Breaking News
light_mode
Trending Tags

Sampah Jadi Berkah, Pendidikan Jadi Nyata: PLN UID S2JB Resmikan Program SPP Dibayar Sampah Bersama Qur’anic Farm dan Bank Sampah Indonesia

  • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
  • visibility 153
  • comment 0 komentar

Palembang  — Di tengah meningkatnya persoalan lingkungan dan keterbatasan akses pendidikan bagi anak-anak yatim dan dhuafa, PLN UID S2JB meresmikan Program Pengelolaan Sampah Pintar untuk Pendidikan di Desa Qur’an Palembang. Program berbasis kolaborasi sosial-lingkungan ini menggandeng Yayasan Qur’anic Farm Indonesia dan Bank Sampah Indonesia sebagai mitra pelaksana yang didukung melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli.

Program inovatif SPP Dibayar dengan Sampah membuka kesempatan bagi 153 siswa yatim dan dhuafa di Sekolah Qur’anPreneur Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tanpa beban biaya SPP, melainkan dengan menyetorkan sampah organik dari rumah. Sampah seperti sisa sayuran, kulit buah, dan limbah dapur lainnya diolah oleh tim Bank Sampah Indonesia Legacy menjadi pupuk kompos dan Nutrisi Organik Cair (NOC) yang memiliki nilai ekonomis, kemudian hasilnya digunakan untuk membantu operasional sekolah dan pengembangan fasilitas pendidikan.

Program ini telah mencatat perubahan yang signifikan bagi masyarakat. Setiap periode pengumpulan, berhasil dihimpun sekitar 350 hingga 800 kilogram sampah organik yang kemudian diproses menjadi kompos dan ratusan botol NOC. Kolaborasi melalui gerakan Sedekah Sampah berhasil mengumpulkan 1.454 kilogram sampah plastik. Selain itu, sebanyak 311 peserta dari berbagai sekolah telah mengikuti kegiatan edukasi lingkungan dan praktik pengolahan sampah di lokasi baru Bank Sampah Indonesia Legacy, yang kini menjadi pusat edukasi dan ekonomi sirkular yang produktif. Program ini juga mendorong partisipasi luas masyarakat, dengan keterlibatan sekitar 150 kepala keluarga dalam pemilahan sampah dari rumah.

General Manager PLN UID S2JB Adhi Herlambang, yang diwakili oleh Senior Manager Perencanaan PLN UID S2JB, Armunanto, menyampaikan bahwa program ini adalah bukti bahwa energi kolaborasi dapat mengubah masalah menjadi manfaat bagi masyarakat.

“Program ini bukan sekadar tentang pengelolaan sampah, tetapi tentang membuka akses pendidikan tanpa menyerah pada keadaan, serta membangun budaya peduli lingkungan dari rumah. Melalui dukungan TJSL kategori lingkungan, PLN merasa terhormat dapat ikut menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Semoga program ini menjadi model inspiratif demi mewujudkan Palembang yang bersih, hijau, dan lestari,” ujar Armunanto, mewakili GM PLN UID S2JB.

Pemerintah Kota Palembang juga memberikan apresiasi. Staf Ahli Walikota Bidang Ekonomi Pembangunan dan Investasi, Riza Pahlevi MA, menegaskan pentingnya gotong royong dalam menyelesaikan persoalan sosial dan lingkungan.

“Program Pengelolaan Sampah Pintar untuk Pendidikan adalah bukti bahwa kolaborasi mampu menjawab persoalan masyarakat secara kreatif dan berkelanjutan. Tidak hanya menciptakan lingkungan yang lebih bersih, tetapi juga membuka harapan pendidikan bagi anak yatim dan dhuafa. Pemerintah Kota Palembang mendukung agar program ini terus diperluas menjadi gerakan bersama,” ungkap Riza Pahlevi.

Ketua Bank Sampah Indonesia Legacy, Denny Satria, menyampaikan bahwa program ini telah mengubah cara masyarakat memandang sampah.

“Program ini mengajarkan bahwa sampah bukan lagi beban, tetapi sumber keberkahan ketika dikelola dengan benar. Dukungan PLN membuat fasilitas dan kapasitas produksi kami berkembang sehingga manfaatnya terasa luas. Semoga semangat gotong royong ini terus tumbuh dan menginspirasi” kata Denny Satria.

Sementara itu, Ketua Yayasan Qur’anic Farm Indonesia, Brillian, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan oleh PLN.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PLN UID S2JB atas kepercayaan dan dukungan melalui program TJSL PLN Peduli. Berkat kolaborasi ini, anak-anak yatim dhuafa dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya, dan masyarakat mendapatkan pengetahuan baru tentang pengelolaan sampah yang bermanfaat. Mudah-mudahan kerja sama ini terus berlanjut dan memberi dampak lebih besar bagi masyarakat,” ucap Brillian, Ketua Yayasan Qur’anic Farm.

