Breaking News
light_mode
Trending Tags

Eko Patrio Resmi Minta Maaf Atas Kontroversi Joget di DPR dan Parodi Sound Horeg yang Menghebohkan Publik

  • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
  • visibility 220
  • comment 0 komentar

Jakarta, 28 Agustus 2025 – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI sekaligus Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN), Eko Hendro Purnomo, yang lebih dikenal sebagai Eko Patrio, akhirnya mengeluarkan permohonan maaf resmi terkait dua insiden kontroversial yang mencoreng namanya belakangan ini.

Aksi joget spontan bersama sejumlah anggota DPR selama Sidang Tahunan MPR pada 15 Agustus 2025 serta video parodi sound horeg yang viral di media sosial telah memicu reaksi keras dari masyarakat, menyoroti persepsi ketidakpekaan terhadap kondisi sosial yang tengah melanda.

Kontroversi bermula ketika Eko tertangkap kamera berjoget bersama rekan-rekan legislatifnya di tengah penampilan orkestra Universitas Pertahanan yang memainkan lagu daerah populer seperti Sajojo dan Gemu Fa Mi Re. Aksi tersebut, yang awalnya dimaksudkan sebagai bentuk apresiasi terhadap hiburan, justru menuai kecaman luas.

Publik, yang tengah dihadapkan pada isu kenaikan tunjangan anggota DPR sebesar Rp50 juta per bulan, menganggap perilaku Eko tidak pantas dan mencerminkan ketidakpedulian terhadap kesulitan ekonomi rakyat, terutama di tengah inflasi dan biaya hidup yang terus meningkat.

Alih-alih meredakan situasi, Eko malah menambah bahan bakar kontroversi dengan mengunggah video parodi di akun TikTok pribadinya (@ekopatriosuper) pada 20 Agustus 2025. Dalam video tersebut, ia berpose sebagai DJ dengan latar musik sound horeg yang sedang tren, ditemani beberapa kader PAN yang ikut bergoyang.

Unggahan itu disertai caption ringan, yang oleh sebagian warganet dianggap sebagai sindiran atau bahkan tantangan terhadap kritik publik.

Akibatnya, hujatan di media sosial membeludak, dengan banyak netizen menyerukan agar Eko lebih bijak dalam menjalankan peran sebagai wakil rakyat.

Menanggapi tekanan yang kian membesar, Eko akhirnya angkat bicara pada 24 Agustus 2025, saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun ke-27 PAN di Senayan Park, Jakarta.

Dalam klarifikasinya, ia menegaskan bahwa aksi joget di Sidang Tahunan MPR hanyalah reaksi spontan untuk menghibur dan tidak memiliki maksud lain.

Begitu pula dengan video parodi, yang ia katakan dibuat dalam suasana santai saat acara internal pembubaran panitia peringatan 17 Agustus.

“Saya tidak ada niat buruk sama sekali. Kalau ada yang merasa tersinggung atau kurang nyaman, saya minta maaf sebesar-besarnya,” ujar Eko dengan nada penuh penyesalan.

Eko juga mengakui dampak dari peristiwa ini dengan nada bercanda namun penuh makna, menyatakan kekhawatirannya untuk berjoget lagi di masa depan.

“Tadi lihat orang joget, takut joget lagi saya nanti. Kalau viral lagi, tambah runyam,” katanya, mencoba meredakan ketegangan dengan humor khasnya sebagai mantan pelawak.

Sebagai figur publik dengan latar belakang dunia hiburan sebelum terjun ke politik sejak 2009, Eko tampak berupaya menyeimbangkan citra pribadinya dengan tanggung jawab sebagai legislator.

Hingga pagi ini, pukul 07:08 WIB, reaksi publik terhadap permintaan maaf Eko masih terbagi dua. Sebagian netizen, terutama pendukung PAN, mengapresiasi sikapnya yang mau mengakui kesalahan dan meminta maaf.

Namun, banyak pula yang meragukan keseriusan Eko, menilai permintaan maafnya sebagai langkah pragmatis untuk menyelamatkan citra politiknya menjelang agenda legislatif penting. Kritik tajam terus bermunculan di platform X, dengan tagar #EkoPatrioMaaf dan #JogetDPR menjadi trending topic sejak kemarin.

