Breaking News
light_mode
Trending Tags

Feby Herman Deru Monitoring 10 Program Pokok PKK di Muratara, Resmikan Galeri UMKM dan Tinjau Stand UP2K

  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • visibility 28
  • comment 0 komentar

MURATARA – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Hj. Febrita Lustia HD, melakukan kunjungan kerja dalam rangka pembinaan, monitoring, dan evaluasi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Rabu (3/6/2026).

Kunjungan tersebut dirangkaikan dengan kegiatan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), peresmian Galeri UMKM Muratara Iluk, serta peninjauan Stand PKK UP2K sebagai upaya mendorong pengembangan usaha masyarakat dan promosi produk unggulan daerah.

Ketua TP PKK Provinsi Sumsel, Hj. Febrita Lustia HD, mengatakan kunjungan tersebut bertujuan melihat secara langsung pelaksanaan program-program PKK di Muratara sekaligus memantau berbagai kegiatan Dekranasda yang berjalan di daerah.

“Kami bersama tim PKK ingin melihat secara langsung apa saja yang sudah dilakukan oleh TP PKK Muratara. Kegiatan Dekranasda juga kami gabungkan dengan PKK karena tujuannya untuk melihat keadaan di lapangan, melakukan monitoring kegiatan, serta mengetahui berbagai permasalahan yang ada di kabupaten,” katanya.

Menurut Febrita yang akrab disapa Feby Herman Deru, hasil monitoring tersebut nantinya akan dilaporkan kepada Pembina TP PKK Sumsel, yakni Gubernur Sumsel Herman Deru, sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut program pemberdayaan masyarakat.

Ia menegaskan, salah satu fokus utama dalam pembinaan kali ini adalah melihat keberadaan dan aktivitas sekretariat PKK sebagai pusat administrasi dan pelaksanaan program organisasi.

“Kami ingin melihat sekretariat kabupaten. Bagaimanapun PKK adalah organisasi yang harus memiliki tempat untuk menjalankan kegiatan. Kantornya tidak harus bagus, percuma kalau bagus tetapi tidak ada kegiatan. Yang penting ada aktivitas dan manfaatnya bagi masyarakat,” tegasnya.

Feby menambahkan, setiap TP PKK minimal harus memiliki kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap bulan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat.

“Minimal satu kali ada kegiatan setiap bulan. Ketua PKK itu ibunya ibu-ibu, sehingga sering menjadi tempat masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan. Karena itu, harus mampu memberikan arahan dan solusi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Febrita juga meninjau Rumah Pendidikan dan Keterampilan (Rumah Dilan) yang berada di Kecamatan Rupit. Menurutnya, fasilitas tersebut memiliki peran penting sebagai wadah kegiatan masyarakat, mulai dari anak-anak, lansia, hingga perempuan yang ingin mengembangkan usaha.

Ia mengungkapkan, TP PKK Provinsi Sumsel tengah mencari desa percontohan yang dapat dijadikan model pembinaan berkelanjutan. Salah satu lokasi yang dinilai memiliki potensi adalah wilayah Kecamatan Rupit.

“Kami mencari desa rumah contoh yang nantinya dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lain dan mendapatkan pembinaan dari TP PKK Provinsi Sumsel,” katanya.

Terkait pengembangan ekonomi masyarakat, Febrita mendorong pelaku UMKM Muratara untuk terus meningkatkan kualitas produk dan memperluas pemasaran. Ia menilai sejumlah produk khas Muratara memiliki potensi besar untuk berkembang.

“Di sini ikan pedo selalu dicari masyarakat. Kenapa tidak kita jual melalui UMKM dengan kemasan yang lebih baik dan mengurus perizinannya. Begitu juga dengan wastra Teratai yang menjadi kebanggaan Muratara. Tidak perlu langsung besar, yang penting dikenal dan dibeli orang,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi keberadaan Galeri UMKM Muratara Iluk yang dinilai dapat menjadi ruang promosi produk lokal sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Selain itu, Febrita menilai keberadaan taman baca yang terintegrasi dengan galeri dapat dimanfaatkan sebagai ruang edukasi dan kreativitas generasi muda.

