Breaking News
light_mode
Trending Tags

Resmi Jadi Sekolah Negeri, Hayza Nur Ilmi Palembang Targetkan Jadi Sekolah Unggulan di Sumsel

  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • visibility 2
  • comment 0 komentar

Palembang — Jaringan sekolah negeri di Sumatera Selatan resmi bertambah. Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru meresmikan SMA Negeri dan SLB Negeri Hayza Nur Ilmi Palembang, Jumat (12/6/2026).

Peralihan status dari sekolah swasta yayasan menjadi sekolah negeri ini sekaligus dicanangkan sebagai awal lahirnya institusi pendidikan unggulan baru di Bumi Sriwijaya.

Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan perubahan status ini bukan sekadar urusan administrasi, melainkan langkah besar untuk mencetak lulusan berdaya saing tinggi.

“Anak-anak yang sebelumnya berstatus siswa di yayasan kini menjadi siswa sekolah negeri. Ini harus menjadi sekolah yang istimewa. Keberhasilan siswa sangat ditentukan oleh peran guru. Karena itu, saya minta data kebutuhan dan kualitas guru segera disampaikan agar kita bisa membuka asesmen dan seleksi terbuka,” tegas Herman Deru.

Pemprov Sumsel berkomitmen melakukan pendataan kompetensi guru secara menyeluruh. Pengisian tenaga pendidik di sekolah ini ke depan akan menggunakan mekanisme seleksi terbuka untuk menjamin kualitas terbaik sejak awal. Dengan begitu, sekolah ini diharapkan mampu menjadi pilihan utama masyarakat, bukan sekadar alternatif.

Komitmen Pendidikan Non-Politik dan Inklusi Tanpa Stigma

Herman Deru kembali menegaskan komitmen jangka panjangnya menjaga sektor pendidikan dan kesehatan agar bersih dari intervensi politik. Investasi untuk masa depan ini dibuktikan dengan konsistensi Pemprov Sumsel yang sejak 2018 terus mengucurkan subsidi pendidikan bagi siswa SMA dan SMK demi pemerataan akses.

Selain menggenjot akademik, penguatan karakter juga menjadi prioritas melalui kolaborasi dengan TNI dan Polri. Untuk layanan pendidikan di SLB Negeri Hayza Nur Ilmi, Gubernur memberikan instruksi tegas terkait penanganan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

“Tidak boleh ada klasifikasi atau pelabelan khusus yang menimbulkan perbedaan. Standar kelulusan dan kualitas pendidikan harus tetap sama. Yang membedakan hanya cara kita memberikan pelayanan dan pendampingan,” ujarnya.

Terapkan Kuota Afirmasi 55% dan Sistem Lintas Sektor pada SPMB

Menindaklanjuti peresmian, penerimaan peserta didik baru di SMAN Hayza Nur Ilmi Palembang akan berjalan beriringan dengan sekolah reguler lain melalui sistem Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Kepala SMA Negeri Hayza Nur Ilmi Palembang, Masagus H. Siddik, http://S.Pd., http://M.Si., menjelaskan sekolah ini memiliki kuota yang berpihak pada masyarakat membutuhkan. Jalur afirmasi dialokasikan 55% dari total daya tampung.

“Untuk kuota afirmasi, porsinya memang berbeda dengan sekolah lain. Kami mengalokasikan 55% dari total daya tampung untuk jalur afirmasi. Saat ini, penerimaan Tahap 1 jalur prestasi sudah selesai dan kami berhasil menjaring 12 siswa di gelombang pertama,” ungkap Masagus H. Siddik.

Masagus menambahkan, seleksi akan berlanjut ke Tahap 2 atau Gelombang Kedua yang dimulai Senin mendatang. Keistimewaan lain, sistem penerimaan bersifat terbuka luas.

“Yang membedakan sekolah kami adalah pada gelombang kedua, prasyaratnya terbuka untuk seluruh lulusan SMP. Kita menerapkan sistem lintas sektor atau lintas wilayah, sehingga seluruh lulusan SMP dari mana pun bisa mendaftar. Sementara operasional SLB Negeri mekanismenya diatur dalam sistem terpisah,” pungkasnya.

