Breaking News
light_mode
Trending Tags

10 Hari Perburuan Senyap, Polres Lahat Bekuk Tersangka Pembunuhan Muara Payang di Persembunyian Pagar Alam

  • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
  • visibility 87
  • comment 0 komentar

Lahat — Persembunyian AA (30), tersangka utama kasus pembunuhan sadis di Desa Muara Payang, akhirnya runtuh. Setelah 10 hari melintasi perbatasan kota untuk menghindar dari kejaran petugas, pelarian AA berakhir di tangan tim gabungan Satreskrim Polres Lahat dan Polres Pagar Alam.10 Hari Perburuan Senyap, Polres Lahat Bekuk Tersangka Pembunuhan Muara Payang di Persembunyian Pagar Alam

Operasi senyap yang melibatkan Tim Jagal Bandit (Polres Lahat) dan Tim Srigala Hitam (Polres Pagar Alam) ini membuahkan hasil pada Rabu dini hari (18/3/2026). Tersangka tak berkutik saat disergap di sebuah pondok kebun terpencil di Desa Muara Siban, Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagar Alam, sekitar pukul 03.30 WIB.

Tragedi berdarah ini bermula pada Minggu dini hari, 8 Maret 2026. Korban, AAA (26), ditemukan tewas mengenaskan dengan luka tusuk di sekujur tubuh di Jalan Lintas Desa Muara Payang. Istri korban yang terbangun akibat suara kegaduhan di luar rumah, mendapati suaminya sudah terkapar bersimbah darah di pinggir jalan.

Pasca kejadian, Satreskrim Polres Lahat bergerak cepat melakukan olah TKP dan identifikasi. Meski identitas AA langsung terdeteksi, tersangka sempat menghilang dan berpindah-pindah tempat untuk mengelabui petugas.

Kapolres Lahat, AKBP Novi Edyanto, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa pengejaran ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan keadilan bagi keluarga korban.

“Kami sampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga. Penangkapan ini adalah bukti nyata bahwa tidak ada tempat bagi pelaku kejahatan untuk bersembunyi. Polres Lahat akan terus mengejar hingga ke lubang semut sekalipun,” tegas AKBP Novi.
>
Senada dengan itu, Kasat Reskrim Polres Lahat, AKP M. Ridho Pradani, S.Pd., S.H., mengungkapkan bahwa kunci keberhasilan operasi ini adalah konsistensi dan sinergi antarwilayah. “Selama 10 hari tim kami bekerja tanpa henti di lapangan. Kolaborasi dengan Tim Srigala Hitam Polres Pagar Alam menjadi kunci penentu terkuncinya posisi tersangka,” ujarnya.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., memberikan apresiasi atas keberhasilan ini. Ia menyatakan bahwa koordinasi antar-Polres di jajaran Polda Sumsel berjalan sangat efektif.

“Ini adalah pesan keras bagi siapa pun yang mencoba mengganggu kamtibmas di wilayah Sumatera Selatan: Anda bisa lari, tapi Anda tidak bisa bersembunyi,” ungkapnya.

Saat ini, tersangka AA beserta barang bukti sebilah senjata tajam telah diamankan di Mapolres Lahat. Penyidik menjerat tersangka dengan Pasal 458 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 (KUHP Baru) tentang tindak pidana pembunuhan dengan ancaman pidana berat.

Polres Lahat memastikan proses penyidikan akan dilakukan secara profesional dan transparan guna mempersiapkan berkas perkara menuju tahap penuntutan di meja hijau.

