Breaking News
light_mode
Trending Tags

Terima WTP ke-12 Berturut-turut, Herman Deru Tegaskan Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan Daerah

  • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
  • visibility 58
  • comment 0 komentar

Palembang – Di bawah kepemimpinan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru, Pemerintah Provinsi Sumsel kembali mengukir prestasi gemilang di bidang tata kelola keuangan. Untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut, Pemprov Sumsel berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), termasuk atas Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Sumsel Tahun Anggaran 2025.

Opini tersebut disampaikan Staf Ahli Bidang Lingkungan Hidup dan Pembangunan Berkelanjutan BPK RI, Dr. Edward Ganda Hasiolan Simanjuntak, S.E., M.Sc., dalam Rapat Paripurna XXXVI DPRD Provinsi Sumsel dengan agenda Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI Perwakilan Provinsi Sumsel atas Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Sumsel Tahun Anggaran 2025, yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumsel, Senin (15/6/2026) pagi.

Edward menjelaskan bahwa pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) merupakan pemeriksaan mandatory yang dilaksanakan BPK setiap tahun sebagai amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, serta Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara.

Sesuai ketentuan perundang-undangan, LKPD harus disampaikan oleh gubernur, bupati, atau wali kota kepada BPK paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir. Selanjutnya, BPK wajib menyampaikan laporan hasil pemeriksaan kepada DPRD paling lambat dua bulan setelah menerima laporan keuangan dari pemerintah daerah.

Menurut Edward, pemeriksaan atas LKPD merupakan pemeriksaan keuangan yang dilakukan BPK untuk memberikan opini mengenai kewajaran penyajian laporan keuangan. Opini tersebut didasarkan pada empat kriteria, yakni kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), efektivitas sistem pengendalian internal, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, serta kecukupan pengungkapan informasi dalam laporan keuangan.

Ia menegaskan bahwa pemeriksaan atas LKPD tidak hanya bertujuan menghasilkan opini, tetapi juga mengidentifikasi berbagai kelemahan dalam tata kelola keuangan pemerintah daerah.

Selain itu, BPK memberikan rekomendasi sebagai arahan, saran, dan masukan konstruktif guna memperbaiki serta meningkatkan sistem, proses, dan tata kelola keuangan daerah. Langkah tersebut bertujuan mengatasi berbagai permasalahan yang teridentifikasi dan meningkatkan kualitas pelaporan keuangan daerah pada masa mendatang.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan serta pelaksanaan rencana aksi atas tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan sebelumnya, BPK memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian dengan penekanan suatu hal untuk Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2025,” ujar Edward.

Ia menambahkan, pencapaian tersebut menandai keberhasilan Pemprov Sumsel dalam mempertahankan Opini WTP selama 12 kali berturut-turut.

“Pencapaian ini menandai keberhasilan dalam mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian untuk yang ke-12 kalinya secara berturut-turut,” katanya.

Menurut Edward, prestasi tersebut hendaknya menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Sumsel untuk terus meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah, sekaligus meningkatkan kualitas laporan keuangan yang disajikan.

Dalam kesempatan itu, BPK juga meminta Pemerintah Provinsi Sumsel untuk mengambil langkah konkret dalam menyelesaikan seluruh tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan dan memberikan prioritas terhadap rekomendasi yang masih memerlukan penyelesaian.

Di akhir sambutannya, Edward kembali menegaskan pentingnya penggunaan APBN dan APBD secara efektif dan efisien. Menurutnya, setiap rupiah yang dialokasikan melalui APBN maupun APBD bukan sekadar angka dalam laporan keuangan, melainkan representasi dari kepercayaan publik dan harapan masyarakat terhadap peningkatan kualitas hidup.

Oleh karena itu, diperlukan sinergi seluruh pihak untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dikelola mampu memberikan manfaat maksimal dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Dalam konteks ini, sangat penting bagi pemerintah daerah untuk tidak hanya fokus pada pencapaian opini WTP sebagai salah satu prestasi. Lebih dari itu, pemerintah daerah berkewajiban membangun budaya pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel. Semua pihak harus bekerja lebih keras lagi untuk memastikan setiap dana yang dikelola digunakan dengan cara yang benar-benar berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Herman Deru mengaku bersyukur dapat menerima secara langsung Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI Perwakilan Provinsi Sumsel atas Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Sumsel Tahun Anggaran 2025.

Sebagaimana diketahui, BPK RI Perwakilan Provinsi Sumsel telah menyelesaikan pemeriksaan atas laporan keuangan Pemerintah Provinsi Sumsel Tahun Anggaran 2025.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan beserta seluruh tim pemeriksa yang telah berupaya menyelesaikan pemeriksaan dan menyerahkan laporan hasil pemeriksaan secara tepat waktu sebagaimana diamanatkan oleh peraturan perundang-undangan,” ujar Herman Deru.

Ia mengatakan, hasil pemeriksaan tersebut dapat segera digunakan sebagai bahan penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD.

Menurut Herman Deru, pemeriksaan yang telah dilaksanakan memang bertujuan untuk memberikan opini mengenai kewajaran penyajian laporan keuangan pemerintah daerah.

Pada kesempatan itu, Herman Deru juga menyampaikan rasa syukurnya atas diterimanya laporan hasil pemeriksaan BPK RI dengan predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian. Bahkan, capaian tersebut berhasil dipertahankan selama 12 kali berturut-turut.

Menurutnya, Opini WTP merupakan bentuk pengakuan atas pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel, transparan, serta sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BPK RI Perwakilan Sumsel yang telah memberikan kesempatan kepada pemerintah daerah untuk menindaklanjuti berbagai permasalahan yang ditemukan selama proses pemeriksaan.

