Breaking News
light_mode
Trending Tags

Jepang di Ambang Kepunahan? Angka Kelahiran Anjlok ke Titik Terendah

  • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
  • visibility 255
  • comment 0 komentar

TOKYO — Jepang tengah menghadapi krisis populasi yang kian mengkhawatirkan. Angka kelahiran di negara itu terus merosot hingga mencapai titik terendah sepanjang sejarah, memicu peringatan serius dari para ahli bahwa masa depan negara matahari terbit itu berada di ujung tanduk.

Profesor Hiroshi Yoshuda dari Universitas Tohoku, melalui analisisnya terhadap data resmi Biro Statistik Jepang, melontarkan sebuah prediksi yang mengejutkan.

Ia memperingatkan bahwa jika tren penurunan ini tidak segera dibalik, Jepang berpotensi mengalami kepunahan.

“Dengan laju penurunan saat ini, pada tahun 2720, jumlah anak berusia di bawah 14 tahun di Jepang mungkin hanya akan tersisa satu orang,” ungkapnya beberapa waktu lalu.

Proyeksi ini bahkan lebih suram dari perhitungan sebelumnya, menunjukkan laju penurunan populasi anak yang semakin cepat. Data terbaru dari Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang menegaskan kondisi genting ini.

Pada tahun 2023, angka kelahiran turun ke rekor terendah 1,20 per wanita, jauh di bawah tingkat yang dibutuhkan untuk menjaga stabilitas populasi. Kondisi di ibu kota Tokyo bahkan lebih parah, dengan angka kelahiran anjlok di bawah satu.

Kondisi ini tidak menunjukkan perbaikan di tahun 2024. Selama paruh pertama tahun ini, hanya tercatat 350.074 kelahiran, anjlok 5,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dan menjadi angka terendah sejak data mulai dikumpulkan pada tahun 1969.

Penyebab dari krisis ini kompleks, namun para ahli mengaitkannya dengan semakin sedikitnya jumlah pernikahan dan meningkatnya tren masyarakat Jepang yang memilih untuk melajang.

Menanggapi krisis ini, pemerintah Jepang telah meluncurkan serangkaian kebijakan, mulai dari subsidi perumahan, perluasan fasilitas penitipan anak, hingga meluncurkan aplikasi kencan untuk mendorong pernikahan. Namun, efektivitas langkah-langkah ini masih dipertanyakan. Bahkan, kekhawatiran ini menarik perhatian global, termasuk dari pengusaha teknologi terkemuka Elon Musk, yang menilai Jepang perlu mengambil “langkah radikal” untuk menghindari ancaman kepunahan.

Pertanyaannya kini, mampukah pemerintah Jepang menemukan solusi yang tepat dan efektif untuk membalikkan tren demografi yang mengancam eksistensi bangsa ini?

  • Penulis: Palembanglipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waduh! Habiskan Dana Rp500 Juta dari ATM Majikan, Eks Sopir Dijatuhi 4 Tahun Penjara

    Waduh! Habiskan Dana Rp500 Juta dari ATM Majikan, Eks Sopir Dijatuhi 4 Tahun Penjara

    • visibility 180
    • 0Komentar

    Palembang – Dua terdakwa kasus pencurian uang milik majikan melalui kartu ATM atas nama korban Norma Siregar, yakni Bayu Ardiansyah dan rekannya, Yogi Esmemet, akhirnya menerima vonis majelis hakim dengan hukuman berbeda. Dalam putusan tersebut, Yogi dijatuhi hukuman 1 tahun 6 bulan penjara, sedangkan Bayu divonis lebih berat, yakni 4 tahun penjara. Amar putusan dibacakan […]

  • Polda Sumatera Selatan Bersama Perum Bulog Siap Amankan Pasokan dan Stabilitas Harga Pangan

    Polda Sumatera Selatan Bersama Perum Bulog Siap Amankan Pasokan dan Stabilitas Harga Pangan

    • visibility 67
    • 0Komentar

    Palembang – Polda Sumatera Selatan memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui penguatan sinergi strategis bersama Perum Bulog Divisi Regional Sumatera Selatan dan Bangka Belitung. Langkah ini dilakukan guna memastikan stabilitas pasokan, kelancaran distribusi, serta keterjangkauan harga bahan pangan pokok bagi masyarakat di wilayah Sumatera Selatan. Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, […]

  • Perumda Tirta Musi Berkomitmen Tingkatkan Layanan, Targetkan Cakupan Air Bersih 100 Persen

    Perumda Tirta Musi Berkomitmen Tingkatkan Layanan, Targetkan Cakupan Air Bersih 100 Persen

    • visibility 80
    • 0Komentar

    Palembang – Direktur Utama Perumda Tirta Musi, Ir. Teddy Andrian, ST., IPM, ASEAN Eng, menjalin silaturahmi dengan awak media pada Jumat (10/4/2026) di Gedung Graha Tirta Musi, Kantor Pusat Perumda Tirta Musi Palembang. Dalam kesempatan tersebut, Teddy menegaskan komitmen Perumda Tirta Musi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat Kota Palembang. “Kami akan […]

  • Operasi Gabungan Ditreskrimsus Polda Sumsel Hentikan Dua Kapal Pengangkut Solar Ilegal di Banyuasin, 82.000 KL BBM Diamankan

    Operasi Gabungan Ditreskrimsus Polda Sumsel Hentikan Dua Kapal Pengangkut Solar Ilegal di Banyuasin, 82.000 KL BBM Diamankan

    • visibility 87
    • 0Komentar

    Banyuasin — Polda Sumatera Selatan melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) berhasil mengungkap praktik distribusi bahan bakar minyak (BBM) ilegal dalam skala besar melalui operasi gabungan lintas satuan di wilayah perairan Kabupaten Banyuasin. Dalam operasi yang digelar pada Rabu malam, 22 April 2026, sekitar pukul 22.45 WIB, petugas mengamankan dua kapal bermuatan total 82.000 kiloliter […]

  • Dua Tersangka Kasus Jaksa Gadungan Diserahkan Kejati Sumsel ke Kejari OKI

    Dua Tersangka Kasus Jaksa Gadungan Diserahkan Kejati Sumsel ke Kejari OKI

    • visibility 178
    • 0Komentar

    Palembang – Tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) melaksanakan tahap II atau penyerahan tersangka dan barang bukti dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) berperan sebagai “jaksa gadungan”. Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Vanny Yulia Eka Sari, S.H., M.H., mengatakan bahwa penyerahan dilakukan […]

  • Isu Air Galon untuk Mandi Guncang Citra Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana

    Isu Air Galon untuk Mandi Guncang Citra Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana

    • visibility 212
    • 0Komentar

    Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana kembali menjadi buah bibir. Kali ini, bukan karena prestasi, melainkan isu sepele namun mencolok: dugaan kebiasaan mandi menggunakan air galon saat kunjungan kerja. Kabar ini berawal dari curahan hati seorang staf Kementerian Pariwisata (Kemenpar) di media sosial yang di posting oleh akun @makassar_info. Staf yang tak ingin disebutkan namanya itu […]

expand_less