Breaking News
light_mode
Trending Tags

Feby Herman Deru Monitoring 10 Program Pokok PKK di Muratara, Resmikan Galeri UMKM dan Tinjau Stand UP2K

  • calendar_month 14 jam yang lalu
  • visibility 2
  • comment 0 komentar

MURATARA – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Hj. Febrita Lustia HD, melakukan kunjungan kerja dalam rangka pembinaan, monitoring, dan evaluasi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Rabu (3/6/2026).

Kunjungan tersebut dirangkaikan dengan kegiatan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), peresmian Galeri UMKM Muratara Iluk, serta peninjauan Stand PKK UP2K sebagai upaya mendorong pengembangan usaha masyarakat dan promosi produk unggulan daerah.

Ketua TP PKK Provinsi Sumsel, Hj. Febrita Lustia HD, mengatakan kunjungan tersebut bertujuan melihat secara langsung pelaksanaan program-program PKK di Muratara sekaligus memantau berbagai kegiatan Dekranasda yang berjalan di daerah.

“Kami bersama tim PKK ingin melihat secara langsung apa saja yang sudah dilakukan oleh TP PKK Muratara. Kegiatan Dekranasda juga kami gabungkan dengan PKK karena tujuannya untuk melihat keadaan di lapangan, melakukan monitoring kegiatan, serta mengetahui berbagai permasalahan yang ada di kabupaten,” katanya.

Menurut Febrita yang akrab disapa Feby Herman Deru, hasil monitoring tersebut nantinya akan dilaporkan kepada Pembina TP PKK Sumsel, yakni Gubernur Sumsel Herman Deru, sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut program pemberdayaan masyarakat.

Ia menegaskan, salah satu fokus utama dalam pembinaan kali ini adalah melihat keberadaan dan aktivitas sekretariat PKK sebagai pusat administrasi dan pelaksanaan program organisasi.

“Kami ingin melihat sekretariat kabupaten. Bagaimanapun PKK adalah organisasi yang harus memiliki tempat untuk menjalankan kegiatan. Kantornya tidak harus bagus, percuma kalau bagus tetapi tidak ada kegiatan. Yang penting ada aktivitas dan manfaatnya bagi masyarakat,” tegasnya.

Feby menambahkan, setiap TP PKK minimal harus memiliki kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap bulan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat.

“Minimal satu kali ada kegiatan setiap bulan. Ketua PKK itu ibunya ibu-ibu, sehingga sering menjadi tempat masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan. Karena itu, harus mampu memberikan arahan dan solusi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Febrita juga meninjau Rumah Pendidikan dan Keterampilan (Rumah Dilan) yang berada di Kecamatan Rupit. Menurutnya, fasilitas tersebut memiliki peran penting sebagai wadah kegiatan masyarakat, mulai dari anak-anak, lansia, hingga perempuan yang ingin mengembangkan usaha.

Ia mengungkapkan, TP PKK Provinsi Sumsel tengah mencari desa percontohan yang dapat dijadikan model pembinaan berkelanjutan. Salah satu lokasi yang dinilai memiliki potensi adalah wilayah Kecamatan Rupit.

“Kami mencari desa rumah contoh yang nantinya dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lain dan mendapatkan pembinaan dari TP PKK Provinsi Sumsel,” katanya.

Terkait pengembangan ekonomi masyarakat, Febrita mendorong pelaku UMKM Muratara untuk terus meningkatkan kualitas produk dan memperluas pemasaran. Ia menilai sejumlah produk khas Muratara memiliki potensi besar untuk berkembang.

“Di sini ikan pedo selalu dicari masyarakat. Kenapa tidak kita jual melalui UMKM dengan kemasan yang lebih baik dan mengurus perizinannya. Begitu juga dengan wastra Teratai yang menjadi kebanggaan Muratara. Tidak perlu langsung besar, yang penting dikenal dan dibeli orang,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi keberadaan Galeri UMKM Muratara Iluk yang dinilai dapat menjadi ruang promosi produk lokal sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Selain itu, Febrita menilai keberadaan taman baca yang terintegrasi dengan galeri dapat dimanfaatkan sebagai ruang edukasi dan kreativitas generasi muda.

