Breaking News
light_mode
Trending Tags

Respons Cepat Video Viral, Polda Sumsel Gandeng Dinas Sosial Bina Anak Jalanan

  • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
  • visibility 49
  • comment 0 komentar

Palembang — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan melalui jajaran Polrestabes Palembang bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait aktivitas anak jalanan yang diduga menyalahgunakan zat adiktif jenis lem di kawasan Jembatan Ampera, Kota Palembang. Langkah responsif dan humanis ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program perlindungan anak nasional sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di ruang publik.

Penanganan tersebut bermula dari beredarnya video viral di media sosial Instagram melalui akun “Abang Taun” yang memperlihatkan sejumlah remaja berada di kawasan atas Jembatan Ampera sambil diduga menghirup lem perekat jenis Aibon. Video tersebut memicu perhatian luas masyarakat karena dinilai membahayakan keselamatan anak-anak sekaligus berpotensi mengganggu ketertiban umum di kawasan ikon wisata Kota Palembang.

Merespons cepat informasi tersebut, personel Polsek Ilir Timur I Polrestabes Palembang langsung melakukan penyisiran di sekitar kawasan Pasar 16 Ilir dan area bawah Jembatan Ampera pada Selasa, 26 Mei 2026, sekitar pukul 17.22 WIB. Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah anak di bawah umur untuk dilakukan pendataan, pemeriksaan awal, dan pembinaan secara persuasif.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penanganan terhadap anak-anak tersebut dilakukan dengan pendekatan perlindungan dan pembinaan, bukan semata-mata penindakan hukum.

“Kami langsung berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Palembang dan pihak keluarga agar proses penanganan berjalan sesuai prosedur perlindungan anak. Polri hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan generasi muda terlindungi dari pengaruh negatif lingkungan dan zat adiktif,” tegas Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan, S.I.K., M.H.

Langkah cepat jajaran kepolisian ini sejalan dengan program prioritas Presiden Republik Indonesia dalam pembangunan sumber daya manusia unggul serta implementasi konsep Presisi Polri yang menitikberatkan pada pelayanan humanis, respons cepat, dan perlindungan masyarakat secara menyeluruh.

Kehadiran aparat kepolisian di ruang publik juga memberikan dampak strategis terhadap kenyamanan masyarakat dan stabilitas sosial di Kota Palembang. Penanganan dini terhadap kenakalan remaja jalanan dinilai penting guna mencegah potensi tindak kriminalitas lanjutan, penyalahgunaan zat adiktif, eksploitasi anak, hingga gangguan keamanan di kawasan wisata dan pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, keluarga, dan masyarakat menjadi faktor utama dalam melindungi masa depan anak-anak dari pengaruh negatif lingkungan sosial.

“Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat dan perlindungan generasi muda. Setiap laporan masyarakat akan kami respons secara cepat, tepat, dan humanis. Anak-anak ini harus diselamatkan melalui pembinaan bersama agar tidak terjerumus lebih jauh,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Polda Sumsel juga mengimbau seluruh orang tua dan masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak di lingkungan sekitar, khususnya di kawasan ruang publik dan pusat keramaian. Kepolisian memastikan patroli dan pengawasan di sejumlah titik rawan akan terus ditingkatkan guna menjaga keamanan masyarakat serta menciptakan ruang sosial yang aman dan sehat bagi generasi muda.

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antisipasi Kemacetan Mudik, Polda Sumsel Larang Truk Besar Melintas di Jalur Nasional

    Antisipasi Kemacetan Mudik, Polda Sumsel Larang Truk Besar Melintas di Jalur Nasional

    • visibility 105
    • 0Komentar

    Palembang — Polda Sumatera Selatan akan memberlakukan pembatasan operasional kendaraan angkutan barang di seluruh jalur tol dan jalan nasional non-tol di wilayah Sumatera Selatan selama masa arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Kebijakan tersebut mulai berlaku Jumat, 13 Maret 2026 pukul 12.00 WIB hingga Minggu, 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB, seiring meningkatnya mobilitas […]

  • Sinergi Tanpa Batas: Kodim 0432/Basel dan Warga Kebut Jembatan Ranggung-Bedegung

    Sinergi Tanpa Batas: Kodim 0432/Basel dan Warga Kebut Jembatan Ranggung-Bedegung

    • visibility 72
    • 0Komentar

    Bangka Selatan – Semangat gotong royong terpancar kuat di lokasi pembangunan jembatan beton yang menghubungkan Desa Ranggung dan Desa Bedegung Kec Sungai Selatan dan Kec Pulau Liat 2 Kab Bangka Selatan, Pada Kamis 23/04/2026. Personel Kodim 0432/Bangka Selatan bersama masyarakat setempat bahu-membahu mempercepat akses transportasi antar-desa tersebut. Kerja sama yang solid ini menjadi bukti nyata […]

  • Nasi Padang Keliling: Tren Kuliner Baru di Palembang

    Nasi Padang Keliling: Tren Kuliner Baru di Palembang

    • visibility 253
    • 0Komentar

    Jika selama ini kita akrab dengan pemandangan penjual kopi keliling, kini ada inovasi kuliner yang tak kalah menarik di Palembang: nasi padang keliling. Konsep unik ini membawa hidangan khas Minang yang digemari banyak orang langsung ke jalanan, menjadikannya pilihan praktis bagi warga Palembang yang sibuk. Munculnya nasi padang keliling di Kota Pempek ini dilatarbelakangi oleh […]

  • Total Ada 80 Siswa Dari SDN 5 dan SMPN 1 di Pedamaran OKI yang Diduga Keracunan MBG, Mual Hingga Muntah

    Total Ada 80 Siswa Dari SDN 5 dan SMPN 1 di Pedamaran OKI yang Diduga Keracunan MBG, Mual Hingga Muntah

    • visibility 200
    • 0Komentar

    Puluhan siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, menjadi korban keracunan massal. Peristiwa ini diduga kuat dipicu oleh program makanan bergizi gratis (MBG) yang dibagikan kepada mereka. Menanggapi kejadian darurat ini, jajaran pemerintah Kabupaten OKI bergerak cepat dengan meninjau langsung kondisi para korban. […]

  • Barracuda Lindas Ojol, Mahfud MD: Pejabat Korup Yang Salah 

    Barracuda Lindas Ojol, Mahfud MD: Pejabat Korup Yang Salah 

    • visibility 214
    • 0Komentar

    JAKARTA – Insiden bentrokan antara massa demonstran dan aparat, yang viral setelah sebuah kendaraan Baracuda menabrak pendemo, menjadi sorotan tajam. Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Mahfud MD, mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, menyerukan agar publik melihat peristiwa ini dengan jernih, tanpa menyalahkan salah satu pihak. Menurutnya, akar masalah sesungguhnya terletak pada […]

  • AS Cabut 6.000 Visa Pelajar, Sebut Alasan Pelanggaran Hukum hingga Dukungan Terorisme

    AS Cabut 6.000 Visa Pelajar, Sebut Alasan Pelanggaran Hukum hingga Dukungan Terorisme

    • visibility 276
    • 0Komentar

    Palembanglipp.com- Pemerintahan Trump secara resmi mencabut lebih dari 6.000 visa pelajar internasional sepanjang tahun ini. Pencabutan ini dilakukan terhadap pelajar yang dinyatakan melanggar hukum Amerika Serikat atau melebihi batas masa tinggal mereka. Departemen Luar Negeri AS menyatakan bahwa sebagian besar pelanggaran yang dilakukan meliputi tindak kriminal seperti penyerangan, mengemudi dalam keadaan mabuk (DUI), dan perampokan. […]

expand_less