Breaking News
light_mode
Trending Tags

Tak Ingin Kebaikan Berlalu Senyap, Anas Roiyan Abadikan Cerita Kampung Ngajee

  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • visibility 2
  • comment 0 komentar

Palembang – Bagi sebagian orang, Iduladha mungkin hanya identik dengan hari penyembelihan hewan kurban. Namun bagi Anas Roiyan, proses itu telah dimulai jauh sebelum gema takbir berkumandang.

Sebagai co-founder Kampung Ngajee, Anas terlibat hampir di setiap tahapan pelaksanaan kurban tahun ini. Mulai dari menyusun konsep, membuat ajakan berkurban, mendesain media promosi, berkomunikasi dengan para pekurban, mendokumentasikan kegiatan, hingga turun langsung membantu proses penyembelihan dan pendistribusian daging kepada masyarakat.

Baginya, kurban tahun ini bukan sekadar agenda tahunan. Lebih dari itu, ia melihatnya sebagai ikhtiar untuk membangun budaya kebaikan yang lebih terorganisir di tengah masyarakat.

“Kami ingin apa yang dilakukan di kampung ini bisa dikemas dengan baik dan diceritakan kepada orang lain. Bukan untuk mencari pujian, tetapi agar semakin banyak orang tahu bahwa ada sebuah kampung kecil yang sedang berusaha menumbuhkan semangat mengaji, gotong royong, dan berbagi,” ujarnya.

Menurut Anas, selama ini banyak kegiatan baik yang tumbuh secara alami di tengah masyarakat, tetapi sering kali berakhir tanpa jejak dokumentasi. Akibatnya, nilai dan inspirasi dari kegiatan tersebut hanya dirasakan oleh mereka yang hadir secara langsung.

Berangkat dari kegelisahan itu, tahun ini Kampung Ngajee mulai membangun dokumentasi yang lebih rapi. Mulai dari poster ajakan berkurban, publikasi media sosial, dokumentasi foto, hingga video kegiatan.

“Sayang sekali kalau kebaikan hanya selesai di tempat kejadian. Padahal kalau diceritakan dengan baik, bisa menginspirasi orang lain untuk ikut berbuat baik juga,” katanya.

Meski demikian, Anas tidak menutup mata terhadap berbagai kekurangan yang masih ditemukan selama pelaksanaan kurban tahun ini.

Menurutnya, masih banyak hal yang harus dievaluasi, mulai dari aspek perencanaan, teknis pelaksanaan, pendataan penerima manfaat, dokumentasi, hingga koordinasi di lapangan.

“Kami sadar pelaksanaan tahun ini masih jauh dari kata sempurna. Bahkan mungkin lebih banyak kurangnya daripada lebihnya. Ada hal-hal yang luput, ada yang belum tertata dengan baik, dan itu menjadi pekerjaan rumah kami untuk tahun depan,” tuturnya.

Di tengah segala keterbatasan dan kelelahan yang dirasakan panitia, ada satu momen yang paling membekas di benaknya.

Bukan ketika hewan kurban datang. Bukan pula saat proses penyembelihan berlangsung.

Melainkan ketika daging kurban mulai dibagikan kepada masyarakat.

“Yang paling membahagiakan justru ketika melihat warga tersenyum saat menerima daging kurban. Ada yang langsung mengucapkan syukur, ada yang datang bersama anak-anaknya, ada pula yang berkali-kali mengucapkan terima kasih. Di situ rasanya capek yang berhari-hari itu hilang,” katanya.

Pada hari pelaksanaan, Anas mengaku berpindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan lainnya. Membantu proses penyembelihan, menjemput daging bantuan, mengatur dokumentasi, hingga membuat konten publikasi kegiatan.

“Jujur, penat. Fisik capek, pikiran juga capek. Tapi ini jenis lelah yang menyenangkan, karena kita bisa melihat langsung manfaatnya dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Tahun ini Kampung Ngajee berhasil menghimpun 7 ekor kambing dan 2 ekor sapi, ditambah bantuan lebih dari 60 kantong daging sapi kurban yang kemudian didistribusikan kepada masyarakat sekitar.

Bagi Anas, capaian tersebut bukanlah garis akhir, melainkan langkah awal yang harus terus diperbaiki dan disempurnakan.

Ia berharap semakin banyak masyarakat yang mempercayakan kurbannya kepada Kampung Ngajee pada tahun-tahun mendatang, sehingga manfaat yang dirasakan warga bisa semakin luas.

“Kalau tahun ini masih ada warga yang belum kebagian, mudah-mudahan tahun depan bisa lebih banyak yang terjangkau. Itu yang sedang kami upayakan,” katanya.

Di akhir kegiatan, Anas mengaku semakin yakin bahwa sebuah kampung tidak akan tumbuh hanya karena bangunan yang berdiri di atasnya, melainkan karena hadirnya orang-orang yang mau bekerja bersama untuk menghadirkan manfaat bagi sesama.

