Breaking News
light_mode
Trending Tags

Lepas Ekspor Produk Kelapa, OJK Dorong Pengembangan Ekonomi Daerah di Sumsel

  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • visibility 31
  • comment 0 komentar

Palembang – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong peran sektor jasa keuangan untuk mendukung pengembangan ekonomi daerah (PED) berbasis komoditas unggulan.

Hal itu diwujudkan dalam pelepasan ekspor produk turunan kelapa dan komoditas lainnya yang dilakukan Wakil Ketua OJK Hernawan Bekti Sasongko bersama Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Anggota Komisi XI DPR RI Bertu Merlas di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan Palembang, Selasa. Peresmian pelepasan ekspor secara simbolik tersebut merupakan rangkaian Sultan Muda XporA 2026.

Pelepasan ekspor ini menjadi langkah nyata OJK dalam memperkuat peran pengusaha muda Sumatera Selatan untuk menembus pasar global melalui penguatan ekosistem keuangan inklusif dan sektor riil. Keberhasilan ini melanjutkan capaian program ekspor sebelumnya yaitu komoditas kelapa sawit dan kopi beberapa waktu lalu.

“Pada pelaksanaan kegiatan ini, kita tidak hanya bicara tentang ekspor dan pemberdayaan UMKM, akan tetapi juga mendorong peran daerah sebagai motor pertumbuhan Indonesia, salah satunya melalui Program Pengembangan Ekonomi Daerah,” kata Hernawan.

Menurutnya, program OJK Pengembangan Ekonomi Daerah sejalan dengan berbagai program prioritas pemerintah termasuk mendorong kedaulatan pangan. Program ini akan terus didorong untuk berkembang secara berkelanjutan dengan memperluas cakupan wilayah dan meningkatkan variasi obyek unggulan sesuai dengan karakteristik daerah.

OJK juga mengapresiasi kolaborasi dan sinergi yang terjalin antara OJK, Pemda dan seluruh stakeholders yang ada di Sumatera Selatan, sehingga program ini dapat terlaksana.

Kepala OJK Provinsi Sumsel Arifin Susanto mengatakan, pada tahap awal komoditas kelapa dan produk turunannya dimaksud akan diekspor ke Cina, Taiwan, dan Perancis, meliputi coconut shell charcoal sebanyak 46 ton dan coconut chips sebanyak 25 ton.

Selain itu, dilakukan pula ekspor lada hitam sebanyak 500 kilogram dan produk olahan kerupuk sebanyak 21 ton, dengan nilai mencapai Rp1,6 miliar. Capaian mencerminkan peningkatan daya saing keunggulan daerah melalui pendekatan pembinaan berkelanjutan, hilirisasi dan integrasi akses sektor jasa keuangan.

Melalui kerja sama yang terintegrasi dalam pengembangan potensi unggulan daerah, penguatan sektor riil terus dilakukan secara konsisten yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi, kualitas hasil, serta memperluas akses pasar dari produk yang dihasilkan.Upaya ini juga membuka peluang yang lebih besar dalam memanfaatkan berbagai layanan dan produk dari sektor jasa keuangan. Sektor jasa keuangan berperan aktif dengan menyediakan berbagai skema pembiayaan yang mendukung seluruh proses usaha, mulai dari tahap produksi, pengolahan, hingga pemasaran ke pasar internasional, seperti pembiayaan perdagangan (trade finance) dan Letter of Credit (L/C). Selain itu, tersedia juga perlindungan terhadap risiko usaha melalui layanan asuransi.

Dukung Program OJK

Sementara itu, Herman Deru pun menyambut baik program Pengembangan Ekonomi Daerah yang dilakukan OJK di Sumatera Selatan. Dukungan dari OJK, kementerian/lembaga, pelaku usaha jasa keuangan mampu mewujudkan Sultan Muda yang produktif, kreatif dan berdaya saing.

“Keberhasilan yang dicapai pada hari ini tidak terlepas dari dukungan seluruh pihak. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungannya. Kami berharap kolaborasi yang baik senantiasa dapat terjalin dan berkontribusi menghasilkan Sultan Muda baru di masa yang akan datang,” kata Herman.

Sedangkan Bertu Merlas mengatakan pengembangan ekonomi daerah membutuhkan dukungan kebijakan yang terintegrasi dan berkesinambungan agar program yang dijalankan bisa mendapatkan hasil yang optimal.

“Sumatera Selatan telah berhasil mencatatkan nilai ekspor yang lebih tinggi dari nilai impor, kami mengapresiasi pencapaian dimaksud. Kami sebagai Anggota DPR RI juga berkomitmen untuk menghasilkan kebijakan yang mendukung pemberdayaan perekonomian di daerah. Untuk menghasilkan kebijakan yang sesuai maka kami membutuhan masukan dari Bapak dan Ibu sekalian,” kata Bertu.

Kegiatan ini dilaksanakan secara luring dan dihadiri oleh 1.000 peserta yang berasal dari pengusaha muda, pemerintah daerah, lembaga jasa keuangan dan masyarakat umum.

Program Sultan Muda XporA 2026 merupakan bagian dari Program 100.000 Sultan Muda Sumatera Selatan yang digagas oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dengan berkolaborasi dengan OJK dan seluruh stakeholders lainnya. Program ini bertujuan untuk meningkatkan lapangan kerja, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industrikreatif dan melanjutkan pengembangan infrastruktur.

Dukungan nyata OJK juga terlihat dengan adanya Sultan Muda Sumsel Center (SMSC) di Gedung Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan. SMSC berfungsi sebagai pusat pelatihan, inkubasi, dan business connection hub yang menghubungkan antara pengusaha dengan jejaring bisnis, perluasan pasar, dan akses sektor jasa keuangan. Langkah ini diharapkan mampu melahirkan pengusaha muda yang berdaya saing serta siap menembus pasar ekspor.