“Bisa dimanfaatkan untuk membangun semangat anak-anak muda. Cari komunitas yang bisa berdiskusi dan berkegiatan di sana sehingga menjadi tempat yang bermanfaat untuk belajar dan bermain,” katanya.

Febrita juga mengingatkan pentingnya peran aktif TP PKK kecamatan dalam menciptakan inovasi dan menjalankan program sesuai kebutuhan wilayah masing-masing.

“TP PKK kecamatan harus aktif dan membuat inovasi di wilayahnya. Dengan begitu tugas PKK kabupaten menjadi lebih ringan karena ada pembagian peran dan tanggung jawab yang jelas,” ujarnya.

Sementara itu, mewakili Bupati Muratara, Wakil Bupati Muratara H. Junius Wahyudi menyampaikan permohonan maaf karena Bupati Muratara tidak dapat hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Junius menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua TP PKK Sumsel beserta rombongan yang telah menyempatkan hadir dan melakukan pembinaan langsung di Kabupaten Muratara.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Ketua TP PKK Provinsi Sumsel yang telah hadir dan meresmikan berbagai kegiatan di Muratara. Kami menyadari Muratara merupakan salah satu wilayah yang paling jauh dari Kota Palembang, namun Ibu tetap berkenan datang memberikan perhatian kepada kami,” ujarnya.

Ia berharap kehadiran TP PKK Provinsi Sumsel dapat menjadi motivasi sekaligus memberikan arahan bagi pengurus PKK di Muratara agar semakin maju dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

“Kami mohon bantuan, bimbingan, dan arahan dari Ibu untuk kemajuan PKK Muratara ke depan, sehingga semakin berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Dalam pembinaan tersebut, TP PKK Provinsi Sumsel juga menekankan pentingnya pelaksanaan 10 Program Pokok PKK melalui kegiatan monitoring dan evaluasi di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa dan kelurahan.

Beberapa fokus pembinaan meliputi sosialisasi hasil Rakernas X PKK Tahun 2025, penguatan kelompok Dasawisma sebagai ujung tombak gerakan PKK, pengembangan Program Aku Hatinya PKK melalui pemanfaatan pekarangan untuk tanaman pangan dan peternakan keluarga, serta dukungan terhadap kebutuhan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pada bidang ketahanan keluarga, TP PKK mendorong pemanfaatan pekarangan rumah melalui Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) untuk menanam sayur, buah-buahan, dan tanaman produktif, sekaligus memelihara ikan maupun ternak guna memenuhi kebutuhan protein keluarga.

Sementara pada bidang kesehatan keluarga dan lingkungan, TP PKK menekankan pentingnya pelaksanaan Posyandu, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), kegiatan pelestarian lingkungan, penanaman pohon, pengurangan sampah plastik, serta pelaksanaan Program Gerakan Keluarga Sehat, Tanggap, dan Tangguh Bencana (GKSTTB).

Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan PKK di daerah, TP PKK Provinsi Sumsel juga menyerahkan sejumlah bantuan berupa buku hasil Rakernas X PKK Tahun 2025, banner dan brosur sosialisasi program Pokja I, lima Al-Qur’an, satu set Alat Permainan Edukatif (APE), satu set tempat sampah tiga lubang untuk edukasi pemilahan sampah, serta 10 paket bantuan nutrisi bagi penderita tuberkulosis (TB) paru.

Kegiatan ditutup dengan peresmian dan peninjauan Galeri UMKM Muratara Iluk dan Stand PKK UP2K, serta dialog bersama pengurus PKK dan pelaku UMKM setempat guna memperkuat sinergi pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Musi Rawas Utara.

