Sultan Muda Jelajah Wisata: OJK Dorong Kolaborasi Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Sektor Jasa Keuangan
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar

Palembang — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan bersama Pemerintah ProvinsiSumatera Selatan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisatamenyelenggarakan kegiatan Sultan Muda Jelajah Wisata yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Familiarization TripKedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, media dan travel agent Malaysia.
Kegiatan yang dilaksanakandi Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan ini bertujuanmemperkenalkan potensi pariwisata, ekonomi kreatif, sertapeluang kerja sama internasional bagi sektor pariwisata dan UMKM Sumatera Selatan.
Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan, Arifin Susanto, dalamsambutannya menyampaikan bahwa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif memiliki potensi besar dalam mendorongpertumbuhan ekonomi daerah, khususnya apabila didukungoleh akses keuangan yang inklusif serta ekosistem usaha yang sehat.
“Melalui kegiatan ini, OJK mendorong penguatan literasi dan inklusi keuangan bagi pelaku usaha pariwisata dan ekonomikreatif sehingga mampu memanfaatkan akses pembiayaansecara optimal serta mengembangkan usaha secaraberkelanjutan,” ujar Arifin Susanto.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan PariwisataProvinsi Sumatera Selatan, Rudi Irawan, menyampaikan bahwakegiatan ini menjadi momentum penting untukmemperkenalkan potensi destinasi wisata Sumatera Selatan kepada mitra internasional sekaligus memperluas jejaring kerjasama di sektor pariwisata.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap potensi pariwisataSumatera Selatan semakin dikenal oleh pasar internasionalsehingga mampu meningkatkan kunjungan wisatawanmancanegara serta membuka peluang kerja sama ekonomi yang lebih luas,” ujar Rudi Irawan.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Pertama EkonomiKBRI Kuala Lumpur, Maria Putri Kusumanegari, menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Pemerintah ProvinsiSumatera Selatan dan OJK dalam mempromosikan potensidaerah serta memperkuat hubungan kerja sama dengan mitrainternasional.
Selain itu, Ketua Tim Pemasaran Wilayah Malaysia, Indochina, dan Brunei Darussalam Kementerian Pariwisata, Riska InkiFitria, menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintahdaerah, pelaku industri pariwisata, dan sektor keuangan menjadifaktor penting dalam mendorong pengembangan pariwisatayang berkelanjutan dan berdaya saing.
Kegiatan ini juga sejalan dengan pelaksanaan program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) ProvinsiSumatera Selatan, khususnya dalam mendukung pengembangansektor unggulan daerah melalui kolaborasi lintas pemangkukepentingan. Inisiatif ini turut terintegrasi dengan visi SumselWonderful 2030, yang mendorong pengembangan sektorpariwisata dan ekonomi kreatif sebagai salah satu motor penggerak pembangunan ekonomi daerah.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upayapenguatan program 100.000 Sultan Muda Sumatera Selatan, yang diakselerasi melalui Sultan Muda Sumsel Center (SMSC) yang berlokasi di Gedung Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan. SMSC hadir sebagai pusat edukasi, inkubasi, sertaruang kolaborasi bagi generasi muda dan pelaku usaha untukmengembangkan potensi bisnis, termasuk di sektor pariwisatadan ekonomi kreatif.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, antara lain perwakilan KBRI Kuala Lumpur, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, pemerintah daerah, asosiasi pelaku industri pariwisata, sertalembaga jasa keuangan yang turut berperan dalam memperluasakses pembiayaan dan penguatan ekosistem usaha di sektorpariwisata.
Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta sinergi yang lebih kuatantara sektor pariwisata, pelaku usaha ekonomi kreatif, dan sektor jasa keuangan sehingga mampu memperluas peluangusaha, meningkatkan daya tarik destinasi wisata Sumatera Selatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
- Penulis: Lipp

Saat ini belum ada komentar