Breaking News
light_mode
Trending Tags

Perkuat Ekosistem Waste-to-Energy, PLN Siap Dukung Proyek PLTSa di Seluruh Indonesia

  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • visibility 166
  • comment 0 komentar

Jakarta — PT PLN (Persero) menegaskan kesiapan dan komitmennya dalam mendukung ekosistem Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Indonesia sebagai _offtaker_ dari proyek-proyek _waste-to-energy_ yang diinisiasi pemerintah bersama para pengembang.

Dukungan tersebut disampaikan dalam acara Bloomberg Technoz Ecoverse yang diselenggarakan Bloomberg Technoz di Jakarta pada Kamis (20/11).

Menteri Koordinator Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto dalam pidatonya menyampaikan bahwa Indonesia akan membangun PLTSa mulai tahun depan.

“Melalui Danantara, Indonesia sudah berkomitmen membangun PLTSa, di mana tujuh proyek direncanakan dibangun pada 2026,” kata Airlangga.

Airlangga menyatakan bahwa pembangunan PLTSa ini sangat penting untuk mendorong perkembangan sektor pariwisata Indonesia. Ia menilai bahwa kota yang bebas dari sampah akan membantu memperbaiki ekosistem pariwisata.

Selain itu, tambah Airlangga, pembangunan pembangkit EBT ini juga sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang menargetkan agar pembangunan PLTSa sebagai proyek _waste-to-energy_ ini sudah dapat terealisasi di seluruh provinsi di Indonesia dalam beberapa tahun mendatang.

“Presiden Prabowo Subianto menargetkan pada 2029, sebanyak 33 PLTSa sudah terbangun dan tersebar di berbagai provinsi Indonesia, khususnya untuk daerah-daerah yang memiliki permasalahan sampah,” tuturnya.

Managing Director Investment Danantara Indonesia, Stefanus Ade Hadiwidjaja, menyampaikan bahwa proyek _waste-to-energy_ merupakan peluang besar bagi Indonesia untuk menjawab tantangan lingkungan sekaligus menyediakan energi bersih secara berkelanjutan.

“Indonesia punya peluang menjaga kehidupan melalui _waste-to-energy_. Namun, tidak ada yang bisa melakukannya sendiri. Proyek ini hanya mungkin apabila ada kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat,” kata Stefanus.

Ia menambahkan dalam pengembangan ekosistem PLTSa, Danantara telah menugaskan PLN sebagai _offtaker_ listrik yang dihasilkan pembangkit tersebut. Dalam pelaksanaannya, Danantara berkoordinasi dengan PLN sembari berperan sebagai orkestrator.

“Tanpa solusi sistemik, kolaboratif, dan terukur, tidak akan ada keberlanjutan kehidupan ekonomi ke depan,” kata Stefanus.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa PLN siap menjalankan peran sebagai _offtaker_ untuk memastikan seluruh proyek PLTSa dapat berjalan dan terintegrasi dengan sistem kelistrikan nasional.

“PLN mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam percepatan pembangunan PLTSa. Peran kami adalah memastikan kesiapan jaringan, memberikan kepastian _offtake_, serta membuka ruang kerja sama dengan para pengembang,” ujarnya.

Darmawan menjelaskan bahwa PLN juga terus melakukan penguatan sistem kelistrikan di wilayah prioritas pengembangan PLTSa. Termasuk, menyiapkan infrastruktur transmisi dan distribusi yang andal agar setiap PLTSa dapat segera terhubung dan masuk ke dalam sistem.

“Integrasi ini penting untuk menjaga stabilitas pasokan listrik sekaligus memastikan pemanfaatan energi dari sampah dapat berjalan optimal,” jelasnya.

Sementara itu Executive Vice President Aneka Energi Baru Terbarukan PLN, Daniel K. F. Tampubolon, dalam sesi diskusi panel berjudul “From Waste to Watt: Bringing a Greener Indonesia” menegaskan bahwa pengembangan PLTSa telah menjadi bagian penting dalam perencanaan energi nasional.

“Dalam RUPTL 2025–2034 yang kami luncurkan bersama pemerintah pada Mei 2025, _waste-to-energy_ sudah kami masukkan sebagai salah satu pilar pengembangan energi baru terbarukan, khususnya dalam kategori bioenergi. Artinya, PLTSa sudah sepenuhnya _align_ dengan peta jalan transisi energi nasional,” ujar Daniel.

Daniel menjelaskan bahwa pengembangan PLTSa membutuhkan skema investasi yang matang dan minim risiko, selain itu tantangan yang harus dihadapi untuk menyukseskan proyek PLTSa di antaranya yaitu penerapan prinsip _Reduce_, _Reuse_, dan _Recycle_ (3R), sehingga komposisi sampah yang menjadi sumber energi dapat lebih optimal.

