Breaking News
light_mode
Trending Tags

Saat Harapan Datang Lewat JKN: Kisah Arief Pulih dari Depresi

  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • visibility 10
  • comment 0 komentar

Palembang – Tangis Arief pecah di ruang praktik dokter di Puskesmas pada awal 2020. Ia yang pada saat itu masih berstatus Mahasiswa tingkat pertama tak lagi mampu menyembunyikan pergulatan batin yang selama ini menghantuinya.

Ia datang bukan karena demam atau sakit fisik, melainkan untuk meminta pertolongan setelah terus-menerus dihantui keinginan untuk mengakhiri hidup.

“Saya bilang ke dokter kalau saya sudah tidak sanggup. Hampir setiap hari rasanya sedih, tidak semangat melakukan apa pun, sampai muncul keinginan bunuh diri. Saat menceritakan semuanya, tangis saya tumpah,” kenangnya.

Sebelum memberanikan diri berobat, Arief lebih dulu mencari informasi melalui internet. Ia khawatir tidak mampu membayar biaya konsultasi dan pengobatan kesehatan jiwa yang harus dijalani dalam waktu lama.

Dari berbagai informasi yang ia temukan, Arief mengetahui bahwa layanan konsultasi jiwa dapat diakses melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Berbekal kepesertaan JKN yang sebelumnya didaftarkan ayahnya sebagai Peserta Mandiri, ia mendatangi fasilitas kesehatan tingkat pertama untuk berkonsultasi dan meminta rujukan ke dokter spesialis jiwa.

Setelah melakukan pemeriksaan, Dokter Penanggung Jawab di Puskesmas segera merujuk Arief ke rumah sakit karena kondisinya dinilai membutuhkan penanganan lebih lanjut. Di poli jiwa, Arief kembali menceritakan seluruh gejala yang dialaminya. Hasil pemeriksaan saat itu menunjukkan ia mengalami Skizofrenia Paranoid.

Sejak saat itu, perjalanan pengobatan Arief dimulai. Selama hampir enam tahun menjalani kontrol rutin, diagnosisnya terus dievaluasi sesuai perkembangan kondisi. Dari Skizofrenia Paranoid, kemudian berubah menjadi depresi dengan gejala psikotik, hingga saat ini menjadi gangguan Bipolar Afektif.

Meski perjalanan pemulihan tidak singkat, Arief bersyukur tidak pernah terbebani biaya pelayanan kesehatan. Ia juga tidak pernah menerima perlakuan yang berbeda saat akses layanan di Fasiitas Kesehatan sebagai Peserta JKN.

“Kalau dihitung sejak awal berobat sampai sekarang, saya tidak mengeluarkan biaya untuk konsultasi maupun pengobatan karena semuanya ditanggung JKN. Saya sering membayangkan, kalau tidak punya JKN mungkin biaya yang harus saya keluarkan sudah puluhan bahkan bisa ratusan juta rupiah. Bagi saya, JKN benar-benar memberi kesempatan untuk terus menjalani pengobatan tanpa harus memikirkan biaya,” ujarnya.

Bagi Arief di tengah kesehariannya sebagai Pekerja di Kebun Sawit, manfaat JKN tidak hanya dirasakan dari sisi pembiayaan. Kehadiran Aplikasi Mobile JKN juga membuat proses berobat menjadi jauh lebih praktis dibandingkan beberapa tahun lalu.

“Sekarang saya cukup daftar antrean lewat Aplikasi Mobile JKN sebelum datang ke rumah sakit. Setelah tiba, tinggal check-in mandiri dan verifikasi data. Waktunya jauh lebih singkat sehingga berobat tidak lagi melelahkan,” ungkapnya.

Pengalaman Arief menjadi gambaran bahwa gangguan kesehatan jiwa merupakan kondisi yang dapat ditangani apabila memperoleh pertolongan sedini mungkin. Akses layanan yang mudah dan pembiayaan yang terjamin memberi kesempatan bagi masyarakat untuk fokus menjalani proses pemulihan tanpa dibayangi kekhawatiran biaya pengobatan.

Bagi Arief, langkah pertama menuju puskesmas enam tahun lalu menjadi keputusan yang mengubah hidupnya. Di tengah perjuangan yang masih terus berlangsung hingga kini, ia berharap semakin banyak masyarakat tidak ragu mencari bantuan profesional ketika merasakan gejala gangguan kesehatan jiwa.

“Kalau merasa ada yang tidak beres dengan kondisi mental, jangan dipendam sendiri. Datanglah berobat. Semakin cepat ditangani, semakin besar peluang untuk membaik. Saya bersyukur waktu itu berani mencari pertolongan, dan JKN membuat saya bisa terus menjalani pengobatan sampai hari ini,” tuturnya.

