Breaking News
light_mode
Trending Tags

Herman Deru: Ekonomi Syariah Harus Jadi Kekuatan Baru Penggerak Pertumbuhan Sumsel

  • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
  • visibility 36
  • comment 0 komentar

PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menegaskan bahwa ekonomi syariah harus menjadi salah satu kekuatan baru dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri pembukaan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Sumatera 2026 yang digelar di Palembang Sport and Convention Center (PSCC), Jumat (5/6/2026), bersama Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti.

Menurut Herman Deru, kepercayaan yang diberikan kepada Sumatera Selatan sebagai tuan rumah FESyar Regional Sumatera merupakan kesempatan strategis untuk memperkuat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di daerah.

“Saya langsung menyambut baik dan memprioritaskan kegiatan ini. Sumatera Selatan memiliki penduduk muslim sekitar 90 persen. Ketika Sumsel dipercaya menjadi tuan rumah karena ini merupakan rangkaian road to festival nasional, saya sangat gembira,” ujarnya.

Meski memiliki potensi besar, Herman Deru menilai pemanfaatan layanan keuangan syariah masih belum sebanding dengan jumlah penduduk muslim yang ada. Karena itu, perlu dilakukan upaya bersama untuk meningkatkan penerimaan dan pemahaman masyarakat terhadap ekonomi syariah.

“Ini menjadi pertanyaan bersama. Apakah sosialisasinya yang kurang atau penerimaannya yang masih rendah. Penyebabnya harus kita cari tahu agar ekonomi dan keuangan syariah semakin berkembang,” katanya.

Ia menegaskan bahwa penerapan prinsip syariah harus diwujudkan dalam perilaku ekonomi yang jujur, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan.

“Syariah itu bukan hanya label, tetapi perilaku. Bagaimana kita berekonomi dengan cara yang baik, transparan, dan sesuai prinsip syariah, sambil tetap mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Bahkan banyak usaha yang mungkin tidak berlabel syariah, tetapi praktiknya sudah mencerminkan nilai-nilai syariah,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Herman Deru juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih memahami konsep ekonomi syariah melalui peningkatan literasi dan edukasi yang berkelanjutan.

“Literasi keuangan syariah harus didorong lebih cepat lagi agar semakin marak dan tersosialisasi. Harus masuk ke sekolah-sekolah hingga perguruan tinggi agar generasi muda memahami dan menjadi bagian dari pengembangan ekonomi syariah,” katanya.

Lebih lanjut, Herman Deru menyampaikan sejumlah capaian pembangunan yang berhasil diraih Sumsel sebagai modal memperkuat ekonomi daerah, termasuk ekonomi syariah. Sumsel saat ini mencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di Sumatera setelah Riau, meraih penghargaan nasional dalam pengendalian inflasi, serta menjadi daerah dengan capaian terbaik dalam digitalisasi keuangan daerah.

“Kami terus membangun fondasi ekonomi yang kuat, termasuk pembangunan pelabuhan samudera yang akan mempercepat laju pertumbuhan ekonomi Sumsel. Terima kasih kepada Bank Indonesia yang selalu hadir mendampingi pemerintah daerah dalam menyusun strategi pembangunan ekonomi,” ujarnya.

Pada pembukaan FESyar 2026 turut dilakukan penyerahan Sultan Muda Santri Card, komitmen ekspor perdana produk olahan kelapa, kerupuk, dan rempah-rempah ke Tiongkok, serta penyaluran pembiayaan mikro kepada pelaku usaha.

Herman Deru menilai Program Sultan Muda yang telah menjangkau sekitar 9.900 peserta merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak pelaku usaha muda yang mampu membuka lapangan kerja baru.

“Kalau satu youngpreneur mampu mengajak lima orang saja dalam usahanya, maka puluhan ribu Sultan Muda baru akan lahir dan menjadi penggerak ekonomi daerah,” katanya.

Sementara itu, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti menyoroti masih rendahnya pangsa pasar perbankan syariah nasional yang berada di kisaran 8 persen. Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama mengingat potensi ekonomi syariah Indonesia sangat besar.

Destry menyebut sejumlah tantangan yang masih dihadapi, antara lain kapasitas produksi, standardisasi, sertifikasi halal, akses pasar, ketersediaan pembiayaan syariah yang kompetitif, serta tingkat pemahaman masyarakat yang masih terbatas terhadap ekonomi syariah.

