Breaking News
light_mode
Trending Tags

Sekda Sumsel Edward Candra Pengadaan dan Belanja Harus Dilakukan Transparan

  • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
  • visibility 35
  • comment 0 komentar

PALEMBANG – Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Dr. Drs. H. Edward Candra, M.H., menegaskan pentingnya pelaksanaan konsolidasi pengadaan barang dan jasa sebagai upaya meningkatkan efisiensi belanja pemerintah, memperkuat penggunaan produk dalam negeri, serta mewujudkan tata kelola pengadaan yang transparan dan akuntabel.

Penegasan tersebut disampaikan Edward Candra saat memberikan sambutan pada acara Penandatanganan Kontrak Payung Konsolidasi Pengadaan Kertas HVS Produk Dalam Negeri untuk Katalog Elektronik Tahun 2026 di Auditorium Bina Praja Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (9/6/2026).

Dalam sambutannya, Edward mengatakan pemerintah memiliki kewajiban meningkatkan penggunaan produk dalam negeri melalui pemenuhan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) paling sedikit 25 persen.

Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat industri nasional sekaligus mengoptimalkan belanja pemerintah agar memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dalam negeri.

“Penggunaan produk dalam negeri bukan hanya menjadi kewajiban regulasi, tetapi juga merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pertumbuhan industri nasional dan pemberdayaan pelaku usaha dalam negeri,” ujar Edward.

Menurutnya, konsolidasi pengadaan merupakan salah satu langkah strategis untuk mewujudkan efisiensi pengelolaan anggaran. Dengan menggabungkan kebutuhan yang memiliki spesifikasi sama dalam satu proses pengadaan, pemerintah dapat menghemat waktu, biaya, dan sumber daya yang digunakan dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa.

Ia menjelaskan, apabila proses pengadaan dilakukan secara terpisah oleh masing-masing perangkat daerah, maka akan membutuhkan waktu lebih panjang serta penggunaan sumber daya yang lebih besar. Karena itu, konsolidasi menjadi solusi untuk menghasilkan proses yang lebih efektif dan terukur.

“Melalui konsolidasi, kita dapat meningkatkan efisiensi waktu, biaya, dan sumber daya manusia. Pada saat yang sama, pelayanan publik juga dapat berjalan lebih cepat karena kebutuhan perangkat daerah dapat dipenuhi melalui proses yang lebih sederhana dan terencana,” katanya.

Edward menilai keberhasilan konsolidasi pengadaan kertas HVS produk dalam negeri ini menunjukkan semakin baiknya koordinasi antarperangkat daerah dalam mendukung reformasi tata kelola pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah pusat melalui kebijakan pengadaan nasional terus mendorong pengembangan konsolidasi pada berbagai jenis pengadaan. Ke depan, peluang penerapan konsolidasi tidak hanya terbatas pada pengadaan barang, tetapi juga dapat dikembangkan untuk pekerjaan tertentu yang memiliki karakteristik serupa.

Selain mendorong efisiensi, Edward menegaskan bahwa pelaksanaan konsolidasi pengadaan juga menjadi bagian dari upaya memenuhi indikator Monitoring Center for Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Karena itu, seluruh perangkat daerah diharapkan terus mendukung pelaksanaan pengadaan yang sesuai dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap regulasi.

“Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berkomitmen untuk terus memperbaiki tata kelola pengadaan barang dan jasa. Proses pengadaan harus semakin transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan karena bukan hanya pemerintah dan penyedia yang mengawasi, tetapi juga masyarakat,” tegasnya.

Edward berharap kontrak payung yang ditandatangani tersebut dapat memberikan kepastian harga, kemudahan mekanisme pemesanan, serta menjamin ketersediaan kebutuhan kertas HVS bagi perangkat daerah sepanjang Tahun Anggaran 2026.

Dengan demikian, pelaksanaan program dan kegiatan pemerintahan dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan tepat waktu.