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bocah Perempuan Ditemukan Meninggal di Selokan Jalan Ratu Alamsyah Palembang, Polsek IB I Lakukan Penyelidikan

    Bocah Perempuan Ditemukan Meninggal di Selokan Jalan Ratu Alamsyah Palembang, Polsek IB I Lakukan Penyelidikan

    • visibility 36
    • 0Komentar

    Palembang — Polda Sumatera Selatan melalui jajaran Polsek Ilir Barat I Polrestabes Palembang bergerak cepat menangani penemuan jenazah seorang anak perempuan di selokan Jalan Ratu Alamsyah Prawira Negara, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang, Minggu pagi, 26 April 2026, sekitar pukul 09.00 WIB. Kapolsek Ilir Barat I Palembang Kompol Fauzi Saleh, S.H., M.M., M.H., turun […]

  • Herman Deru Tegaskan Pembinaan Usia Dini Jadi Kunci Kemajuan Sepak Bola Indonesia

    Herman Deru Tegaskan Pembinaan Usia Dini Jadi Kunci Kemajuan Sepak Bola Indonesia

    • visibility 10
    • 0Komentar

    Palembang – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr. H. Herman Deru, menegaskan bahwa pembinaan pemain usia muda merupakan kunci utama kemajuan sepak bola Indonesia. Hal tersebut disampaikannya saat membuka secara resmi Turnamen Sepak Bola U-15 Piala Gubernur Sumsel Tahun 2026 di Stadion Bumi Sriwijaya Palembang, Kamis (25/6/2026) sore. Menurut Herman Deru, kompetisi berjenjang yang berlangsung secara […]

  • Mentoring Spesialis Perkuat Kompetensi FPKTP Tangani Kasus Dyspepsia

    Mentoring Spesialis Perkuat Kompetensi FPKTP Tangani Kasus Dyspepsia

    • visibility 25
    • 0Komentar

    Palembang – Sebanyak 160 fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama (FPKTP) mengikuti kegiatan Mentoring Spesialis bertema “Tatalaksana Pemeriksaan USG pada Kasus Dyspepsia” yang digelar oleh BPJS Kesehatan Cabang Palembang pada 3 Juni 2026 sebagai upaya memperkuat kemampuan tenaga medis dalam menangani kasus lebih dini tanpa harus langsung merujuk pasien ke fasilitas pelayanan kesehatan tingkat lanjutan (FPKTL). […]

  • Fitur Live TikTok Ditangguhkan Sementara di Indonesia

    Fitur Live TikTok Ditangguhkan Sementara di Indonesia

    • visibility 183
    • 0Komentar

    Pelembanglip – Fitur Live TikTok di Indonesia mendadak hilang pada Sabtu (30/8/2025) malam, membuat bingung para pengguna dan kreator konten. Hilangnya fitur ini menjadi perbincangan hangat di kalangan komunitas TikTok, terutama di grup-grup kreator. Melalui juru bicaranya, TikTok Indonesia membenarkan penangguhan tersebut. Perusahaan menjelaskan bahwa ini adalah langkah sukarela sebagai “pengamanan tambahan” untuk memastikan platformnya […]

  • Kepala Bayi Terputus Saat Persalinan di Puskesmas, Bidan Dilaporkan Polisi

    Kepala Bayi Terputus Saat Persalinan di Puskesmas, Bidan Dilaporkan Polisi

    • visibility 181
    • 0Komentar

    TAPANULI TENGAH – Seorang bidan di Puskesmas Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, dilaporkan ke Polres Tapteng atas dugaan malapraktik setelah seorang bayi meninggal dunia dengan kondisi tragis: kepalanya terlepas dari tubuh saat proses persalinan. Mengutip dari postingan tiktok krimi_news Ayah dari bayi malang tersebut, Irawan, telah resmi melaporkan kasus ini pada Selasa (19/8/2025), […]

  • Tundukkan Jakarta Livin Mandiri 3-0, Jakarta Electric PLN Mobile Amankan Tiket Final Four Proliga 2026

    Tundukkan Jakarta Livin Mandiri 3-0, Jakarta Electric PLN Mobile Amankan Tiket Final Four Proliga 2026

    • visibility 82
    • 0Komentar

    Bogor – Tim Jakarta Electric PLN Mobile sukses menumbangkan Jakarta Livin Mandiri pada pertandingan terakhir babak reguler Proliga 2026 dengan skor 3-0 yang berlangsung di GOR Padepokan Jend. Pol Kunarto Sentul, Bogor, Jawa Barat pada Minggu (1/3). Berkat hasil tersebut, Jakarta Electric PLN Mobile mencatatkan tujuh kemenangan dan menempati peringkat ketiga putaran reguler sekaligus sukses […]

expand_less