FESyar Regional Sumatera 2026 mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Regional Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital” dan menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi syariah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesona Palembang, Kota Pempek yang Mengukir Sejarah dan Keindahan

    Pesona Palembang, Kota Pempek yang Mengukir Sejarah dan Keindahan

    • visibility 208
    • 0Komentar

    Palembang, ibu kota Provinsi Sumatera Selatan, bukan sekadar kota metropolitan yang sibuk. Di balik denyut nadinya yang modern, tersimpan pesona sejarah, keindahan alam, dan kekayaan budaya yang menjadikannya destinasi wajib bagi para wisatawan. Dikenal sebagai Kota Pempek, Palembang menawarkan pengalaman tak terlupakan yang memadukan masa lalu dan masa kini. Jembatan Ampera: Ikon yang Tak Lekang […]

  • ABUJAPI Sumsel Gelar Rakerda 2026, Dorong Profesionalisme dan Kompetensi Satpam

    ABUJAPI Sumsel Gelar Rakerda 2026, Dorong Profesionalisme dan Kompetensi Satpam

    • visibility 49
    • 0Komentar

    Palembang – Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Badan Pengurus Daerah (BPD) Sumatera Selatan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2026 di Hotel Amaris Palembang, Kamis (18/6/2026). Rakerda tahun ini mengusung tema “Mendorong Profesionalisme Profesi Satuan Pengamanan yang Memiliki Kompetensi” sebagai upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia satuan pengamanan (satpam) dalam menghadapi tantangan keamanan […]

  • Kebakaran Hebat di Jalan Lettu Karim Kadir, Puluhan Rumah Hangus Dilalap Api

    Kebakaran Hebat di Jalan Lettu Karim Kadir, Puluhan Rumah Hangus Dilalap Api

    • visibility 182
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Jalan Lettu Karim Kadir (Waringin), Kecamatan Gandus, Palembang, pada Sabtu sore, 16 Agustus 2025. Api dengan cepat membakar setidaknya puluhan rumah semi-permanen, menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Menurut saksi mata, api pertama kali terlihat dari […]

  • PLN UID S2JB Raih Platinum Nusantara CSR Awards 2026, Electrifying Agriculture Dorong Ketahanan Pangan

    PLN UID S2JB Raih Platinum Nusantara CSR Awards 2026, Electrifying Agriculture Dorong Ketahanan Pangan

    • visibility 82
    • 0Komentar

    Palembang – Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat kembali mendapat pengakuan nasional. Melalui program Inovasi Electrifying Agriculture untuk Pangan Mandiri dan Berkelanjutan, PLN UID S2JB meraih Nusantara CSR Awards 2026 dengan nilai 95,05 dan peringkat Platinum Alignment pada kategori Ketahanan Ekonomi Masyarakat […]

  • Cita Rasa Rempah Muba Pikat Pengunjung, PKK Muba Optimis Raih Juara

    Cita Rasa Rempah Muba Pikat Pengunjung, PKK Muba Optimis Raih Juara

    • visibility 159
    • 0Komentar

    Tim PKK Muba Tampil Memukau di Lomba Masak Rempah Sumsel, Bupati Toha Beri Dukungan Penuh Palembang- Perpaduan kreativitas, rasa, dan budaya lokal menjadi senjata Tim PKK Kabupaten Muba dalam Lomba Masak Rempah se-Sumsel. Didampingi langsung oleh Bupati HM Toha Tohet dan Ketua TP PKK Hj. Fatimah Toha, mereka optimis dan siap membawa pulang prestasi terbaik […]

  • 29 UMKM Binaan PLN UID S2JB Jajaki Kerja Sama dengan 15 BUMN dan 17 Hotel di Jambi

    29 UMKM Binaan PLN UID S2JB Jajaki Kerja Sama dengan 15 BUMN dan 17 Hotel di Jambi

    • visibility 67
    • 0Komentar

    Jambi – Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) dalam memperkuat ekosistem Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus diwujudkan melalui pembinaan berkelanjutan di Rumah BUMN Jambi. Salah satu langkah konkret tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Jambi _Business Matching Forum_ 2026, yang digelar oleh Rumah BUMN Jambi—mitra binaan PLN […]

expand_less