Breaking News
light_mode
Trending Tags

Yusril: Demokrasi Indonesia Terancam Oligarki, DPR Perlu ‘Dibersihkan’

  • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
  • visibility 171
  • comment 0 komentar

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menggemparkan publik dengan pernyataan tajamnya mengenai kondisi parlemen Indonesia.

Dalam wawancara terbarunya di kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored, Yusril menyebut sistem pemilu saat ini membuka pintu lebar bagi politik dinasti dan oligarki untuk menguasai Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Menurutnya, proses seleksi calon legislatif (caleg) yang ada saat ini terlalu transaksional dan mengabaikan kualitas.

“Sulit mengharapkan DPR yang berkualitas dengan sistem seperti sekarang. Banyak anggota DPR yang tidak memahami bidangnya, bahkan ada yang malas belajar,” kritik Yusril pedas. Ia mengutip riset independen yang menunjukkan 99% anggota DPR saat ini merupakan produk oligarki politik dan dinasti kekuasaan.

“Kalau bukan istri bupati, anak gubernur, ya kerabat pejabat. Banyak juga yang masuk DPR karena dibiayai oligarki. Tujuannya jelas, mengamankan kepentingan mereka,” tegasnya.

Solusi Yusril: Reformasi Total untuk Selamatkan Demokrasi

Melihat kondisi yang mengkhawatirkan ini, Yusril mendesak pemerintah dan DPR untuk segera melakukan reformasi politik menyeluruh.

Ia menekankan perlunya revisi Undang-Undang Pemilu dan Partai Politik dengan fokus pada sistem seleksi caleg yang lebih berbasis meritokrasi, bukan uang atau popularitas.

Untuk mewujudkannya, Yusril mengusulkan sejumlah langkah drastis:

Pendidikan Minimal Sarjana: Calon anggota DPR harus memiliki standar pendidikan minimal sarjana.

Rekrutmen Profesional: Partai politik wajib memiliki sistem rekrutmen internal yang transparan dan profesional.

Pembiayaan Penuh oleh Negara: Negara harus membiayai partai politik secara penuh, diawasi ketat oleh BPK dan KPK. Hal ini bertujuan untuk menekan politik uang dan mencegah praktik ‘balik modal’ saat mereka duduk di DPR.

Yusril menyadari bahwa usulannya akan menghadapi resistensi kuat dari DPR. Namun, ia berharap Presiden Prabowo Subianto dapat mengambil peran sebagai motor perubahan ini.

“Kalau inisiatif datang dari DPR sulit jalan. Tapi kalau presiden tegas memimpin, reformasi politik bisa jadi warisan besar bagi bangsa,” tutupnya.

Yusril menambahkan, reformasi ini sejalan dengan keputusan Mahkamah Konstitusi yang menghapus ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold). Menurutnya, hal ini merupakan langkah awal untuk membangun sistem yang lebih inklusif dan kompetitif.

Apakah usulan reformasi politik dari Yusril ini akan benar-benar terwujud, mengingat resistensi yang mungkin datang dari parlemen?

  • Penulis: Palembanglipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinas Pendidikan dan Gubernur Sumsel Apresiasi Pentas Kreativitas SMK Penerbangan Sriwijaya, Tampilkan Talenta Taruna di Bidang Seni dan Prestasi

    Dinas Pendidikan dan Gubernur Sumsel Apresiasi Pentas Kreativitas SMK Penerbangan Sriwijaya, Tampilkan Talenta Taruna di Bidang Seni dan Prestasi

    • visibility 38
    • 0Komentar

    Palembang — SMK Penerbangan Sriwijaya menggelar Pentas Kreativitas sekaligus Pengalungan Gordon Taruna Kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026 di Grand Atyasa Convention Center Palembang, Sabtu (9/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi momen pelepasan sekaligus penyerahan kembali para taruna dan taruni kepada orang tua setelah menempuh pendidikan selama tiga tahun. Acara berlangsung meriah dan penuh haru dengan dihadiri sejumlah […]

  • Ojol Jadi Intel Dadakan: Rekam Kriminal, Dapat Bonus Rp 500 Ribu dari Polisi!

    Ojol Jadi Intel Dadakan: Rekam Kriminal, Dapat Bonus Rp 500 Ribu dari Polisi!

    • visibility 175
    • 0Komentar

    Jakarta – Pengemudi ojek online (Ojol) di Jakarta kini punya peran baru yang jauh dari sekadar mengantar penumpang. Di bawah inisiasi Polda Metro Jaya, mereka resmi menjadi “mata dan telinga” kepolisian di jalanan Ibu Kota. Program revolusioner ini mengubah ribuan Ojol menjadi mitra keamanan yang aktif. Dipimpin oleh Irjen Asep Edi Suheri, Polda Metro Jaya […]

  • Mendunia! Pegadaian Sabet The Asset Triple A 2026, Dorong Inklusi Keuangan & MengEMASkan Indonesia

    Mendunia! Pegadaian Sabet The Asset Triple A 2026, Dorong Inklusi Keuangan & MengEMASkan Indonesia

    • visibility 44
    • 0Komentar

    Hongkong – PT Pegadaian kembali mencatatkan prestasi di kancah global dengan meraih penghargaan dalam ajang The Asset Triple A Sustainable Finance Award 2026. Pegadaian dinobatkan sebagai pemenang kategori Best Social Bond/Sukuk – Non Bank Financial Institution (NBFI) dalam acara yang diselenggarakan di Hong Kong. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Pegadaian dalam menerbitkan Obligasi Berwawasan Sosial […]

  • Curhatan Suami Asal Lubuk Linggau, Istri Berubah Setelah Lulus P3K Paruh Waktu, 42 Hari Tak Pulang

    Curhatan Suami Asal Lubuk Linggau, Istri Berubah Setelah Lulus P3K Paruh Waktu, 42 Hari Tak Pulang

    • visibility 135
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS- Tega, itulah kata yang pas bagi seorang istri atas nama Riska Handayani (35) warga Lubuk Tua Kecamatan Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas (Mura). Pasalnya, Riska diduga meninggalkan suaminya Ahmad Nasution (36) setelah lulus atau diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu staf Administrasi di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana […]

  • Herman Deru Tekankan Integritas dan Transparansi dalam Pengadaan Barang dan Jasa

    Herman Deru Tekankan Integritas dan Transparansi dalam Pengadaan Barang dan Jasa

    • visibility 12
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr. H. Herman Deru, menegaskan pentingnya integritas dan transparansi dalam pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) sebagai langkah strategis mencegah terjadinya penyimpangan dan tindak pidana korupsi. Penegasan tersebut disampaikannya usai Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan tentang Penanganan Pengaduan dalam Upaya […]

  • KPK Menduga Ada Permainan Dalam Alokasi Kuota Haji, Begini Modusnya

    KPK Menduga Ada Permainan Dalam Alokasi Kuota Haji, Begini Modusnya

    • visibility 191
    • 0Komentar

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar dugaan modus korupsi dalam kasus kuota haji khusus tahun 2023-2024 di Kementerian Agama. KPK menduga ada permainan dalam alokasi kuota haji. Salah satu modusnya adalah dengan memberikan waktu pelunasan yang sangat singkat, hanya 5 hari kerja, bagi calon jemaah yang sudah mengantri lama. Waktu yang mepet ini disinyalir sengaja dibuat […]

expand_less