Breaking News
light_mode
Trending Tags

ABUJAPI Sumsel Gelar Rakerda 2026, Dorong Profesionalisme dan Kompetensi Satpam

  • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
  • visibility 71
  • comment 0 komentar

Palembang – Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Badan Pengurus Daerah (BPD) Sumatera Selatan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2026 di Hotel Amaris Palembang, Kamis (18/6/2026).

Rakerda tahun ini mengusung tema “Mendorong Profesionalisme Profesi Satuan Pengamanan yang Memiliki Kompetensi” sebagai upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia satuan pengamanan (satpam) dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks.

Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Sumsel Kombes Pol Hari Purnomo, S.I.K., S.H., M.H., M.Han., Ketua Umum BPD ABUJAPI Sumsel H. Hairil Anwar Moerni, S.E., jajaran pengurus ABUJAPI, pimpinan Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP), serta para peserta dari berbagai perusahaan jasa pengamanan di Sumatera Selatan.

Dalam sambutannya, Kombes Pol Hari Purnomo mengapresiasi tema yang diangkat dalam Rakerda tersebut.

 

Menurutnya, perkembangan situasi keamanan saat ini menuntut satpam untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme.

“Temanya sangat luar biasa. Tantangan yang dihadapi satuan pengamanan saat ini semakin kompleks. Karena itu, solusinya adalah meningkatkan kompetensi. Kami berharap melalui Rakerda ini lahir berbagai gagasan dan ide untuk meningkatkan kualitas satpam di Sumatera Selatan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Polda Sumsel mendukung penuh langkah ABUJAPI dalam mewujudkan satpam yang kompeten dan profesional. Menurutnya, pembinaan melalui pendidikan, pelatihan, penyegaran kemampuan, serta peningkatan wawasan harus terus dilakukan agar satpam mampu memberikan pelayanan keamanan yang optimal kepada masyarakat dan lingkungan kerjanya.

“Kami berharap para pimpinan BUJP terus memberikan pembinaan dan pelatihan kepada anggota satpam sehingga mampu menjawab berbagai tantangan keamanan di masa depan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum BPD ABUJAPI Sumsel H. Hairil Anwar Moerni mengatakan pihaknya berkomitmen mendorong profesi satpam agar semakin profesional dan memiliki posisi strategis dalam mendukung keamanan nasional.

“Satpam adalah mitra strategis Polri. Karena itu kami terus mendorong agar profesi satpam naik kelas, memiliki kompetensi yang memadai dan mampu menjalankan tugasnya secara profesional,” katanya.

Hairil menjelaskan bahwa sesuai regulasi yang berlaku, satpam merupakan bentuk pengemban fungsi kepolisian terbatas di lingkungan kerja masing-masing. Oleh karena itu, setiap anggota satpam harus menjadi teladan dalam ketaatan hukum, disiplin, dan etika profesi.

“Satpam harus menjadi contoh yang baik di lingkungan kerjanya. Tidak boleh melanggar hukum dan harus mampu memberikan pelayanan yang humanis serta profesional,” tegasnya.

Selain peningkatan kompetensi teknis, ABUJAPI juga mengingatkan para satpam agar bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, khususnya melalui media sosial. Komunikasi yang intensif antara perusahaan dan anggota juga terus didorong untuk menjaga kualitas pelayanan dan profesionalisme personel.

Dalam Rakerda tersebut, peserta juga membahas sejumlah isu strategis yang berkaitan dengan dunia usaha jasa pengamanan, di antaranya kebijakan perpajakan, program BPJS Ketenagakerjaan, serta pemahaman terhadap regulasi terbaru termasuk perubahan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

“Kami ingin anggota memahami berbagai kebijakan yang berkaitan dengan pekerjaan mereka sehingga dapat bekerja secara profesional dan sesuai aturan. Target akhirnya adalah perusahaan berkembang, anggota disiplin, kompeten, dan semakin sejahtera,” ujar Hairil.

Wakil Ketua Umum ABUJAPI Sumsel, Sunardi, menambahkan bahwa Rakerda 2026 juga menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi terkait seperti Dinas Tenaga Kerja, BPJS Ketenagakerjaan, dan organisasi profesi yang relevan dengan aktivitas jasa pengamanan.

Menurutnya, forum tersebut menjadi wadah strategis bagi para pelaku usaha jasa pengamanan untuk menyusun program kerja, meningkatkan kualitas rekrutmen tenaga satpam, serta memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Melalui Rakerda ini, kami berharap seluruh anggota ABUJAPI dapat semakin solid dan mampu menghadirkan layanan jasa pengamanan yang profesional, kompeten, serta sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan masyarakat,” pungkasnya.

