Kembang Dadar? Di Bumi Sriwijaya, nama ini udah melegenda banget. Mulai dari nama Jalan, kapal pesiar mewah yang bersandar di Sungai Musi, sampai cerita mistis yang bikin merinding, semua mengarah padanya.

Tapi, pernah nggak sih kamu bertanya-tanya, siapakah sebenarnya sosok di balik nama itu? Kok namanya wangi banget kayak kembang (bunga) dadar (dadar/telur dadar)? Jangan salah, ternyata dibalik kecantikannya yang “laksana bidadari”, ada kesaktian yang bikin nyali ciut dan misteri yang belum terpecahkan hingga sekarang! Yuk, kita bedah tuntas!

Bukan Cuma Cantik, Ini Makna di Balik Namanya!

Banyak yang mengira “Kembang Dadar” itu camilan atau nama kue. Eits, salah besar! Gelar ini ternyata filosofi tinggi banget. Menurut cerita turun temurun dan penuturan sang juru kunci (kuncen), nama asli putri ini adalah Siti Soleha atau ada juga yang menyebutnya Bunga Melur .

Lantas kenapa disebut Putri Kembang Dadar? Ini dia arti kerennya:

· Putri : Anak Raja, seorang bangsawan.
· Kembang : Cantiknya bukan kepalang. Bener-bener kayak dewi kayangan, bikin siapapun yang lihat langsung terpana .
· Dadar : Bukan telur dadar! Kata ini berasal dari bahasa lokal yang berarti Ujian atau Ketabahan. Maknanya, sang putri punya ketangguhan hati luar biasa dalam menghadapi cobaan. Konon dia juga tahan uji alias kebal terhadap segala macam ilmu hitam! .

Jadi, Putri Kembang Dadar itu singkatan dari “Putri Cantik yang Tabah”. Keren banget kan?

Heroik Banget! Si Cantik yang Berani Jadi “Mata-mata” Demi Perdamaian

Nah, ini dia part yang paling seru! Cerita rakyat versi paling populer di Sumatera Selatan mengisahkan, dulu kala ada dua kerajaan besar yang sedang berseteru sengit: Kerajaan Hulu dan Kerajaan Hilir .

Perang saudara terus terjadi. Suatu hari, pasukan Kerajaan Hilir kalah telak. Panglima perang mereka tewas, badannya sampai dipenggal! Raja Hilir pun gelap mata dan marah besar. Siapa yang berani jadi panglima perang berikutnya?

Saat semua prajurit pemberani cuma bisa geleng-geleng kepala karena takut, seorang putri berdiri dengan anggun. Ya, dia adalah Putri Kembang Dadar! Dengan suara merdu, dia berkata pada sang ayah:
“Ayahanda, izinkan ananda pergi ke Kerajaan Hulu… seorang diri!”

Awalnya raja kaget setengah mati. Masa iya putri kesayangannya disuruh jadi korbannya Buaya Darat? Tapi melihat tekad baja sang putri, raja pun merestui.

Dengan hati berbunga-bunga tapi penuh strategi, Putri Kembang Dadar pun berangkat. Ia menyamar jadi pedagang sayuran cantik di pasar Kerajaan Hulu . Di sinilah aksinya dimulai. Dijamin deh, Raja Hulu yang muda dan gagah itu langsung kepincut berat begitu melihat “bakul sayur” secantik bidadari.

Gak butuh waktu lama, sang raja langsung meminangnya. Tujuan tercapai! Setelah resmi jadi permaisuri, Putri Kembang Dadar pelan-pelan menyatukan kedua kerajaan yang tadinya musuhan. Berkat kecerdasan dan pengorbanannya, perang pun berakhir. Ia dinobatkan sebagai “Putri Pemersatu Kerajaan” .

Penampakan, Kesaktian, dan Misteri yang Belum Terpecahkan

Kalau cerita legendarisnya udah kayak sinetron kolosal, kisah mistisnya nggak kalah seram. Makam Putri Kembang Dadar terletak di kawasan Bukit Siguntang, Palembang . Situs ini diyakini sebagai pemakaman para raja dan tokoh sakti Kerajaan Sriwijaya pada abad ke-10.

Sepeninggalnya, nama Putri Kembang Dadar makin misterius. Banyak banget kejadian aneh yang dialami peziarah. Apa aja sih?

1. Jari Telunjuk Ajaib

Kesaktiannya bukan cuma bisa “tahan banting”. Konon, jika sang putri menunjuk sesuatu dengan telunjuknya sambil berkata-kata, apapun yang dia ucapkan akan terjadi (Saktinya minta ampun!) .

2. Penampakan di Foto Wisatawan

Ini yang paling sering bikin merinding. Ahmad Rusdi, sang kuncen (penjaga makam) yang udah 20 tahun bertugas, mengungkapkan ada banyak laporan dari pengunjung yang secara tidak sengaja memotret area makam.

“Coba aja liat, banyak yang foto-foto di sini. Pas hasilnya udah jadi, di pojokan foto itu ada wanita cantik berbaju kebesaran khas Sriwijaya, padahal pas motret gak ada siapa-siapa,” ujar Rusdi suatu saat.

Yang lebih anehnya lagi, kata Rusdi, foto-foto penampakan itu seringkali lenyap dengan sendirinya saat akan disimpan atau dicuci cetakannya! Spooky banget! .

3. Sering Jalan-Jalan Sore Hari

Gak cuma penampakan sesaat, penjaga gedung di sekitar Bukit Siguntang (seperti di kantor Badan Diklat) juga sering liat wujud Putri Kembang Dadar di sore hari. Katanya sih, dia suka jalan santai di sekitar kompleks makam, lalu menghilang begitu saja saat didekati. Tenang aja, penampakannya gak pernah mengganggu, cuma kayak lewat biasa .

