Breaking News
light_mode
Trending Tags

Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-80 di Griya Agung

  • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
  • visibility 191
  • comment 0 komentar

Palembang- Minggu, 17 Agustus 2025 menjadi momen bersejarah bagi Provinsi Sumatera Selatan. Dalam suasana khidmat, peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80 dipusatkan di halaman Griya Agung Palembang. Ratusan tamu undangan, mulai dari jajaran pejabat pemerintah, tokoh masyarakat, hingga perwakilan pelajar dan veteran, berkumpul sejak pagi untuk mengikuti upacara yang sakral ini.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) adalah Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, M.M. Dengan gagah dan penuh wibawa, beliau memimpin jalannya upacara dari awal hingga akhir. Seluruh peserta upacara tampak mengenakan pakaian terbaik mereka, menciptakan pemandangan yang megah dan penuh rasa nasionalisme.

Tepat pukul 10.00 WIB, upacara dimulai dengan detik-detik proklamasi yang ditandai dengan bunyi sirine. Kemudian, dilanjutkan dengan momen puncak yang paling dinantikan, yaitu pengibaran bendera Merah Putih. Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Sumatera Selatan yang telah dilatih dengan keras, melangkah tegap dan kompak menuju tiang bendera. Dengan gerakan yang sempurna, mereka berhasil menaikkan sang saka Merah Putih hingga puncaknya, diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dinyanyikan dengan penuh semangat oleh seluruh peserta upacara.

Setelah bendera berkibar gagah di langit Palembang, acara dilanjutkan dengan pembacaan teks Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Tugas mulia ini dipercayakan kepada Ketua DPRD Provinsi Sumsel, Andie Dinialdie, S.E., M.M. Suaranya yang lantang dan jelas membacakan setiap pasal dan ayat, mengingatkan kembali seluruh hadirin akan landasan konstitusi negara yang kokoh.

Peringatan HUT ke-80 RI di Griya Agung tahun ini bukan hanya sekadar upacara seremonial. Lebih dari itu, upacara ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat Sumatera Selatan akan perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan. Semangat persatuan, kerja keras, dan dedikasi yang dicontohkan para pendahulu diharapkan dapat terus membakar semangat generasi penerus untuk membangun Sumatera Selatan yang lebih maju dan sejahtera.

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerak Cepat Personel Gabungan, Jenazah Pelajar yang Tenggelam di OKU Timur Berhasil Dievakuasi

    Gerak Cepat Personel Gabungan, Jenazah Pelajar yang Tenggelam di OKU Timur Berhasil Dievakuasi

    • visibility 51
    • 0Komentar

    Martapura — Polda Sumatera Selatan melalui jajaran Polres OKU Timur dan Polsek Martapura memastikan penanganan cepat dan humanis dalam peristiwa tenggelamnya seorang pelajar di Sungai Komering. Setelah upaya pencarian intensif selama tiga hari, jenazah korban berinisial A (13), siswi SMPN 2 Desa Kota Baru, akhirnya berhasil ditemukan pada Kamis pagi, 23 April 2026. Kapolsek Martapura, […]

  • Jelang Mudik Nasional, Kapolda Sumsel Tinjau Langsung Tol Kapal Betung

    Jelang Mudik Nasional, Kapolda Sumsel Tinjau Langsung Tol Kapal Betung

    • visibility 88
    • 0Komentar

    Palembang — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. turun langsung meninjau jalur Tol Kapal Betung untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan pengamanan arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Sumatera Selatan. Peninjauan yang dilakukan pada Selasa pagi tersebut menjadi bagian dari langkah awal persiapan Operasi Ketupat 2026, yang bertujuan menjamin kelancaran dan […]

  • Maulana dan Muhzen Terbukti Halangi Penyidikan Korupsi DPMD Muba, Divonis 3 Tahun

    Maulana dan Muhzen Terbukti Halangi Penyidikan Korupsi DPMD Muba, Divonis 3 Tahun

    • visibility 148
    • 0Komentar

    Palembang – Terbukti dalam perkara Obstruction of Justice terkait kasus korupsi kegiatan Pembuatan dan Pengelolaan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa pada Dinas DPMD Muba tahun 2019–2023. Dua terdakwa Maulana dan Muhzen masing – masing divonis 3 tahun penjara dan denda Rp150 juta subsider 1 bulan kurungan. Putusan tersebut dibacakan langsung oleh majelis hakim yang […]

  • Kapolda Sumsel dan BP3MI Perkuat Sinergi Lindungi Pekerja Migran Indonesia dari TPPO

    Kapolda Sumsel dan BP3MI Perkuat Sinergi Lindungi Pekerja Migran Indonesia dari TPPO

    • visibility 41
    • 0Komentar

    Palembang — Polda Sumatera Selatan memperkuat komitmen mendukung program prioritas nasional di bidang perlindungan pekerja migran melalui penguatan sinergi dengan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Selatan. Langkah ini menjadi bagian penting dalam upaya negara memberikan perlindungan menyeluruh kepada para pekerja migran Indonesia yang selama ini berkontribusi sebagai pahlawan devisa bangsa. Komitmen tersebut […]

  • Gubernur Herman Deru: Rekonstruksi Jembatan Muara Lawai Bukti Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

    Gubernur Herman Deru: Rekonstruksi Jembatan Muara Lawai Bukti Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

    • visibility 174
    • 0Komentar

    Lahat – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) @hermanderu67 menegaskan bahwa pembangunan kembali Jembatan Muara Lawai di Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah dan dunia usaha. Hal ini disampaikannya saat menghadiri penandatanganan berita acara kesepakatan rekonstruksi jembatan tersebut, Sabtu (30/8/2025). Menurut Herman Deru, respons cepat Asosiasi Pertambangan Batubara Sumsel patut diapresiasi karena […]

  • KPK Menduga Ada Permainan Dalam Alokasi Kuota Haji, Begini Modusnya

    KPK Menduga Ada Permainan Dalam Alokasi Kuota Haji, Begini Modusnya

    • visibility 217
    • 0Komentar

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar dugaan modus korupsi dalam kasus kuota haji khusus tahun 2023-2024 di Kementerian Agama. KPK menduga ada permainan dalam alokasi kuota haji. Salah satu modusnya adalah dengan memberikan waktu pelunasan yang sangat singkat, hanya 5 hari kerja, bagi calon jemaah yang sudah mengantri lama. Waktu yang mepet ini disinyalir sengaja dibuat […]

expand_less