Breaking News
light_mode
Trending Tags

Cik Ujang Soroti Kesejahteraan dan Perlindungan Guru di Seminar Hardiknas 2026

  • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
  • visibility 62
  • comment 0 komentar

PALEMBANG – Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H. Cik Ujang, menghadiri Seminar Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 bertema “Apa Kabar Guru? Sejahtera, Perlindungan Nyata dan Pendidikan Berkualitas” yang diselenggarakan Sumatera Ekspres di Auditorium Graha Bina Praja Pemprov Sumsel, Rabu (20/5/2026).

Seminar tersebut turut dihadiri Direktur Guru Pendidikan Menengah dan Khusus Direktorat Jenderal GTK Kemendikdasmen RI Arif Jamali Mu’is, General Manager Sumatera Ekspres H. Iwan Irawan, S.Hum., para guru, serta peserta seminar dari berbagai daerah di Sumsel.

Dalam sambutannya, Cik Ujang menyambut baik pelaksanaan seminar tersebut sebagai wadah untuk mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan pendidikan dan tantangan yang dihadapi para guru.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumsel meyakini pembangunan pendidikan tidak akan berhasil tanpa keberpihakan nyata kepada guru.

“Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan meyakini bahwa pembangunan pendidikan tidak akan pernah berhasil tanpa keberpihakan nyata kepada guru,” ujar Cik Ujang.

Menurutnya, guru bukan hanya pelaksana kurikulum, melainkan arsitek peradaban yang melahirkan generasi penerus bangsa.

“Dari tangan seorang guru lahir pemimpin, ilmuwan, birokrat, pengusaha, tokoh agama, hingga generasi penerus bangsa,” katanya.

Cik Ujang menilai perhatian terhadap kesejahteraan dan perlindungan guru harus menjadi prioritas bersama. Guru yang sejahtera, lanjutnya, akan mampu mengajar dengan tenang dan bermartabat.

“Guru yang sejahtera akan mengajar dengan tenang. Guru yang terlindungi akan bekerja dengan bermartabat. Dan guru yang kuat akan melahirkan pendidikan yang berkualitas,” tegasnya.

Ia juga menyoroti tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks, mulai dari pemerataan kualitas pendidikan, transformasi digital, hingga adaptasi terhadap perkembangan kecerdasan artifisial (AI).

Menurutnya, masih banyak guru yang menghadapi tekanan administratif, keterbatasan sarana, hingga persoalan hukum dan sosial di lapangan.

“Oleh sebab itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus berupaya menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada pendidik dan tenaga kependidikan,” katanya.

Selain itu, Pemprov Sumsel terus mendorong peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan, penguatan komunitas belajar, transformasi pembelajaran berbasis teknologi, serta penguatan pendidikan karakter yang relevan dengan perkembangan zaman.

Pemprov Sumsel juga berkomitmen memperkuat perlindungan profesi guru melalui koordinasi lintas sektor, penguatan regulasi, dan pembangunan ekosistem pendidikan yang aman serta manusiawi.

Dalam kesempatan tersebut, Cik Ujang menegaskan bahwa kemajuan teknologi dan kecerdasan buatan tidak dapat menggantikan peran guru sebagai pembimbing nilai dan pembentuk karakter.

“Teknologi dapat membantu proses pembelajaran, tetapi keteladanan guru tidak dapat digantikan oleh mesin. Kecerdasan Buatan dapat menjawab pertanyaan, tetapi tidak dapat menggantikan empati, ketulusan, dan sentuhan kemanusiaan seorang guru,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Cik Ujang mengajak seluruh pemangku kepentingan pendidikan di Sumsel untuk bersama-sama membangun pendidikan yang maju, namun tetap berakar pada nilai kemanusiaan dan budaya bangsa.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru di Sumsel atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Sementara itu, General Manager Sumatera Ekspres, H. Iwan Irawan, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumsel, khususnya Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang, yang telah memfasilitasi sekaligus menghadiri kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Wagub Sumsel yang telah memfasilitasi dan hadir dalam kesempatan hari ini,” ujar Iwan.

Ia mengatakan seminar tersebut digelar dalam rangka memperingati Hardiknas sekaligus menjadi ruang diskusi terkait tantangan yang dihadapi guru saat ini.

Menurutnya, guru merupakan tulang punggung pendidikan, namun dalam praktiknya masih sering berhadapan dengan persoalan hukum dan kerap disalahkan dalam menjalankan tugas.

“Padahal menjadi guru sangat sulit dengan pola generasi dan pola pendidikan yang terus berubah,” katanya.

Karena itu, Sumatera Ekspres menghadirkan berbagai pihak terkait dalam seminar tersebut agar tercipta dialog dan solusi bagi dunia pendidikan.