Ke mana Sosok Sejarah?

Yang jadi pertanyaan besar, meski legenda dan mistisnya kental, kenapa sejarahnya buram banget ya?
Hingga kini, gak ada satu pun prasasti atau catatan sejarah konkrit yang menemukan siapa sebenarnya Putri Kembang Dadar. Apakah dia benar putri Raja Sigentar Alam? Ataukah tokoh fiksi yang menjelma menjadi legenda karena kuatnya cerita lisan? .

Satu hal yang pasti. Sampai detik ini, makamnya di Bukit Siguntang selalu ramai diziarahi. Orang datang untuk berdoa, bernostalgia dengan masa lalu, atau sekadar penasaran dengan aura mistis sang “Putri Cantik Pemersatu Bangsa”.

Jadi, kalau kamu jalan-jalan ke Palembang dan naik kapal pesiar KMP Putri Kembang Dadar, ingat-ingatlah kisah heroik ini. Atau… jangan lupa pasang doa dulu sebelum motret di Bukit Siguntang, ya! Siapa tahu kamu bakal bawa pulang “souvenir” penampakan. Horor sekaligus keren, kan?

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kronologi Pengungkapan Kasus Mutilasi Pacet Mojokerto

    Kronologi Pengungkapan Kasus Mutilasi Pacet Mojokerto

    • visibility 157
    • 0Komentar

    Palembanglipp.com – Kasus mutilasi di Pacet Mojokerto membuat gempar. Bagaimana tidak, korban dimutilasi oleh pelaku menjadi 65 bagian. Berikut adalah kronologi terungkapnya kasus ini. Pada hari Sabtu, 6 September, sekitar pukul 10.30 WIB, seorang warga bernama Suliswanto (30) menemukan potongan telapak kaki kiri di semak-semak Dusun Pacet Selatan saat sedang mencari rumput. Penemuan ini langsung […]

  • PLN ULP Muara Enim Sukses Dukung TMMD Kodim 0404, Wujudkan Terangnya Harapan di Desa

    PLN ULP Muara Enim Sukses Dukung TMMD Kodim 0404, Wujudkan Terangnya Harapan di Desa

    • visibility 116
    • 0Komentar

    Muara Enim – PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Muara Enim sukses memastikan keandalan listrik tanpa kedip dalam mendukung pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang digelar oleh Kodim 0404 Muara Enim. Sinergi antara PLN dan TNI ini bukan hanya memperkuat infrastruktur desa, tetapi juga menyalakan harapan masyarakat melalui program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga. […]

  • Drama Dini Hari di OKI: Residivis Curi Motor, Lanjut Rampas Mobil Berujung Kecelakaan

    Drama Dini Hari di OKI: Residivis Curi Motor, Lanjut Rampas Mobil Berujung Kecelakaan

    • visibility 170
    • 0Komentar

    OGAN KOMERING ILIR (OKI) – Seorang residivis kambuhan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) harus kembali mendekam di balik jeruji besi setelah melakukan aksi kejahatan ganda yang terbilang sangat nekat. Rangga (31), yang baru setahun menghirup udara bebas, ditangkap usai mencuri sepeda motor dan kemudian mencoba merampas sebuah mobil di Kecamatan Jejawi, OKI, Sumatera Selatan. […]

  • Tak Hanya Riau dengan Pacu Jalur, Palembang Punya “Bidar” yang Tak Kalah Meriah

    Tak Hanya Riau dengan Pacu Jalur, Palembang Punya “Bidar” yang Tak Kalah Meriah

    • visibility 163
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Ketika mendengar kata “Pacu Jalur,” ingatan kita langsung tertuju pada perhelatan budaya yang megah di Riau. Namun, jangan salah, Palembang juga memiliki tradisi lomba perahu dayung yang tak kalah meriah dan sarat makna, yaitu “Bidar”. Bidar merupakan lomba perahu tradisional yang menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan hari-hari besar di Palembang, seperti Hari […]

  • Fenomena Trend “Budak Onyot” Di Palembang

    Fenomena Trend “Budak Onyot” Di Palembang

    • visibility 1.889
    • 0Komentar

    “Budak onyot” adalah istilah gaul di Palembang yang popularitasnya meningkat di media sosial, terutama di TikTok. Istilah ini sering digunakan untuk menyebut anak muda atau sekelompok remaja yang bergaya nyentrik, suka nongkrong, dan dikenal dengan tingkah laku yang unik. Istilah “onyot” sendiri dalam bahasa Palembang tidak memiliki arti baku. Namun, dalam konteks ini, “budak onyot” […]

  • AS Cabut 6.000 Visa Pelajar, Sebut Alasan Pelanggaran Hukum hingga Dukungan Terorisme

    AS Cabut 6.000 Visa Pelajar, Sebut Alasan Pelanggaran Hukum hingga Dukungan Terorisme

    • visibility 210
    • 0Komentar

    Palembanglipp.com- Pemerintahan Trump secara resmi mencabut lebih dari 6.000 visa pelajar internasional sepanjang tahun ini. Pencabutan ini dilakukan terhadap pelajar yang dinyatakan melanggar hukum Amerika Serikat atau melebihi batas masa tinggal mereka. Departemen Luar Negeri AS menyatakan bahwa sebagian besar pelanggaran yang dilakukan meliputi tindak kriminal seperti penyerangan, mengemudi dalam keadaan mabuk (DUI), dan perampokan. […]

expand_less