Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dari Perempuan untuk Perempuan, Stop 16.000 Sampah Beralihlah ke Pembalut Kain Ramah Lingkungan

  • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
  • visibility 31
  • comment 0 komentar

Palembang – Di tengah meningkatnya kesadaran akan isu lingkungan, Cindo Pads hadir sebagai alternatif, Inisiatif dan  inovatif sebagai pembalut wanita ramah lingkungan berbahan kain yang dapat dicuci ulang dan dipakai berkali-kali.

Cindo Pads, resmi diluncurkan sejak 30 April 2026 lalu, sebagai hasil kolaborasi antara Women Crisis Center (WCC) Palembang, Bank Sampah Kenanga, Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Sumsel, dan kelompok CU Jaya Bersama. Peluncuran ini menandai langkah penting dalam pemberdayaan perempuan dan pelestarian lingkungan di Sumatera Selatan.

Peluncuran ini menjadi langkah nyata pemberdayaan perempuan sekaligus upaya mengurangi limbah pembalut sekali pakai yang sulit terurai. Cindo-Pads merupakan pembalut kain yang dapat dicuci dan digunakan kembali, terbuat dari bahan lambut yang aman untuk kulit dan nyaman digunakan sehari-hari.

Dalam kolaborasi ini, masing-masing mitra memiliki peran yang saling melengkapi. WCC Palembang berperan sebagai inisiator dan pendamping pemberdayaan perempuan, Bank Sampah Kenanga mendorong gaya hidup minim sampah atau zero waste, HWDI Sumsel melibatkan perempuan disabilitas dalam kegiatan produktif, sementara Kelompok Perempuan Jaya Bersama menjadi wadah produksi dan pengembangan usaha kain.

Penanggung Jawab Cindo-Pads yang juga Dewan Pengurus WCC Palembang, Yeni Roslaini mengatakan pembalut kain Cindo-Pads ini merupakan inovasi yang lahir dari kebutuhan nyata perempuan dan merupakan alternatif yang lebih sehat serta minim risiko iritasi dibandingkan pembalut sekali pakai.

“Pembalut kain ini membantu menjaga area sensitif tetap kering, nyaman dan minim iritasi karena bebas bahan kimia berbahaya,” kata Yeni.

Ia juga mengingatkan pentingnya edukasi menstruasi sejak dini sebagai upaya menghilangkan stigma dan rasa malu, serta menjaga kesehatan tubuh perempuan.

“Peluncuran pembalut kain ini sebagai upaya kami agar perempuan hidup sehat, dan memilih berdaya secara ekonomi, berupaya agar bersama-sama mengadvokasi pemenuhan kesehatan reproduksi,” ujarnya saat konferensi pers di Swarna Dwipa Palembang, Kamis (7/5/2026).

Lanjutnya, ini merupakan edukasi dan sosialisasi juga dilakukan terus menerus, melalui dinas-dinas, kelompok-kelompok perempuan, sekolah-sekolah, termasuk ke teman-teman media.

“ Pembalut kain ini, sebagai produk yang lahir dari kebutuhan nyata perempuan. Produk ini lebih aman bagi tubuh, minim risiko iritasi, dan mencerminkan keberpihakan pada kesehatan perempuan,” bebernya.

Ditempat yang sama, Ketua Bank Sampah Kenanga Nyimas Eli Agustina menjelaskan bahwa pembalut kain berkontribusi besar dalam mengurangi sampah menstruasi yang sulit diurai. Ia menilai pembalut sekali pakai mengandung bahan kimia berbahaya dan memiliki dampak lingkungan jangka panjang.

“Limbah pembalut sekali pakai sulit diurai dan membahayakan lingkungan. Pembalut kain adalah solusinya,” kata Nyimas.

Menurutnya, produksi Cindo Pads juga membuka peluang ekonomi bagi penjahit lokal serta memperkuat usaha kecil dan menengah di Palembang.

“Selain lebih ramah lingkungan, mengurangi sampah pembalut sekali pakai, pembalut kain Cindo-Pads ini juga hemat biaya karena bisa digunakan berulang dan masa pakainya lama,” ujarnya.