Acara penandatanganan kontrak payung tersebut dihadiri jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, penyedia barang, serta para pemangku kepentingan yang terlibat dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Munas Partai Ummat Perkuat Soliditas, Targetkan Lompatan Politik di 2029

    Munas Partai Ummat Perkuat Soliditas, Targetkan Lompatan Politik di 2029

    • visibility 55
    • 0Komentar

    Yogyakarta, 3 Mei 2026 — Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Ummat Sumatera Selatan menunjukkan komitmen politiknya dengan menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) Partai Ummat yang digelar pada 2–3 Mei 2026 di Hotel Rich, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Ketua DPW Partai Ummat Sumsel, Adv. Idasril Firdaus Tanjung, SE., SH., MM., MH, bersama Sekretaris DPW H. M. Iman […]

  • Waspada! BMKG Prediksi Hujan Lebat Guyur Sumatera Selatan Selama Tiga Hari ke Depan

    Waspada! BMKG Prediksi Hujan Lebat Guyur Sumatera Selatan Selama Tiga Hari ke Depan

    • visibility 175
    • 0Komentar

    Palembang, Sumsel – Masyarakat Sumatera Selatan diimbau untuk waspada. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi wilayah ini akan diguyur hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat selama tiga hari ke depan, terhitung mulai Senin, 25 Agustus 2025. Hujan lebat ini dipicu oleh adanya aktivitas labilitas atmosfer yang kuat, sehingga meningkatkan potensi pembentukan awan hujan. […]

  • Viral Foto Main Domino Bareng Pembalak Liar, Raja Juli: Saya Tak Kenal

    Viral Foto Main Domino Bareng Pembalak Liar, Raja Juli: Saya Tak Kenal

    • visibility 199
    • 0Komentar

    Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, angkat bicara menanggapi viralnya foto dirinya yang tengah bermain domino bersama mantan tersangka pembalakan liar, Azis Wellang. Foto yang pertama kali diberitakan oleh Tempo ini juga menampilkan Menteri Perlindungan Pekerja Migran, Abdul Kadir Karding. Dalam klarifikasinya melalui akun Instagram pada Sabtu, 6 September 2025, Raja Juli menjelaskan bahwa pertemuan itu […]

  • Prabowo Akan Tambah  Utang Rp781,9 Triliun, Terbesar Sejak Pandemi

    Prabowo Akan Tambah Utang Rp781,9 Triliun, Terbesar Sejak Pandemi

    • visibility 183
    • 0Komentar

    Palembanglipp.com- Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berencana menambah utang negara sebesar Rp781,9 triliun dalam RAPBN 2026. Penarikan ini akan dilakukan melalui penerbitan surat utang (SUN dan SBSN/sukuk) serta pinjaman, baik dari dalam maupun luar negeri. Jumlah tersebut tercatat sebagai yang terbesar sejak pandemi Covid-19, melampaui proyeksi 2025 sebesar Rp715,5 triliun. Sebagai perbandingan, pada masa pandemi 2021 […]

  • Operasi Patuh Musi 2026 Siap Digelar, Polda Sumsel Perkuat Strategi Menekan Pelanggaran dan Fatalitas Kecelakaan

    Operasi Patuh Musi 2026 Siap Digelar, Polda Sumsel Perkuat Strategi Menekan Pelanggaran dan Fatalitas Kecelakaan

    • visibility 49
    • 0Komentar

    Palembang — Polda Sumatera Selatan mematangkan seluruh aspek kesiapan pelaksanaan Operasi Patuh Musi 2026 melalui kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpraops) yang digelar di Ruang Rapat Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel, Jumat, 5 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh personel memahami pola bertindak, sasaran operasi, serta strategi pengamanan lalu lintas yang akan […]

  • Keributan di Gang Sempit Kertapati Berujung Maut, Pelaku Serahkan Diri

    Keributan di Gang Sempit Kertapati Berujung Maut, Pelaku Serahkan Diri

    • visibility 84
    • 0Komentar

    Palembang — Keributan di sebuah gang permukiman padat di kawasan Kertapati, Kota Palembang, berujung tragis. Seorang pria berinisial S.I. (47) meninggal dunia setelah mengalami luka serius akibat insiden tersebut. Peristiwa berdarah itu terjadi pada Senin malam (9/3/2026) sekitar pukul 20.00 WIB di Jalan Abi Kusno, Lorong Belarama RT 16, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati. Korban […]

expand_less