Breaking News
light_mode
Trending Tags

Resmi Jadi Sekolah Negeri, Hayza Nur Ilmi Palembang Targetkan Jadi Sekolah Unggulan di Sumsel

  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 1
  • comment 0 komentar

Palembang — Jaringan sekolah negeri di Sumatera Selatan resmi bertambah. Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru meresmikan SMA Negeri dan SLB Negeri Hayza Nur Ilmi Palembang, Jumat (12/6/2026).

Peralihan status dari sekolah swasta yayasan menjadi sekolah negeri ini sekaligus dicanangkan sebagai awal lahirnya institusi pendidikan unggulan baru di Bumi Sriwijaya.

Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan perubahan status ini bukan sekadar urusan administrasi, melainkan langkah besar untuk mencetak lulusan berdaya saing tinggi.

“Anak-anak yang sebelumnya berstatus siswa di yayasan kini menjadi siswa sekolah negeri. Ini harus menjadi sekolah yang istimewa. Keberhasilan siswa sangat ditentukan oleh peran guru. Karena itu, saya minta data kebutuhan dan kualitas guru segera disampaikan agar kita bisa membuka asesmen dan seleksi terbuka,” tegas Herman Deru.

Pemprov Sumsel berkomitmen melakukan pendataan kompetensi guru secara menyeluruh. Pengisian tenaga pendidik di sekolah ini ke depan akan menggunakan mekanisme seleksi terbuka untuk menjamin kualitas terbaik sejak awal. Dengan begitu, sekolah ini diharapkan mampu menjadi pilihan utama masyarakat, bukan sekadar alternatif.

Komitmen Pendidikan Non-Politik dan Inklusi Tanpa Stigma

Herman Deru kembali menegaskan komitmen jangka panjangnya menjaga sektor pendidikan dan kesehatan agar bersih dari intervensi politik. Investasi untuk masa depan ini dibuktikan dengan konsistensi Pemprov Sumsel yang sejak 2018 terus mengucurkan subsidi pendidikan bagi siswa SMA dan SMK demi pemerataan akses.

Selain menggenjot akademik, penguatan karakter juga menjadi prioritas melalui kolaborasi dengan TNI dan Polri. Untuk layanan pendidikan di SLB Negeri Hayza Nur Ilmi, Gubernur memberikan instruksi tegas terkait penanganan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

“Tidak boleh ada klasifikasi atau pelabelan khusus yang menimbulkan perbedaan. Standar kelulusan dan kualitas pendidikan harus tetap sama. Yang membedakan hanya cara kita memberikan pelayanan dan pendampingan,” ujarnya.

Terapkan Kuota Afirmasi 55% dan Sistem Lintas Sektor pada SPMB

Menindaklanjuti peresmian, penerimaan peserta didik baru di SMAN Hayza Nur Ilmi Palembang akan berjalan beriringan dengan sekolah reguler lain melalui sistem Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Kepala SMA Negeri Hayza Nur Ilmi Palembang, Masagus H. Siddik, http://S.Pd., http://M.Si., menjelaskan sekolah ini memiliki kuota yang berpihak pada masyarakat membutuhkan. Jalur afirmasi dialokasikan 55% dari total daya tampung.

“Untuk kuota afirmasi, porsinya memang berbeda dengan sekolah lain. Kami mengalokasikan 55% dari total daya tampung untuk jalur afirmasi. Saat ini, penerimaan Tahap 1 jalur prestasi sudah selesai dan kami berhasil menjaring 12 siswa di gelombang pertama,” ungkap Masagus H. Siddik.

Masagus menambahkan, seleksi akan berlanjut ke Tahap 2 atau Gelombang Kedua yang dimulai Senin mendatang. Keistimewaan lain, sistem penerimaan bersifat terbuka luas.

“Yang membedakan sekolah kami adalah pada gelombang kedua, prasyaratnya terbuka untuk seluruh lulusan SMP. Kita menerapkan sistem lintas sektor atau lintas wilayah, sehingga seluruh lulusan SMP dari mana pun bisa mendaftar. Sementara operasional SLB Negeri mekanismenya diatur dalam sistem terpisah,” pungkasnya.

Dengan sinergi penguatan kualitas guru oleh Pemprov Sumsel dan sistem penerimaan inklusif, SMA dan SLB Negeri Hayza Nur Ilmi diharapkan bertransformasi menjadi model pendidikan unggul yang melahirkan generasi Sumsel cerdas, berkarakter, dan siap bersaing.

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less