Breaking News
light_mode
Trending Tags

“Kami Dibungkam”: Kemal Palevi Kritik Tajam Pemerintah Soal Korupsi, Amnesti, dan Budaya Lupa

  • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
  • visibility 135
  • comment 0 komentar

Komika dan aktor, Kemal Palevi, kembali melontarkan kritik pedas terhadap pemerintah. Dalam unggahan di media sosial pada Kamis (28/8/2025), Kemal menuangkan keresahannya tanpa balutan humor yang biasa ia pakai.

Ia menyebut, para politisi kini semakin semena-mena karena tahu rakyat tidak punya kekuatan untuk melawan.

“Karena mereka tahu kita enggak bisa ngapa-ngapain. Kita itu dibungkam,” tulis Kemal.

Ia menyoroti mengapa politisi tidak lagi takut pada konsekuensi moral maupun politik. Menurutnya, hal itu disebabkan mereka yakin masyarakat tidak akan berani mengambil tindakan ekstrem yang bisa merusak karier politik mereka.

Sindiran Soal Koruptor dan Budaya Lupa

Kemal juga menyindir kebiasaan masyarakat Indonesia yang mudah “lupa.” Ia menyebut, kasus-kasus pejabat yang korup sering kali terlupakan, apalagi jika tertimpa isu baru yang lebih heboh.

“Begitu fokus kita pindah, tiba-tiba ada orang yang hukuman penjaranya dipotong karena hari kemerdekaan,” sindirnya.

Komentar ini diduga merujuk pada amnesti yang diberikan Presiden Prabowo Subianto kepada sejumlah narapidana saat HUT RI ke-80, termasuk eks Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (kasus korupsi) dan aktivis Yulius Paonganan (kasus ITE).

“Koruptor tahu-tahu balik ke parpol, balik lagi ke pemerintahan. Terus, apa kabar kasus Pertamina?” tanyanya dengan ketus. Ia juga menyinggung dugaan korupsi kuota haji yang belakangan ramai diperbincangkan. “Boro-boro takut dosa. Sama dosa korupsi kuota haji aja mereka enggak takut.”

Masyarakat Sulit Bersuara

Dengan nada getir, Kemal menggambarkan betapa sulitnya masyarakat untuk bersuara. Ia menyebut, rakyat hanya bisa pasrah dan berusaha bertahan hidup. Bahkan, demonstrasi pun dianggap salah.

“Begitu kita turun demo, eh pemerintahnya WFH. Yang disalahin siapa? Pendemonya. Dibilang SDM rendah,” tulisnya.

Unggahan serius Kemal ini mengejutkan banyak warganet yang biasa melihatnya berinteraksi dengan humor. Banyak yang setuju dengan kritik yang ia sampaikan.

“Kirain ada punchline di akhir. Ternyata serius banget,” tulis seorang warganet.

“Omongan lo sama kayak isi kepala saya. Udah pasrah aja,” timpal warganet lain.

Beberapa warganet juga mendukung Kemal untuk terus bersuara. Di akhir unggahannya, Kemal menutup dengan kalimat yang penuh kepasrahan: “Ya udah lah. Balik makan warteg aja guys.”

  • Penulis: Palembanglipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPJPH Audit Wadah Makan Impor Cina, Pastikan Halal untuk Program Gizi Gratis

    BPJPH Audit Wadah Makan Impor Cina, Pastikan Halal untuk Program Gizi Gratis

    • visibility 132
    • 0Komentar

    Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Haikal Hassan, menyatakan bahwa pihaknya akan mengirim tim ke Cina untuk melakukan audit langsung terhadap wadah makanan (food tray) yang digunakan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diambil untuk memastikan wadah tersebut tidak mengandung lemak babi seperti yang dirumorkan, sekaligus membuktikan komitmen pemerintah dalam menjamin kehalalan […]

  • Ratu Dewa Buka Festival Bidar 2025

    Ratu Dewa Buka Festival Bidar 2025

    • visibility 130
    • 0Komentar

    Palembang – Pada hari Minggu, 15 Agustus 2025, suasana di sepanjang Sungai Musi begitu meriah dengan dibukanya secara resmi Festival Perahu Bidar oleh Penjabat  Wali Kota Palembang, Ratu Dewa. Acara tahunan ini digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia dan menjadi salah satu puncak perayaan yang paling ditunggu-tunggu oleh masyarakat Palembang. […]

  • Antisipasi Kemacetan Mudik, Polda Sumsel Larang Truk Besar Melintas di Jalur Nasional

    Antisipasi Kemacetan Mudik, Polda Sumsel Larang Truk Besar Melintas di Jalur Nasional

    • visibility 42
    • 0Komentar

    Palembang — Polda Sumatera Selatan akan memberlakukan pembatasan operasional kendaraan angkutan barang di seluruh jalur tol dan jalan nasional non-tol di wilayah Sumatera Selatan selama masa arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Kebijakan tersebut mulai berlaku Jumat, 13 Maret 2026 pukul 12.00 WIB hingga Minggu, 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB, seiring meningkatnya mobilitas […]

  • Pemerintah Berencana Naikkan Tarif Iuran BPJS Kesehatan Tahun 2026

    Pemerintah Berencana Naikkan Tarif Iuran BPJS Kesehatan Tahun 2026

    • visibility 138
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah berencana melakukan penyesuaian tarif iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan pada tahun 2026. Rencana ini muncul sebagai respons atas defisit yang terus membayangi keuangan BPJS Kesehatan. Kementerian Kesehatan dan Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) sedang mengkaji ulang besaran tarif iuran yang berlaku saat ini. Kenaikan tarif ini dianggap perlu untuk menjaga […]

  • OJK dan Pemprov Sumsel Dorong Pengusaha Muda Kuasai AI Melalui AIM ASEAN-Kumpul Impact Roadshow

    OJK dan Pemprov Sumsel Dorong Pengusaha Muda Kuasai AI Melalui AIM ASEAN-Kumpul Impact Roadshow

    • visibility 18
    • 0Komentar

    Palembang — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan bersama Pemerintah ProvinsiSumatera Selatan berkolaborasi dengan AIM ASEAN–KumpulImpact menyelenggarakan kegiatan AIM ASEAN RoadshowPalembang yang berfokus pada pelatihan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) bagi pengusaha muda dan pelaku UMKM di Sumatera Selatan. Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan tersebut bertujuan untukmeningkatkan kapasitas generasi muda dalam […]

  • Nekat Bikin Laporan Palsu untuk Hindari Cicilan, Tiga Pria Masuk Bui

    Nekat Bikin Laporan Palsu untuk Hindari Cicilan, Tiga Pria Masuk Bui

    • visibility 165
    • 0Komentar

    MEDAN — Nasib apes menimpa Febriansyah (25), seorang pria asal M Yakub Lubis, Percut Sei Tuan. Ia kini harus mendekam di sel tahanan Polsek Medan Tembung setelah nekat membuat laporan palsu tentang perampokan sepeda motor. Bukan hanya dirinya, dua orang lain yang terlibat, Ramadhani Sinaga (33) dan Beni Irwan (41), juga turut ditangkap. Febriansyah ditangkap […]

expand_less