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Medco E&P Gelar Penyuluhan Kesehatan dan Salurkan 375 Paket Pangan Sehat di Musi Rawas dan Lahat

    Medco E&P Gelar Penyuluhan Kesehatan dan Salurkan 375 Paket Pangan Sehat di Musi Rawas dan Lahat

    • visibility 58
    • 0Komentar

    Lahat – PT Medco E & P Indonesia (Medco E&P) terus mendukung upaya peningkatan taraf kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasi. Kali ini, bersamaan dengan bulan suci Ramadan, Perusahaan melakukan penyuluhan kesehatan dan menyalurkan 375 paket pangan sehat untuk masyarakat. Kegiatan dilaksanakan di 15 desa di Kabupaten Musi Rawas dan Lahat, Sumatera Selatan, pada 2–7 […]

  • Dampak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 5 Bengkulu: Pemilik Kantin Mengeluh

    Dampak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 5 Bengkulu: Pemilik Kantin Mengeluh

    • visibility 151
    • 0Komentar

    Palembanglipp.com – Sebuah video yang viral diunggah oleh akun TikTok @m.anugrahh hari ini mengungkap keluhan pemilik kantin di SMP Negeri 5 Kota Bengkulu. Dalam video tersebut, para pedagang menyampaikan dampak negatif dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai merugikan mereka. Para pemilik kantin mengeluhkan kebijakan kepala sekolah yang membagikan makanan gratis pada jam istirahat […]

  • Tak Bisa Bayar Denda, Bakal Kena Sanksi Sosial

    Tak Bisa Bayar Denda, Bakal Kena Sanksi Sosial

    • visibility 17
    • 0Komentar

    PALEMBANG— Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang tidak main-main dalam menegakkan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 17 Tahun 2026 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga. Selain sanksi denda, Pemkot Palembang kini resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus dan menyiapkan skema jemput paksa menggunakan personel Satpol PP bagi pelanggar yang mangkir dari panggilan. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan […]

  • Kasus Viral Pengeroyokan Sopir Truk di SPBU Sukarami Terungkap, Dua Tersangka Dibekuk dalam 20 Jam, Satu DPO Diburu

    Kasus Viral Pengeroyokan Sopir Truk di SPBU Sukarami Terungkap, Dua Tersangka Dibekuk dalam 20 Jam, Satu DPO Diburu

    • visibility 1
    • 0Komentar

    Palembang –  Polrestabes Palembang jajaran Polda Sumatera Selatan berhasil mengungkap kasus pengeroyokan yang mengakibatkan meninggal dunia seorang sopir truk di kawasan SPBU Jalan Noerdin Panji, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang. Kasus yang sempat viral di berbagai platform media sosial, termasuk Instagram dan YouTube, tersebut berhasil diungkap dalam waktu kurang dari 20 jam sejak […]

  • Speed Boat Penumpang Pecah Dihantam Gelombang di Banyuasin, Satu Orang Tewas

    Speed Boat Penumpang Pecah Dihantam Gelombang di Banyuasin, Satu Orang Tewas

    • visibility 61
    • 0Komentar

    Banyuasin — Sebuah speed boat penumpang milik Haras Group tenggelam setelah dihantam gelombang besar di perairan Muara Jalur 8, Desa Upang Ceria, Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin, Kamis (5/2/2026) pagi. Insiden kecelakaan air (laka air) tersebut menyebabkan satu penumpang meninggal dunia. Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.00 WIB ketika speed boat yang sedang beroperasi di jalur […]

  • Sentuhan PHE Jambi Merang Ubah Singkong Jadi Sumber Harapan

    Sentuhan PHE Jambi Merang Ubah Singkong Jadi Sumber Harapan

    • visibility 59
    • 0Komentar

    Muba – Menjelang azan Magrib, dapur-dapur di Desa Simpang Bayat yang berada di sekitar wilayah operasi PHE Jambi Merang mulai sibuk. Aroma cendol dawet yang manis bercampur dengan aroma cuko yang mendampingi hidangan pempek. Tak banyak yang tahu, sebagian sajian berbuka itu kini dibuat dari tepung mocaf—tepung berbahan dasar singkong yang diolah sendiri oleh Kelompok […]

expand_less