Breaking News
light_mode
Trending Tags

Marko: 15 Tahun di Jawa Barat Demi Cinta dan Alam

  • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
  • visibility 203
  • comment 0 komentar

Palembanglipp – Ini adalah kisah tentang pengorbanan, cinta, dan penemuan kembali jati diri.

Marko, seorang pria berkebangsaan Kanada, membuat keputusan hidup yang bagi banyak orang di dunia Barat sulit diterima: ia meninggalkan segala kenyamanan negara asalnya demi menetap di sebuah perkampungan yang sangat asri di Jawa Barat, tempat yang ia sebut rumah selama 15 tahun terakhir.

Pilihan hunian Marko jauh dari kesan mewah. Ia memilih hidup sederhana, menyatu dengan alam pedalaman yang rimbun, bahkan digambarkan menyerupai hutan.

Komitmennya bukanlah sementara; ia berencana menghabiskan sisa hidupnya di sana bersama istrinya, seorang wanita Indonesia.

Jejak Karir di Jakarta yang Ditinggalkan

Sebelum menetap di pedalaman, Marko bukanlah tanpa pengalaman hidup modern. Ia sempat merasakan hiruk pikuk dan gemerlap ibukota, bekerja di Jakarta di berbagai perusahaan.

Namun, kehidupan korporat dan beton kota tak mampu mengisi kekosongan jiwanya. Jauh di lubuk hati, Marko adalah seorang pencinta alam.

“Intinya mungkin karena saya cari alam, saya ingin ke alam,” jelasnya mengenai motivasi utama kepindahannya.

Jatuh Cinta pada Alam dan Wanita Jawa Barat

Titik balik hidup Marko terjadi berkat cintanya. Setelah menikah dengan seorang wanita asal Jawa Barat, ia diperkenalkan dengan kampung halaman orang tua istrinya.

Saat itulah ia menemukan apa yang ia cari. Ia langsung jatuh cinta pada lingkungan yang menurutnya “begitu cantik.”

Ironisnya, sang istri sempat dibawa berkunjung ke Kanada, namun tidak betah di sana. Sebaliknya, Marko justru menemukan kedamaian dan tempat yang terasa lebih otentik di Indonesia.

Kecintaan pada istrinya kini berakar kuat dengan kecintaan pada tanah air sang istri. Meskipun awalnya masih harus bolak-balik karena karirnya di Jakarta, alam di Jawa Barat telah memenangkan hatinya secara permanen.

Transformasi Menjadi Petani Lokal

Keputusan radikal pun diambil. Marko menanggalkan statusnya sebagai pekerja kantoran dan memilih hidup sepenuhnya di perkampungan.

Setelah 15 tahun menetap, ia kini menjalani peran yang jauh berbeda: petani serabutan.

Kehidupannya kini dihabiskan dengan kegiatan yang sederhana namun memuaskan. Ia berkebun, merawat tanaman, memangkas pohon, dan sesekali mencangkul tanah.

Ia dan istrinya memilih untuk hidup harmonis di tengah pepohonan yang ia rawat sendiri, membuktikan bahwa kebahagiaan sejati tidak diukur dari tumpukan harta, melainkan dari kedekatan dengan alam dan kesederhanaan.

Marko adalah bukti nyata bahwa rumah ideal bukanlah soal lokasi geografis atau kemewahan, melainkan tempat di mana hati, cinta, dan kedamaian bisa berakar.

