Breaking News
light_mode
Trending Tags

Eko Patrio Resmi Minta Maaf Atas Kontroversi Joget di DPR dan Parodi Sound Horeg yang Menghebohkan Publik

  • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
  • visibility 187
  • comment 0 komentar

Jakarta, 28 Agustus 2025 – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI sekaligus Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN), Eko Hendro Purnomo, yang lebih dikenal sebagai Eko Patrio, akhirnya mengeluarkan permohonan maaf resmi terkait dua insiden kontroversial yang mencoreng namanya belakangan ini.

Aksi joget spontan bersama sejumlah anggota DPR selama Sidang Tahunan MPR pada 15 Agustus 2025 serta video parodi sound horeg yang viral di media sosial telah memicu reaksi keras dari masyarakat, menyoroti persepsi ketidakpekaan terhadap kondisi sosial yang tengah melanda.

Kontroversi bermula ketika Eko tertangkap kamera berjoget bersama rekan-rekan legislatifnya di tengah penampilan orkestra Universitas Pertahanan yang memainkan lagu daerah populer seperti Sajojo dan Gemu Fa Mi Re. Aksi tersebut, yang awalnya dimaksudkan sebagai bentuk apresiasi terhadap hiburan, justru menuai kecaman luas.

Publik, yang tengah dihadapkan pada isu kenaikan tunjangan anggota DPR sebesar Rp50 juta per bulan, menganggap perilaku Eko tidak pantas dan mencerminkan ketidakpedulian terhadap kesulitan ekonomi rakyat, terutama di tengah inflasi dan biaya hidup yang terus meningkat.

Alih-alih meredakan situasi, Eko malah menambah bahan bakar kontroversi dengan mengunggah video parodi di akun TikTok pribadinya (@ekopatriosuper) pada 20 Agustus 2025. Dalam video tersebut, ia berpose sebagai DJ dengan latar musik sound horeg yang sedang tren, ditemani beberapa kader PAN yang ikut bergoyang.

Unggahan itu disertai caption ringan, yang oleh sebagian warganet dianggap sebagai sindiran atau bahkan tantangan terhadap kritik publik.

Akibatnya, hujatan di media sosial membeludak, dengan banyak netizen menyerukan agar Eko lebih bijak dalam menjalankan peran sebagai wakil rakyat.

Menanggapi tekanan yang kian membesar, Eko akhirnya angkat bicara pada 24 Agustus 2025, saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun ke-27 PAN di Senayan Park, Jakarta.

Dalam klarifikasinya, ia menegaskan bahwa aksi joget di Sidang Tahunan MPR hanyalah reaksi spontan untuk menghibur dan tidak memiliki maksud lain.

Begitu pula dengan video parodi, yang ia katakan dibuat dalam suasana santai saat acara internal pembubaran panitia peringatan 17 Agustus.

“Saya tidak ada niat buruk sama sekali. Kalau ada yang merasa tersinggung atau kurang nyaman, saya minta maaf sebesar-besarnya,” ujar Eko dengan nada penuh penyesalan.

Eko juga mengakui dampak dari peristiwa ini dengan nada bercanda namun penuh makna, menyatakan kekhawatirannya untuk berjoget lagi di masa depan.

“Tadi lihat orang joget, takut joget lagi saya nanti. Kalau viral lagi, tambah runyam,” katanya, mencoba meredakan ketegangan dengan humor khasnya sebagai mantan pelawak.

Sebagai figur publik dengan latar belakang dunia hiburan sebelum terjun ke politik sejak 2009, Eko tampak berupaya menyeimbangkan citra pribadinya dengan tanggung jawab sebagai legislator.

Hingga pagi ini, pukul 07:08 WIB, reaksi publik terhadap permintaan maaf Eko masih terbagi dua. Sebagian netizen, terutama pendukung PAN, mengapresiasi sikapnya yang mau mengakui kesalahan dan meminta maaf.

Namun, banyak pula yang meragukan keseriusan Eko, menilai permintaan maafnya sebagai langkah pragmatis untuk menyelamatkan citra politiknya menjelang agenda legislatif penting. Kritik tajam terus bermunculan di platform X, dengan tagar #EkoPatrioMaaf dan #JogetDPR menjadi trending topic sejak kemarin.

Kontroversi ini menjadi pengingat bagi para wakil rakyat untuk lebih waspada terhadap tindakan mereka di depan publik, terutama di era digital di mana setiap gerak-gerik dapat dengan cepat menjadi viral.

