Perkuat Sinergi Dunia Usaha, PLN UID S2JB dan Kadin Sumsel Bahas Dukungan Kelistrikan untuk Pengembangan KEK Tanjung Carat
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar

Palembang– PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) memperkuat sinergi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Selatan melalui audiensi yang berlangsung di PLN UID S2JB. Pertemuan ini menjadi ruang diskusi strategis untuk memperkuat konektivitas antara sektor ketenagalistrikan dan pelaku usaha dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Audiensi ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum Kadin Sumsel, Affandi Udji, bersama jajaran pengurus Kadin, serta manajemen PLN UID S2JB. Dalam pertemuan tersebut, salah satu topik utama yang dibahas adalah rencana pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Carat yang digadang-gadang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sumatera Selatan.
Ketua Umum Kadin Sumsel, Affandi Udji, menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong percepatan pembangunan KEK Tanjung Carat sebagai motor penggerak investasi dan aktivitas industri di wilayah Sumatera Selatan. Ia menambahkan, Kadin Sumsel yang memiliki jaringan di 17 kabupaten/kota dengan sekitar 53.000 anggota siap berperan aktif dalam menggerakkan potensi dunia usaha daerah.
“Pengembangan KEK Tanjung Carat menjadi salah satu target penting bagi Kadin Sumsel. Dengan jaringan pelaku usaha yang luas, kami berharap kolaborasi dengan PLN dapat mendukung kesiapan infrastruktur energi sehingga mampu menarik investor dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Affandi.
Ketua Kadin Kota Palembang, Akbar Alfaro, menambahkan bahwa konektivitas antara Kadin dan PLN membuka peluang besar bagi terciptanya sinergi dan kolaborasi yang lebih kuat. Menurutnya, pelaku usaha yang memiliki kebutuhan energi dapat memperoleh dukungan dari PLN sehingga kegiatan usaha dapat berjalan lebih optimal.
“Konektivitas ini membuka peluang kolaborasi yang luas. Dengan komunikasi yang terjalin baik antara Kadin dan PLN, berbagai potensi pelaku usaha dapat dikembangkan, khususnya yang berkaitan dengan kebutuhan energi,” ungkap Akbar.
Sementara itu, General Manager PLN UID S2JB, Adhi, menegaskan bahwa sistem kelistrikan di Sumatera Selatan saat ini memiliki cadangan daya yang cukup tinggi sehingga siap mendukung pertumbuhan investasi, termasuk di kawasan industri dan KEK.
Menurutnya, keberadaan KEK justru menjadi jaminan bagi investor karena didukung oleh ketersediaan energi listrik yang andal. PLN juga terus mengembangkan pemetaan potensi pelanggan baru dari sektor usaha untuk memastikan kesiapan sistem kelistrikan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.
“Cadangan listrik di Sumatera Selatan saat ini cukup besar sehingga sangat siap mendukung kebutuhan investasi, termasuk di kawasan KEK. Prinsipnya, PLN siap menyediakan pasokan listrik sesuai kebutuhan investor dan pelaku usaha,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa setiap pembangunan infrastruktur kelistrikan yang dilakukan PLN tentu melalui perencanaan dan kepastian kebutuhan pelanggan, termasuk melalui kerja sama atau kesepakatan dengan pihak yang akan menjadi pengguna listrik.
Melalui pertemuan ini, PLN dan Kadin Sumsel sepakat untuk terus memperkuat komunikasi dan koordinasi, langkah ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan investasi, memperkuat konektivitas sektor usaha, serta mendukung pembangunan ekonomi di Sumatera Selatan.
- Penulis: Lipp

Saat ini belum ada komentar