Ia berencana untuk setia pada pilihan ini, menghabiskan sisa usianya sebagai bagian tak terpisahkan dari alam yang kini ia sebut rumah.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wajib Tahu, Ada Hal Yang Tidak Bisa Dijamin BPJS Kesehatan

    Wajib Tahu, Ada Hal Yang Tidak Bisa Dijamin BPJS Kesehatan

    • visibility 17
    • 0Komentar

    Jakarta – Belum lama ini, sempat ramai di media sosial tentang netizen yang mengeluh karenaharus membayar sejumlah uang saat dirawat inap di rumah sakit, padahal ia sudah menjadi peserta BPJS Kesehatan. Setelah diusut, ternyata peserta tersebutmenunggak iuran dan baru mengaktifkannya kembali saat dirawat inap di rumah sakit. “BPJS Kesehatan menjamin biaya peserta JKN selamastatus kepesertaannya aktif. […]

  • Herman Deru Dorong Kontribusi IA-ITB Sumsel untuk Percepatan Pembangunan Daerah

    Herman Deru Dorong Kontribusi IA-ITB Sumsel untuk Percepatan Pembangunan Daerah

    • visibility 15
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menerima audiensi Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB) Wilayah Sumsel di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Kamis (18/6/2026). Audiensi tersebut dipimpin Ketua Umum IA-ITB Wilayah Sumsel, Yudha Pranoto Mahyudin, bersama jajaran pengurus baru yang berasal dari berbagai lintas angkatan alumni ITB. Dalam kesempatan itu, Yudha menyampaikan […]

  • Pemprov Sumsel Lantik 43 Kepala Sekolah, Siapkan Penguatan Mutu Pendidikan

    Pemprov Sumsel Lantik 43 Kepala Sekolah, Siapkan Penguatan Mutu Pendidikan

    • visibility 20
    • 0Komentar

    Palembang – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kembali melakukan penyegaran organisasi di sektor pendidikan melalui mutasi, rotasi, dan promosi jabatan kepala sekolah serta pejabat fungsional di lingkungan Pemprov Sumsel. Sebanyak 59 pejabat resmi dilantik oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel Edward Candra di Gedung Serbaguna UPTD Balai Pengembangan Pendidikan dan Kejuruan (BPPK) Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, […]

  • Kurir Sabu Asal Sumbar Ditangkap di Lubuk Linggau, 6,85 Gram Disita Polisi

    Kurir Sabu Asal Sumbar Ditangkap di Lubuk Linggau, 6,85 Gram Disita Polisi

    • visibility 54
    • 0Komentar

    Lubuk Linggau –  Satuan Reserse Narkoba Polres Lubuk Linggau menangkap seorang kurir narkotika lintas provinsi asal Kota Padang, Sumatera Barat, di Jalan Kemuning, Kelurahan Puncak Kemuning, Kecamatan Lubuk Linggau Utara II, Selasa malam (17/3/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Tersangka berinisial MR (26) mencoba melarikan diri saat petugas mendekatinya dan membuang barang bukti di lokasi kejadian. […]

  • Puluhan Siswa Keracunan, Diduga Setelah Konsumsi MBG

    Puluhan Siswa Keracunan, Diduga Setelah Konsumsi MBG

    • visibility 177
    • 0Komentar

    Jumlah korban keracunan massal di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, terus bertambah, kini mencapai 63 orang. Para korban adalah siswa dari SMK Pembangunan Bandung Barat, MTS Darul Fiqri, dan SD Cipari yang mengalami gejala keracunan diduga setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Makanan tersebut dibagikan sekitar pukul 09.00 WIB. Para siswa yang […]

  • SMKN Sumsel Siapkan Lulusan Siap Kerja, 8 Lulusan Perhotelan Langsung Diterima PT Tongji

    SMKN Sumsel Siapkan Lulusan Siap Kerja, 8 Lulusan Perhotelan Langsung Diterima PT Tongji

    • visibility 13
    • 0Komentar

    PALEMBANG | Program kelas industri yang diterapkan di SMK Negeri Sumatera Selatan (Sumsel) terbukti memberikan pengalaman dan bekal nyata bagi siswa untuk memasuki dunia kerja. Melalui program tersebut, siswa tidak hanya mendapatkan pembelajaran di sekolah, tetapi juga kesempatan magang langsung di dunia industri. ‎ ‎Salah seorang alumni jurusan perhotelan Niana Dian Agustin mengatakan, kelas industri […]

expand_less