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ops Ketupat Musi 2026 Hari Ketiga: Polda Sumsel Pastikan Jalur Mudik Darat, Sungai, dan Kereta Aman

    Ops Ketupat Musi 2026 Hari Ketiga: Polda Sumsel Pastikan Jalur Mudik Darat, Sungai, dan Kereta Aman

    • visibility 98
    • 0Komentar

    Palembang — Polda Sumatera Selatan memastikan seluruh jalur transportasi yang digunakan masyarakat selama arus mudik Lebaran berada dalam pengawasan ketat pada hari ketiga pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026, Minggu (15/3/2026). Pengamanan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan personel di berbagai simpul transportasi utama, mulai dari jalur sungai di Dermaga Bekang Palembang, pusat aktivitas lalu lintas Kota […]

  • Kepala Bayi Terputus Saat Persalinan di Puskesmas, Bidan Dilaporkan Polisi

    Kepala Bayi Terputus Saat Persalinan di Puskesmas, Bidan Dilaporkan Polisi

    • visibility 202
    • 0Komentar

    TAPANULI TENGAH – Seorang bidan di Puskesmas Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, dilaporkan ke Polres Tapteng atas dugaan malapraktik setelah seorang bayi meninggal dunia dengan kondisi tragis: kepalanya terlepas dari tubuh saat proses persalinan. Mengutip dari postingan tiktok krimi_news Ayah dari bayi malang tersebut, Irawan, telah resmi melaporkan kasus ini pada Selasa (19/8/2025), […]

  • Dua Pejabat Dispora OKU Selatan Ditahan, Diduga Terlibat Korupsi Anggaran Olahraga

    Dua Pejabat Dispora OKU Selatan Ditahan, Diduga Terlibat Korupsi Anggaran Olahraga

    • visibility 211
    • 0Komentar

    OKU Selatan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan mengambil langkah tegas dengan menahan dua pejabat tinggi Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten OKU Selatan. Keduanya, yaitu AI selaku Kepala Dinas dan Deni Ahmad Rifai (DAR) sebagai Kepala Bidang Peningkatan Prestasi, kini resmi menjadi tersangka kasus dugaan korupsi. Penahanan ini dilakukan setelah tim […]

  • Harmoni Keagamaan Diperkuat, Polda Sumsel dan Gubernur Sumsel Satu Visi Jaga Kondusivitas

    Harmoni Keagamaan Diperkuat, Polda Sumsel dan Gubernur Sumsel Satu Visi Jaga Kondusivitas

    • visibility 95
    • 0Komentar

    Palembang – Sinergi antara pemerintah daerah, ulama, dan aparat keamanan kembali diperkuat dalam Pelantikan Pengurus LPTQ Sumsel Masa Bakti 2025–2029 dan Forum Ukhuwah Ulama Umara Sumsel (FU3SS) yang digelar di Griya Agung Palembang, Selasa (3/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Herman Deru, Gubernur Sumatera Selatan, bersama unsur Forkopimda Provinsi Sumatera Selatan. Jajaran Polda Sumsel turut […]

  • RSUD Sekayu Kini Layani Vaksin Internasional, Resmi Kantongi Izin dari Kemenkes

    RSUD Sekayu Kini Layani Vaksin Internasional, Resmi Kantongi Izin dari Kemenkes

    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sekayu, Muba- RSUD Sekayu resmi menjadi fasilitas layanan vaksin internasional setelah menerima izin dari Kementerian Kesehatan melalui Balai Karantina Kesehatan Sumatera Selatan pada Hari Kesehatan Nasional ke-61. Penyerahan izin tersebut berlangsung pada Selasa, 18 November 2025, di Kantor Balai Karantina Kesehatan Sumatera Selatan, bertepatan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61. Sertifikat izin diserahkan langsung […]

  • Tragis, Personel Dit Samapta Polda Sumsel Bripda Rizki Ardianto Ditemukan Meninggal Dunia

    Tragis, Personel Dit Samapta Polda Sumsel Bripda Rizki Ardianto Ditemukan Meninggal Dunia

    • visibility 25
    • 0Komentar

    PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan menyampaikan perkembangan penanganan personel Direktorat Samapta Polda Sumsel, Bripda Rizki Ardianto, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat menjalankan tugas pengamanan di wilayah perairan Sungai Badak, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung. Setelah dilakukan pencarian secara intensif oleh tim gabungan, Bripda Rizki Ardianto ditemukan pada Jumat, 11 September 2026, sekitar pukul 10.04 WIB dalam […]

expand_less