Breaking News
light_mode
Trending Tags

Gubernur Sumsel Dukung Proses Hukum Kasus Kekerasan terhadap Dokter di RSUD Sekayu

  • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
  • visibility 82
  • comment 0 komentar

PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni menegaskan dukungan penuh terhadap proses hukum yang tengah berjalan terkait kasus kekerasan yang dialami seorang dokter muda di RSUD Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Insiden ini terjadi saat korban sedang bertugas dan diduga dilakukan oleh keluarga pasien.
Agus Fatoni menyatakan bahwa tindakan kekerasan terhadap tenaga medis, siapa pun pelakunya, tidak dapat dibenarkan. Ia menekankan bahwa tenaga kesehatan memiliki peran vital dalam pelayanan publik dan harus dilindungi saat menjalankan tugas.
“Saya tegaskan, pemerintah provinsi mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan. Biarkan pihak kepolisian memproses kasus ini sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujar Fatoni, Selasa (19/8/2025).
Menurutnya, kasus ini harus menjadi perhatian serius agar tidak terulang kembali di masa depan. Ia juga mengimbau agar masyarakat dapat menghargai dan melindungi para tenaga medis yang bekerja untuk melayani kesehatan masyarakat.
Pemerintah Provinsi Sumsel, melalui Dinas Kesehatan, juga telah berkoordinasi dengan pihak RSUD Sekayu untuk memastikan kondisi psikologis dokter korban kekerasan. Langkah-langkah preventif juga akan diambil untuk meningkatkan keamanan di lingkungan rumah sakit.
“Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan keamanan para tenaga medis. Tidak hanya di RSUD Sekayu, tapi juga di seluruh fasilitas kesehatan yang ada di Sumsel,” tambahnya.
Kronologi dan Respons Pihak Terkait
Kasus kekerasan ini bermula pada awal Agustus 2025 saat seorang dokter residen yang sedang bertugas di ruang IGD RSUD Sekayu dikabarkan mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari keluarga pasien. Insiden ini kemudian viral di media sosial dan memicu kecaman dari berbagai pihak, termasuk Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan organisasi profesi kesehatan lainnya.
Pihak RSUD Sekayu telah melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian setempat. Hingga saat ini, proses penyelidikan masih terus berlangsung dan beberapa saksi telah dimintai keterangan.
Kasus ini diharapkan dapat memberikan efek jera dan menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya menghormati profesi tenaga kesehatan.

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia dan China Kian Erat: Presiden Prabowo Hadiri Peringatan Victory Day di Beijing

    Indonesia dan China Kian Erat: Presiden Prabowo Hadiri Peringatan Victory Day di Beijing

    • visibility 84
    • 0Komentar

    Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan 80 tahun Victory Day yang berlangsung di Tiananmen Square, Beijing, pada Rabu (3/9/2025). Kehadiran ini menandai penguatan hubungan diplomatik antara Indonesia dan Tiongkok. Saat tiba di lokasi, Presiden Prabowo langsung disambut hangat oleh Presiden Xi Jinping dan Ibu Negara Peng Liyuan. Xi Jinping terlihat menjabat tangan Prabowo sebelum mereka memasuki […]

  • Pencurian Motor di Pakjo Palembang

    Pencurian Motor di Pakjo Palembang

    • visibility 80
    • 0Komentar

    Berita Kehilangan Sepeda Motor Hilang Sepeda Motor Honda Beat Street Telah hilang sebuah sepeda motor Honda Beat Street warna hitam, dengan nomor polisi BG 3345 AYZ (nomor polisi ini adalah contoh, mohon diganti dengan nomor polisi yang benar). Motor ini hilang pada hari Minggu, 17 Agustus 2025, antara pukul 09.00 hingga 10.00 pagi. Lokasi kehilangan […]

  • Viral!  Bakat Muda Terganjal Biaya, Gagal Masuk Madura United EPA U-20

    Viral! Bakat Muda Terganjal Biaya, Gagal Masuk Madura United EPA U-20

    • visibility 76
    • 0Komentar

    Sebuah unggahan di media sosial, yang kini menjadi viral, kembali mengungkap sisi gelap seleksi sepak bola di Indonesia. Melalui akun @ajikusumaa5 di TikTok, kisah pilu seorang pesepak bola muda menjadi sorotan setelah gagal menembus skuad Elite Pro Academy (EPA) U-20 Madura United. Bukan karena kurangnya talenta, melainkan karena ia tak sanggup membayar sejumlah uang yang […]

  • Panik Dikejar Massa, Pengemudi Mobil Tabrak Pengendara Motor di Pejompongan

    Panik Dikejar Massa, Pengemudi Mobil Tabrak Pengendara Motor di Pejompongan

    • visibility 82
    • 0Komentar

    JAKARTA PUSAT – Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Jalan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Senin (25/8). Sebuah mobil Honda Brio putih menabrak seorang pengendara motor setelah pengemudinya panik dikejar massa. Kejadian berawal saat mobil yang dikendarai seorang wanita ini melaju dari arah Slipi menuju Pejompongan. Di lokasi, sedang berlangsung aksi massa 25 Agustus yang […]

  • Wakil Bupati Terkejut, Lima Siswa Kelas 3 SMP Belum Bisa Membaca

    Wakil Bupati Terkejut, Lima Siswa Kelas 3 SMP Belum Bisa Membaca

    • visibility 123
    • 0Komentar

    OGAN ILIR – Dunia pendidikan di Kabupaten Ogan Ilir dihadapkan pada sebuah ironi yang mengejutkan. Wakil Bupati Ogan Ilir, H. Ardani, mengungkapkan fakta bahwa masih ada pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang belum memiliki kemampuan membaca. Kekagetan ini terungkap saat Ardani berkunjung ke salah satu SMP negeri di Ogan Ilir belum lama ini. Dalam kunjungan […]

  • Kejadian Unik Saat Upacara Peringatan HUT RI ke 80 di Morowali

    Kejadian Unik Saat Upacara Peringatan HUT RI ke 80 di Morowali

    • visibility 78
    • 0Komentar

    Kejadian Unik Upacara HUT ke-80 RI di Morowali Upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Morowali berlangsung khidmat meski diguyur hujan. Ribuan peserta tetap berdiri tegak, menjaga barisan, dan memberikan penghormatan terbaik untuk Sang Saka Merah Putih. Namun, di balik kekhidmatan itu, ada satu momen unik dan berkesan yang menjadi perhatian hadirin. […]

expand_less
Skip to toolbar