Breaking News
light_mode
Trending Tags

Cik Ujang Soroti Kesejahteraan dan Perlindungan Guru di Seminar Hardiknas 2026

  • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
  • visibility 63
  • comment 0 komentar

PALEMBANG – Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H. Cik Ujang, menghadiri Seminar Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 bertema “Apa Kabar Guru? Sejahtera, Perlindungan Nyata dan Pendidikan Berkualitas” yang diselenggarakan Sumatera Ekspres di Auditorium Graha Bina Praja Pemprov Sumsel, Rabu (20/5/2026).

Seminar tersebut turut dihadiri Direktur Guru Pendidikan Menengah dan Khusus Direktorat Jenderal GTK Kemendikdasmen RI Arif Jamali Mu’is, General Manager Sumatera Ekspres H. Iwan Irawan, S.Hum., para guru, serta peserta seminar dari berbagai daerah di Sumsel.

Dalam sambutannya, Cik Ujang menyambut baik pelaksanaan seminar tersebut sebagai wadah untuk mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan pendidikan dan tantangan yang dihadapi para guru.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumsel meyakini pembangunan pendidikan tidak akan berhasil tanpa keberpihakan nyata kepada guru.

“Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan meyakini bahwa pembangunan pendidikan tidak akan pernah berhasil tanpa keberpihakan nyata kepada guru,” ujar Cik Ujang.

Menurutnya, guru bukan hanya pelaksana kurikulum, melainkan arsitek peradaban yang melahirkan generasi penerus bangsa.

“Dari tangan seorang guru lahir pemimpin, ilmuwan, birokrat, pengusaha, tokoh agama, hingga generasi penerus bangsa,” katanya.

Cik Ujang menilai perhatian terhadap kesejahteraan dan perlindungan guru harus menjadi prioritas bersama. Guru yang sejahtera, lanjutnya, akan mampu mengajar dengan tenang dan bermartabat.

“Guru yang sejahtera akan mengajar dengan tenang. Guru yang terlindungi akan bekerja dengan bermartabat. Dan guru yang kuat akan melahirkan pendidikan yang berkualitas,” tegasnya.

Ia juga menyoroti tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks, mulai dari pemerataan kualitas pendidikan, transformasi digital, hingga adaptasi terhadap perkembangan kecerdasan artifisial (AI).

Menurutnya, masih banyak guru yang menghadapi tekanan administratif, keterbatasan sarana, hingga persoalan hukum dan sosial di lapangan.

“Oleh sebab itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus berupaya menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada pendidik dan tenaga kependidikan,” katanya.

Selain itu, Pemprov Sumsel terus mendorong peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan, penguatan komunitas belajar, transformasi pembelajaran berbasis teknologi, serta penguatan pendidikan karakter yang relevan dengan perkembangan zaman.

Pemprov Sumsel juga berkomitmen memperkuat perlindungan profesi guru melalui koordinasi lintas sektor, penguatan regulasi, dan pembangunan ekosistem pendidikan yang aman serta manusiawi.

Dalam kesempatan tersebut, Cik Ujang menegaskan bahwa kemajuan teknologi dan kecerdasan buatan tidak dapat menggantikan peran guru sebagai pembimbing nilai dan pembentuk karakter.

“Teknologi dapat membantu proses pembelajaran, tetapi keteladanan guru tidak dapat digantikan oleh mesin. Kecerdasan Buatan dapat menjawab pertanyaan, tetapi tidak dapat menggantikan empati, ketulusan, dan sentuhan kemanusiaan seorang guru,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Cik Ujang mengajak seluruh pemangku kepentingan pendidikan di Sumsel untuk bersama-sama membangun pendidikan yang maju, namun tetap berakar pada nilai kemanusiaan dan budaya bangsa.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru di Sumsel atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Sementara itu, General Manager Sumatera Ekspres, H. Iwan Irawan, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumsel, khususnya Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang, yang telah memfasilitasi sekaligus menghadiri kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Wagub Sumsel yang telah memfasilitasi dan hadir dalam kesempatan hari ini,” ujar Iwan.

Ia mengatakan seminar tersebut digelar dalam rangka memperingati Hardiknas sekaligus menjadi ruang diskusi terkait tantangan yang dihadapi guru saat ini.

Menurutnya, guru merupakan tulang punggung pendidikan, namun dalam praktiknya masih sering berhadapan dengan persoalan hukum dan kerap disalahkan dalam menjalankan tugas.

“Padahal menjadi guru sangat sulit dengan pola generasi dan pola pendidikan yang terus berubah,” katanya.

Karena itu, Sumatera Ekspres menghadirkan berbagai pihak terkait dalam seminar tersebut agar tercipta dialog dan solusi bagi dunia pendidikan.

