Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kolaborasi dan Deteksi Dini Jadi Fokus APP Group Hadapi Musim Karhutla 2026

  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
  • visibility 81
  • comment 0 komentar

Palembang – Menghadapi potensi musim kemarau yang lebih kering dan panjang akibat fenomena El Niño, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Nasional Tahun 2026 di Griya Agung, Palembang.

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), musim kemarau 2026 berlangsung bertahap sejak April dengan puncak pada Agustus. Sementara itu, fenomena El Niño diprediksi berkembang pada periode Juli hingga September 2026, yang berpotensi memperparah kondisi kekeringan dan meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.

Apel siaga ini diikuti sekitar 1.600 personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, instansi pemerintah, dunia usaha, serta kelompok masyarakat peduli api. Kegiatan ini dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Djamari Chaniago menegaskan pentingnya penguatan sinergi lintas sektor dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan.

Dalam Apel Kesiapsiagaan Nasional Penanggulangan Karhutla 2026 di Palembang, pemerintah menekankan bahwa pengendalian karhutla harus dilakukan lebih dini, lebih cepat, lebih terpadu, dan lebih tegas, dengan mengutamakan pencegahan sebelum api meluas. Pemerintah juga secara resmi mereaktivasi Desk Koordinasi Penanggulangan Karhutla Nasional 2026 untuk memperkuat koordinasi, pengendalian, pemantauan, penegakan hukum, hingga komunikasi publik secara nasional.

Menko Polkam mengingatkan bahwa Sumatera Selatan merupakan salah satu wilayah strategis sekaligus rawan karhutla karena karakteristik lahan gambut, lahan mineral kering, serta riwayat kebakaran berulang. Berdasarkan data Kementerian Kehutanan, luas karhutla di Sumsel turun dari sekitar 15.422 hektare pada 2024 menjadi sekitar 5.939 hektare pada 2025, dan hingga April 2026 tercatat sekitar 79,95 hektare. Meski demikian, pemerintah meminta seluruh pihak tidak lengah karena musim kemarau 2026 diprediksi datang lebih awal dan lebih kering dari biasanya.

Pemerintah meminta seluruh kepala daerah, Forkopimda, TNI-Polri, BPBD, dunia usaha, hingga masyarakat untuk memperkuat patroli terpadu, deteksi dini hotspot, kesiapan personel dan peralatan, edukasi masyarakat, serta penegakan hukum terhadap pembakaran lahan. Dunia usaha, khususnya pemegang konsesi kehutanan, perkebunan, dan pertambangan, diminta menjadi bagian dari solusi dengan memastikan kesiapan sarana pencegahan dan penanggulangan karhutla di wilayah operasional masing-masing.

APP Group bersama mitra pemasoknya di Sumatera Selatan turut berpartisipasi aktif dengan menampilkan kesiapan sumber daya manusia, teknologi, dan peralatan pemadaman, mulai dari Regu Penanggulangan Kebakaran (RPK) inti, Tim Reaksi Cepat (TRC), perangkat pemadam, drone pemantau titik api, Automatic Weather Station (AWS), kendaraan patroli, hingga sistem komunikasi terintegrasi. Pada kesempatan ini, helikopter APP Group juga melakukan patroli udara di sekitar lokasi apel sebagai bagian dari simulasi kesiapsiagaan.

Direktur APP Group, Suhendra Wiriadinata, mengatakan bahwa APP Group bersama mitra pemasoknya di Sumatera Selatan yaitu PT Bumi Mekar Hijau, PT Bumi Andalas Permai, PT SBA Wood Industries, PT Rimba Hutani Mas, PT Sumber Hijau Permai, PT Bumi Persada Permai, dan PT Tri Pupajaya mengedepankan pendekatan Integrated Fire Management (IFM) yang berfokus pada empat pilar utama, yaitu pencegahan, persiapan, deteksi dini, dan respon cepat.

“Melalui pendekatan Integrated Fire Management, kami memastikan seluruh upaya penanggulangan karhutla dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pencegahan berbasis masyarakat, pemantauan berbasis teknologi, hingga kesiapan respon cepat di lapangan. Namun, kami meyakini bahwa pencegahan kebakaran hutan dan lahan tidak dapat dilakukan secara sendiri. Dibutuhkan kolaborasi erat dengan pemerintah, aparat, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. Semangat gotong royong dan nilai-nilai luhur kebersamaan harus terus kita hidupkan, agar upaya pencegahan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan,” ujar Suhendra.

Upaya pencegahan di wilayah operasional mitra APP Group di Sumatera Selatan, khususnya di OKI, Banyuasin, Musi Banyuasin, dilakukan melalui program Desa Makmur Peduli Alam (DMPA) yang telah berjalan di 31 desa. Program ini melibatkan berbagai pihak, termasuk TNI/Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat melalui kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) yang berjumlah 633 orang, melalui kegiatan patroli terpadu, sosialisasi, dan pengelolaan lahan tanpa bakar.

Untuk memperkuat kesiapsiagaan, mitra pemasok APP Group di Sumatera Selatan telah menyiagakan 907 personel RPK dan 48 personel Tim Reaksi Cepat, didukung 3 helikopter untuk patroli dan 2 heli untuk water bombing, 2 unit airboat dan 84 speedboat untuk wilayah lahan basah, serta 22 mobil patroli, 27 truk pemadam, dan 155 motor patroli di darat.

