Breaking News
light_mode
Trending Tags

Generasi Z Paling Sadar Kesehatan: 87% Bebas Alkohol

  • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
  • visibility 223
  • comment 0 komentar

Jakarta – Sebuah survei terbaru menunjukkan bahwa Generasi Z (Gen-Z) adalah kelompok usia yang paling sadar akan kesehatan, dengan persentase signifikan sebesar 87% dari mereka menyatakan diri bebas dari konsumsi alkohol. Fenomena ini menandai pergeseran besar dalam gaya hidup dan prioritas kesehatan jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya.

Survei yang dilakukan oleh sebuah lembaga riset independen ini melibatkan ribuan responden Gen-Z berusia 18 hingga 25 tahun di seluruh Indonesia. Hasilnya menunjukkan tren yang jelas: semakin banyak anak muda yang memilih untuk menghindari alkohol demi menjaga kesehatan fisik dan mental mereka.

Mengapa Gen-Z Menjauhi Alkohol?
Ada beberapa faktor utama yang mendorong tren ini:

* Akses Informasi: Gen-Z tumbuh di era digital, di mana informasi mengenai dampak buruk alkohol terhadap kesehatan mudah diakses melalui internet dan media sosial. Mereka lebih melek pengetahuan tentang risiko kesehatan jangka panjang seperti penyakit hati, gangguan mental, dan kecanduan.

* Prioritas Kesehatan Mental: Generasi ini juga dikenal sangat peduli dengan kesehatan mental. Mereka menyadari bahwa konsumsi alkohol sering kali dikaitkan dengan peningkatan risiko depresi dan kecemasan. Oleh karena itu, banyak yang memilih untuk tidak minum alkohol sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan mental.

* Media Sosial dan Pengaruh Positif: Platform seperti Instagram dan TikTok mempromosikan gaya hidup sehat. Tren wellness dan mindfulness semakin populer, di mana banyak influencer dan figur publik membagikan rutinitas sehat mereka, termasuk pola makan sehat dan olahraga, tanpa melibatkan alkohol. Hal ini menciptakan standar sosial baru yang lebih positif.

* Perubahan Definisi “Keren”: Dulu, minum alkohol sering dianggap sebagai bagian dari gaya hidup “keren” dan gaul. Namun, bagi Gen-Z, definisi tersebut telah berubah. “Keren” kini lebih identik dengan produktivitas, pencapaian pribadi, dan gaya hidup yang otentik dan bertanggung jawab.

Implikasi Bagi Industri dan Masyarakat
Tren ini memberikan sinyal penting bagi berbagai industri. Perusahaan minuman beralkohol mungkin perlu beradaptasi dengan mengembangkan produk non-alkohol atau minuman fungsional yang lebih sehat. Di sisi lain, industri kebugaran, makanan sehat, dan produk wellness diperkirakan akan terus berkembang pesat.

Secara sosial, pergeseran ini menunjukkan adanya harapan positif untuk masa depan. Dengan semakin banyak anak muda yang memprioritaskan kesehatan, diharapkan angka penyakit terkait gaya hidup di masa mendatang dapat menurun. Gen-Z bukan hanya generasi yang cerdas secara digital, tetapi juga generasi yang mengambil kendali penuh atas kesehatan mereka.

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Akan Tambah  Utang Rp781,9 Triliun, Terbesar Sejak Pandemi

    Prabowo Akan Tambah Utang Rp781,9 Triliun, Terbesar Sejak Pandemi

    • visibility 198
    • 0Komentar

    Palembanglipp.com- Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berencana menambah utang negara sebesar Rp781,9 triliun dalam RAPBN 2026. Penarikan ini akan dilakukan melalui penerbitan surat utang (SUN dan SBSN/sukuk) serta pinjaman, baik dari dalam maupun luar negeri. Jumlah tersebut tercatat sebagai yang terbesar sejak pandemi Covid-19, melampaui proyeksi 2025 sebesar Rp715,5 triliun. Sebagai perbandingan, pada masa pandemi 2021 […]

  • Perkuat Inklusi Keuangan, OJK Dorong Layanan Perbankan Terjangkau Bagi Penyandang Disabilitas

    Perkuat Inklusi Keuangan, OJK Dorong Layanan Perbankan Terjangkau Bagi Penyandang Disabilitas

    • visibility 93
    • 0Komentar

    Palembang – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat inklusi keuangan dengan mendorong penyediaan layanan jasa keuangan yang mudah terjangkau atau aksesibeldan setara bagi penyandang disabilitas, guna memastikan seluruh lapisan masyarakat memperoleh akses keuangan yang adil, inklusif, dan berkelanjutan. Penguatan tersebut dilakukan melalui percepatan implementasiPedoman Akses Pelayanan Keuangan untuk Disabilitas Berdaya(Pedoman SETARA) serta kolaborasi aktif dengan […]

  • Polwan Tersangka Pembunuhan Suami Ditahan, Motif Masih Diselidiki

    Polwan Tersangka Pembunuhan Suami Ditahan, Motif Masih Diselidiki

    • visibility 596
    • 0Komentar

    KoMataram, NTB – Kepolisian Daerah (Polda) NTB secara resmi menahan Briptu Rizka Sintiyani, seorang polwan yang ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan suaminya, Brigadir Esco Faska Rely (29). Jenazah Esco ditemukan membusuk di kebun dekat rumah mereka di Dusun Nyiur Lembang Dalem, Lombok Barat, pada 24 Agustus lalu. Melansir Kumparan.com, Penahanan ini dikonfirmasi oleh kuasa hukum […]

  • Polda Sumsel dan BNNP Sumsel Gerebek Jaringan Narkoba di Banyuasin, 20 Orang Diamankan

    Polda Sumsel dan BNNP Sumsel Gerebek Jaringan Narkoba di Banyuasin, 20 Orang Diamankan

    • visibility 183
    • 0Komentar

    Palembang – Tim gabungan Polda Sumatera Selatan (Sumsel) bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel kembali menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Melalui Operasi Sikat II Musi 2025, petugas berhasil mengamankan 20 orang terduga pelaku dalam razia yang digelar di Jalan Pangeran Ayin, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Jumat (7/11/2025). Operasi gabungan tersebut melibatkan […]

  • Antisipasi Kemacetan Mudik, Polda Sumsel Larang Truk Besar Melintas di Jalur Nasional

    Antisipasi Kemacetan Mudik, Polda Sumsel Larang Truk Besar Melintas di Jalur Nasional

    • visibility 112
    • 0Komentar

    Palembang — Polda Sumatera Selatan akan memberlakukan pembatasan operasional kendaraan angkutan barang di seluruh jalur tol dan jalan nasional non-tol di wilayah Sumatera Selatan selama masa arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Kebijakan tersebut mulai berlaku Jumat, 13 Maret 2026 pukul 12.00 WIB hingga Minggu, 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB, seiring meningkatnya mobilitas […]

  • Bupati Ponorogo Jadi Tersangka KPK, Diduga Terima Suap dan Gratifikasi Rp2,6 Miliar 

    Bupati Ponorogo Jadi Tersangka KPK, Diduga Terima Suap dan Gratifikasi Rp2,6 Miliar 

    • visibility 169
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko (SUG), sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi suap dan gratifikasi. Penetapan ini dilakukan setelah Sugiri bersama tiga orang lainnya terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Jumat (7/11/2025). Bersamaan dengan Bupati Sugiri, KPK juga menetapkan tiga tersangka lain. Mereka adalah Sekretaris Daerah (Sekda) […]

expand_less