Peluncuran Cindo Pads menjadi simbol nyata untuk mengajak masyarakat bersama-sama memulai langkah kecil dengan dampak besar bagi kesehatan perempuan dan kelestarian lingkungan.

Dengan semangat kolaborasi dan edukasi, Cindo-Pads hadir sebagai solusi ekonomis, sehat, dan ramah lingkungan yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. WCC Palembang dan mitra berharap inisiatif ini dapat terus berkembang dan menjadi gerakan perubahan positif di Indonesia.

Perwakilan dari Women Led Community Centre (WLCC), Yulis Mawati juga terlibat dalam produksi pembalut kain Cindo Pads ini.

“Sebelum diluncurkan dan dipasarkan, sudah dilakukan uji coba untuk menemukan bahan terbaik. Setelah melwati riset dan uji coba, ditemukan bahan yang pas. Kami menggunakan kain berbahan katun, ada perlaknya untuk menahan mentruasi sehingga tidak bocor, dan bahan batik untuk mempercantik pembalut,” ujar Yulis.

Sementara itu, Ketua Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Hikma Maulana mengatakan pembalut kain Cindo-Pads ini sangat nyaman dipakai.

“Saya sudah menggunakan Cindo-Pads sejak diluncurkan setahun lalu, karena lebih banyak duduk, ini sangat nyaman dipakai, tidak membuat iritasi, tidak panas, dan sangat membantu kami,” kata Hikma.

WCC dan para mitra berharap sosialisasi pembalut kain dapat terus diperluas ke masyarakat, sekolah, dan keluarga. Edukasi yang konsisten dinilai penting untuk menghapus stigma seputar menstruasi, mencegah diskriminasi, dan membangun kesadaran bahwa kesehatan reproduksi perempuan adalah bagian dari pendidikan dasar di rumah.

Bersama Cindo Pads, para penggerak program ini ingin menunjukkan bahwa langkah kecil dapat memicu perubahan besar,p erempuan lebih berdaya, ekonomi lokal tumbuh, dan lingkungan pun lebih terjaga.

 

Sudah Diproduksi 800 Pembalut

Pembalut kain Cindo-Pads ini sudah diproduksi sejak tahun lalu. Bagian pemasaran Cindo-Pads, Eva mengatakan saat ini pembalut kain Cindo-Pads sudah diproduksi sekitar 800 pcs, yang terjual sekitar 100 pembalut.

“Saat ini memang baru diproduksi dan baru diluncurkan, jadi memang baru 100 pcs yang terjual, itu dari mulut ke mulut, untuk pemasaran secara online lagi dipersiapkan ” kata dia.

Strategi pemasaran dan kemasan memang menjadi hal yang penting.

Cindo-Pads memiliki motif dan warna yang menarik dengan berbagai ukuran sesuai dengan kebutuhan konsumen. Mulai dari ukuran L (large), M (medium), dan S (pantyliner).

“Bagi masyarakat yang ingin membeli, saat ini ada paket 110 ribu (paket isi 4 ukuran S, M, L), paket 75 ribu (paket isi 2 ukuran M), paket 80 Ribu (Paket L dan M isi 2), serta Paket 60 Ribu (paket S isi 2),” ujar Eva.

Sementara untuk harga satuan, untuk ukuran L 40 Ribu, ukuran M, 39 Ribu, sementara S 31 Ribu.

“Kami baru perkenalkan ke dinas-dinas, ke kelompok-kelompok perempuan, sementara yang diproduksi oleh ibu-ibu yang sudah memproduksi sendiri untuk pemakaian sendiri juga sudah cukup banyak,” tutur dia.

Eva juga mengatakan bahwa setiap pembelian pembalut kain Cindo-Pads menjadi bagian dari upaya pendampingan bagi kekerasan terhadap korban kekerasan terhadap perempuan dan ikut mendukung pemberdayaan pekonomi komunitas perempuan yang memproduksi pembalut kain.

