Breaking News
light_mode
Trending Tags

PPDB SMPN 25 Palembang Disorot: Kepsek Bungkam, Tanggung Jawab Dilempar ke Konveksi

  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 2
  • comment 0 komentar

PALEMBANG – Dugaan praktik komersialisasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) mencuat di SMP Negeri 25 Palembang. Isu penjualan map dan materai kepada calon siswa baru berbuntut panjang setelah Kepala Sekolah bungkam dan melempar tanggung jawab kepada pihak konveksi.

Meski PPDB negeri wajib gratis dan bebas pungutan, orang tua calon siswa mengaku diminta membeli kelengkapan administrasi dengan harga Rp15 ribu. Kebijakan ini memicu tanda tanya besar di tengah komitmen pemerintah untuk menciptakan pendidikan yang adil dan tanpa beban biaya.

Kepsek Bungkam, Dalih Dilempar ke Konveksi

Upaya konfirmasi ke pihak sekolah justru menemui jalan buntu. Saat dikonfirmasi, Kepala SMPN 25 Palembang memilih tidak memberikan klarifikasi.

Dalam pesan singkatnya, ia justru merujuk wartawan untuk meminta keterangan ke pihak konveksi. Sikap menghindar ini memperkuat kecurigaan publik bahwa ada upaya menutupi praktik yang terjadi.

“ Silakan konfirmasi ke konveksi,” tulis Kepsek melalui WhatsApp, tanpa menjelaskan lebih lanjut soal kebijakan penjualan map tersebut.

“Tidak Memaksa”, Tapi Tetap Ditarik Biaya

Lewat pesan WhatsApp yang sama, Kepsek berdalih bahwa pembelian map dan materai tidak bersifat wajib. Namun, faktanya pungutan tetap berjalan di lapangan.

L Itu tidak memaksa. Pengalaman tahun-tahun lalu konveksi yang sediakan,” ujarnya.

Dalih “tidak memaksa” ini dinilai janggal. Sebab, orang tua tetap dihadapkan pada situasi harus membeli jika ingin proses pendaftaran berjalan lancar.

Disdik Palembang Turun Tangan

Menanggapi kegaduhan ini, Dinas Pendidikan Kota Palembang menyatakan akan melakukan penelusuran. Pihak Disdik berjanji menindaklanjuti laporan dugaan pungutan liar di SMPN 25 Palembang.

Kasus ini menjadi ujian bagi komitmen Disdik untuk mengawasi pelaksanaan PPDB yang seharusnya 100% gratis. Publik kini menunggu langkah tegas: apakah hanya sebatas “meluruskan” atau ada sanksi nyata bagi sekolah yang melanggar aturan.

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Opini: Pimpinan Tertinggi Turun ke Lapangan, Pencitraan atau Sinyal Sistem Birokrasi yang Macet?

    Opini: Pimpinan Tertinggi Turun ke Lapangan, Pencitraan atau Sinyal Sistem Birokrasi yang Macet?

    • visibility 158
    • 0Komentar

    Fenomena pimpinan tertinggi negara atau daerah yang kerap kali turun langsung ke lapangan (blusukan) selalu memicu perdebatan publik: apakah ini murni pencitraan untuk mendulang popularitas, atau justru indikasi serius bahwa sistem birokrasi dan pelaporan di bawahnya tidak berjalan efektif? Secara realistis, tindakan ini adalah perpaduan dari keduanya, namun dengan bobot yang berbeda tergantung pada intensi […]

  • Sumsel masuk 10 besar provinsi dengan kualitas infrastruktur terbaik tahun 2025, jadi bukti keseriusan herman deru bangun daerah

    Sumsel masuk 10 besar provinsi dengan kualitas infrastruktur terbaik tahun 2025, jadi bukti keseriusan herman deru bangun daerah

    • visibility 171
    • 0Komentar

    Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali mencatatkan prestasi membanggakan di bawah kepemimpinan Gubernur @Hermanderu67 . Berdasarkan data terbaru GoodStats yang dirilis melalui akun Instagram resminya pada Selasa (2/9/2025), Sumsel berhasil menduduki posisi ke-7 nasional dalam kategori provinsi dengan kualitas pembangunan infrastruktur terbaik tahun 2025. Pencapaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa komitmen Pemprov Sumsel dalam membangun infrastruktur […]

  • BEM SI Akan Gelar Aksi ‘Indonesia Cemas Jilid II’ Besok, Angkat 11 Tuntutan Kritis

    BEM SI Akan Gelar Aksi ‘Indonesia Cemas Jilid II’ Besok, Angkat 11 Tuntutan Kritis

    • visibility 156
    • 0Komentar

    Gelombang pergerakan mahasiswa dipastikan akan kembali mengepung Jakarta. Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) mengonfirmasi rencana aksi unjuk rasa besar-besaran yang akan digelar pada Selasa, 2 September 2025 besok. Aksi ini menjadi lanjutan dari gerakan ‘Indonesia (C)emas’ yang siap menyuarakan 11 tuntutan krusial kepada pemerintah. “Untuk wilayah Jakarta, karena melihat kondisi yang sangat […]

  • Sound Horeg Kini Merambah Lempuing, OKI, Sumatera Selatan: Hiburan atau Gangguan?

    Sound Horeg Kini Merambah Lempuing, OKI, Sumatera Selatan: Hiburan atau Gangguan?

    • visibility 232
    • 0Komentar

    Kayuagung, 25 Agustus 2025 – Fenomena sound horeg, parade sound system berukuran besar dengan suara menggelegar, kini mulai merambah Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Acara yang identik dengan dentuman bass keras ini digelar dalam rangkaian perayaan hari kemerdekaan ke-80 di salah satu desa di Lempuing, menarik perhatian warga setempat, namun juga […]

  • Harga Beras Meroket, Menteri Pertanian: “Baru Naik Saja Sudah Ribut”

    Harga Beras Meroket, Menteri Pertanian: “Baru Naik Saja Sudah Ribut”

    • visibility 169
    • 0Komentar

    Jakarta – Kenaikan harga beras yang terus berlanjut di sejumlah daerah memicu keresahan di masyarakat. Namun, tanggapan Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman, justru menuai kritik. Dalam sebuah rapat kerja, Mentan Amran menilai masyarakat terlalu reaktif, bahkan membandingkan harga beras di Indonesia dengan di Jepang. Kenaikan harga beras ini telah menjadi isu nasional. Badan Pusat Statistik […]

  • Wagub Cik Ujang Ajak Jemaah Haji Jadi Teladan dan Penggerak Kebaikan di Tengah Masyarakat

    Wagub Cik Ujang Ajak Jemaah Haji Jadi Teladan dan Penggerak Kebaikan di Tengah Masyarakat

    • visibility 17
    • 0Komentar

    Palembang – Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Cik Ujang menyambut langsung kepulangan 443 jemaah haji kelompok terbang (Kloter) pertama Embarkasi Palembang di Aula Asrama Haji Palembang, Selasa (2/6/2026). Jemaah yang tiba merupakan kloter pertama asal Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKU Timur) dan Kabupaten Banyuasin. Kepulangan mereka menjadi momen penuh haru sekaligus pengingat pentingnya […]

expand_less