“Kami melihat banyak lesson learned dari proyek-proyek sebelumnya. Karena 3R belum sepenuhnya siap, maka diperlukan upaya _de-risking_ investasi. PLN sebagai _the extension of the state_ mengambil peran penting untuk menjawab kebutuhan ini,” pungkas Daniel.

*Narahubung*
Gregorius Adi Trianto
Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN
Telp. 021 7261122
Facs. 021 7227059

 

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berhasil membangun Infrastruktur konektivitas transportasi, Palembang Raih National Governance Award 2026

    Berhasil membangun Infrastruktur konektivitas transportasi, Palembang Raih National Governance Award 2026

    • visibility 63
    • 0Komentar

    Jakarta— Ballroom The Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta malam itu berpendar dengan cahaya fantastis, seakan menari mengikuti setiap ritme rangkaian acara.   Di kursi kehormatan, para kepala daerah terbaik dari berbagai penjuru negeri duduk tegap, menatap podium utama dengan penuh wibawa.   Dari deretan itu, salah satunya sosok Wali Kota Palembang Ratu Dewa yang dinobatkan […]

  • Tundukkan Jakarta Livin Mandiri 3-0, Jakarta Electric PLN Mobile Amankan Tiket Final Four Proliga 2026

    Tundukkan Jakarta Livin Mandiri 3-0, Jakarta Electric PLN Mobile Amankan Tiket Final Four Proliga 2026

    • visibility 102
    • 0Komentar

    Bogor – Tim Jakarta Electric PLN Mobile sukses menumbangkan Jakarta Livin Mandiri pada pertandingan terakhir babak reguler Proliga 2026 dengan skor 3-0 yang berlangsung di GOR Padepokan Jend. Pol Kunarto Sentul, Bogor, Jawa Barat pada Minggu (1/3). Berkat hasil tersebut, Jakarta Electric PLN Mobile mencatatkan tujuh kemenangan dan menempati peringkat ketiga putaran reguler sekaligus sukses […]

  • Buka MPLS 2026, SDN 109 Palembang Gandeng Wali Murid Lewat MoU Tata Tertib Sekolah

    Buka MPLS 2026, SDN 109 Palembang Gandeng Wali Murid Lewat MoU Tata Tertib Sekolah

    • visibility 58
    • 0Komentar

    PALEMBANG — SDN 109 Palembang resmi memulai kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027. Kegiatan yang dimulai pada Senin, 6 Juli 2026 ini dirancang sebagai langkah awal untuk mengenalkan lingkungan sekolah, tenaga pendidik, serta membangun komitmen bersama orang tua siswa sejak hari pertama.   Kepala SDN 109 Palembang, Hj. […]

  • Sambut 208 Siswa Baru, SDN 113 Palembang Gelontorkan Materi Kemandirian di MPLS

    Sambut 208 Siswa Baru, SDN 113 Palembang Gelontorkan Materi Kemandirian di MPLS

    • visibility 46
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 113 Palembang secara resmi memulai kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk Tahun Ajaran 2026/2027 pada hari ini. Acara yang dijadwalkan berlangsung hingga hari Sabtu mendatang ini diawali dengan antusiasme tinggi dari para murid baru beserta wali murid yang hadir secara penuh.   Kepala Sekolah SDN 113 Palembang, Mukmin, […]

  • Polda Sumsel Gulung 7 Komplotan Begal Sadis, Warga Diminta Tetap Waspada

    Polda Sumsel Gulung 7 Komplotan Begal Sadis, Warga Diminta Tetap Waspada

    • visibility 50
    • 0Komentar

    Palembang — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pengungkapan tujuh kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) atau begal sepanjang Mei 2026. Operasi penegakan hukum yang dilakukan secara terpadu ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat di wilayah Sumatera […]

  • Gubernur Herman Deru Perkuat Benteng Keluarga dan Desa untuk Putus Mata Rantai Peredaran Narkoba

    Gubernur Herman Deru Perkuat Benteng Keluarga dan Desa untuk Putus Mata Rantai Peredaran Narkoba

    • visibility 26
    • 0Komentar

    Palembang – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menekankan pentingnya memperkuat peran keluarga, masyarakat desa, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat dalam upaya mencegah serta memutus mata rantai penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Sumsel. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Pemusnahan Barang Bukti Narkotika Jaringan Internasional Malaysia-Palembang-PALI, berupa sabu seberat 45,5 kilogram, ekstasi […]

expand_less