“Bisa dimanfaatkan untuk membangun semangat anak-anak muda. Cari komunitas yang bisa berdiskusi dan berkegiatan di sana sehingga menjadi tempat yang bermanfaat untuk belajar dan bermain,” katanya.

Febrita juga mengingatkan pentingnya peran aktif TP PKK kecamatan dalam menciptakan inovasi dan menjalankan program sesuai kebutuhan wilayah masing-masing.

“TP PKK kecamatan harus aktif dan membuat inovasi di wilayahnya. Dengan begitu tugas PKK kabupaten menjadi lebih ringan karena ada pembagian peran dan tanggung jawab yang jelas,” ujarnya.

Sementara itu, mewakili Bupati Muratara, Wakil Bupati Muratara H. Junius Wahyudi menyampaikan permohonan maaf karena Bupati Muratara tidak dapat hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Junius menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua TP PKK Sumsel beserta rombongan yang telah menyempatkan hadir dan melakukan pembinaan langsung di Kabupaten Muratara.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Ketua TP PKK Provinsi Sumsel yang telah hadir dan meresmikan berbagai kegiatan di Muratara. Kami menyadari Muratara merupakan salah satu wilayah yang paling jauh dari Kota Palembang, namun Ibu tetap berkenan datang memberikan perhatian kepada kami,” ujarnya.

Ia berharap kehadiran TP PKK Provinsi Sumsel dapat menjadi motivasi sekaligus memberikan arahan bagi pengurus PKK di Muratara agar semakin maju dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

“Kami mohon bantuan, bimbingan, dan arahan dari Ibu untuk kemajuan PKK Muratara ke depan, sehingga semakin berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Dalam pembinaan tersebut, TP PKK Provinsi Sumsel juga menekankan pentingnya pelaksanaan 10 Program Pokok PKK melalui kegiatan monitoring dan evaluasi di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa dan kelurahan.

Beberapa fokus pembinaan meliputi sosialisasi hasil Rakernas X PKK Tahun 2025, penguatan kelompok Dasawisma sebagai ujung tombak gerakan PKK, pengembangan Program Aku Hatinya PKK melalui pemanfaatan pekarangan untuk tanaman pangan dan peternakan keluarga, serta dukungan terhadap kebutuhan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pada bidang ketahanan keluarga, TP PKK mendorong pemanfaatan pekarangan rumah melalui Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) untuk menanam sayur, buah-buahan, dan tanaman produktif, sekaligus memelihara ikan maupun ternak guna memenuhi kebutuhan protein keluarga.

Sementara pada bidang kesehatan keluarga dan lingkungan, TP PKK menekankan pentingnya pelaksanaan Posyandu, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), kegiatan pelestarian lingkungan, penanaman pohon, pengurangan sampah plastik, serta pelaksanaan Program Gerakan Keluarga Sehat, Tanggap, dan Tangguh Bencana (GKSTTB).

Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan PKK di daerah, TP PKK Provinsi Sumsel juga menyerahkan sejumlah bantuan berupa buku hasil Rakernas X PKK Tahun 2025, banner dan brosur sosialisasi program Pokja I, lima Al-Qur’an, satu set Alat Permainan Edukatif (APE), satu set tempat sampah tiga lubang untuk edukasi pemilahan sampah, serta 10 paket bantuan nutrisi bagi penderita tuberkulosis (TB) paru.

Kegiatan ditutup dengan peresmian dan peninjauan Galeri UMKM Muratara Iluk dan Stand PKK UP2K, serta dialog bersama pengurus PKK dan pelaku UMKM setempat guna memperkuat sinergi pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Musi Rawas Utara.

