Breaking News
light_mode
Trending Tags

14 Tahun Krisis Air, Warga Kenten Raya Akhirnya Melawan

  • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
  • visibility 70
  • comment 0 komentar

Palembang – Krisis air bersih yang dialami warga Kenten Raya, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, selama lebih dari satu dekade akhirnya memicu perlawanan. Setelah bertahun-tahun menghadapi pelayanan yang dinilai buruk tanpa kepastian solusi, warga kini menempuh jalur hukum.

Melalui Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ganti Keadilan Sriwijaya, warga bersiap mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Palembang terhadap PDAM Tirta Betuah. Langkah ini diambil setelah somasi yang dilayangkan tidak mendapat respons yang memadai.

Direktur LBH Ganti Keadilan Sriwijaya, Sapriadi Syamsudin, menegaskan bahwa gugatan akan segera diajukan agar persoalan yang berlarut-larut ini mendapatkan kepastian hukum.

“Kami akan segera mengajukan gugatan ke PN Palembang agar persoalan ini tidak terus berlarut tanpa solusi,” ujar Sapriadi, Kamis (9/4/2026).

Ia menjelaskan, persoalan air bersih di wilayah Talang Kelapa telah berlangsung sejak 2012. Hingga kini, sebagian warga, khususnya di kawasan Kenten Raya, belum sepenuhnya merasakan layanan air bersih yang layak.

Somasi sebelumnya telah ditujukan kepada sejumlah pihak, antara lain Bupati Banyuasin, Direktur PDAM Tirta Betuah, Kejaksaan Negeri Banyuasin, serta Ketua DPRD Banyuasin. Warga mendesak adanya solusi konkret agar mereka dapat memperoleh akses air bersih yang layak konsumsi.

Di lapangan, kondisi yang dihadapi warga jauh dari ideal. Air hanya mengalir sekitar tiga kali dalam sebulan, dengan durasi terbatas, rata-rata sekitar tiga jam setiap kali mengalir. Selain itu, kualitas air kerap dikeluhkan karena keruh dan berbau.

“Sudah belasan tahun kami merasakan kondisi ini. Air tidak menentu, dan ketika mengalir pun sering tidak layak digunakan,” ujar perwakilan warga, Feriyadi Asri Munandar.

Hal senada disampaikan Dedison. Ia menilai kondisi tersebut sebagai bentuk ketidakadilan yang dialami masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar.

Menurut pihak PDAM, salah satu kendala utama adalah keterbatasan anggaran dari APBD Banyuasin. Untuk melakukan revitalisasi, dibutuhkan dana sekitar Rp35 miliar.

Namun, Sapriadi menilai alasan tersebut tidak sebanding dengan kebutuhan masyarakat.

“Banyuasin merupakan kabupaten besar dengan APBD yang cukup signifikan. Sangat disayangkan jika kebutuhan mendasar seperti air bersih tidak menjadi prioritas,” katanya.

Jika pemerintah daerah tidak mampu memenuhi kebutuhan anggaran tersebut, pihaknya mendorong pemerintah pusat melalui kementerian terkait serta Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk turut memberikan dukungan.

“Air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat. Ini harus menjadi prioritas, bukan dikesampingkan,” ujarnya.

Krisis yang tak kunjung terselesaikan ini bahkan memunculkan kekecewaan mendalam di tengah warga. Muncul wacana di masyarakat Kenten Raya untuk memisahkan diri dari Kabupaten Banyuasin jika kondisi tersebut terus berlanjut tanpa solusi nyata.

Bagi warga, langkah hukum yang ditempuh bukan sekadar gugatan, melainkan bentuk perjuangan panjang untuk mendapatkan hak dasar yang selama ini terabaikan—akses terhadap air bersih yang layak dan berkelanjutan.

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN UPT Palembang Terima 16 Sertifikat HGB Tanah Tapak Tower dari BPN

    PLN UPT Palembang Terima 16 Sertifikat HGB Tanah Tapak Tower dari BPN

    • visibility 18
    • 0Komentar

    Palembang – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Palembang menerima 16 Sertipikat Hak Guna Bangunan (HGB) tanah tapak tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) dari Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Palembang, Selasa (4/8). Penyerahan sertipikat tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat kepastian hukum sekaligus pengamanan aset strategis ketenagalistrikan yang dikelola PLN.   Sertipikasi […]

  • Larangan Seremonial Mewah: Mendagri Perintahkan Kepala Daerah Hidup Sederhana

    Larangan Seremonial Mewah: Mendagri Perintahkan Kepala Daerah Hidup Sederhana

    • visibility 189
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, menginstruksikan seluruh kepala daerah dan jajarannya untuk menunda semua kegiatan seremonial yang dianggap menghabiskan anggaran dan tidak bermanfaat bagi masyarakat. Perintah ini dikeluarkan untuk menjaga perasaan dan kepercayaan publik di tengah program efisiensi yang digencarkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurut Tito, menggelar acara seremonial yang hanya bersifat […]

  • Resmi: Soeharto Dapat Gelar Pahlawan Nasional! Prabowo Umumkan Bersama 9 Tokoh Lain Besok

    Resmi: Soeharto Dapat Gelar Pahlawan Nasional! Prabowo Umumkan Bersama 9 Tokoh Lain Besok

    • visibility 154
    • 0Komentar

    JAKARTA – Keputusan besar menjelang Hari Pahlawan. Pemerintah Republik Indonesia dipastikan akan menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto. Pengumuman resmi ini akan disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin, 10 November 2025, bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional. Mengutip Kompas.com, Kabar ini dibenarkan oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, pada Minggu (9/11/2025). […]

  • Sultan Muda Jelajah Wisata: OJK Dorong Kolaborasi Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Sektor Jasa Keuangan

    Sultan Muda Jelajah Wisata: OJK Dorong Kolaborasi Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Sektor Jasa Keuangan

    • visibility 65
    • 0Komentar

    Palembang  — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan bersama Pemerintah ProvinsiSumatera Selatan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisatamenyelenggarakan kegiatan Sultan Muda Jelajah Wisata yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Familiarization TripKedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, media dan travel agent Malaysia. Kegiatan yang dilaksanakandi Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan ini bertujuanmemperkenalkan potensi pariwisata, ekonomi […]

  • PLN UID S2JB Perkuat Hubungan Industrial melalui Capacity Building Tim LKS Bipartit

    PLN UID S2JB Perkuat Hubungan Industrial melalui Capacity Building Tim LKS Bipartit

    • visibility 34
    • 0Komentar

    Palembang – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) terus memperkuat komitmen dalam membangun hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan produktif melalui kegiatan Capacity Building Tim LKS Bipartit yang digelar di Gedung Kantor Induk UID S2JB, Palembang, Selasa (19/5). Mengusung tema “Together We Thrive Stronger as One Team” atau […]

  • Sinergi PLN UID S2JB dan KIP Sumsel Perkuat Budaya Keterbukaan Informasi

    Sinergi PLN UID S2JB dan KIP Sumsel Perkuat Budaya Keterbukaan Informasi

    • visibility 47
    • 0Komentar

    Palembang – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) memperkuat sinergi bersama Komisi Informasi Provinsi Sumatera Selatan (KIP Sumsel) melalui pertemuan yang berlangsung di Kantor PLN UID S2JB, Senin (25/5). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendorong implementasi keterbukaan informasi publik yang transparan, profesional, dan sesuai regulasi. […]

expand_less