Kontroversi ini menjadi pengingat bagi para wakil rakyat untuk lebih waspada terhadap tindakan mereka di depan publik, terutama di era digital di mana setiap gerak-gerik dapat dengan cepat menjadi viral.

Sementara itu, Eko diharapkan dapat belajar dari insiden ini untuk menjaga sensitivitas terhadap isu-isu sosial yang menjadi perhatian rakyat, seiring DPR bersiap menghadapi pembahasan anggaran 2026 yang diprediksi penuh tantangan.

  • Penulis: Palembanglipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Sumsel Bongkar Dugaan Pemerasan Dana Pendidikan APBN di Banyuasin, Dua PPPK Diamankan

    Polda Sumsel Bongkar Dugaan Pemerasan Dana Pendidikan APBN di Banyuasin, Dua PPPK Diamankan

    • visibility 35
    • 0Komentar

    Palembang — Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Selatan mengungkap dugaan pemerasan dalam pencairan Dana Program Revitalisasi Satuan Pendidikan APBN Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Banyuasin. Penyidik mengamankan dua tersangka berinisial RB (30) dan RD (30) dalam operasi tangkap tangan (OTT) di sebuah hotel di Kota Palembang, Kamis (17/9/2026) siang. Kedua tersangka merupakan Pegawai […]

  • 14 Tahun Krisis Air, Warga Kenten Raya Akhirnya Melawan

    14 Tahun Krisis Air, Warga Kenten Raya Akhirnya Melawan

    • visibility 78
    • 0Komentar

    Palembang – Krisis air bersih yang dialami warga Kenten Raya, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, selama lebih dari satu dekade akhirnya memicu perlawanan. Setelah bertahun-tahun menghadapi pelayanan yang dinilai buruk tanpa kepastian solusi, warga kini menempuh jalur hukum. Melalui Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ganti Keadilan Sriwijaya, warga bersiap mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Palembang terhadap […]

  • KAI Tolak Usulan Gerbong Khusus Merokok dari Anggota DPR

    KAI Tolak Usulan Gerbong Khusus Merokok dari Anggota DPR

    • visibility 172
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menolak tegas usulan dari seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang mengusulkan adanya gerbong khusus untuk merokok. Penolakan ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama KAI, Bapak Didiek Hartantyo, pada hari ini, Jumat (22/8/2025). Usulan tersebut mencuat dalam rapat dengar pendapat antara DPR dan KAI. Anggota DPR […]

  • Harga Beras Meroket, Menteri Pertanian: “Baru Naik Saja Sudah Ribut”

    Harga Beras Meroket, Menteri Pertanian: “Baru Naik Saja Sudah Ribut”

    • visibility 196
    • 0Komentar

    Jakarta – Kenaikan harga beras yang terus berlanjut di sejumlah daerah memicu keresahan di masyarakat. Namun, tanggapan Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman, justru menuai kritik. Dalam sebuah rapat kerja, Mentan Amran menilai masyarakat terlalu reaktif, bahkan membandingkan harga beras di Indonesia dengan di Jepang. Kenaikan harga beras ini telah menjadi isu nasional. Badan Pusat Statistik […]

  • Kolaborasi dan Deteksi Dini Jadi Fokus APP Group Hadapi Musim Karhutla 2026

    Kolaborasi dan Deteksi Dini Jadi Fokus APP Group Hadapi Musim Karhutla 2026

    • visibility 61
    • 0Komentar

    Palembang – Menghadapi potensi musim kemarau yang lebih kering dan panjang akibat fenomena El Niño, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Nasional Tahun 2026 di Griya Agung, Palembang. Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), musim kemarau 2026 berlangsung bertahap sejak April dengan puncak pada Agustus. […]

  • ICAESSE 2026 Dibuka, Unpal Dorong Inovasi Lintas Disiplin untuk Pembangunan Berkelanjutan

    ICAESSE 2026 Dibuka, Unpal Dorong Inovasi Lintas Disiplin untuk Pembangunan Berkelanjutan

    • visibility 46
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Universitas Palembang (Unpal) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat jejaring akademik internasional dengan menggelar The 3rd International Conference on Agriculture, Engineering, Social Science and Education (ICAESSE) 2026 di Aula Universitas Palembang, Kamis (11/6/2026). Konferensi Internasional yang telah memasuki tahun ketiga penyelenggaraannya ini dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Palembang yang diwakili oleh Wakil Rektor […]

expand_less