Melalui program ini, PLN UID S2JB memperkuat komitmen dalam mendukung implementasi SDG 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, serta mendorong ekonomi sirkular yang memperkuat keberlanjutan lingkungan dan akses pendidikan yang lebih berkeadilan.

*Narahubung*
Iwan Arissetyadhi
Manager Komunikasi & TJSL PLN UID S2JB
Tlp. 0711 358355, 358671, 358804, 358859
Facs. 0711 310376, 357440

 

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Generasi Z Paling Sadar Kesehatan: 87% Bebas Alkohol

    Generasi Z Paling Sadar Kesehatan: 87% Bebas Alkohol

    • visibility 190
    • 0Komentar

    Jakarta – Sebuah survei terbaru menunjukkan bahwa Generasi Z (Gen-Z) adalah kelompok usia yang paling sadar akan kesehatan, dengan persentase signifikan sebesar 87% dari mereka menyatakan diri bebas dari konsumsi alkohol. Fenomena ini menandai pergeseran besar dalam gaya hidup dan prioritas kesehatan jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Survei yang dilakukan oleh sebuah lembaga riset independen […]

  • Gaji DPR Kini Rp65 Juta, DPRD DKI Rp139 Juta

    Gaji DPR Kini Rp65 Juta, DPRD DKI Rp139 Juta

    • visibility 174
    • 0Komentar

    DPR RI bergerak cepat menanggapi aspirasi publik dan Tuntutan 17+8 yang disuarakan di media sosial. Dalam keputusan yang dibacakan oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, DPR sepakat untuk memotong berbagai tunjangan, termasuk tunjangan perumahan senilai Rp50 juta per bulan. Pemangkasan ini juga mencakup biaya langganan listrik, telepon, dan transportasi, sehingga gaji total anggota DPR […]

  • Ayah dan Anak Dibekuk di Musi Rawas, 86,80 Gram Sabu Disita

    Ayah dan Anak Dibekuk di Musi Rawas, 86,80 Gram Sabu Disita

    • visibility 54
    • 0Komentar

    Musi Rawas – Polda Sumatera Selatan melalui Tim Tindak Elang Musi Satresnarkoba Polres Musi Rawas berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika dengan dimensi yang jarang terjadi, yakni keterlibatan hubungan keluarga dalam jaringan peredaran sabu. Dalam operasi pada Jumat malam, 24 April 2026, sekitar pukul 20.30 WIB di Desa Karya Mukti, Kecamatan Muara Kelingi, petugas terlebih dahulu […]

  • Warga Palembang Makin Mudah ke Luar Negeri, Bandara SMB II Tambah Dua Maskapai Internasional

    Warga Palembang Makin Mudah ke Luar Negeri, Bandara SMB II Tambah Dua Maskapai Internasional

    • visibility 168
    • 0Komentar

    Judul Palembang — Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang akan menambah dua maskapai internasional, yaitu Malindo Air dan Scoot Air, untuk melayani rute langsung dari dan ke luar negeri. General Manager Bandara SMB II, Iwan Winaya Mahdar, mengatakan bahwa Malindo Air akan mulai beroperasi pada September 2025 dengan rute Palembang–Malaysia pulang pergi. Sementara itu, […]

  • Antisipasi Kemacetan Mudik, Polda Sumsel Larang Truk Besar Melintas di Jalur Nasional

    Antisipasi Kemacetan Mudik, Polda Sumsel Larang Truk Besar Melintas di Jalur Nasional

    • visibility 80
    • 0Komentar

    Palembang — Polda Sumatera Selatan akan memberlakukan pembatasan operasional kendaraan angkutan barang di seluruh jalur tol dan jalan nasional non-tol di wilayah Sumatera Selatan selama masa arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Kebijakan tersebut mulai berlaku Jumat, 13 Maret 2026 pukul 12.00 WIB hingga Minggu, 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB, seiring meningkatnya mobilitas […]

  • Guru Honorer 33 Tahun di Sukabumi: Pengabdian Tanpa Batas, Gaji Terbatas

    Guru Honorer 33 Tahun di Sukabumi: Pengabdian Tanpa Batas, Gaji Terbatas

    • visibility 203
    • 0Komentar

    Palembanglipp- Di balik perbukitan Sukabumi, ada kisah pengabdian luar biasa dari seorang guru honorer bernama Saryono. Selama 33 tahun, ia mendedikasikan hidupnya untuk mengajar di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Tegalpanjang. Namun, di usia 55 tahun, kisahnya viral bukan karena kesuksesan finansial, melainkan karena pengorbanan yang tak terhitung. Setiap hari, Pak Saryono menempuh perjalanan berat untuk bisa […]

expand_less