Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kapolda Sumsel dan Pertamina Perkuat Pengamanan Distribusi BBM Jelang Mudik Lebaran

  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar

PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan memperkuat sinergi dengan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) guna memastikan keamanan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan objek vital energi menjelang Ramadan serta arus mudik Idul Fitri 1447 H.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. dengan jajaran manajemen Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel di Ruang Delegasi Lantai 2 Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Kamis (12/3/2026).

Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah strategis Polda Sumsel dalam mengantisipasi potensi gangguan distribusi energi, terutama menjelang peningkatan mobilitas masyarakat pada periode mudik Lebaran.

Lawatan Pertamina dipimpin Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Erwin Dwiyanto, didampingi sejumlah pejabat manajemen regional.

Dari jajaran Polda Sumsel, turut hadir Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, Dir Intelkam Kombes Pol Tony Budhi Susetyo, serta Dir Reskrimsus Kombes Pol Doni Satrya Sembiring.

Kehadiran unsur intelijen dan reserse kriminal khusus dalam pertemuan tersebut menunjukkan bahwa isu distribusi energi juga memiliki dimensi keamanan yang penting, terutama dalam mengantisipasi potensi penyimpangan distribusi BBM maupun gangguan terhadap objek vital nasional.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Sumsel menyoroti fenomena antrean kendaraan di sejumlah SPBU, terutama di jalur lintas keluar kota seperti arah Musi Banyuasin, Ogan Ilir, dan Banyuasin.

Menurut Kapolda, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kemacetan serta keresahan masyarakat jika tidak dikelola dengan baik.

Karena itu, Polda Sumsel mendorong pengawasan ketat terhadap rantai distribusi BBM, termasuk mengantisipasi praktik penimbunan, pengisian berulang menggunakan kendaraan modifikasi, maupun penyalahgunaan distribusi oleh oknum tertentu.

Menjelang Operasi Ketupat Musi 2026, Kapolda Sumsel juga meminta dilakukan pemetaan menyeluruh terhadap titik rawan distribusi BBM.

Pemetaan tersebut mencakup : jalur tol fungsional, jalur arteri utama, rest area dan kawasan dengan potensi lonjakan konsumsi BBM.

Langkah ini penting untuk memastikan pasokan BBM tetap tersedia dan tidak terjadi kelangkaan saat mobilitas masyarakat meningkat.

Selain isu distribusi energi, Kapolda Sumsel juga menyinggung pengelolaan sumur minyak rakyat yang berkembang di beberapa wilayah Sumatera Selatan.

Ia menekankan bahwa aktivitas tersebut harus memperhatikan aspek keselamatan kerja, perlindungan lingkungan hidup, serta kepastian legalitas agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

Sementara itu, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Erwin Dwiyanto menjelaskan bahwa wilayah operasional Sumbagsel mencakup lima provinsi, yakni : Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Lampung dan Bangka Belitung

Luasnya cakupan wilayah tersebut menjadikan koordinasi dengan Polda Sumsel sangat penting dalam menjaga kelancaran distribusi energi di kawasan Sumatera bagian selatan.

Pertamina juga menyatakan kesiapan untuk memperkuat koordinasi dengan kepolisian dalam memetakan wilayah rawan distribusi energi.

Kapolda Sumsel menegaskan bahwa keamanan distribusi energi memiliki dampak luas terhadap stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat.

“Distribusi BBM bukan hanya urusan pasokan. Ini menyangkut stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat. Polda Sumsel siap hadir di setiap titik yang memerlukan pengamanan, mulai dari depot hingga SPBU,” tegas Irjen Pol Sandi Nugroho.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menambahkan bahwa sinergi dengan Pertamina menjadi langkah strategis dalam menjaga kelancaran distribusi energi.

“Keamanan energi adalah bagian dari keamanan masyarakat. Polda Sumsel bersama Pertamina akan terus berkoordinasi agar distribusi BBM dan LPG berjalan lancar, khususnya menjelang Ramadan dan arus mudik Lebaran,” ujar Nandang.

Pertemuan tersebut berlangsung produktif dan menghasilkan kesepahaman untuk memperkuat koordinasi operasional antara Polda Sumsel dan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel.

Ke depan, kedua institusi akan segera mematangkan pemetaan titik rawan distribusi energi serta mekanisme dukungan pengamanan selama Operasi Ketupat Musi 2026.

Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Polda Sumatera Selatan dalam menjaga stabilitas distribusi energi serta memastikan masyarakat dapat menjalani Ramadan dan mudik Lebaran dengan aman dan lancar.

