Breaking News
light_mode
Trending Tags

Istana Buka Suara Soal Pengemudi Ojol Dilindas Barakuda Saat Demo

  • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
  • visibility 111
  • comment 0 komentar

JAKARTA – Pihak Istana angkat bicara terkait insiden yang melibatkan seorang pengemudi ojek online (ojol) yang terlindas mobil barakuda saat aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta. Kejadian yang videonya viral di media sosial tersebut menuai banyak kecaman dari warganet.

Juru Bicara Kepresidenan, Andri Syahputra, dalam konferensi persnya menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden tersebut.

“Kami sangat menyesali kejadian ini. Ini adalah musibah yang seharusnya tidak terjadi,” ujar Andri.

Menurut Andri, Presiden telah memerintahkan pihak terkait untuk menginvestigasi secara menyeluruh.

“Bapak Presiden telah menginstruksikan Kapolri dan jajaran untuk melakukan investigasi mendalam dan transparan. Jika terbukti ada kelalaian, personel yang terlibat akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tambahnya.

Kronologi dan Kondisi Korban
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pengemudi ojol bernama Herman (45) tersebut sedang melintas di area demonstrasi saat massa terlibat bentrok dengan aparat keamanan.

Herman diduga hendak mencari jalan alternatif untuk menghindari kerumunan, namun nahas, ia terjatuh dan terlindas mobil barakuda yang sedang bergerak membubarkan massa.

Herman segera dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) dan kini dikabarkan dalam kondisi stabil. Ia mengalami luka serius di bagian kaki dan beberapa memar di tubuhnya.

Pihak Istana berjanji akan menanggung seluruh biaya pengobatan Herman hingga pulih sepenuhnya.

“Kami pastikan korban akan mendapatkan perawatan terbaik. Pihak Istana akan menanggung semua biaya pengobatan,” kata Andri.

Peringatan dan Imbauan
Andri Syahputra juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya pengemudi ojol, untuk lebih berhati-hati saat melintas di area yang sedang terjadi unjuk rasa.

Ia juga mengingatkan aparat keamanan untuk bertindak lebih profesional dan mengedepankan pendekatan persuasif dalam mengamankan aksi demonstrasi.

“Aksi unjuk rasa adalah hak setiap warga negara, namun harus dilakukan secara damai. Kami juga meminta aparat untuk selalu mengedepankan keselamatan publik dan bertindak sesuai prosedur,” tutup Andri.

Insiden ini kembali menyoroti pentingnya manajemen pengamanan yang lebih baik dalam menghadapi unjuk rasa agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 42 Remaja Terduga Pelaku Perusakan Gedung DPRD Sumsel Ditahan dan Diperiksa Intensif

    42 Remaja Terduga Pelaku Perusakan Gedung DPRD Sumsel Ditahan dan Diperiksa Intensif

    • visibility 165
    • 0Komentar

    Palembang – Empat puluh dua remaja yang diduga kuat terlibat dalam serangkaian aksi anarkis di Kota Palembang kini berada di tangan pihak kepolisian. Mereka ditangkap atas dugaan keterlibatan dalam kasus pembakaran dan perusakan yang menargetkan Gedung DPRD Sumatera Selatan, Gedung Ditlantas Polda Sumsel, serta beberapa pos polisi di sekitarnya. Kerusakan signifikan pada fasilitas publik dan […]

  • Palembang 2025: Kota Metropolitan yang Tetap Tumbuh dengan Tantangan Urbanisasi

    Palembang 2025: Kota Metropolitan yang Tetap Tumbuh dengan Tantangan Urbanisasi

    • visibility 142
    • 0Komentar

    Palembanglipp.com– Kota Palembang diproyeksikan akan terus konsisten sebagai salah satu kota dengan pertumbuhan penduduk terpenting di luar Pulau Jawa pada tahun 2025. Peninggalan gemilang sebagai tuan rumah Asian Games 2018 dan perkembangan infrastrukturnya menjadi magnet utama pertumbuhan penduduk, baik melalui kelahiran maupun arus urbanisasi. Berdasarkan proyeksi Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palembang dan analisis dari […]

  • Respons Cepat Wali Kota Palembang Atasi Banjir di Sako Blitz

    Respons Cepat Wali Kota Palembang Atasi Banjir di Sako Blitz

    • visibility 97
    • 0Komentar

    Palembang – Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, bertindak cepat menanggapi keluhan warga di Sako Blitz yang viral di media sosial akibat genangan air. Ia langsung turun ke lokasi untuk meninjau dan mencari solusi. Kehadiran Ratu Dewa disambut antusias oleh warga yang sudah lama mengeluhkan kondisi tersebut. Warga menyampaikan bahwa genangan air sering terjadi karena saluran […]

  • Kasus Tengku Munirwan: Inovasi Petani vs. Jerat Hukum Regulasi Benih

    Kasus Tengku Munirwan: Inovasi Petani vs. Jerat Hukum Regulasi Benih

    • visibility 100
    • 0Komentar

    Tengku Munirwan, seorang kepala desa di Aceh Utara, dikenali sebagai sosok inovator pertanian berkat keberhasilannya mengembangkan benih padi IF8. Benih varietas ini terbukti mampu meningkatkan hasil panen petani secara signifikan, melebihi rata-rata panen pada umumnya. Namun, inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan petani ini justru menjeratnya ke dalam masalah hukum. Pada tahun 2019, Tengku […]

  • PLN Sambut Positif Langkah BSN Tetapkan SNI FABA untuk Dukung Pertanian Produktif dan Berkelanjutan

    PLN Sambut Positif Langkah BSN Tetapkan SNI FABA untuk Dukung Pertanian Produktif dan Berkelanjutan

    • visibility 53
    • 0Komentar

    Jakarta— PT PLN (Persero) menyambut positif penetapan Standar Nasional Indonesia (SNI) 9387:2025 oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN) terkait _Fly Ash and Bottom Ash_ (FABA) atau abu sisa pembakaran Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) sebagai pembenah tanah dan bahan baku pupuk untuk tanaman. Kehadiran standar ini menjadi tonggak penting dalam mendukung konsep _waste to value_, yakni […]

  • Prabowo Akan Tambah  Utang Rp781,9 Triliun, Terbesar Sejak Pandemi

    Prabowo Akan Tambah Utang Rp781,9 Triliun, Terbesar Sejak Pandemi

    • visibility 74
    • 0Komentar

    Palembanglipp.com- Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berencana menambah utang negara sebesar Rp781,9 triliun dalam RAPBN 2026. Penarikan ini akan dilakukan melalui penerbitan surat utang (SUN dan SBSN/sukuk) serta pinjaman, baik dari dalam maupun luar negeri. Jumlah tersebut tercatat sebagai yang terbesar sejak pandemi Covid-19, melampaui proyeksi 2025 sebesar Rp715,5 triliun. Sebagai perbandingan, pada masa pandemi 2021 […]

expand_less
Skip to toolbar