Breaking News
light_mode
Trending Tags

Tim Elang Musi Polres Musi Rawas Hentikan Kurir dari Muratara, Sabu 2 Kilogram Lebih dan Ekstasi 20 Butir Berlapis Kemasan Ganda Disita

  • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
  • visibility 49
  • comment 0 komentar

Musi Rawas – Polres Musi Rawas melalui Tim Elang Musi Satresnarkoba berhasil menggagalkan pengiriman narkotika lintas wilayah berskala besar dengan menyita lebih dari 2 kilogram sabu dan 20 butir pil ekstasi dari seorang kurir yang melintas dari arah Kabupaten Musi Rawas Utara menuju Kabupaten Musi Rawas.

Pengungkapan besar tersebut terjadi di Jalan Umum Desa Muara Megang, Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Musi Rawas, Jumat, 8 Mei 2026, sekitar pukul 18.00 WIB.

Tersangka berinisial H (26), seorang buruh asal Kecamatan Lubuk Linggau Utara II, diamankan setelah sempat berupaya melarikan diri dengan meninggalkan sepeda motor Honda Revo warna hitam tanpa nomor polisi yang dikendarainya saat hendak dihentikan petugas.

Operasi ini merupakan hasil tindak lanjut informasi masyarakat mengenai adanya pengiriman narkotika dari wilayah Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), menuju wilayah Muara Megang, Kabupaten Musi Rawas.

Atas perintah Kasat Reserse Narkoba Polres Musi Rawas Iptu Jemmy Amin Gumayel, S.H., M.M., Tim Elang Musi melakukan pemantauan intensif di jalur lintas yang diduga akan dilalui tersangka.

Saat target melintas, petugas segera melakukan penghentian. Namun tersangka berusaha kabur dengan meninggalkan kendaraan di lokasi. Kesigapan personel membuat tersangka berhasil diamankan sebelum melarikan diri lebih jauh.

Dari hasil penggeledahan di bawah jok sepeda motor, petugas menemukan sistem penyembunyian narkotika yang tersusun sangat rapi dan berlapis. Barang haram tersebut disimpan di dalam kantong plastik bertuliskan “Gerly Boutique” yang dilakban warna kuning, kemudian dibungkus kembali menggunakan lapisan lakban tambahan, dimasukkan ke dalam tas kulit hitam, lalu disembunyikan lagi di dalam dua bungkus plastik emas bertuliskan “Porsche”.

Keseluruhan paket tersebut berisi dua kantong plastik besar sabu dengan berat bruto 2.037 gram dan lima plastik klip sedang berisi sabu seberat bruto 53,44 gram, sehingga total keseluruhan sabu mencapai 2.090,44 gram.

Selain itu, petugas juga menemukan dua plastik klip berisi 20 butir pil ekstasi dengan berat bruto 9,51 gram.

Turut diamankan satu unit sepeda motor Honda Revo warna hitam tanpa plat nomor, tas kulit hitam, plastik “Gerly Boutique”, dua bungkus plastik “Porsche”, sisa lakban kuning, serta uang tunai sebesar Rp150.000,- yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.

Hasil pemeriksaan urine terhadap tersangka menunjukkan positif mengandung metamfetamin.

Dalam pemeriksaan awal, tersangka H mengakui bahwa narkotika tersebut diperoleh dari seseorang berinisial A di wilayah Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara, dan akan diserahkan kepada seseorang berinisial R di wilayah Musi Rawas.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, atau Pasal 609 Ayat (2) Huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026, dengan ancaman pidana maksimal berupa hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Kasat Reserse Narkoba Polres Musi Rawas Iptu Jemmy Amin Gumayel, S.H., M.M., menegaskan bahwa pengungkapan ini menunjukkan keseriusan Polres Musi Rawas dalam memutus jalur distribusi narkotika dari wilayah Muratara menuju Kabupaten Musi Rawas dan sekitarnya.

“Kurir membawa lebih dari dua kilogram sabu dengan sistem kemasan berlapis untuk menghindari deteksi petugas. Tersangka sempat mencoba melarikan diri, namun berhasil diamankan Tim Elang Musi. Saat ini kami terus melakukan pengembangan untuk mengungkap pemasok maupun penerima barang tersebut,” ujar Iptu Jemmy Amin Gumayel, S.H., M.M.

Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., menegaskan bahwa wilayah jalur Muratara–Musi Rawas menjadi salah satu fokus pengawasan utama jajaran kepolisian karena berulang kali dimanfaatkan jaringan narkotika sebagai jalur distribusi.

“Hari ini lebih dari dua kilogram sabu dan 20 butir ekstasi berhasil kami gagalkan sebelum beredar di tengah masyarakat. Ini adalah bentuk nyata komitmen Polres Musi Rawas untuk terus menjadi benteng dalam memutus jalur distribusi narkoba di wilayah Sumatera Selatan,” tegas AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., CPHR.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyatakan bahwa keberhasilan penyitaan narkotika dalam jumlah besar secara beruntun di sejumlah wilayah menunjukkan konsistensi Polda Sumsel dalam memberantas jaringan peredaran gelap narkoba.