“Kalau ada yang bertanya apa hasil terbesar dari kurban tahun ini, mungkin bukan jumlah kambing atau sapinya. Tapi tumbuhnya rasa kebersamaan, kepercayaan, dan harapan bahwa kampung ini bisa menjadi lebih baik dari tahun ke tahun,” pungkasnya.

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Empat Debt Collector Culik dan Bunuh Kepala Cabang Bank BUMN

    Empat Debt Collector Culik dan Bunuh Kepala Cabang Bank BUMN

    • visibility 156
    • 0Komentar

    Palembanglipp – Empat pelaku penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Pembantu (KCP) Bank BUMN, Mohamad Ilham Pradipta (37), ternyata sehari-hari bekerja sebagai debt collector. Fakta ini terungkap dari keterangan warga Johar Baru, Jakarta Pusat, tempat para pelaku tinggal selama dua bulan terakhir. Ketua RT setempat, Sella (43), mengaku terkejut saat mengetahui penangkapan yang dilakukan oleh pihak […]

  • Ayah dan Anak Dibekuk di Musi Rawas, 86,80 Gram Sabu Disita

    Ayah dan Anak Dibekuk di Musi Rawas, 86,80 Gram Sabu Disita

    • visibility 29
    • 0Komentar

    Musi Rawas – Polda Sumatera Selatan melalui Tim Tindak Elang Musi Satresnarkoba Polres Musi Rawas berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika dengan dimensi yang jarang terjadi, yakni keterlibatan hubungan keluarga dalam jaringan peredaran sabu. Dalam operasi pada Jumat malam, 24 April 2026, sekitar pukul 20.30 WIB di Desa Karya Mukti, Kecamatan Muara Kelingi, petugas terlebih dahulu […]

  • Viandra Siswi Kelas XI SMK Xaverius Palembang Tembus LKS Nasional Bidang Desain Grafis

    Viandra Siswi Kelas XI SMK Xaverius Palembang Tembus LKS Nasional Bidang Desain Grafis

    • visibility 10
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar asal Sumatera Selatan. Viandra Aura Muliawan, siswi kelas XI SMK Xaverius Palembang, berhasil meraih Juara 1 pada ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat Provinsi Sumatera Selatan untuk bidang Desain Grafis. Kemenangan tersebut mengantarkan Viandra mewakili Sumatera Selatan ke ajang LKS tingkat nasional dalam waktu dekat. Capaian ini sekaligus […]

  • Prestasi Membanggakan, Siswi Kembar SMK Xaverius Palembang Dominasi LKS Bidang Teknologi

    Prestasi Membanggakan, Siswi Kembar SMK Xaverius Palembang Dominasi LKS Bidang Teknologi

    • visibility 8
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar asal Sumatera Selatan. Dua saudari kembar, Elvina Firmansyah dan Elvira Firmansyah, siswi kelas XII SMK Xaverius Palembang, sukses meraih Juara 1 pada ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat Provinsi Sumatera Selatan 2026 dan dipastikan melaju ke tingkat nasional. Keberhasilan keduanya menjadi sorotan karena sama-sama menekuni bidang teknologi informasi […]

  • Sinergi Tanpa Batas: Kodim 0432/Basel dan Warga Kebut Jembatan Ranggung-Bedegung

    Sinergi Tanpa Batas: Kodim 0432/Basel dan Warga Kebut Jembatan Ranggung-Bedegung

    • visibility 24
    • 0Komentar

    Bangka Selatan – Semangat gotong royong terpancar kuat di lokasi pembangunan jembatan beton yang menghubungkan Desa Ranggung dan Desa Bedegung Kec Sungai Selatan dan Kec Pulau Liat 2 Kab Bangka Selatan, Pada Kamis 23/04/2026. Personel Kodim 0432/Bangka Selatan bersama masyarakat setempat bahu-membahu mempercepat akses transportasi antar-desa tersebut. Kerja sama yang solid ini menjadi bukti nyata […]

  • 42 Remaja Terduga Pelaku Perusakan Gedung DPRD Sumsel Ditahan dan Diperiksa Intensif

    42 Remaja Terduga Pelaku Perusakan Gedung DPRD Sumsel Ditahan dan Diperiksa Intensif

    • visibility 246
    • 0Komentar

    Palembang – Empat puluh dua remaja yang diduga kuat terlibat dalam serangkaian aksi anarkis di Kota Palembang kini berada di tangan pihak kepolisian. Mereka ditangkap atas dugaan keterlibatan dalam kasus pembakaran dan perusakan yang menargetkan Gedung DPRD Sumatera Selatan, Gedung Ditlantas Polda Sumsel, serta beberapa pos polisi di sekitarnya. Kerusakan signifikan pada fasilitas publik dan […]

expand_less