Breaking News
light_mode
Trending Tags

Yusril: Demokrasi Indonesia Terancam Oligarki, DPR Perlu ‘Dibersihkan’

  • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
  • visibility 117
  • comment 0 komentar

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menggemparkan publik dengan pernyataan tajamnya mengenai kondisi parlemen Indonesia.

Dalam wawancara terbarunya di kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored, Yusril menyebut sistem pemilu saat ini membuka pintu lebar bagi politik dinasti dan oligarki untuk menguasai Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Menurutnya, proses seleksi calon legislatif (caleg) yang ada saat ini terlalu transaksional dan mengabaikan kualitas.

“Sulit mengharapkan DPR yang berkualitas dengan sistem seperti sekarang. Banyak anggota DPR yang tidak memahami bidangnya, bahkan ada yang malas belajar,” kritik Yusril pedas. Ia mengutip riset independen yang menunjukkan 99% anggota DPR saat ini merupakan produk oligarki politik dan dinasti kekuasaan.

“Kalau bukan istri bupati, anak gubernur, ya kerabat pejabat. Banyak juga yang masuk DPR karena dibiayai oligarki. Tujuannya jelas, mengamankan kepentingan mereka,” tegasnya.

Solusi Yusril: Reformasi Total untuk Selamatkan Demokrasi

Melihat kondisi yang mengkhawatirkan ini, Yusril mendesak pemerintah dan DPR untuk segera melakukan reformasi politik menyeluruh.

Ia menekankan perlunya revisi Undang-Undang Pemilu dan Partai Politik dengan fokus pada sistem seleksi caleg yang lebih berbasis meritokrasi, bukan uang atau popularitas.

Untuk mewujudkannya, Yusril mengusulkan sejumlah langkah drastis:

Pendidikan Minimal Sarjana: Calon anggota DPR harus memiliki standar pendidikan minimal sarjana.

Rekrutmen Profesional: Partai politik wajib memiliki sistem rekrutmen internal yang transparan dan profesional.

Pembiayaan Penuh oleh Negara: Negara harus membiayai partai politik secara penuh, diawasi ketat oleh BPK dan KPK. Hal ini bertujuan untuk menekan politik uang dan mencegah praktik ‘balik modal’ saat mereka duduk di DPR.

Yusril menyadari bahwa usulannya akan menghadapi resistensi kuat dari DPR. Namun, ia berharap Presiden Prabowo Subianto dapat mengambil peran sebagai motor perubahan ini.

“Kalau inisiatif datang dari DPR sulit jalan. Tapi kalau presiden tegas memimpin, reformasi politik bisa jadi warisan besar bagi bangsa,” tutupnya.

Yusril menambahkan, reformasi ini sejalan dengan keputusan Mahkamah Konstitusi yang menghapus ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold). Menurutnya, hal ini merupakan langkah awal untuk membangun sistem yang lebih inklusif dan kompetitif.

Apakah usulan reformasi politik dari Yusril ini akan benar-benar terwujud, mengingat resistensi yang mungkin datang dari parlemen?

  • Penulis: Palembanglipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satresnarkoba OKU Timur Tangkap Pengedar Sabu Saat Patroli Hunting

    Satresnarkoba OKU Timur Tangkap Pengedar Sabu Saat Patroli Hunting

    • visibility 13
    • 0Komentar

    OKU TIMUR — Upaya seorang pria membuang paket sabu saat dikejar polisi tidak mampu menyelamatkannya dari penangkapan. Satresnarkoba Polres OKU Timur berhasil membekuk tersangka pengedar narkotika setelah aksi kejar-kejaran singkat saat patroli malam di Desa Karang Manik, Kecamatan Belitang II, Kabupaten OKU Timur. Tersangka berinisial ES (36), seorang petani, diamankan pada Senin malam (9/3/2026) sekitar […]

  • Perjuangan Timnas Putri U-16 Terhenti di Semifinal

    Perjuangan Timnas Putri U-16 Terhenti di Semifinal

    • visibility 105
    • 0Komentar

    JAKARTA – Langkah gemilang Timnas Putri U-16 di turnamen harus terhenti di babak semifinal usai takluk dari Australia. Kekalahan ini memang menyakitkan, namun para pemain telah menunjukkan semangat juang yang luar biasa dan memberikan penampilan terbaik mereka untuk Indonesia. Meskipun harus mengakui keunggulan lawan, hasil ini menjadi pelajaran penting dan pengalaman berharga bagi Timnas Putri […]

  • Ketika Tunjangan DPR Kalah Jauh dari Tunjangan DPRD

    Ketika Tunjangan DPR Kalah Jauh dari Tunjangan DPRD

    • visibility 105
    • 0Komentar

    Gelombang protes publik kembali mencuat setelah terungkapnya tunjangan perumahan fantastis yang dinikmati para wakil rakyat. Tunjangan ini tidak hanya berlaku di tingkat pusat, tetapi juga di daerah, bahkan dengan nominal yang jauh lebih besar. Polemik bermula dari tunjangan perumahan anggota DPR RI yang mencapai Rp50 juta per bulan. Gelombang penolakan dari masyarakat membuat DPR akhirnya […]

  • FJPI Sumsel dan DPD RI Ratu Tenny Bedah Isu KBGO, Dorong Penguatan Perlindungan dan Regulasi Digital

    FJPI Sumsel dan DPD RI Ratu Tenny Bedah Isu KBGO, Dorong Penguatan Perlindungan dan Regulasi Digital

    • visibility 67
    • 0Komentar

    *Siaran Pers* FJPI Sumsel Ajak Publik Bedah Isu KBGO Bareng Anggota DPD RI Ratu Tenny Palembang – Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Cabang Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Diskusi Publik bersama Anggota DPD RI Provinsi Sumsel sekaligus Duta Literasi Sumsel, dr. Ratu Tenny Leriva, M.M., di Kantor DPD RI Sumsel, Selasa (25/11/2025). Kegiatan ini mengajak peserta […]

  • Peserta Makin Banyak, Festival Perahu Bidar 2025 Siap di Gelar

    Peserta Makin Banyak, Festival Perahu Bidar 2025 Siap di Gelar

    • visibility 156
    • 0Komentar

    Palembang, Sumatera Selatan – Sebanyak 42 perahu, terdiri dari 12 perahu bidar dan 30 perahu hias, akan memeriahkan Festival Perahu Bidar 2025 yang digelar di Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang, pada Minggu, 17 Agustus 2025. Jumlah peserta tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, yang hanya diikuti 9 perahu bidar dan 25 perahu hias. Peserta berasal […]

  • Muba Inventarisasi 20.000 Sumur Minyak Ilegal, Siap Terapkan Aturan Baru

    Muba Inventarisasi 20.000 Sumur Minyak Ilegal, Siap Terapkan Aturan Baru

    • visibility 102
    • 0Komentar

    Musi Banyuasin – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) telah menginventarisasi lebih dari 20.000 titik sumur minyak ilegal yang tersebar di wilayahnya. Data ini telah dilaporkan kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebagai langkah awal untuk menindaklanjuti Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025. Mengutip dari bisnis.com, Bupati Musi Banyuasin, HM Toha, menyampaikan hal […]

expand_less
Skip to toolbar