Breaking News
light_mode
Trending Tags

Istana Buka Suara Soal Pengemudi Ojol Dilindas Barakuda Saat Demo

  • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
  • visibility 34
  • comment 0 komentar

JAKARTA – Pihak Istana angkat bicara terkait insiden yang melibatkan seorang pengemudi ojek online (ojol) yang terlindas mobil barakuda saat aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta. Kejadian yang videonya viral di media sosial tersebut menuai banyak kecaman dari warganet.

Juru Bicara Kepresidenan, Andri Syahputra, dalam konferensi persnya menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden tersebut.

“Kami sangat menyesali kejadian ini. Ini adalah musibah yang seharusnya tidak terjadi,” ujar Andri.

Menurut Andri, Presiden telah memerintahkan pihak terkait untuk menginvestigasi secara menyeluruh.

“Bapak Presiden telah menginstruksikan Kapolri dan jajaran untuk melakukan investigasi mendalam dan transparan. Jika terbukti ada kelalaian, personel yang terlibat akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tambahnya.

Kronologi dan Kondisi Korban
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pengemudi ojol bernama Herman (45) tersebut sedang melintas di area demonstrasi saat massa terlibat bentrok dengan aparat keamanan.

Herman diduga hendak mencari jalan alternatif untuk menghindari kerumunan, namun nahas, ia terjatuh dan terlindas mobil barakuda yang sedang bergerak membubarkan massa.

Herman segera dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) dan kini dikabarkan dalam kondisi stabil. Ia mengalami luka serius di bagian kaki dan beberapa memar di tubuhnya.

Pihak Istana berjanji akan menanggung seluruh biaya pengobatan Herman hingga pulih sepenuhnya.

“Kami pastikan korban akan mendapatkan perawatan terbaik. Pihak Istana akan menanggung semua biaya pengobatan,” kata Andri.

Peringatan dan Imbauan
Andri Syahputra juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya pengemudi ojol, untuk lebih berhati-hati saat melintas di area yang sedang terjadi unjuk rasa.

Ia juga mengingatkan aparat keamanan untuk bertindak lebih profesional dan mengedepankan pendekatan persuasif dalam mengamankan aksi demonstrasi.

“Aksi unjuk rasa adalah hak setiap warga negara, namun harus dilakukan secara damai. Kami juga meminta aparat untuk selalu mengedepankan keselamatan publik dan bertindak sesuai prosedur,” tutup Andri.

Insiden ini kembali menyoroti pentingnya manajemen pengamanan yang lebih baik dalam menghadapi unjuk rasa agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI dan PKK Palembang Sinergi, Dorong UMKM Naik Kelas

    BRI dan PKK Palembang Sinergi, Dorong UMKM Naik Kelas

    • visibility 6
    • 0Komentar

    Palembanglipp – Kolaborasi strategis antara Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Palembang dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) diharapkan mampu memberi dorongan baru bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Pertemuan yang diadakan di Setda Kota Palembang pada Kamis (3/7/2025) menjadi titik awal sinergi ini, khususnya untuk memperkuat pelaku usaha kecil yang didominasi […]

  • Minta Uang dengan Senjata Tajam, Anak di Lubuklinggau Dipenjarakan Ibu Kandung

    Minta Uang dengan Senjata Tajam, Anak di Lubuklinggau Dipenjarakan Ibu Kandung

    • visibility 8
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Seorang ibu di Kota Lubuklinggau, Sumatra Selatan, terpaksa melaporkan anak kandungnya sendiri ke polisi. Tindakan ini diambil karena sang anak, Salam Mubarokah (40), kerap meminta uang secara paksa dan mengancam menggunakan senjata tajam. Pelapor adalah Rohani (76), warga Jalan Jatiwangi, Kelurahan Tanah Periuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan 2. Ia melaporkan putranya yang kini menjadi […]

  • Wagub Cik Ujang Pastikan Semua Desa dan Kelurahan di Sumsel Sudah Bentuk Kopdes Merah Putih

    Wagub Cik Ujang Pastikan Semua Desa dan Kelurahan di Sumsel Sudah Bentuk Kopdes Merah Putih

    • visibility 5
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memastikan komitmennya dalam mendukung program nasional pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang menegaskan hal ini saat bertemu dengan Menteri Koperasi RI, Budi Arie Setiadi, di Jakarta, Jumat (22/8/2025). Cik Ujang mengungkapkan bahwa seluruh desa dan kelurahan di Sumsel sudah membentuk Kopdes berbadan hukum. “Dari […]

  • Alexander Zwiers Ditunjuk Sebagai Direktur Teknik PSSI, Punya Rekam Jejak Gemilang di Dunia Sepak Bola

    Alexander Zwiers Ditunjuk Sebagai Direktur Teknik PSSI, Punya Rekam Jejak Gemilang di Dunia Sepak Bola

    • visibility 12
    • 0Komentar

    Palembanglipp- PSSI resmi menunjuk Alexander Zwiers sebagai Direktur Teknik baru. Penunjukan ini diharapkan dapat membawa perubahan signifikan dalam ekosistem sepak bola Indonesia, mengingat rekam jejak Zwiers yang sangat mumpuni. Zwiers dikenal memiliki pengalaman luas dalam mengembangkan akademi sepak bola kelas dunia di berbagai negara, seperti Belanda, Qatar, Arab Saudi, Meksiko, dan Uni Emirat Arab. Selain […]

  • AS Cabut 6.000 Visa Pelajar, Sebut Alasan Pelanggaran Hukum hingga Dukungan Terorisme

    AS Cabut 6.000 Visa Pelajar, Sebut Alasan Pelanggaran Hukum hingga Dukungan Terorisme

    • visibility 11
    • 0Komentar

    Palembanglipp.com- Pemerintahan Trump secara resmi mencabut lebih dari 6.000 visa pelajar internasional sepanjang tahun ini. Pencabutan ini dilakukan terhadap pelajar yang dinyatakan melanggar hukum Amerika Serikat atau melebihi batas masa tinggal mereka. Departemen Luar Negeri AS menyatakan bahwa sebagian besar pelanggaran yang dilakukan meliputi tindak kriminal seperti penyerangan, mengemudi dalam keadaan mabuk (DUI), dan perampokan. […]

  • Wamenaker Immanuel Ebenezer Dipecat Presiden Prabowo Setelah Jadi Tersangka KPK

    Wamenaker Immanuel Ebenezer Dipecat Presiden Prabowo Setelah Jadi Tersangka KPK

    • visibility 8
    • 0Komentar

    Palembanglipp – Presiden Prabowo Subianto resmi memberhentikan Immanuel Ebenezer dari jabatannya sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker). Keputusan ini diambil setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Immanuel Ebenezer, yang akrab disapa Noel, sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikat K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengonfirmasi kabar ini kepada wartawan […]

expand_less
Skip to toolbar