“Dalam satu hari, jajaran Polda Sumsel berhasil menyita lebih dari 12 kilogram narkotika dari dua operasi besar yang berbeda. Ini membuktikan bahwa negara hadir secara nyata dalam melindungi masyarakat Sumatera Selatan dari ancaman narkotika melalui tindakan yang terukur, simultan, dan tanpa kompromi,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Polda Sumatera Selatan memastikan pengembangan perkara akan terus dilakukan secara terpadu bersama Ditresnarkoba Polda Sumsel guna mengungkap jaringan pemasok dan distribusi narkotika lintas wilayah yang beroperasi di jalur Kabupaten Musi Rawas Utara, Musi Rawas, hingga Kota Lubuk Linggau.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Titiek Soeharto Salut SPPG Polri Higienis, Bisa Jadi Contoh SPPG se Indonesia

    Titiek Soeharto Salut SPPG Polri Higienis, Bisa Jadi Contoh SPPG se Indonesia

    • visibility 142
    • 0Komentar

    Jakarta – Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) terkesan dengan SPPG Polri di Karanganyar. Titiek memuji kebersihan dapur MBG tersebut. “Saya salut kebersihannya luar biasa ini bisa jadi contoh SPPG seluruh Indonesia. Ini bersih di sini, kemudian sangat higienis,” ujar Titiek, setelah meninjau SPPG YKB Polres Karanganyar, Jumat (7/11/2025). Titek menilai kebersihan […]

  • Dinas Pendidikan dan Gubernur Sumsel Apresiasi Pentas Kreativitas SMK Penerbangan Sriwijaya, Tampilkan Talenta Taruna di Bidang Seni dan Prestasi

    Dinas Pendidikan dan Gubernur Sumsel Apresiasi Pentas Kreativitas SMK Penerbangan Sriwijaya, Tampilkan Talenta Taruna di Bidang Seni dan Prestasi

    • visibility 42
    • 0Komentar

    Palembang — SMK Penerbangan Sriwijaya menggelar Pentas Kreativitas sekaligus Pengalungan Gordon Taruna Kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026 di Grand Atyasa Convention Center Palembang, Sabtu (9/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi momen pelepasan sekaligus penyerahan kembali para taruna dan taruni kepada orang tua setelah menempuh pendidikan selama tiga tahun. Acara berlangsung meriah dan penuh haru dengan dihadiri sejumlah […]

  • Rakor Bersama Menko AHY: Gubernur & Walikota Palembang Desak Percepatan Revitalisasi Rusun 26 Ilir

    Rakor Bersama Menko AHY: Gubernur & Walikota Palembang Desak Percepatan Revitalisasi Rusun 26 Ilir

    • visibility 101
    • 0Komentar

    Palembang – Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar di Griya Agung, Selasa (10/02/2026), menghadirkan momentum penting bagi masa depan infrastruktur Sumatera Selatan. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), duduk bersama Gubernur Sumsel H. Herman Deru, Walikota Palembang Ratu Dewa, serta seluruh kepala daerah se-Sumsel untuk membahas percepatan pembangunan strategis. Meski agenda […]

  • Maia Estianty Ungkap Dugaan Santet di Balik Sakit Misterius

    Maia Estianty Ungkap Dugaan Santet di Balik Sakit Misterius

    • visibility 164
    • 0Komentar

    Jakarta – Musisi senior Maia Estianty mengejutkan publik dengan pengakuannya terkait sakit misterius yang pernah dialaminya di masa lalu. Ia bahkan sempat menduga kondisinya disebabkan oleh pengaruh ilmu hitam alias santet. Kisah tersebut ia bagikan dalam kanal YouTube pribadinya, Maia ALELDUL TV, saat berbincang dengan artis Sara Wijayanto yang dikenal memiliki kemampuan indigo. Awalnya, Sara […]

  • Speed Boat Penumpang Pecah Dihantam Gelombang di Banyuasin, Satu Orang Tewas

    Speed Boat Penumpang Pecah Dihantam Gelombang di Banyuasin, Satu Orang Tewas

    • visibility 69
    • 0Komentar

    Banyuasin — Sebuah speed boat penumpang milik Haras Group tenggelam setelah dihantam gelombang besar di perairan Muara Jalur 8, Desa Upang Ceria, Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin, Kamis (5/2/2026) pagi. Insiden kecelakaan air (laka air) tersebut menyebabkan satu penumpang meninggal dunia. Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.00 WIB ketika speed boat yang sedang beroperasi di jalur […]

  • Akhir Isolasi Saint Helena: Pulau Pengasingan Napoleon Kini Punya Bandara

    Akhir Isolasi Saint Helena: Pulau Pengasingan Napoleon Kini Punya Bandara

    • visibility 173
    • 0Komentar

    Saint Helena, sebuah pulau terpencil yang terletak di tengah Samudra Atlantik Selatan, telah lama dikenal sebagai simbol isolasi global. Selama berabad-abad, pulau ini hanya bisa dijangkau melalui jalur laut, memerlukan waktu tempuh sekitar lima hari perjalanan dari pesisir Afrika. Keterpencilan inilah yang menjadikan Saint Helena terkenal secara historis. Pulau ini adalah lokasi pengasingan terakhir bagi […]

expand_less