Pada kesempatan yang sama dilakukan pula peresmian rebranding Logo Sultan Muda Sumatera Selatan sebagai momentum penegasan transformasi program gerakan strategis kewirausahaan muda, peresmian Sultan Muda HIPMI Card sebagai identitas dan penguatan akses kewirausahaan muda, peresmian Pusat Kolaborasi dan Akselerasi Ekonomi Daerah “Sumsel Maju Terus Untuk Semua” sebagai wadah sinergi antara pemerintah daerah, OJK, Bank Indonesia untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah dan 4) Pelaksanakan Rapat Koordinasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah(TPAKD) Provinsi Sumatera Selatan, untuk merumuskan ragam solusi yang nyata dibutuhkan meng-akselerasi akses keuangan, mewujudkan pengembangan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan di Sumatera Selatan.

Selain itu, secara simbolis dilakukan penyerahan pembiayaan komoditas unggulan sebesar Rp869.291.307.790 dan letter of credit export 209,723 USD oleh lima bank.

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesantren Ramadhan YBM PLN UID S2JB, Perkuat Karakter dan Cinta Al-Qur’an Generasi Muda

    Pesantren Ramadhan YBM PLN UID S2JB, Perkuat Karakter dan Cinta Al-Qur’an Generasi Muda

    • visibility 61
    • 0Komentar

    Palembang – Yayasan Baitul Maal PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (YBM UID S2JB) bersama Generasi Cahaya Pintar (GENCAR) menggelar Pesantren Ramadhan 1447 H di Masjid Nurul Ikhwan PLN UID S2JB, Minggu (1/3/2026). Kegiatan ini diikuti puluhan anak-anak binaan tingkat SD, SMP, hingga SMA dari keluarga prasejahtera yang merupakan penerima manfaat program […]

  • BEM SI Akan Gelar Aksi ‘Indonesia Cemas Jilid II’ Besok, Angkat 11 Tuntutan Kritis

    BEM SI Akan Gelar Aksi ‘Indonesia Cemas Jilid II’ Besok, Angkat 11 Tuntutan Kritis

    • visibility 156
    • 0Komentar

    Gelombang pergerakan mahasiswa dipastikan akan kembali mengepung Jakarta. Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) mengonfirmasi rencana aksi unjuk rasa besar-besaran yang akan digelar pada Selasa, 2 September 2025 besok. Aksi ini menjadi lanjutan dari gerakan ‘Indonesia (C)emas’ yang siap menyuarakan 11 tuntutan krusial kepada pemerintah. “Untuk wilayah Jakarta, karena melihat kondisi yang sangat […]

  • Deretan Dosa Pejabat yang Dicopot Bobby Nasution, Bukan Cuma Main HP

    Deretan Dosa Pejabat yang Dicopot Bobby Nasution, Bukan Cuma Main HP

    • visibility 167
    • 0Komentar

    MEDAN – Keputusan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, mencopot Herly Puji Mentari Latuperissa dari jabatannya sebagai Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM bukan hanya karena alasan sepele. Meski awalnya ramai diberitakan karena kedapatan bermain HP saat pengarahan gubernur, ternyata ada sederet pelanggaran serius yang menjadi dasar pencopotan tersebut. Dalam salinan surat keputusan yang beredar, Puji dijatuhi […]

  • Diduga Korsleting Listrik, Kebakaran Rumah di Payu Putat Sebabkan Tiga Korban Jiwa

    Diduga Korsleting Listrik, Kebakaran Rumah di Payu Putat Sebabkan Tiga Korban Jiwa

    • visibility 50
    • 0Komentar

    Prabumulih — Peristiwa kebakaran melanda sebuah rumah warga di Kelurahan Payu Putat, Kecamatan Prabumulih Barat, Kota Prabumulih, pada Kamis dinihari (19/3/2026) sekitar pukul 02.30 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan tiga orang penghuni rumah meninggal dunia. Rumah yang terbakar diketahui milik A.S. (50). Saat kejadian, para penghuni rumah sedang beristirahat. Tiga korban meninggal dunia masing-masing berinisial N.B.G. […]

  • Kepala Staf Presiden Ungkap Data Ribuan Siswa Keracunan Program MBG

    Kepala Staf Presiden Ungkap Data Ribuan Siswa Keracunan Program MBG

    • visibility 158
    • 0Komentar

    Kepala Staf Presiden (KSP), M Qodari, memaparkan data mengejutkan terkait insiden keracunan massal dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Berdasarkan laporan dari Badan Gizi Nasional (BGN), Kementerian Kesehatan, dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), tercatat lebih dari 5.000 siswa menjadi korban keracunan. Qodari menjelaskan ada empat faktor utama yang menjadi penyebab insiden ini: 1.Higienitas […]

  • KPK Sita Rp26,2 Miliar dan Aset Lain, Perkuat Bukti Korupsi Kuota Haji

    KPK Sita Rp26,2 Miliar dan Aset Lain, Perkuat Bukti Korupsi Kuota Haji

    • visibility 206
    • 0Komentar

    Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menunjukkan keseriusannya dalam mengusut kasus dugaan korupsi kuota haji 2023–2024 di Kementerian Agama. Dalam operasi terbarunya, KPK berhasil menyita sejumlah barang bukti penting dari berbagai pihak yang diduga terlibat. Menurut Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, barang bukti yang disita meliputi uang tunai sebesar 1,6 juta dolar AS atau setara […]

expand_less