Dengan sinergi penguatan kualitas guru oleh Pemprov Sumsel dan sistem penerimaan inklusif, SMA dan SLB Negeri Hayza Nur Ilmi diharapkan bertransformasi menjadi model pendidikan unggul yang melahirkan generasi Sumsel cerdas, berkarakter, dan siap bersaing.

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Hanya Riau dengan Pacu Jalur, Palembang Punya “Bidar” yang Tak Kalah Meriah

    Tak Hanya Riau dengan Pacu Jalur, Palembang Punya “Bidar” yang Tak Kalah Meriah

    • visibility 178
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Ketika mendengar kata “Pacu Jalur,” ingatan kita langsung tertuju pada perhelatan budaya yang megah di Riau. Namun, jangan salah, Palembang juga memiliki tradisi lomba perahu dayung yang tak kalah meriah dan sarat makna, yaitu “Bidar”. Bidar merupakan lomba perahu tradisional yang menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan hari-hari besar di Palembang, seperti Hari […]

  • Rumah di Rusun Palembang Hangus Terbakar saat Ditinggal ke Masjid

    Rumah di Rusun Palembang Hangus Terbakar saat Ditinggal ke Masjid

    • visibility 157
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Sebuah rumah di kompleks rumah susun, Jalan Radial, Palembang, hangus terbakar pada Kamis, 14 Agustus 2025. Musibah terjadi sekitar pukul 18.40 WIB, saat pemilik unit sedang menunaikan salat Maghrib di masjid. Api yang diduga berasal dari korsleting listrik dengan cepat melahap seluruh isi rumah. Saksi mata menyebutkan, asap tebal dan api yang membesar […]

  • PLN UID S2JB Kembali Nyalakan 136 Sambungan Listrik Gratis Melalui Program Light Up The Dream

    PLN UID S2JB Kembali Nyalakan 136 Sambungan Listrik Gratis Melalui Program Light Up The Dream

    • visibility 54
    • 0Komentar

    Ogan Ilir – PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan listrik berkeadilan melalui penyalaan serentak listrik gratis dalam program Light Up The Dream (LUTD). Kegiatan yang dilaksanakan bertepatan dengan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah ini menjadi wujud nyata kepedulian PLN terhadap masyarakat kurang […]

  • Kontroversi Sosis Seribuan: Standar Gizi Program Makan Gratis di Lumajang Dipertanyakan

    Kontroversi Sosis Seribuan: Standar Gizi Program Makan Gratis di Lumajang Dipertanyakan

    • visibility 169
    • 0Komentar

    LUMAJANG, Jawa Timur – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menuai kritik keras dari sejumlah wali siswa. Mereka menyayangkan salah satu lauk yang disajikan adalah sosis kemasan yang harganya hanya sekitar Rp1.000 per buah, menu yang dinilai jauh dari kriteria “bergizi.” Sosis yang dijadikan lauk MBG itu merupakan jenis sosis kemasan […]

  • Ayah di Palembang Aniaya Anak Kandung, Salah Satu Korban Ditusuk dengan Kunci Motor

    Ayah di Palembang Aniaya Anak Kandung, Salah Satu Korban Ditusuk dengan Kunci Motor

    • visibility 152
    • 0Komentar

    Palembanglipp.com- Dua kakak beradik di Palembang, Sumatera Selatan, menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh ayah mereka sendiri. Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (16/8/2025) sekitar pukul 11.15 WIB, menimpa AP (16) dan adiknya, FA (15). Menurut keterangan ibu korban, Oktarina (37), awalnya pelaku AG datang dan membuang barang dagangannya tanpa alasan. AP kemudian mencoba menegur ayahnya, […]

  • Puluhan Siswa Keracunan, Diduga Setelah Konsumsi MBG

    Puluhan Siswa Keracunan, Diduga Setelah Konsumsi MBG

    • visibility 173
    • 0Komentar

    Jumlah korban keracunan massal di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, terus bertambah, kini mencapai 63 orang. Para korban adalah siswa dari SMK Pembangunan Bandung Barat, MTS Darul Fiqri, dan SD Cipari yang mengalami gejala keracunan diduga setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Makanan tersebut dibagikan sekitar pukul 09.00 WIB. Para siswa yang […]

expand_less