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub Cik Ujang Apresiasi Program Kesehatan Gratis Prioritas Presiden Prabowo

    Wagub Cik Ujang Apresiasi Program Kesehatan Gratis Prioritas Presiden Prabowo

    • visibility 128
    • 0Komentar

    Palembang – Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Selatan (Sumsel) H. Cik Ujang meninjau pelaksanaan program pemeriksaan kesehatan gratis yang merupakan salah satu program prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Kegiatan ini berlangsung di SDIT Royal Islamic School, Jalan Merdeka, Palembang, Rabu (27/8/2025). Dalam kunjungannya, Wagub menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah pusat yang mengutamakan […]

  • Hilangnya Paby Zawata: Bocah 10 Tahun di Lubuklinggau Menghilang Setelah Disuruh Ayahnya

    Hilangnya Paby Zawata: Bocah 10 Tahun di Lubuklinggau Menghilang Setelah Disuruh Ayahnya

    • visibility 101
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Warga Jalan Patimura, RT 07, Kelurahan Mesat Jaya, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, digemparkan dengan hilangnya seorang bocah laki-laki bernama Paby Zawata (10). Paby dilaporkan menghilang dari rumahnya sejak Kamis, 14 Agustus 2025, setelah disuruh ayahnya, Burhan Dahri, untuk membeli perlengkapan sekolah. Mengutip dari Tribunnesumsel, Menurut keterangan Burhan, peristiwa itu […]

  • Ferry Juliantono, Aktivis Lantang yang Kini Jabat Menteri Koperasi

    Ferry Juliantono, Aktivis Lantang yang Kini Jabat Menteri Koperasi

    • visibility 109
    • 0Komentar

    JAKARTA—Nama Ferry Joko Juliantono kini resmi menjadi bagian dari Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto. Ia dilantik sebagai Menteri Koperasi pada Senin (8/9/2025), menggantikan Budi Arie Setiadi. Pria kelahiran Jakarta, 27 Juli 1967 ini dikenal sebagai aktivis yang vokal sejak era 1990-an. Ia lantang membela hak-hak petani, buruh, nelayan, hingga koperasi. Puncak sikap kritisnya terjadi […]

  • Jumlah Sepeda Motor di Indonesia Terus Melejit, Capai 157 Juta Unit pada Awal 2025

    Jumlah Sepeda Motor di Indonesia Terus Melejit, Capai 157 Juta Unit pada Awal 2025

    • visibility 96
    • 0Komentar

    JAKARTA – Jumlah unit sepeda motor di Indonesia mengalami lonjakan signifikan, mencapai sekitar 157 juta unit pada awal tahun 2025. Angka ini menunjukkan peningkatan drastis dibandingkan data akhir tahun 2023 yang mencatat 131,36 juta unit. Dominasi sepeda motor di jalanan Indonesia sangat kentara. Kendaraan roda dua ini menjadi pilihan utama masyarakat, jauh melampaui jumlah mobil […]

  • Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Tersangka, Google Angkat Tangan

    Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Tersangka, Google Angkat Tangan

    • visibility 88
    • 0Komentar

    Jakarta – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook senilai Rp9,3 triliun. Nadiem menjadi satu dari lima tersangka yang dijerat Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait proyek digitalisasi pendidikan tahun 2019-2022. Kronologi dan Tuduhan Kejagung menduga Nadiem Makarim memerintahkan bawahannya untuk menyusun spesifikasi yang […]

  • Ditresnarkoba Polda Sumsel Hancurkan Barang Bukti 18 Kasus, 27 Tersangka Terancam Pidana Mati

    Ditresnarkoba Polda Sumsel Hancurkan Barang Bukti 18 Kasus, 27 Tersangka Terancam Pidana Mati

    • visibility 11
    • 0Komentar

    Palembang – Polda Sumsel kembali menegaskan komitmennya dalam perang melawan narkotika nasional dengan memusnahkan barang bukti sabu, ekstasi, dan etomidate senilai Rp5,7 miliar hasil pengungkapan 18 laporan polisi. Direktorat Reserse Narkoba memusnahkan 4.114,7 gram sabu, 291 butir ekstasi, dan 753,5 ml etomidate di halaman Gedung Ditresnarkoba, Kamis (26/2/2026). Penyidik menyisihkan sebagian kecil barang bukti untuk […]

expand_less
Skip to toolbar