Breaking News
light_mode
Trending Tags

Waspada! BMKG Prediksi Hujan Lebat Guyur Sumatera Selatan Selama Tiga Hari ke Depan

  • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
  • visibility 177
  • comment 0 komentar

Palembang, Sumsel – Masyarakat Sumatera Selatan diimbau untuk waspada. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi wilayah ini akan diguyur hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat selama tiga hari ke depan, terhitung mulai Senin, 25 Agustus 2025.

Hujan lebat ini dipicu oleh adanya aktivitas labilitas atmosfer yang kuat, sehingga meningkatkan potensi pembentukan awan hujan. Selain itu, kelembapan udara yang tinggi di sebagian besar wilayah Sumatera juga berkontribusi pada peningkatan curah hujan.

Kepala Stasiun Meteorologi SMB II Palembang, diwakili oleh Prakirawan Cuaca, menjelaskan bahwa kondisi ini berpotensi menyebabkan bencana hidrometeorologi. “Beberapa wilayah di Sumsel, terutama yang berada di dataran rendah dan sepanjang aliran sungai, perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman banjir, banjir bandang, dan tanah longsor,” ujarnya.

Beberapa daerah yang diprediksi akan mengalami dampak paling signifikan antara lain:
* Banyuasin: Berpotensi terjadi banjir di wilayah pesisir dan dataran rendah.

* Musirawas: Waspada terhadap banjir bandang dan tanah longsor, khususnya di daerah perbukitan.

* Lahat: Potensi tanah longsor di area pegunungan dan banjir di kawasan permukiman.

* Ogan Komering Ilir (OKI): Potensi banjir akibat luapan air sungai.

* Palembang: Kota Palembang yang dilewati banyak anak sungai juga harus waspada terhadap potensi genangan air dan banjir rob.

BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca terkini dari sumber resmi dan melakukan langkah-langkah mitigasi. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan:

* Bersihkan saluran air: Pastikan selokan dan gorong-gorong di sekitar tempat tinggal tidak tersumbat oleh sampah agar aliran air lancar.

* Siapkan perlengkapan darurat: Siapkan tas siaga bencana yang berisi dokumen penting, obat-obatan, senter, dan makanan darurat.

* Hindari berteduh di bawah pohon: Saat hujan disertai petir, hindari berteduh di bawah pohon atau dekat tiang listrik.

* Pantau kondisi lingkungan: Bagi yang tinggal di lereng bukit, waspadai retakan tanah atau pohon yang miring sebagai tanda awal potensi longsor.
Diharapkan seluruh pihak, baik pemerintah daerah maupun masyarakat, dapat bersinergi untuk menghadapi potensi bencana ini demi meminimalisir dampak yang mungkin terjadi.

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Viral Pengeroyokan Sopir Truk di SPBU Sukarami Terungkap, Dua Tersangka Dibekuk dalam 20 Jam, Satu DPO Diburu

    Kasus Viral Pengeroyokan Sopir Truk di SPBU Sukarami Terungkap, Dua Tersangka Dibekuk dalam 20 Jam, Satu DPO Diburu

    • visibility 52
    • 0Komentar

    Palembang –  Polrestabes Palembang jajaran Polda Sumatera Selatan berhasil mengungkap kasus pengeroyokan yang mengakibatkan meninggal dunia seorang sopir truk di kawasan SPBU Jalan Noerdin Panji, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang. Kasus yang sempat viral di berbagai platform media sosial, termasuk Instagram dan YouTube, tersebut berhasil diungkap dalam waktu kurang dari 20 jam sejak […]

  • Sekda Sumsel Edward Candra Lepas Rombongan SRT 31 Palembang Menuju Sekolah Rakyat Permanen OKI

    Sekda Sumsel Edward Candra Lepas Rombongan SRT 31 Palembang Menuju Sekolah Rakyat Permanen OKI

    • visibility 40
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Sekda Sumsel) Dr. Drs. H. Edward Candra, M.H. melepas rombongan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 31 Palembang yang akan ditempatkan di Sekolah Rakyat Permanen Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Minggu (9/8/2026). Sebanyak 80 orang berangkat dalam rombongan tersebut, terdiri atas siswa, orang tua, guru, dan pendamping. Para siswa selanjutnya […]

  • Polda Sumsel Bongkar Sindikat Siber Aktivasi IMEI Ilegal 12 Ribu Ponsel, Empat Tersangka Ditangkap

    Polda Sumsel Bongkar Sindikat Siber Aktivasi IMEI Ilegal 12 Ribu Ponsel, Empat Tersangka Ditangkap

    • visibility 43
    • 0Komentar

    Palembang — Polda Sumatera Selatan melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) berhasil mengungkap tindak pidana siber berupa manipulasi data elektronik untuk aktivasi International Mobile Equipment Identity (IMEI) ilegal pada sekitar 12.000 unit telepon seluler yang berasal dari luar negeri. Dalam pengungkapan tersebut, penyidik mengamankan empat tersangka yang diduga memiliki peran berbeda dalam menjalankan praktik ilegal […]

  • Bandar Besar di OKU Timur Tumbang, 54 Gram Sabu

    Bandar Besar di OKU Timur Tumbang, 54 Gram Sabu

    • visibility 91
    • 0Komentar

    OKU TIMUR – Satuan Reserse Narkoba Polres Ogan Komering Ulu Timur mencatatkan pengungkapan terbesar dalam periode operasi patroli dengan menyita 54,14 gram narkotika jenis sabu dalam satu penangkapan di Desa Rasuan, Kecamatan Madang Suku II. Tersangka yang sempat melarikan diri justru mengakui sendiri lokasi persembunyian barang bukti, yang ditemukan hanya dua meter dari titik penangkapan. […]

  • Tak Hanya Riau dengan Pacu Jalur, Palembang Punya “Bidar” yang Tak Kalah Meriah

    Tak Hanya Riau dengan Pacu Jalur, Palembang Punya “Bidar” yang Tak Kalah Meriah

    • visibility 237
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Ketika mendengar kata “Pacu Jalur,” ingatan kita langsung tertuju pada perhelatan budaya yang megah di Riau. Namun, jangan salah, Palembang juga memiliki tradisi lomba perahu dayung yang tak kalah meriah dan sarat makna, yaitu “Bidar”. Bidar merupakan lomba perahu tradisional yang menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan hari-hari besar di Palembang, seperti Hari […]

  • Kisah Pilu 2 Bocah di Gowa, Terpaksa Santap Sisa Makanan Pesta HUT RI

    Kisah Pilu 2 Bocah di Gowa, Terpaksa Santap Sisa Makanan Pesta HUT RI

    • visibility 185
    • 0Komentar

    GOWA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, menyisakan cerita pilu. Di tengah kemeriahan acara, dua bocah yang diketahui bernama Rian (10) dan adiknya, Budi (7), terlihat memungut dan menyantap sisa makanan dari meja pejabat serta tamu undangan. Peristiwa ini terjadi usai upacara bendera dan jamuan makan siang […]

expand_less