Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pelaku Mutilasi 65 Bagian di Mojokerto Dibekuk, Identitas Korban Terungkap

  • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
  • visibility 182
  • comment 0 komentar

MOJOKERTO – Kasus pembunuhan sadis yang menggegerkan warga Mojokerto akhirnya menemui titik terang.

Tim Resmob Polres Mojokerto berhasil menangkap pelaku mutilasi berinisial A (nama samaran) di sebuah rumah kos di kawasan Lakarsantri, Surabaya, pada Minggu (7/9/2025) sekitar pukul 01.00 WIB.

Penangkapan ini dilakukan setelah serangkaian penyelidikan intensif terkait penemuan jasad korban yang dimutilasi menjadi 65 potongan.

Penangkapan dilakukan secara senyap. Ketua RT 01 RW 01 Lidah Wetan, Heru, menceritakan bahwa ia dihubungi pihak kepolisian untuk mendampingi proses penggerebekan di rumah kos tersebut. Menurut Heru, tim kepolisian datang pada dini hari dan langsung menyergap kamar kos pelaku.

“Polisi datang tengah malam. Saya diminta ikut mendampingi, tapi saya hanya menyaksikan dari luar saja saat mereka masuk ke kamar kos,” jelas Heru.

Pelaku diketahui merupakan pendatang baru yang baru menempati kamar kos berukuran 3×4 meter itu sejak April 2025.

Ia tinggal bersama seorang wanita yang disebutnya sebagai istri siri. Keberadaan pelaku di lokasi ini diduga menjadi tempat persembunyiannya setelah melakukan aksi keji tersebut.

Identitas Korban Terungkap dari Sidik Jari

Sementara itu, teka-teki identitas korban mutilasi yang jasadnya ditemukan di semak-semak Dusun Pacet Selatan, Mojokerto, berhasil dipecahkan.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Fauzy Pratama, mengungkapkan bahwa identitas korban berhasil diketahui setelah polisi menemukan potongan telapak tangan kanan korban pada Sabtu (6/9) sore.

Potongan tersebut kemudian dipindai menggunakan sistem identifikasi sidik jari otomatis, Mambis (Manual and Automatic Biometric Identification System).

Hasil pemeriksaan Mambis mengonfirmasi bahwa korban adalah TAS (25), seorang perempuan lajang asal Desa Made, Kecamatan Lamongan, yang sehari-hari tinggal di Surabaya.

Terungkapnya identitas korban ini menjadi petunjuk penting bagi polisi untuk mendalami motif pembunuhan. Diduga kuat, pelaku dan korban memiliki hubungan tertentu yang kini sedang didalami oleh penyidik.

Penangkapan pelaku A dan terungkapnya identitas korban TAS menjadi langkah besar dalam pengungkapan kasus mutilasi yang menyita perhatian publik.

Polisi kini terus melakukan pemeriksaan mendalam terhadap pelaku untuk mengungkap motif dan kronologi lengkap pembunuhan keji ini.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fenomena Trend “Budak Onyot” Di Palembang

    Fenomena Trend “Budak Onyot” Di Palembang

    • visibility 2.250
    • 0Komentar

    “Budak onyot” adalah istilah gaul di Palembang yang popularitasnya meningkat di media sosial, terutama di TikTok. Istilah ini sering digunakan untuk menyebut anak muda atau sekelompok remaja yang bergaya nyentrik, suka nongkrong, dan dikenal dengan tingkah laku yang unik. Istilah “onyot” sendiri dalam bahasa Palembang tidak memiliki arti baku. Namun, dalam konteks ini, “budak onyot” […]

  • Tak Bisa Bayar Denda, Bakal Kena Sanksi Sosial

    Tak Bisa Bayar Denda, Bakal Kena Sanksi Sosial

    • visibility 24
    • 0Komentar

    PALEMBANG— Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang tidak main-main dalam menegakkan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 17 Tahun 2026 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga. Selain sanksi denda, Pemkot Palembang kini resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus dan menyiapkan skema jemput paksa menggunakan personel Satpol PP bagi pelanggar yang mangkir dari panggilan. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan […]

  • Nasib RUU Perampasan Aset Menggantung, Menkum: Tunggu Masuk Prolegnas 2026

    Nasib RUU Perampasan Aset Menggantung, Menkum: Tunggu Masuk Prolegnas 2026

    • visibility 165
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset tampaknya masih harus bersabar. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum) Supratman Andi Agtas mengungkapkan bahwa kelanjutan RUU ini sangat bergantung pada penetapannya untuk masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) tahun 2026 atau melalui revisi Prolegnas 2025 yang sedang berjalan. Pernyataan tersebut disampaikan Supratman saat ditemui di […]

  • Rayakan 125 Tahun, Pegadaian Hadir MengEMASkan Harapan untuk Kaum Dhuafa

    Rayakan 125 Tahun, Pegadaian Hadir MengEMASkan Harapan untuk Kaum Dhuafa

    • visibility 56
    • 0Komentar

    Palembang – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-125, PT Pegadaian melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kembali melaksanakan kegiatan Pegadaian Peduli Dhuafa Tahun 2026 dengan tema “125 Tahun Hadir MengEMASkan Harapan”. Program ini merupakan kegiatan sosial berupa kunjungan dan pemberian bantuan kepada 125 (seratus dua puluh lima) panti asuhan dan panti sosial […]

  • BRI dan PKK Palembang Sinergi, Dorong UMKM Naik Kelas

    BRI dan PKK Palembang Sinergi, Dorong UMKM Naik Kelas

    • visibility 158
    • 0Komentar

    Palembanglipp – Kolaborasi strategis antara Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Palembang dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) diharapkan mampu memberi dorongan baru bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Pertemuan yang diadakan di Setda Kota Palembang pada Kamis (3/7/2025) menjadi titik awal sinergi ini, khususnya untuk memperkuat pelaku usaha kecil yang didominasi […]

  • OJK Sumsel dan Basnom HIPMI Syariag Perkuat Literasi Keuangan Syariah  untuk Dorong UMKM Tangguh dan Adaptif di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

    OJK Sumsel dan Basnom HIPMI Syariag Perkuat Literasi Keuangan Syariah untuk Dorong UMKM Tangguh dan Adaptif di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

    • visibility 34
    • 0Komentar

    Palembang – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan bersama Badan Otonom (Basnom) HIPMI Syariah Sumatera Selatan menyelenggarakan Seminar Keuangan Syariah dan Kewirausahaan bertema “Strategi Investasi Syariah dalam Mengamankan Aset UMKM di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global” di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari pelaku UMKM, mahasiswa, komunitas, […]

expand_less