SMPN 13 Palembang Kenalkan Lingkungan Sekolah dan Pendidikan Karakter Melalui MPLS
- calendar_month 8 jam yang lalu
- visibility 16
- comment 0 komentar

Palembang – Sebanyak 360 siswa baru mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 13 Palembang. Kegiatan yang mengusung konsep MPLS Ramah tersebut berlangsung selama satu pekan, mulai Senin hingga Jumat, dengan berbagai agenda yang bertujuan membantu peserta didik beradaptasi dengan lingkungan sekolah.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat (Waka Humas) SMP Negeri 13 Palembang, Dewi Buana, S.E., mengatakan bahwa MPLS dilaksanakan berdasarkan petunjuk teknis yang telah ditetapkan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan diteruskan kepada Dinas Pendidikan hingga ke satuan pendidikan.
“Kegiatan MPLS berlangsung dari Senin sampai Jumat. Hari pertama diawali dengan pembukaan dan pelaksanaan MPLS Ramah sebagai upaya menciptakan suasana yang nyaman, aman, dan menyenangkan bagi peserta didik baru,” ujarnya.
Menurut Dewi, selama MPLS para siswa diperkenalkan dengan berbagai fasilitas dan lingkungan sekolah, mulai dari ruang kelas, ruang guru, mushala, ruang Bimbingan Konseling (BK), hingga berbagai sarana penunjang pembelajaran lainnya.
Selain itu, siswa juga dikenalkan kepada para guru dan tenaga kependidikan yang akan mendampingi mereka selama menempuh pendidikan di SMP Negeri 13 Palembang.
Tidak hanya pengenalan lingkungan sekolah, para siswa juga mendapatkan berbagai materi edukatif yang disampaikan oleh guru-guru sesuai dengan kebutuhan peserta didik baru. Materi tersebut mencakup tata tertib sekolah, pembentukan karakter, kedisiplinan, budaya sekolah, serta wawasan kebangsaan.
Pada hari terakhir kegiatan, siswa akan mendapatkan pembekalan khusus mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba sebagai bentuk edukasi dan upaya pencegahan sejak dini terhadap berbagai pengaruh negatif yang dapat mengganggu perkembangan generasi muda.
“Besok akan dilaksanakan penutupan MPLS sekaligus pemberian materi tentang bahaya narkoba agar anak-anak memiliki pemahaman dan kesadaran untuk menjauhi penyalahgunaan narkotika,” jelasnya.
Dewi menambahkan, sebagian besar peserta didik baru masih mengenakan seragam sekolah dasar selama mengikuti MPLS.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tujuan utama MPLS bukan hanya mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membentuk karakter peserta didik agar menjadi pribadi yang lebih disiplin, mandiri, bertanggung jawab, serta memiliki sikap yang baik dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang memiliki karakter lebih baik, berprestasi, dan mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru,” katanya.
SMP Negeri 13 Palembang juga terus berkomitmen mendukung pendidikan inklusif. Pada tahun ajaran ini, sekolah menerima 13 siswa berkebutuhan khusus atau siswa istimewa yang akan mendapatkan layanan pendidikan sesuai kebutuhan mereka.
Selain fokus pada akademik, SMP Negeri 13 Palembang menyediakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler untuk mengembangkan bakat dan minat siswa. Tercatat ada sembilan kegiatan ekstrakurikuler yang aktif, di antaranya Pramuka, karate, bola voli, tari, seni musik, hadrah, futsal, serta sejumlah kegiatan pengembangan diri lainnya.
“Alhamdulillah, siswa-siswa kami juga kerap meraih prestasi dalam berbagai perlombaan, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Ini menjadi motivasi bagi sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan siswa,” tutup Dewi.
- Penulis: Lipp

Saat ini belum ada komentar