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stabilitas Sektor Keuangan di Wilayah Sumbagsel Terjaga Dalam Mendukung Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi

    Stabilitas Sektor Keuangan di Wilayah Sumbagsel Terjaga Dalam Mendukung Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi

    • visibility 183
    • 0Komentar

    Palembang – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan menyatakan kinerja Industri Jasa Keuangan (IJK) di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) yang terdiri dari Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Provinsi Jambi, ProvinsiLampung, dan Provinsi Bengkulu tahun 2025 masih cukupterjaga dan stabil. Hal tersebut terlihat dari kinerja sektor jasa keuanganSumbagsel, baik dari pertumbuhan sektor […]

  • Sahroni Belum Mau Pulang, Ungkap Alasan Soal Keamanan Diri dan Keluarga

    Sahroni Belum Mau Pulang, Ungkap Alasan Soal Keamanan Diri dan Keluarga

    • visibility 219
    • 0Komentar

    Mantan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, menggegerkan publik lewat unggahan di akun media sosial X. Politikus yang dijuluki “Crazy Rich Tanjung Priok” itu menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh rakyat Indonesia sekaligus menegaskan bahwa ia tidak bisa kembali ke Tanah Air dalam waktu dekat. Keputusan Sahroni untuk tetap berada di luar negeri sontak […]

  • Menjemput Keajaiban di Sela Doa: Kisah Marbot Masjid dan Jalan Tak Terduga Menuju Baitullah Bersama Adira Finance

    Menjemput Keajaiban di Sela Doa: Kisah Marbot Masjid dan Jalan Tak Terduga Menuju Baitullah Bersama Adira Finance

    • visibility 94
    • 0Komentar

    Jakarta – Bagi banyak orang, perjalanan ke Tanah Suci seringkali dianggap sebagai “mimpi besar” yang membutuhkan perencanaan bertahun-tahun. Namun, bagi Bapak Feri Jaenudin, seorang Marbot Masjid di Jakarta, kesempatan itu justru datang dari kedisiplinan sederhana dalam kesehariannya. Di sela tugas mulianya menjaga rumah ibadah, sebuah kejutan manis datang menghampiri: ia terpilih menjadi pemenang dan berangkat […]

  • Operasi Patuh Musi 2026 Siap Digelar, Polda Sumsel Perkuat Strategi Menekan Pelanggaran dan Fatalitas Kecelakaan

    Operasi Patuh Musi 2026 Siap Digelar, Polda Sumsel Perkuat Strategi Menekan Pelanggaran dan Fatalitas Kecelakaan

    • visibility 70
    • 0Komentar

    Palembang — Polda Sumatera Selatan mematangkan seluruh aspek kesiapan pelaksanaan Operasi Patuh Musi 2026 melalui kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpraops) yang digelar di Ruang Rapat Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel, Jumat, 5 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh personel memahami pola bertindak, sasaran operasi, serta strategi pengamanan lalu lintas yang akan […]

  • Taiwan Berikan Bantuan Tunai Rp 55 Juta untuk Setiap Bayi Lahir

    Taiwan Berikan Bantuan Tunai Rp 55 Juta untuk Setiap Bayi Lahir

    • visibility 239
    • 0Komentar

    TAIPEI — Pemerintah Taiwan mengambil langkah drastis untuk mengatasi masalah populasi yang kian menua dan angka kelahiran yang sangat rendah. Pada Kamis lalu, kabinet Taiwan resmi menyetujui program bantuan tunai standar bagi setiap keluarga yang memiliki bayi. Bantuan ini dirancang sebagai insentif untuk mendorong pasangan muda agar mau memiliki anak. Setiap bayi yang lahir akan […]

  • Jaksa Tuntut Mati, Hakim PN Palembang Hanya Jatuhkan Vonis 3 Tahun Terdakwa Wahyun

    Jaksa Tuntut Mati, Hakim PN Palembang Hanya Jatuhkan Vonis 3 Tahun Terdakwa Wahyun

    • visibility 152
    • 0Komentar

    Palembang – Majelis Hakim PN Palembang bacakan vonis terhadap terdakwa Wahyu Saputro yang dituntut mati JPU, dalam kasus penelantaran istri selama tiga bulan hingga tewas dengan hanya memberi hukuman penjara selama tiga tahun, Kamis (20/11/2025) ‎Dalam sidang putusan yang dibacakan oleh Hakim Chandra Gautama SH MH,  memutuskan hanya menjatuhkan pidana 3 tahun penjara kepada terdakwa. […]

expand_less