“Kami berharap 400 peserta dapat berdialog dan menemukan solusi, termasuk memahami batasan-batasan yang harus diketahui guru agar tidak berdampak pada persoalan hukum,” tambahnya.

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apresiasi Capaian Hulu Migas Wilayah Sumbagsel, SKK Migas Berikan Penghargaan Kepada KKKS

    Apresiasi Capaian Hulu Migas Wilayah Sumbagsel, SKK Migas Berikan Penghargaan Kepada KKKS

    • visibility 46
    • 0Komentar

    Palembang – Dalam rangkaian kegiatan Rapat Kerja Operasi Wilayah Sumbagsel Tahun 2026 yang diselenggarakan pada 5-7 Agustus 2026, SKK Migas Perwakilan Sumbagsel berikan penghargaan kepada beberapa KKKS yang memiliki capaian cemerlang pada semester I Tahun 2026. Agenda yang mengangkat tema Operasi Andal, Aman dengan Pengelolaan Handak yang Optimal Guna Pencapaian Target Produksi dan Lifting Tahun […]

  • Pegadaian Kanwil III Sumbagsel Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda Melalui Kuliah Umum di Universitas Bina Insan Lubuk Linggau

    Pegadaian Kanwil III Sumbagsel Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda Melalui Kuliah Umum di Universitas Bina Insan Lubuk Linggau

    • visibility 65
    • 0Komentar

    Lubuk Linggau – PT Pegadaian Kantor Wilayah III Sumbagsel terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat, khususnya generasi muda, melalui penyelenggaraan kegiatan kuliah umum di Universitas Bina Insan Kota Lubuk Linggau. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pegadaian dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan, investasi, serta pemanfaatan layanan keuangan yang aman, legal, dan […]

  • Mahasiswi Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan

    Mahasiswi Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan

    • visibility 216
    • 0Komentar

    Seorang mahasiswi berinisial IM (23) ditemukan tak bernyawa di kamar kosnya di Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, pada Senin, 15 September 2025. Penemuan ini memicu penyelidikan polisi setelah sejumlah saksi, termasuk penghuni kos lain, melaporkan adanya dugaan kekerasan sebelum korban meninggal. Melansir detikcom, Menurut Syarif, pemilik kos, para penghuni kos lain sempat mendengar suara gaduh dari […]

  • 430 Kasus Curanmor Diungkap, Polda Sumsel Kembalikan 497 Kendaraan kepada Pemilik Sah

    430 Kasus Curanmor Diungkap, Polda Sumsel Kembalikan 497 Kendaraan kepada Pemilik Sah

    • visibility 92
    • 0Komentar

    Palembang — Polda Sumatera Selatan kembali menunjukkan komitmen nyata dalam pemulihan hak masyarakat melalui penyerahan barang bukti kendaraan bermotor hasil tindak pidana kejahatan 3C kepada para korban yang berhak. Kapolda Sumsel Sandi Nugroho memimpin langsung kegiatan penyerahan 497 unit kendaraan bermotor pada Rabu (8/4/2026) pukul 14.00 WIB di Lapangan Parkir Gedung Presisi Polda Sumsel, Palembang. […]

  • Saat Harapan Datang Lewat JKN: Kisah Arief Pulih dari Depresi

    Saat Harapan Datang Lewat JKN: Kisah Arief Pulih dari Depresi

    • visibility 70
    • 0Komentar

    Palembang – Tangis Arief pecah di ruang praktik dokter di Puskesmas pada awal 2020. Ia yang pada saat itu masih berstatus Mahasiswa tingkat pertama tak lagi mampu menyembunyikan pergulatan batin yang selama ini menghantuinya. Ia datang bukan karena demam atau sakit fisik, melainkan untuk meminta pertolongan setelah terus-menerus dihantui keinginan untuk mengakhiri hidup. “Saya bilang […]

  • Rekrutmen Bersih Polri: Polda Sumsel Laksanakan Tes Psikologi CAT Akpol 2026 dengan Pengawasan Internal dan Eksternal

    Rekrutmen Bersih Polri: Polda Sumsel Laksanakan Tes Psikologi CAT Akpol 2026 dengan Pengawasan Internal dan Eksternal

    • visibility 77
    • 0Komentar

    Palembang – Polda Sumatera Selatan melaksanakan tes Computer Assisted Test (CAT) Psikologi Tahap I dalam rangka penerimaan Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian Tahun Anggaran 2026. Kegiatan berlangsung di SMK Negeri 2 Palembang pada Sabtu, 25 April 2026, mulai pukul 06.30 WIB, sebagai bagian dari rangkaian seleksi yang mengedepankan prinsip transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas. Pelaksanaan tes […]

expand_less