Sementara itu, Eko diharapkan dapat belajar dari insiden ini untuk menjaga sensitivitas terhadap isu-isu sosial yang menjadi perhatian rakyat, seiring DPR bersiap menghadapi pembahasan anggaran 2026 yang diprediksi penuh tantangan.

  • Penulis: Palembanglipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sound Horeg Kini Merambah Lempuing, OKI, Sumatera Selatan: Hiburan atau Gangguan?

    Sound Horeg Kini Merambah Lempuing, OKI, Sumatera Selatan: Hiburan atau Gangguan?

    • visibility 234
    • 0Komentar

    Kayuagung, 25 Agustus 2025 – Fenomena sound horeg, parade sound system berukuran besar dengan suara menggelegar, kini mulai merambah Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Acara yang identik dengan dentuman bass keras ini digelar dalam rangkaian perayaan hari kemerdekaan ke-80 di salah satu desa di Lempuing, menarik perhatian warga setempat, namun juga […]

  • Gubernur Sumsel Dukung Proses Hukum Kasus Kekerasan terhadap Dokter di RSUD Sekayu

    Gubernur Sumsel Dukung Proses Hukum Kasus Kekerasan terhadap Dokter di RSUD Sekayu

    • visibility 157
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni menegaskan dukungan penuh terhadap proses hukum yang tengah berjalan terkait kasus kekerasan yang dialami seorang dokter muda di RSUD Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Insiden ini terjadi saat korban sedang bertugas dan diduga dilakukan oleh keluarga pasien. Agus Fatoni menyatakan bahwa tindakan kekerasan terhadap tenaga medis, siapa […]

  • Bupati Landak Sanksi ASN yang Tak Hormati Upacara HUT RI

    Bupati Landak Sanksi ASN yang Tak Hormati Upacara HUT RI

    • visibility 154
    • 0Komentar

    Palembangglipp.com- Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, akan menjatuhkan sanksi tegas kepada aparatur sipil negara (ASN) yang menunjukkan sikap tidak disiplin selama upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 RI. Upacara tersebut berlangsung di halaman Kantor Bupati Landak pada Minggu, 17 Agustus 2025. Keputusan ini diambil setelah sebuah video viral di media sosial, menampilkan sejumlah ASN […]

  • Satresnarkoba Polres Lahat Amankan Pengedar Narkotika di Kontrakan, Pemasok Berinisial T Diburu

    Satresnarkoba Polres Lahat Amankan Pengedar Narkotika di Kontrakan, Pemasok Berinisial T Diburu

    • visibility 54
    • 0Komentar

    LAHAT — Satuan Reserse Narkoba Polres Lahat mengungkap peredaran dua jenis narkotika dari sebuah kontrakan di kawasan Tebing Sage, Desa Ulak Lebar, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat, Kamis dini hari (26/3/2026) sekitar pukul 00.30 WIB. Seorang tersangka berinisial SM (23), warga Kecamatan Lahat, diamankan di lokasi. Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan narkotika jenis sabu dan ganja […]

  • Di Tengah Dinamika Global, PLN Catat Pendapatan Rp582,68 Triliun Tahun 2025

    Di Tengah Dinamika Global, PLN Catat Pendapatan Rp582,68 Triliun Tahun 2025

    • visibility 20
    • 0Komentar

    Jakarta – PT PLN (Persero) mencatatkan pendapatan tahun 2025 sebesar Rp582,68 triliun, tumbuh 6,84% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp545,38 triliun. Capaian ini diraih di tengah dinamika dan ketidakpastian ekonomi global serta bencana alam yang berlangsung di tahun 2025. Kinerja positif tersebut didorong oleh pertumbuhan penjualan tenaga listrik serta percepatan penyambungan pelanggan di berbagai wilayah Indonesia, […]

  • Polres Prabumulih Bekuk Pengedar Sabu Warga Lampung di Majasari, Kotak Surya 16 Disita

    Polres Prabumulih Bekuk Pengedar Sabu Warga Lampung di Majasari, Kotak Surya 16 Disita

    • visibility 17
    • 0Komentar

    Prabumulih— Polres Prabumulih jajaran Polda Sumatera Selatan kembali mengungkap kasus peredaran narkotika dengan menangkap seorang tersangka asal Provinsi Lampung yang diduga terlibat dalam distribusi sabu di wilayah Kota Prabumulih. Penangkapan dilakukan oleh personel Satuan Reserse Narkoba Polres Prabumulih di Jalan Bukit Barisan, Kelurahan Majasari, Kecamatan Prabumulih Selatan, Kota Prabumulih, pada Minggu malam, 10 Mei 2026, […]

expand_less