Breaking News
light_mode
Trending Tags

Tolak Pinjamkan Ambulans ke Warga Kejang, Puskesmas Banjar 2 Digeruduk

  • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
  • visibility 133
  • comment 0 komentar

Banjar, Jawa Barat – Suasana tegang menyelimuti kantor Puskesmas Banjar 2 di Kota Banjar, Jawa Barat, pada Kamis (25/9/2025).

Sejumlah perangkat desa dan warga Desa Neglasari, Kecamatan Banjar, mendatangi puskesmas tersebut sebagai bentuk protes keras karena diduga tidak dipinjamkannya ambulans untuk mengantar warga yang sakit parah hingga kejang.

Kejadian bermula ketika seorang warga bernama Dede (65) tiba-tiba mengalami kejang saat sedang mengikuti pelayanan Disdukcapil di depan Desa Neglasari. Pihak desa segera menghubungi Puskesmas Banjar 2 untuk memohon peminjaman ambulans.

“Tapi jawabannya dari pihak Puskesmas ada mobil tapi tidak ada sopirnya,” ujar Ikbal Machdar Fauzi, Kepala Dusun Cilengkong, Neglasari.

Tak kehabisan akal, Ikbal bersama Bhabinkamtibmas Desa Neglasari berinisiatif mendatangi langsung Puskesmas Banjar 2, berharap bisa meminjam mobil ambulansnya saja. Namun, upaya darurat ini terbentur birokrasi.

Alih-alih mendapatkan bantuan cepat, mereka justru dibuat geram karena hanya dilempar jawaban dan alasan harus sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Tadi setelah saya koordinasi dengan pihak Kepala Puskesmas, tapi tetap tidak dikasih pinjam dengan alasan tidak sesuai SOP. Padahal ada satu unit ambulans,” terang Ikbal, menunjukkan kekecewaan perangkat desa dan warga.

Pihak Puskesmas Beralasan SOP dan Verifikasi Identitas

Terpisah, Kepala Puskesmas Banjar 2, dr. Devi Utari, memberikan penjelasan atas penolakan tersebut. Ia mengatakan bahwa saat itu puskesmas sedang padat kegiatan.

Ia membenarkan adanya kedatangan pihak yang mengaku Bhabinkamtibmas sekitar pukul 11.30 WIB untuk meminjam ambulans.

Dr. Devi sempat menanyakan asal dan kepentingan tamu tersebut, lantaran ia merasa Bhabinkamtibmas Neglasari yang ia kenal adalah Pak Dede Iim, bukan orang yang datang saat itu.

“Saya wajar dong nanya bapaknya dari mana, karena tiba-tiba bilang meminjam mobil ambulans. Dia bilang pokoknya minjam ambulans karena ada warga di desa pingsan,” papar dr. Devi.

Penolakan peminjaman ambulans tanpa sopir atau tanpa mengikuti prosedur medis yang jelas inilah yang memicu kemarahan perangkat desa dan warga.

Kasus ini kembali menyoroti pentingnya kejelasan dan fleksibilitas SOP terkait penggunaan ambulans dalam situasi darurat, terutama ketika berhadapan dengan nyawa masyarakat.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Modus Minta Tumpangan, Residivis Rampas Motor Pelajar di Palembang

    Modus Minta Tumpangan, Residivis Rampas Motor Pelajar di Palembang

    • visibility 45
    • 0Komentar

    Palembang — Tim Unit 4 Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Selatan berhasil menangkap seorang residivis berinisial YR (33) yang diduga menjadi pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) berantai di Kota Palembang. Tersangka diduga terlibat dalam sembilan aksi kejahatan dengan modus serupa, yakni berpura-pura meminta tumpangan kepada korban sebelum akhirnya merampas kendaraan […]

  • Video Viral di India: Dokter Diperiksa untuk ‘Dengarkan Detak Jantung’ Patung Dewa

    Video Viral di India: Dokter Diperiksa untuk ‘Dengarkan Detak Jantung’ Patung Dewa

    • visibility 166
    • 0Komentar

    NEW DELHI – Sebuah video yang memperlihatkan peristiwa langka dan membingungkan di India viral di media sosial, memicu perdebatan sengit di kalangan warganet. Dalam rekaman tersebut, seorang pria yang diduga sebagai dokter terlihat sedang memeriksa sebuah patung Dewa di dalam kuil, setelah seorang pemuja mengaku mendengar suara detak jantung dari patung tersebut. Video yang beredar […]

  • Eko Patrio Resmi Minta Maaf Atas Kontroversi Joget di DPR dan Parodi Sound Horeg yang Menghebohkan Publik

    Eko Patrio Resmi Minta Maaf Atas Kontroversi Joget di DPR dan Parodi Sound Horeg yang Menghebohkan Publik

    • visibility 157
    • 0Komentar

    Jakarta, 28 Agustus 2025 – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI sekaligus Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN), Eko Hendro Purnomo, yang lebih dikenal sebagai Eko Patrio, akhirnya mengeluarkan permohonan maaf resmi terkait dua insiden kontroversial yang mencoreng namanya belakangan ini. Aksi joget spontan bersama sejumlah anggota DPR selama Sidang Tahunan MPR pada 15 Agustus […]

  • PLN UID S2JB Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Lewat Bank Sampah Terpadu Berbasis Listrik di Prabumulih

    PLN UID S2JB Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Lewat Bank Sampah Terpadu Berbasis Listrik di Prabumulih

    • visibility 111
    • 0Komentar

    Prabumulih – PLN UID S2JB kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program lingkungan hijau, khususnya kota yang bersih dan berdaya melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan meresmikan Bank Sampah Terpadu Berbasis Listrik di Kota Prabumulih. Inisiatif ini menjadi langkah konkret PLN dalam mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan sekaligus memperkuat ekonomi sirkular di tingkat masyarakat. […]

  • Berhasil membangun Infrastruktur konektivitas transportasi, Palembang Raih National Governance Award 2026

    Berhasil membangun Infrastruktur konektivitas transportasi, Palembang Raih National Governance Award 2026

    • visibility 10
    • 0Komentar

    Jakarta— Ballroom The Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta malam itu berpendar dengan cahaya fantastis, seakan menari mengikuti setiap ritme rangkaian acara.   Di kursi kehormatan, para kepala daerah terbaik dari berbagai penjuru negeri duduk tegap, menatap podium utama dengan penuh wibawa.   Dari deretan itu, salah satunya sosok Wali Kota Palembang Ratu Dewa yang dinobatkan […]

  • KPK Sita Rp26,2 Miliar dan Aset Lain, Perkuat Bukti Korupsi Kuota Haji

    KPK Sita Rp26,2 Miliar dan Aset Lain, Perkuat Bukti Korupsi Kuota Haji

    • visibility 189
    • 0Komentar

    Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menunjukkan keseriusannya dalam mengusut kasus dugaan korupsi kuota haji 2023–2024 di Kementerian Agama. Dalam operasi terbarunya, KPK berhasil menyita sejumlah barang bukti penting dari berbagai pihak yang diduga terlibat. Menurut Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, barang bukti yang disita meliputi uang tunai sebesar 1,6 juta dolar AS atau setara […]

expand_less