“Untuk pembelian bisa menghubungi Whatsapp di nomor 0821-6444-7877, atau email ke cindopads@gmail.com. Konsumen juga menghubungi instagram @cindopads mau pun facebook cindopads,” pungkasnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Keracunan MBG Bandung Barat: Nitrit Tinggi Ditemukan, 1.315 Korban

    Kasus Keracunan MBG Bandung Barat: Nitrit Tinggi Ditemukan, 1.315 Korban

    • visibility 216
    • 0Komentar

    Kabar buruk menerpa Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebanyak 1.315 orang di Bandung Barat mendadak lemas dan sesak napas, menderita keracunan massal. Misteri penyebabnya akhirnya terungkap: bukan kuman, melainkan nitrit yang berbahaya. Melansir Pontianak_post, Tim BGN, yang dipimpin oleh Karimah Muhammad, menemukan jejak nitrit “super tinggi” dalam sisa melon dan lotek yang disajikan. Kadarnya mencapai […]

  • Presiden Beri Penghargaan Bintang Mahaputera kepada Menteri dan Wakil Mensesneg

    Presiden Beri Penghargaan Bintang Mahaputera kepada Menteri dan Wakil Mensesneg

    • visibility 181
    • 0Komentar

    Jakarta, Indonesia – Dalam sebuah upacara kenegaraan yang khidmat, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dan Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro menerima anugerah tanda kehormatan Bintang Mahaputera dari Presiden Republik Indonesia. Penghargaan bergengsi ini diberikan sebagai bentuk apresiasi tertinggi dari negara atas jasa dan dedikasi luar biasa keduanya dalam menjalankan tugas kenegaraan. Mensesneg […]

  • Prabowo Akan Tambah  Utang Rp781,9 Triliun, Terbesar Sejak Pandemi

    Prabowo Akan Tambah Utang Rp781,9 Triliun, Terbesar Sejak Pandemi

    • visibility 169
    • 0Komentar

    Palembanglipp.com- Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berencana menambah utang negara sebesar Rp781,9 triliun dalam RAPBN 2026. Penarikan ini akan dilakukan melalui penerbitan surat utang (SUN dan SBSN/sukuk) serta pinjaman, baik dari dalam maupun luar negeri. Jumlah tersebut tercatat sebagai yang terbesar sejak pandemi Covid-19, melampaui proyeksi 2025 sebesar Rp715,5 triliun. Sebagai perbandingan, pada masa pandemi 2021 […]

  • Maruarar Sirait Tekankan Tiga Prinsip Kerja untuk Jajaran Kementerian PKP

    Maruarar Sirait Tekankan Tiga Prinsip Kerja untuk Jajaran Kementerian PKP

    • visibility 179
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, memberikan motivasi kepada para Kepala Balai, Kepala Satuan Kerja (Satker), dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di lingkungan Kementerian PKP. Dalam kunjungannya ke Wisma Karya, Rabu (27/08) sore, Menteri yang akrab disapa Ara ini menekankan pentingnya tiga prinsip utama dalam bekerja. Maruarar Sirait menyampaikan apresiasinya atas […]

  • Tersinggung Perkataan, Mantan Pacar Nekat Habisi Nyawa Wanita di Muara Enim

    Tersinggung Perkataan, Mantan Pacar Nekat Habisi Nyawa Wanita di Muara Enim

    • visibility 27
    • 0Komentar

    Muara Enim  — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan melalui jajaran Polres Muara Enim berhasil mengungkap kasus tindak pidana pembunuhan disertai upaya menghilangkan jejak dengan cara membakar jasad korban di kawasan Sungai Enim, Kabupaten Muara Enim. Dalam waktu kurang dari 24 jam sejak penemuan jenazah, aparat kepolisian berhasil menangkap tersangka utama yang diketahui merupakan mantan kekasih korban. […]

  • Polisi Tangkap Dua Pelaku Penembakan Hansip di Cakung dalam Waktu 24 Jam

    Polisi Tangkap Dua Pelaku Penembakan Hansip di Cakung dalam Waktu 24 Jam

    • visibility 139
    • 0Komentar

    Jakarta — Kepolisian berhasil menangkap dua pelaku pencurian sepeda motor yang menembak seorang petugas hansip berinisial AS di kawasan Cakung, Jakarta Timur. Keduanya ditangkap dalam waktu kurang dari 24 jam setelah melakukan aksinya. Penangkapan dilakukan oleh Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Timur. Kedua pelaku diketahui berinisial […]

expand_less