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • OKU Timur Dilanda Bencana, Puting Beliung Robohkan 12 Rumah Warga

    OKU Timur Dilanda Bencana, Puting Beliung Robohkan 12 Rumah Warga

    • visibility 153
    • 0Komentar

    MARTAPURA – Bencana alam melanda Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur pada hari Senin, 25 Agustus 2025. Angin puting beliung yang disertai hujan deras merusak setidaknya 12 rumah warga di beberapa desa. Menurut laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, dampak terparah terjadi di Desa Bunga Mayang. Di desa ini, angin kencang merusak bagian […]

  • Minta Amnesti Usai Ditangkap KPK, Noel Malah Dipecat Prabowo

    Minta Amnesti Usai Ditangkap KPK, Noel Malah Dipecat Prabowo

    • visibility 165
    • 0Komentar

    Palembanglipp- Presiden RI Prabowo Subianto resmi menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) terkait pemberhentian Immanuel Ebenezer (Noel) sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan. Pemberhentian ini diteken usai Noel ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pemerasan sertifikasi K3 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sore ini. Kabar ini disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi kepada wartawan, Jakarta, Jumat (22/8/2025) malam. […]

  • Modus Minta Tumpangan, Residivis Rampas Motor Pelajar di Palembang

    Modus Minta Tumpangan, Residivis Rampas Motor Pelajar di Palembang

    • visibility 69
    • 0Komentar

    Palembang — Tim Unit 4 Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Selatan berhasil menangkap seorang residivis berinisial YR (33) yang diduga menjadi pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) berantai di Kota Palembang. Tersangka diduga terlibat dalam sembilan aksi kejahatan dengan modus serupa, yakni berpura-pura meminta tumpangan kepada korban sebelum akhirnya merampas kendaraan […]

  • 149 Keluarga di Noemuke NTT Kini Nikmati Listrik PLN 24 Jam, Membuka Harapan Baru bagi Pendidikan dan Ekonomi Warga

    149 Keluarga di Noemuke NTT Kini Nikmati Listrik PLN 24 Jam, Membuka Harapan Baru bagi Pendidikan dan Ekonomi Warga

    • visibility 26
    • 0Komentar

    Timor Tengah Selatan – Bertahun-tahun lamanya, malam di Dusun Noemuke, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur selalu datang bersama kegelapan. Saat matahari terbenam di balik perbukitan, aktivitas warga perlahan berhenti. Anak-anak menuntaskan pekerjaan sekolah dengan penerangan seadanya dari lampu pelita, sementara sebagian warga memilih beristirahat lebih awal karena terbatasnya cahaya. Sejak […]

  • Lima Pemain Keturunan Siap Dinaturalisasi

    Lima Pemain Keturunan Siap Dinaturalisasi

    • visibility 164
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi X dan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI telah menyetujui proses naturalisasi lima pemain keturunan dalam Rapat Paripurna DPR RI, Selasa (26/8). Kelima pemain tersebut akan memperkuat Tim Nasional Indonesia di masa depan. Para pemain yang akan dinaturalisasi adalah: 1. Mauro Nils Zijlstra (20 tahun/penyerang tengah) 2. Isabelle Nottet (22 tahun/winger) […]

  • Cita Rasa Rempah Muba Pikat Pengunjung, PKK Muba Optimis Raih Juara

    Cita Rasa Rempah Muba Pikat Pengunjung, PKK Muba Optimis Raih Juara

    • visibility 145
    • 0Komentar

    Tim PKK Muba Tampil Memukau di Lomba Masak Rempah Sumsel, Bupati Toha Beri Dukungan Penuh Palembang- Perpaduan kreativitas, rasa, dan budaya lokal menjadi senjata Tim PKK Kabupaten Muba dalam Lomba Masak Rempah se-Sumsel. Didampingi langsung oleh Bupati HM Toha Tohet dan Ketua TP PKK Hj. Fatimah Toha, mereka optimis dan siap membawa pulang prestasi terbaik […]

expand_less