Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kepala BPKHK: Kebakaran Hutan dan Lahan di Sumsel Meningkat pada Agustus-Oktober 2025

  • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
  • visibility 124
  • comment 0 komentar

Palembang, 21 Agustus 2025 – Kepala Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan (BPKHK) Wilayah Sumatera, Dr. Ir. H. Abdul Muhari, M.Si., menyatakan bahwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengalami peningkatan signifikan pada periode Agustus hingga Oktober 2025. Pernyataan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Penanganan Karhutla bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Palembang, Rabu (20/8/2025).

Menurut Abdul Muhari, puncak musim kemarau yang diprediksi terjadi pada Agustus 2025 menjadi pemicu utama meningkatnya potensi karhutla di Sumsel. Berdasarkan data BPKHK, hingga awal Agustus 2025, telah tercatat 152 kejadian karhutla dengan luas lahan terdampak mencapai 1.416,9 hektare, terutama di wilayah Ogan Ilir, Musi Banyuasin, dan Ogan Komering Ilir (OKI).

“Agustus hingga Oktober adalah periode kritis karena curah hujan yang rendah dan kondisi lahan gambut yang kering memudahkan api menyebar. Kami mencatat Ogan Ilir sebagai zona merah dengan 64 kejadian, diikuti Musi Banyuasin dan OKI sebagai zona oranye,” ungkap Abdul Muhari.
BPKHK bersama BMKG telah memetakan potensi kemudahan kebakaran melalui Fire Danger Rating System (FDRS), yang menunjukkan dominasi warna merah di wilayah Sumsel, menandakan risiko tinggi kebakaran. Untuk mengantisipasi meluasnya karhutla, upaya pencegahan seperti Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) telah dilakukan pada 13-18 Juli dan 29 Juli-2 Agustus 2025, dengan fokus pada pembasahan lahan gambut.

Abdul Muhari menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci penanganan karhutla. “Kami bekerja sama dengan BNPB, TNI, Polri, dan pemerintah daerah untuk patroli ketat, deteksi dini, dan pemadaman cepat. Masyarakat juga diimbau untuk tidak membakar lahan sembarangan, karena 99% penyebab karhutla berasal dari aktivitas manusia,” tambahnya.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, yang turut hadir dalam rapat, menyatakan bahwa status siaga darurat karhutla telah diperpanjang hingga 31 Oktober 2025. Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah pusat melalui penyediaan dana siap pakai sebesar Rp5 miliar dan peralatan pemadaman seperti pompa jinjing, selang, dan alat pelindung diri.

Sementara itu, BMKG memprediksi musim hujan baru akan dimulai pada Oktober 2025, sehingga dua bulan ke depan tetap menjadi periode kritis. Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menekankan pentingnya pemanfaatan data iklim untuk pengambilan keputusan strategis oleh pemerintah daerah. “Patroli ketat dan edukasi masyarakat harus terus digalakkan untuk mencegah karhutla meluas,” ujarnya.

Hingga kini, penanganan karhutla di Sumsel melibatkan operasi darat dan udara, termasuk water bombing dengan helikopter di wilayah rawan seperti OKI dan Banyuasin. Meski sebagian besar titik api telah berhasil dipadamkan, tantangan tetap ada pada lahan gambut yang sulit dijangkau dan rentan terbakar.

Abdul Muhari optimistis bahwa dengan sinergi semua pihak, karhutla di Sumsel dapat terkendali sebelum memasuki puncak musim hujan. “Kuncinya adalah pencegahan dini dan respons cepat. Kami terus memantau dan berupaya meminimalkan dampak karhutla terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat,” tutupnya.

Penutup
Pemerintah daerah dan pusat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan melaporkan potensi titik api ke pihak berwenang. Dengan kerja sama yang solid, diharapkan Sumsel dapat terhindar dari krisis asap seperti pada tahun-tahun sebelumnya.

