Breaking News
light_mode
Trending Tags

Saat Harapan Datang Lewat JKN: Kisah Arief Pulih dari Depresi

  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
  • visibility 84
  • comment 0 komentar

Palembang – Tangis Arief pecah di ruang praktik dokter di Puskesmas pada awal 2020. Ia yang pada saat itu masih berstatus Mahasiswa tingkat pertama tak lagi mampu menyembunyikan pergulatan batin yang selama ini menghantuinya.

Ia datang bukan karena demam atau sakit fisik, melainkan untuk meminta pertolongan setelah terus-menerus dihantui keinginan untuk mengakhiri hidup.

“Saya bilang ke dokter kalau saya sudah tidak sanggup. Hampir setiap hari rasanya sedih, tidak semangat melakukan apa pun, sampai muncul keinginan bunuh diri. Saat menceritakan semuanya, tangis saya tumpah,” kenangnya.

Sebelum memberanikan diri berobat, Arief lebih dulu mencari informasi melalui internet. Ia khawatir tidak mampu membayar biaya konsultasi dan pengobatan kesehatan jiwa yang harus dijalani dalam waktu lama.

Dari berbagai informasi yang ia temukan, Arief mengetahui bahwa layanan konsultasi jiwa dapat diakses melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Berbekal kepesertaan JKN yang sebelumnya didaftarkan ayahnya sebagai Peserta Mandiri, ia mendatangi fasilitas kesehatan tingkat pertama untuk berkonsultasi dan meminta rujukan ke dokter spesialis jiwa.

Setelah melakukan pemeriksaan, Dokter Penanggung Jawab di Puskesmas segera merujuk Arief ke rumah sakit karena kondisinya dinilai membutuhkan penanganan lebih lanjut. Di poli jiwa, Arief kembali menceritakan seluruh gejala yang dialaminya. Hasil pemeriksaan saat itu menunjukkan ia mengalami Skizofrenia Paranoid.

Sejak saat itu, perjalanan pengobatan Arief dimulai. Selama hampir enam tahun menjalani kontrol rutin, diagnosisnya terus dievaluasi sesuai perkembangan kondisi. Dari Skizofrenia Paranoid, kemudian berubah menjadi depresi dengan gejala psikotik, hingga saat ini menjadi gangguan Bipolar Afektif.

Meski perjalanan pemulihan tidak singkat, Arief bersyukur tidak pernah terbebani biaya pelayanan kesehatan. Ia juga tidak pernah menerima perlakuan yang berbeda saat akses layanan di Fasiitas Kesehatan sebagai Peserta JKN.

“Kalau dihitung sejak awal berobat sampai sekarang, saya tidak mengeluarkan biaya untuk konsultasi maupun pengobatan karena semuanya ditanggung JKN. Saya sering membayangkan, kalau tidak punya JKN mungkin biaya yang harus saya keluarkan sudah puluhan bahkan bisa ratusan juta rupiah. Bagi saya, JKN benar-benar memberi kesempatan untuk terus menjalani pengobatan tanpa harus memikirkan biaya,” ujarnya.

Bagi Arief di tengah kesehariannya sebagai Pekerja di Kebun Sawit, manfaat JKN tidak hanya dirasakan dari sisi pembiayaan. Kehadiran Aplikasi Mobile JKN juga membuat proses berobat menjadi jauh lebih praktis dibandingkan beberapa tahun lalu.

“Sekarang saya cukup daftar antrean lewat Aplikasi Mobile JKN sebelum datang ke rumah sakit. Setelah tiba, tinggal check-in mandiri dan verifikasi data. Waktunya jauh lebih singkat sehingga berobat tidak lagi melelahkan,” ungkapnya.

Pengalaman Arief menjadi gambaran bahwa gangguan kesehatan jiwa merupakan kondisi yang dapat ditangani apabila memperoleh pertolongan sedini mungkin. Akses layanan yang mudah dan pembiayaan yang terjamin memberi kesempatan bagi masyarakat untuk fokus menjalani proses pemulihan tanpa dibayangi kekhawatiran biaya pengobatan.

Bagi Arief, langkah pertama menuju puskesmas enam tahun lalu menjadi keputusan yang mengubah hidupnya. Di tengah perjuangan yang masih terus berlangsung hingga kini, ia berharap semakin banyak masyarakat tidak ragu mencari bantuan profesional ketika merasakan gejala gangguan kesehatan jiwa.

“Kalau merasa ada yang tidak beres dengan kondisi mental, jangan dipendam sendiri. Datanglah berobat. Semakin cepat ditangani, semakin besar peluang untuk membaik. Saya bersyukur waktu itu berani mencari pertolongan, dan JKN membuat saya bisa terus menjalani pengobatan sampai hari ini,” tuturnya.