Dengan telah diterimanya laporan hasil pemeriksaan tersebut, Herman Deru meminta seluruh perangkat daerah segera menindaklanjuti setiap rekomendasi BPK secara baik, tepat, dan tuntas sesuai batas waktu yang telah ditentukan.

Herman Deru menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumsel menyadari sepenuhnya pemeriksaan yang dilakukan BPK RI merupakan bagian penting dalam upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, sekaligus mendukung pencapaian program-program strategis Pemerintah Provinsi Sumsel.

Karena itu, Pemprov Sumsel berkomitmen untuk terus mengelola keuangan daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie, S.E., M.M., para pimpinan dan anggota DPRD Sumsel, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Dr. Drs. Edward Candra, Kepala BPK RI Perwakilan Sumsel Rio Tirta, S.E., M.Acc., CSFA, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel.

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabupaten OKI Selenggarakan Pelatihan Dasar CPNS Golongan III

    Kabupaten OKI Selenggarakan Pelatihan Dasar CPNS Golongan III

    • visibility 211
    • 0Komentar

    Palembanglipp- Ogan Komering Ilir (OKI) mencatat sejarah baru dengan menjadi kabupaten pertama di Sumatera Selatan yang menyelenggarakan Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan III Angkatan I Tahun 2025. Acara pembukaan ini dipimpin langsung oleh Bupati OKI, H. Muchendi Mahzareki, pada Senin, 25 Agustus 2025, di Gedung Diklat BKPSDM OKI Teluk Gelam. Pesan […]

  • OJK Sumsel Luncurkan Pemilihan Duta IJK Sumsel2025: Mengasah Kompetensi, Integritas, dan Kepemimpinan IJK Muda

    OJK Sumsel Luncurkan Pemilihan Duta IJK Sumsel2025: Mengasah Kompetensi, Integritas, dan Kepemimpinan IJK Muda

    • visibility 205
    • 0Komentar

    Palembang – Otoritas Jasa Keuangan(OJK) Provinsi Sumatera Selatan resmi membuka rangkaianPemilihan Duta Industri Jasa Keuangan (IJK) Sumatera Selatan Tahun 2025 sebagai ajang untuk melahirkan insan IJK yang beretika, profesional, visioner, dan berperan sebagaiagen literasi serta inklusi keuangan di tengah masyarakat. Kegiatan ini diawali dengan pelaksanaan Penyisihan I dan II pada tanggal 13 dan 14 November […]

  • Polda Sumsel Bongkar Dugaan Pemerasan Dana Pendidikan APBN di Banyuasin, Dua PPPK Diamankan

    Polda Sumsel Bongkar Dugaan Pemerasan Dana Pendidikan APBN di Banyuasin, Dua PPPK Diamankan

    • visibility 66
    • 0Komentar

    Palembang — Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Selatan mengungkap dugaan pemerasan dalam pencairan Dana Program Revitalisasi Satuan Pendidikan APBN Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Banyuasin. Penyidik mengamankan dua tersangka berinisial RB (30) dan RD (30) dalam operasi tangkap tangan (OTT) di sebuah hotel di Kota Palembang, Kamis (17/9/2026) siang. Kedua tersangka merupakan Pegawai […]

  • Kasus Keracunan MBG Bandung Barat: Nitrit Tinggi Ditemukan, 1.315 Korban

    Kasus Keracunan MBG Bandung Barat: Nitrit Tinggi Ditemukan, 1.315 Korban

    • visibility 248
    • 0Komentar

    Kabar buruk menerpa Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebanyak 1.315 orang di Bandung Barat mendadak lemas dan sesak napas, menderita keracunan massal. Misteri penyebabnya akhirnya terungkap: bukan kuman, melainkan nitrit yang berbahaya. Melansir Pontianak_post, Tim BGN, yang dipimpin oleh Karimah Muhammad, menemukan jejak nitrit “super tinggi” dalam sisa melon dan lotek yang disajikan. Kadarnya mencapai […]

  • Dinas Pendidikan Palembang Dorong Penyelesaian Damai, Mediasi P3K SDN 241 Masih Berproses

    Dinas Pendidikan Palembang Dorong Penyelesaian Damai, Mediasi P3K SDN 241 Masih Berproses

    • visibility 186
    • 0Komentar

    Palembang – Dinas Pendidikan Kota Palembang bersama Inspektorat Kota Palembang memfasilitasi mediasi antara seorang pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) berinisial DF dan Kepala SDN 241 Palembang, terkait pembagian tugas di lingkungan sekolah. Pertemuan yang berlangsung pada Kamis (6/11/2025) itu dihadiri oleh kedua pihak bersangkutan, serta perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Inspektorat. Kepala Dinas Pendidikan […]

  • Satresnarkoba Polrestabes Palembang Ungkap Dua Kasus Sabu Saat Ops Ketupat Musi 2026

    Satresnarkoba Polrestabes Palembang Ungkap Dua Kasus Sabu Saat Ops Ketupat Musi 2026

    • visibility 100
    • 0Komentar

    Palrmbang — Di tengah pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 yang berfokus pada pengamanan mudik dan perayaan Idul Fitri, Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Palembang tetap menjalankan penegakan hukum terhadap peredaran narkotika. Pada Jumat (13/3/2026), Satresnarkoba Polrestabes Palembang berhasil mengungkap dua kasus peredaran narkotika jenis sabu dalam satu hari operasi dengan menangkap dua tersangka di wilayah berbeda […]

expand_less