Tak Hanya Riau dengan Pacu Jalur, Palembang Punya “Bidar” yang Tak Kalah Meriah
- calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
- visibility 6
- comment 0 komentar

PALEMBANG – Ketika mendengar kata “Pacu Jalur,” ingatan kita langsung tertuju pada perhelatan budaya yang megah di Riau. Namun, jangan salah, Palembang juga memiliki tradisi lomba perahu dayung yang tak kalah meriah dan sarat makna, yaitu “Bidar”.
Bidar merupakan lomba perahu tradisional yang menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan hari-hari besar di Palembang, seperti Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Lomba ini diselenggarakan di Sungai Musi, sungai yang membelah kota Palembang dan menjadi denyut nadi kehidupan masyarakatnya.
Perahu bidar memiliki ciri khas tersendiri. Perahu ini dihias dengan motif-motif khas Palembang yang berwarna-warni dan indah. Peserta lomba pun mengenakan pakaian adat yang seragam, menambah semaraknya suasana.
Lomba bidar tidak sekadar adu cepat. Lebih dari itu, bidar adalah simbol kekompakan, kerja sama, dan semangat persaingan yang sehat. Setiap tim harus mendayung dengan irama yang serasi untuk mencapai garis finis.
Meskipun berbeda nama, “Bidar” dan “Pacu Jalur” memiliki kesamaan filosofis, yaitu menjadi ajang untuk melestarikan budaya lokal, mempererat tali persaudaraan, dan menunjukkan semangat pantang menyerah. Keduanya adalah bukti kekayaan budaya Indonesia yang tak ternilai harganya.
- Penulis: Lipp
Saat ini belum ada komentar