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prestasi Membanggakan, Siswi Kembar SMK Xaverius Palembang Dominasi LKS Bidang Teknologi

    Prestasi Membanggakan, Siswi Kembar SMK Xaverius Palembang Dominasi LKS Bidang Teknologi

    • visibility 74
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar asal Sumatera Selatan. Dua saudari kembar, Elvina Firmansyah dan Elvira Firmansyah, siswi kelas XII SMK Xaverius Palembang, sukses meraih Juara 1 pada ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat Provinsi Sumatera Selatan 2026 dan dipastikan melaju ke tingkat nasional. Keberhasilan keduanya menjadi sorotan karena sama-sama menekuni bidang teknologi informasi […]

  • Guru Honorer 33 Tahun di Sukabumi: Pengabdian Tanpa Batas, Gaji Terbatas

    Guru Honorer 33 Tahun di Sukabumi: Pengabdian Tanpa Batas, Gaji Terbatas

    • visibility 230
    • 0Komentar

    Palembanglipp- Di balik perbukitan Sukabumi, ada kisah pengabdian luar biasa dari seorang guru honorer bernama Saryono. Selama 33 tahun, ia mendedikasikan hidupnya untuk mengajar di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Tegalpanjang. Namun, di usia 55 tahun, kisahnya viral bukan karena kesuksesan finansial, melainkan karena pengorbanan yang tak terhitung. Setiap hari, Pak Saryono menempuh perjalanan berat untuk bisa […]

  • Maulana dan Muhzen Terbukti Halangi Penyidikan Korupsi DPMD Muba, Divonis 3 Tahun

    Maulana dan Muhzen Terbukti Halangi Penyidikan Korupsi DPMD Muba, Divonis 3 Tahun

    • visibility 160
    • 0Komentar

    Palembang – Terbukti dalam perkara Obstruction of Justice terkait kasus korupsi kegiatan Pembuatan dan Pengelolaan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa pada Dinas DPMD Muba tahun 2019–2023. Dua terdakwa Maulana dan Muhzen masing – masing divonis 3 tahun penjara dan denda Rp150 juta subsider 1 bulan kurungan. Putusan tersebut dibacakan langsung oleh majelis hakim yang […]

  • Cegah Bahaya di Jalur Mudik, Polisi Temukan Sopir Truk Positif Narkoba di Sumsel

    Cegah Bahaya di Jalur Mudik, Polisi Temukan Sopir Truk Positif Narkoba di Sumsel

    • visibility 107
    • 0Komentar

    Palembang — Jajaran Polda Sumatera Selatan menemukan satu pengemudi truk tanki positif mengonsumsi narkoba saat pemeriksaan dalam rangka hari keempat Operasi Ketupat Musi 2026, Senin (16/3/2026). Temuan tersebut diperoleh dari kegiatan tes urine terhadap 41 pengemudi kendaraan yang dilakukan oleh Polres Prabumulih bersama Badan Narkotika Nasional Kota Prabumulih di Pos Pengamanan RM Siang Malam, Jalan […]

  • Ketua HPN Sumsel Sebut Akan Berdayakan Pengusaha Nahdliyin Mulai Tingkat Bawah Hingga Atas

    Ketua HPN Sumsel Sebut Akan Berdayakan Pengusaha Nahdliyin Mulai Tingkat Bawah Hingga Atas

    • visibility 72
    • 0Komentar

    Palembang – Usai terpilih secara aklamasi, Ketua Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Sumatera Selatan (Sumsel), H Kgs Hermansyah Mastari SE MSi tegaskan keseriusannya untuk membesarkan HPN Sumatera Selatan. Bahkan, Ketua Umum BPD HIPMI Sumsel, Periode 2021-2024 itu pun juga bertekad untuk memberdayakan para pengusaha Nahdliyin, mulai dari tingkat bawah hingga tingkat atas. Diketahui, Himpunan Pengusaha Nahdliyin […]

  • OJK Perkuat Literasi Keuangan Digital dan Kewirausahaan Generasi Muda Melalui Sultan Muda Fair 2026

    OJK Perkuat Literasi Keuangan Digital dan Kewirausahaan Generasi Muda Melalui Sultan Muda Fair 2026

    • visibility 55
    • 0Komentar

    Palembang – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan digital melalui peningkatan pemahaman inovasi keuangan digital (IKD) yang aman dan bertanggung jawab, serta mampu mendorong tumbuhnya jiwa kewirausahaan di kalangan generasi muda. Demikian disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto […]

expand_less