Breaking News
light_mode
Trending Tags

Jepang di Ambang Kepunahan? Angka Kelahiran Anjlok ke Titik Terendah

  • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
  • visibility 118
  • comment 0 komentar

TOKYO — Jepang tengah menghadapi krisis populasi yang kian mengkhawatirkan. Angka kelahiran di negara itu terus merosot hingga mencapai titik terendah sepanjang sejarah, memicu peringatan serius dari para ahli bahwa masa depan negara matahari terbit itu berada di ujung tanduk.

Profesor Hiroshi Yoshuda dari Universitas Tohoku, melalui analisisnya terhadap data resmi Biro Statistik Jepang, melontarkan sebuah prediksi yang mengejutkan.

Ia memperingatkan bahwa jika tren penurunan ini tidak segera dibalik, Jepang berpotensi mengalami kepunahan.

“Dengan laju penurunan saat ini, pada tahun 2720, jumlah anak berusia di bawah 14 tahun di Jepang mungkin hanya akan tersisa satu orang,” ungkapnya beberapa waktu lalu.

Proyeksi ini bahkan lebih suram dari perhitungan sebelumnya, menunjukkan laju penurunan populasi anak yang semakin cepat. Data terbaru dari Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang menegaskan kondisi genting ini.

Pada tahun 2023, angka kelahiran turun ke rekor terendah 1,20 per wanita, jauh di bawah tingkat yang dibutuhkan untuk menjaga stabilitas populasi. Kondisi di ibu kota Tokyo bahkan lebih parah, dengan angka kelahiran anjlok di bawah satu.

Kondisi ini tidak menunjukkan perbaikan di tahun 2024. Selama paruh pertama tahun ini, hanya tercatat 350.074 kelahiran, anjlok 5,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dan menjadi angka terendah sejak data mulai dikumpulkan pada tahun 1969.

Penyebab dari krisis ini kompleks, namun para ahli mengaitkannya dengan semakin sedikitnya jumlah pernikahan dan meningkatnya tren masyarakat Jepang yang memilih untuk melajang.

Menanggapi krisis ini, pemerintah Jepang telah meluncurkan serangkaian kebijakan, mulai dari subsidi perumahan, perluasan fasilitas penitipan anak, hingga meluncurkan aplikasi kencan untuk mendorong pernikahan. Namun, efektivitas langkah-langkah ini masih dipertanyakan. Bahkan, kekhawatiran ini menarik perhatian global, termasuk dari pengusaha teknologi terkemuka Elon Musk, yang menilai Jepang perlu mengambil “langkah radikal” untuk menghindari ancaman kepunahan.

Pertanyaannya kini, mampukah pemerintah Jepang menemukan solusi yang tepat dan efektif untuk membalikkan tren demografi yang mengancam eksistensi bangsa ini?

  • Penulis: Palembanglipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Istana Buka Suara Soal Pengemudi Ojol Dilindas Barakuda Saat Demo

    Istana Buka Suara Soal Pengemudi Ojol Dilindas Barakuda Saat Demo

    • visibility 112
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pihak Istana angkat bicara terkait insiden yang melibatkan seorang pengemudi ojek online (ojol) yang terlindas mobil barakuda saat aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta. Kejadian yang videonya viral di media sosial tersebut menuai banyak kecaman dari warganet. Juru Bicara Kepresidenan, Andri Syahputra, dalam konferensi persnya menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden tersebut. […]

  • Gubernur Herman Deru Ajak Semua Pihak Bangun Kesadaran Kolektif Kurangi Polusi Plastik

    Gubernur Herman Deru Ajak Semua Pihak Bangun Kesadaran Kolektif Kurangi Polusi Plastik

    • visibility 50
    • 0Komentar

    Palembang – Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru menekankan bahwa upaya menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi polusi plastik memerlukan komitmen bersama dari pemerintah daerah, lembaga, sektor swasta, hingga masyarakat. Hal tersebut ia sampaikan pada acara Penyerahan Penghargaan Bidang Lingkungan Hidup Tingkat Provinsi Sumsel dalam rangka Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLHS) Tahun 2025 yang […]

  • Adu Pintar Penuh Tegang di Final SiCheCo 2025 Palembang

    Adu Pintar Penuh Tegang di Final SiCheCo 2025 Palembang

    • visibility 85
    • 0Komentar

    Palembang – Lima tim pelajar tingkat SLTA saling adu kepintaran dalam babak final Cerdas Cermat dan Olimpiade yang menjadi puncak acara Sriwijaya Chemical Engineering Competition (SiCheCo) 2025. Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Teknik Kimia (IMATEK) Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya di Gedung Dinas Pendidikan Kota Palembang pada hari Sabtu (27/9/25). Ajang final berlangsung tegang, […]

  • Kejati Sumsel Tetapkan 6 Tersangka Kasus Mega Korupsi Kredit Bank BUMN, Kerugian Negara Capai Rp 1,183 Triliun

    Kejati Sumsel Tetapkan 6 Tersangka Kasus Mega Korupsi Kredit Bank BUMN, Kerugian Negara Capai Rp 1,183 Triliun

    • visibility 95
    • 0Komentar

    Kejati Sumsel Tetapkan 6 Tersangka Kasus Mega Korupsi Kredit Bank BUMN, Kerugian Negara Capai Rp 1,183 Triliun PALEMBANG, — Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan (Sumsel) kembali mengungkap kasus dugaan tindak pidana korupsi skala besar yang melibatkan pemberian fasilitas pinjaman atau kredit dari salah satu bank plat merah kepada dua perusahaan, yakni PT BSS […]

  • Polisi Amankan Empat Orang Pembawa Sajam dan Bom Molotov di Demo DPRD Sumsel

    Polisi Amankan Empat Orang Pembawa Sajam dan Bom Molotov di Demo DPRD Sumsel

    • visibility 132
    • 0Komentar

    Aparat gabungan Polda Sumatera Selatan dan Polrestabes Palembang berhasil mencegah potensi aksi anarkis saat unjuk rasa di depan Kantor DPRD Provinsi Sumsel, Senin (1/9/2025). Empat orang yang menyusup di antara mahasiswa diamankan setelah kedapatan membawa senjata tajam dan bom molotov. Menurut Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, keempat pelaku berinisial FSJ (16), […]

  • Tak Hanya Riau dengan Pacu Jalur, Palembang Punya “Bidar” yang Tak Kalah Meriah

    Tak Hanya Riau dengan Pacu Jalur, Palembang Punya “Bidar” yang Tak Kalah Meriah

    • visibility 91
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Ketika mendengar kata “Pacu Jalur,” ingatan kita langsung tertuju pada perhelatan budaya yang megah di Riau. Namun, jangan salah, Palembang juga memiliki tradisi lomba perahu dayung yang tak kalah meriah dan sarat makna, yaitu “Bidar”. Bidar merupakan lomba perahu tradisional yang menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan hari-hari besar di Palembang, seperti Hari […]

expand_less
Skip to toolbar