“Kami mengajak semua stakeholder untuk untuk berkolaborasi dan bersinergi dalam mencegah dan menanggulangi potensi bahaya kebakaran hutan dan lahan,” tambah Suhendra.

Sistem deteksi dini juga diperkuat melalui 40 menara api, 81 menara mini portable, 87 pos pantau, serta dukungan drone dan CCTV. Seluruh pemantauan terintegrasi dalam 31 situation room yang beroperasi 24 jam dan terhubung secara real-time berbasis data satelit.

Dengan kesiapan sumber daya yang terintegrasi serta kolaborasi lintas sektor, diharapkan potensi karhutla dapat diantisipasi sejak dini, terutama di tengah ancaman El Niño yang diperkirakan meningkatkan risiko kebakaran pada tahun ini.

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Herman Deru Ajak Daerah Adaptif Hadapi Transformasi Digital dan Perubahan Sistem Keuangan

    Herman Deru Ajak Daerah Adaptif Hadapi Transformasi Digital dan Perubahan Sistem Keuangan

    • visibility 57
    • 0Komentar

    PAGARALAM – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru mengajak seluruh pemerintah daerah untuk memiliki ketangguhan dan kemampuan beradaptasi dalam menghadapi transformasi digital serta perubahan sistem pengelolaan keuangan daerah yang terus berkembang mengikuti kebijakan pemerintah pusat. Hal tersebut disampaikan Herman Deru saat menghadiri dan memberikan sambutan pada Rapat Paripurna Istimewa Hari Ulang Tahun (HUT) […]

  • Istana Buka Suara Soal Pengemudi Ojol Dilindas Barakuda Saat Demo

    Istana Buka Suara Soal Pengemudi Ojol Dilindas Barakuda Saat Demo

    • visibility 232
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pihak Istana angkat bicara terkait insiden yang melibatkan seorang pengemudi ojek online (ojol) yang terlindas mobil barakuda saat aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta. Kejadian yang videonya viral di media sosial tersebut menuai banyak kecaman dari warganet. Juru Bicara Kepresidenan, Andri Syahputra, dalam konferensi persnya menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden tersebut. […]

  • Ogan Ilir Percepat Kembali UHC, BPJS Kesehatan dan Pemda Fokus Aktifkan Peserta JKN

    Ogan Ilir Percepat Kembali UHC, BPJS Kesehatan dan Pemda Fokus Aktifkan Peserta JKN

    • visibility 60
    • 0Komentar

    Ogan Ilir — Upaya mengembalikan cakupan kepesertaan aktif Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Ogan Ilir menjadi fokus pembahasan dalam audiensi antara BPJS Kesehatan dan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir, Selasa (3/6). Berdasarkan data per 01 Mei 2026, Cakupan Peserta JKN di Kabupaten Ogan Ilir mencapai 96.88% dari 452.275 total penduduk. Hal ini membutuhkan langkah […]

  • Momentum Iduladha, PT Pegadaian Kantor Wilayah III Sumbagsel Hadirkan Kepedulian Sosial bagi Masyarakat Membutuhkan

    Momentum Iduladha, PT Pegadaian Kantor Wilayah III Sumbagsel Hadirkan Kepedulian Sosial bagi Masyarakat Membutuhkan

    • visibility 61
    • 0Komentar

    Palembang – PT Pegadaian Kantor Wilayah III Sumbagsel kembali melaksanakan Program Pegadaian Peduli Pangan Sehat – Protein Hewani (Kurban) Tahun 2026 sebagai bentuk implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan dalam momentum Hari Raya Idul Adha 1447 H. Program ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia sebagai upaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui penyaluran […]

  • Berkah Ramadan, PLN UP3 Lubuklinggau Nyalakan Listrik Gratis untuk Warga Prasejahtera di Karya Bakti

    Berkah Ramadan, PLN UP3 Lubuklinggau Nyalakan Listrik Gratis untuk Warga Prasejahtera di Karya Bakti

    • visibility 120
    • 0Komentar

    Lubuklinggau – Menjelang bulan suci Ramadan, kebahagiaan menyelimuti rumah Jasmawati, warga Kelurahan Karya Bakti, Kota Lubuklinggau. Pasalnya, rumah yang ia tempati terpilih sebagai penerima bantuan listrik gratis program Light Up The Dream PLN. Program ini adalah amanah pegawai PLN yang menyumbangkan sebagian rezekinya untuk disalurkan sebagai program penyambungan listrik gratis bagi keluarga prasejahtera yang belum […]

  • Polisi Tangkap Dukun Pembunuh Berantai di Deli Serdang, Korban Dicekik Hingga Tewas

    Polisi Tangkap Dukun Pembunuh Berantai di Deli Serdang, Korban Dicekik Hingga Tewas

    • visibility 203
    • 0Komentar

    DELI SERDANG – Kepolisian Resor Deli Serdang berhasil menangkap seorang pria yang mengaku sebagai dukun pengganda uang, Alfian (57), yang diduga melakukan serangkaian aksi pembunuhan berencana. Korbannya, Kwek Tjue (67), ditemukan tewas setelah pergi ke rumah pelaku untuk mencari solusi masalah keuangan. Kasus ini terungkap setelah putri korban, Eriana, berhasil melarikan diri dari rumah pelaku […]

expand_less