“Kami berharap 400 peserta dapat berdialog dan menemukan solusi, termasuk memahami batasan-batasan yang harus diketahui guru agar tidak berdampak pada persoalan hukum,” tambahnya.

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Real Madrid Kantongi 3 Poin

    Real Madrid Kantongi 3 Poin

    • visibility 180
    • 0Komentar

    Real Madrid berhasil mengantongi tiga poin pertama mereka di laga tandang musim 2025-26. Real Madrid mengalahkan Real Oviedo dalam pertandingan liga kedua mereka. Kylian Mbappé membawa tim asuhan Xabi Alonso unggul dengan penyelesaian luar biasa setelah setengah jam, dan kembali mencetak gol hingga skor 2-0 pada menit ke-83, sementara Vini Jr. memastikan kemenangan di masa […]

  • Kepercayaan Kluivert untuk Marselino, Dipanggil Timnas Meski Minim Waktu Bermain di Oxford United

    Kepercayaan Kluivert untuk Marselino, Dipanggil Timnas Meski Minim Waktu Bermain di Oxford United

    • visibility 196
    • 0Komentar

    Jakarta – Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, tetap memanggil Marselino Ferdinan dalam skuad terbarunya, meskipun sang gelandang serang jarang mendapatkan kesempatan bermain di klubnya, Oxford United. Keputusan ini menunjukkan kepercayaan penuh Kluivert terhadap talenta Marselino, yang kini akan menjadi bagian dari 27 pemain yang disiapkan untuk laga FIFA Matchday melawan Kuwait dan Lebanon. Panggilan ini […]

  • Dinas Pendidikan Palembang Dorong Penyelesaian Damai, Mediasi P3K SDN 241 Masih Berproses

    Dinas Pendidikan Palembang Dorong Penyelesaian Damai, Mediasi P3K SDN 241 Masih Berproses

    • visibility 179
    • 0Komentar

    Palembang – Dinas Pendidikan Kota Palembang bersama Inspektorat Kota Palembang memfasilitasi mediasi antara seorang pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) berinisial DF dan Kepala SDN 241 Palembang, terkait pembagian tugas di lingkungan sekolah. Pertemuan yang berlangsung pada Kamis (6/11/2025) itu dihadiri oleh kedua pihak bersangkutan, serta perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Inspektorat. Kepala Dinas Pendidikan […]

  • Polda Sumsel Perkuat Tata Kelola Energi Nasional, Gubernur H. Herman Deru Launching Sumur Minyak di Muba

    Polda Sumsel Perkuat Tata Kelola Energi Nasional, Gubernur H. Herman Deru Launching Sumur Minyak di Muba

    • visibility 59
    • 0Komentar

    Muba- Polda Sumatera Selatan memperkuat komitmen dalam mendukung program strategis nasional sektor energi melalui pengawalan implementasi Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 14 Tahun 2025 tentang tata kelola sumur minyak masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Ikrar Bersama dan Launching Tata Kelola Sumur Minyak yang dipimpin langsung Gubernur Sumatera Selatan H. Herman […]

  • Standar Pendidikan Pejabat Publik Digugat, MK Dorong Perubahan Lewat Jalur Legislasi

    Standar Pendidikan Pejabat Publik Digugat, MK Dorong Perubahan Lewat Jalur Legislasi

    • visibility 199
    • 0Komentar

    Polemik mengenai standar pendidikan bagi pejabat publik kembali mencuat. Seorang warga bernama Hanter Oriko Siregar menggugat persyaratan pendidikan yang dinilai terlalu rendah bagi anggota DPR, DPRD, presiden, wakil presiden, hingga kepala daerah. Dalam sidang di Mahkamah Konstitusi (MK) dengan nomor perkara 154/PUU-XXIII/2025, Hanter berargumen bahwa pejabat publik setingkat itu seharusnya minimal berpendidikan sarjana (S1). Hanter […]

  • Diduga Korsleting Listrik, Kebakaran Rumah di Payu Putat Sebabkan Tiga Korban Jiwa

    Diduga Korsleting Listrik, Kebakaran Rumah di Payu Putat Sebabkan Tiga Korban Jiwa

    • visibility 92
    • 0Komentar

    Prabumulih — Peristiwa kebakaran melanda sebuah rumah warga di Kelurahan Payu Putat, Kecamatan Prabumulih Barat, Kota Prabumulih, pada Kamis dinihari (19/3/2026) sekitar pukul 02.30 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan tiga orang penghuni rumah meninggal dunia. Rumah yang terbakar diketahui milik A.S. (50). Saat kejadian, para penghuni rumah sedang beristirahat. Tiga korban meninggal dunia masing-masing berinisial N.B.G. […]

expand_less