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nekat Lewat Depan Markas Polisi, Dua Kurir Sabu Langsung Ditangkap

    Nekat Lewat Depan Markas Polisi, Dua Kurir Sabu Langsung Ditangkap

    • visibility 11
    • 0Komentar

    Muratara – Dua kurir narkotika jenis sabu ditangkap tepat di depan Markas Komando Polres Musi Rawas Utara di Jalan Lintas Sumatera Kilometer 85, Desa Karang Anyar, Kecamatan Rupit, Rabu malam (11/3/2026). Anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Muratara menghentikan sepeda motor Honda Supra-X putih yang dikendarai kedua pelaku karena gerak-gerik mereka mencurigakan saat melintas di depan […]

  • Akhir Isolasi Saint Helena: Pulau Pengasingan Napoleon Kini Punya Bandara

    Akhir Isolasi Saint Helena: Pulau Pengasingan Napoleon Kini Punya Bandara

    • visibility 116
    • 0Komentar

    Saint Helena, sebuah pulau terpencil yang terletak di tengah Samudra Atlantik Selatan, telah lama dikenal sebagai simbol isolasi global. Selama berabad-abad, pulau ini hanya bisa dijangkau melalui jalur laut, memerlukan waktu tempuh sekitar lima hari perjalanan dari pesisir Afrika. Keterpencilan inilah yang menjadikan Saint Helena terkenal secara historis. Pulau ini adalah lokasi pengasingan terakhir bagi […]

  • Pesan Ratu Dewa: Jaga Palembang Tetap Damai Saat Demo

    Pesan Ratu Dewa: Jaga Palembang Tetap Damai Saat Demo

    • visibility 128
    • 0Komentar

    Palembang, Sumsel – Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, mengimbau seluruh masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi melalui demonstrasi untuk tetap menjaga ketertiban dan keamanan. Ratu Dewa berharap aksi unjuk rasa tidak merusak citra Palembang sebagai kota yang cinta damai. “Saya hanya berharap poin penting dari aspirasi masyarakat ini benar-benar dijalankan oleh semua pemangku kepentingan di negeri […]

  • Polrestabes Palembang Gelar Gerakan Pangan Murah, Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok

    Polrestabes Palembang Gelar Gerakan Pangan Murah, Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok

    • visibility 95
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Palembang menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat. Program ini bertujuan untuk membantu warga memenuhi kebutuhan pokok, sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di pasaran, khususnya beras yang menjadi komoditas utama rumah tangga. Dalam kegiatan ini, masyarakat dapat membeli beras berkualitas dengan harga yang jauh lebih terjangkau […]

  • Proyek Kontrakan Mewah Anggota DPR: Bebani APBN Hingga Triliunan, Disebut Setara Gaji Puluhan Ribu Guru

    Proyek Kontrakan Mewah Anggota DPR: Bebani APBN Hingga Triliunan, Disebut Setara Gaji Puluhan Ribu Guru

    • visibility 170
    • 0Komentar

    JAKARTA – Rencana kebijakan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk menyediakan rumah dinas bagi anggota baru kembali menuai kritik tajam. Indonesia Corruption Watch (ICW) menyoroti bahwa kebijakan ini akan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga Rp 1,74 triliun selama lima tahun ke depan. Jumlah yang fantastis ini disamakan dengan gaji 36.000 guru per tahun, […]

  • Polrestabes Palembang Bongkar Tiga Kasus Narkoba Beruntun, Sabu dan Ganja Sintetis Disita

    Polrestabes Palembang Bongkar Tiga Kasus Narkoba Beruntun, Sabu dan Ganja Sintetis Disita

    • visibility 11
    • 0Komentar

    Palembang — Satresnarkoba Polrestabes Palembang membongkar tiga kasus peredaran narkotika di tiga lokasi berbeda dalam waktu kurang dari 36 jam, pada 12–14 Maret 2026. Dalam operasi beruntun tersebut, polisi menangkap tiga tersangka dari latar belakang berbeda, yakni seorang ibu rumah tangga, seorang buruh harian, dan seorang pelajar. Dari ketiga kasus itu, polisi menyita dua jenis […]

expand_less
Skip to toolbar