Breaking News
light_mode
Trending Tags

PPDB SMPN 25 Palembang Disorot: Kepsek Bungkam, Tanggung Jawab Dilempar ke Konveksi

  • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
  • visibility 43
  • comment 0 komentar

PALEMBANG – Dugaan praktik komersialisasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) mencuat di SMP Negeri 25 Palembang. Isu penjualan map dan materai kepada calon siswa baru berbuntut panjang setelah Kepala Sekolah bungkam dan melempar tanggung jawab kepada pihak konveksi.

Meski PPDB negeri wajib gratis dan bebas pungutan, orang tua calon siswa mengaku diminta membeli kelengkapan administrasi dengan harga Rp15 ribu. Kebijakan ini memicu tanda tanya besar di tengah komitmen pemerintah untuk menciptakan pendidikan yang adil dan tanpa beban biaya.

Kepsek Bungkam, Dalih Dilempar ke Konveksi

Upaya konfirmasi ke pihak sekolah justru menemui jalan buntu. Saat dikonfirmasi, Kepala SMPN 25 Palembang memilih tidak memberikan klarifikasi.

Dalam pesan singkatnya, ia justru merujuk wartawan untuk meminta keterangan ke pihak konveksi. Sikap menghindar ini memperkuat kecurigaan publik bahwa ada upaya menutupi praktik yang terjadi.

“ Silakan konfirmasi ke konveksi,” tulis Kepsek melalui WhatsApp, tanpa menjelaskan lebih lanjut soal kebijakan penjualan map tersebut.

“Tidak Memaksa”, Tapi Tetap Ditarik Biaya

Lewat pesan WhatsApp yang sama, Kepsek berdalih bahwa pembelian map dan materai tidak bersifat wajib. Namun, faktanya pungutan tetap berjalan di lapangan.

L Itu tidak memaksa. Pengalaman tahun-tahun lalu konveksi yang sediakan,” ujarnya.

Dalih “tidak memaksa” ini dinilai janggal. Sebab, orang tua tetap dihadapkan pada situasi harus membeli jika ingin proses pendaftaran berjalan lancar.

Disdik Palembang Turun Tangan

Menanggapi kegaduhan ini, Dinas Pendidikan Kota Palembang menyatakan akan melakukan penelusuran. Pihak Disdik berjanji menindaklanjuti laporan dugaan pungutan liar di SMPN 25 Palembang.

Kasus ini menjadi ujian bagi komitmen Disdik untuk mengawasi pelaksanaan PPDB yang seharusnya 100% gratis. Publik kini menunggu langkah tegas: apakah hanya sebatas “meluruskan” atau ada sanksi nyata bagi sekolah yang melanggar aturan.

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMPN 13 Palembang Kenalkan Lingkungan Sekolah dan Pendidikan Karakter Melalui MPLS

    SMPN 13 Palembang Kenalkan Lingkungan Sekolah dan Pendidikan Karakter Melalui MPLS

    • visibility 58
    • 0Komentar

    Palembang – Sebanyak 360 siswa baru mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 13 Palembang. Kegiatan yang mengusung konsep MPLS Ramah tersebut berlangsung selama satu pekan, mulai Senin hingga Jumat, dengan berbagai agenda yang bertujuan membantu peserta didik beradaptasi dengan lingkungan sekolah. Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat (Waka […]

  • Perkuat Kolaborasi dengan Pemprov, PLN Dorong Penyediaan Listrik Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan di Jawa Barat

    Perkuat Kolaborasi dengan Pemprov, PLN Dorong Penyediaan Listrik Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan di Jawa Barat

    • visibility 56
    • 0Komentar

    Bandung – PT PLN (Persero) memperkuat kolaborasi strategis dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui penandatanganan kesepakatan bersama (_Memorandum of Understanding_/MoU) tentang penyediaan tenaga listrik yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan di Jawa Barat, di Gedung Sate, Bandung pada Senin (18/5). Sinergi ini menjadi langkah nyata untuk mempercepat pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, memperluas akses listrik yang merata, sekaligus […]

  • Hari Kartini, Srikandi PLN UP3 Bengkulu Turun Langsung ke Lapangan Jaga Listrik Andal dan Edukasi Keselamatan

    Hari Kartini, Srikandi PLN UP3 Bengkulu Turun Langsung ke Lapangan Jaga Listrik Andal dan Edukasi Keselamatan

    • visibility 59
    • 0Komentar

    Bengkulu Utara– Semangat Hari Kartini diperingati dengan aksi nyata di lapangan oleh Srikandi PLN. Di Bengkulu Utara, sosok Srikandi, Intan Oktaviani, menunjukkan bagaimana perempuan masa kini berdiri di garda terdepan menjaga listrik tetap andal sekaligus melindungi masyarakat dari potensi bahaya kelistrikan melalui edukasi. Pagi itu, di bawah sinar matahari yang mulai meninggi, Intan berdiri bersama […]

  • Sumsel Maju Berekonomi Syariah: OJK Sumsel dan Pemprov Sumsel Dorong Literasi Keuangan Syariah Bagi Wirausaha Muslimah

    Sumsel Maju Berekonomi Syariah: OJK Sumsel dan Pemprov Sumsel Dorong Literasi Keuangan Syariah Bagi Wirausaha Muslimah

    • visibility 94
    • 0Komentar

    Palembang – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Perpustakaan Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan kegiatan Sumsel Maju Berekonomi Syariah: Literasi Keuangan Syariah kepada Organisasi Wirausaha Muslimah di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan, Palembang. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sumatera […]

  • Gubernur DKI Melayat Pengemudi Ojol, Minta Semua Menahan Diri

    Gubernur DKI Melayat Pengemudi Ojol, Minta Semua Menahan Diri

    • visibility 168
    • 0Komentar

    Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengunjungi rumah duka Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (ojol) yang tewas terlindas kendaraan taktis polisi saat kericuhan demonstrasi di Pejompongan, Jakarta, Kamis (28/8). Affan dimakamkan setelah salat Jumat pada Jumat (29/8). Dalam kunjungannya ke rumah duka di Jalan Lasem, Menteng, Jakarta Pusat, Gubernur Pramono Anung menyampaikan duka cita […]

  • Viral Foto Main Domino Bareng Pembalak Liar, Raja Juli: Saya Tak Kenal

    Viral Foto Main Domino Bareng Pembalak Liar, Raja Juli: Saya Tak Kenal

    • visibility 199
    • 0Komentar

    Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, angkat bicara menanggapi viralnya foto dirinya yang tengah bermain domino bersama mantan tersangka pembalakan liar, Azis Wellang. Foto yang pertama kali diberitakan oleh Tempo ini juga menampilkan Menteri Perlindungan Pekerja Migran, Abdul Kadir Karding. Dalam klarifikasinya melalui akun Instagram pada Sabtu, 6 September 2025, Raja Juli menjelaskan bahwa pertemuan itu […]

expand_less