Breaking News
light_mode
Trending Tags

Herman Deru Tekankan Integritas dan Transparansi dalam Pengadaan Barang dan Jasa

  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • visibility 51
  • comment 0 komentar

PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr. H. Herman Deru, menegaskan pentingnya integritas dan transparansi dalam pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) sebagai langkah strategis mencegah terjadinya penyimpangan dan tindak pidana korupsi.

Penegasan tersebut disampaikannya usai Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan tentang Penanganan Pengaduan dalam Upaya Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi serta Kegiatan Penyamaan Persepsi Penanganan Permasalahan PBJ dan Peningkatan Kapasitas Pengaduan Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di wilayah Provinsi Sumsel, yang berlangsung di Auditorium Bina Praja, Kamis (4/6/2026) pagi.

Menurut Herman Deru, keberadaan sistem pengaduan yang terbuka menjadi instrumen penting untuk memperkuat transparansi dalam seluruh tahapan pengadaan barang dan jasa.

“Alhamdulillah, kita telah menyaksikan penandatanganan kerja sama ini. Esensinya adalah bagaimana mencegah dan mengurangi keinginan untuk melakukan hal-hal yang tidak transparan. Dengan membuka ruang pengaduan yang baik, maka transparansi dalam PBJ akan semakin kuat,” ujarnya.

Herman Deru juga membagikan pengalamannya saat pertama kali menjabat sebagai kepala daerah. Saat itu, ia selalu mengingatkan jajarannya untuk berpegang pada tiga prinsip utama dalam pelaksanaan PBJ, yakni memastikan aspek legalitas, menghindari praktik mark up, dan tidak melakukan kegiatan yang bersifat fiktif.

“Dulu saat saya menjadi bupati dan masih sangat awam terhadap berbagai regulasi, saya hanya memberikan tiga nasihat sederhana kepada jajaran. Pertama, perhatikan aspek legal dalam perjalanan PBJ. Kedua, jangan sampai ada mark up. Ketiga, apalagi sampai fiktif, itu tidak boleh. Lebih baik tidak direhabilitasi daripada dikerjakan tetapi tidak memberikan manfaat,” tegasnya.

Ia menilai regulasi pengadaan barang dan jasa terus berkembang sehingga seluruh aparatur harus aktif memperbarui pemahaman dan tidak hanya menunggu informasi.

“Aturan terus berubah. Saya mengajak seluruh peserta untuk terus meng-update diri. Jangan pasif. Sekarang informasi terbuka, manfaatkan teknologi dan pelajari regulasi-regulasi terbaru agar tidak tertinggal,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Herman Deru juga mengapresiasi para narasumber yang telah memberikan pemahaman dan pendampingan kepada peserta. Ia menekankan pentingnya perlindungan terhadap pelapor maupun pihak yang dilaporkan agar setiap pengaduan dapat diproses secara objektif, profesional, dan berkeadilan.

Lebih lanjut, ia berharap Pemerintah Provinsi Sumsel terus mendapatkan pendampingan terkait perkembangan regulasi PBJ. Menurutnya, luasnya wilayah Sumsel dan banyaknya perangkat daerah menuntut adanya pembaruan informasi yang berkelanjutan.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti kegiatan tersebut secara serius dan tidak sekadar memenuhi formalitas.

“Jangan hanya hadir sebagai formalitas. Jadikan kegiatan ini sebagai bekal agar kita menjadi penyelenggara pemerintahan dan pelayan masyarakat yang memahami navigasi aturan terkini, sehingga tahu mana regulasi yang berlaku dan bagaimana menerapkannya dengan benar,” ujarnya.

Sementara itu, Deputi Informasi dan Data KPK RI, Eko Marjono, berharap Sumsel dapat menjadi contoh dalam penguatan sistem antikorupsi secara nasional. Menurutnya, kerja sama tersebut merupakan bentuk komitmen bersama untuk mewujudkan pemerintahan yang berintegritas, akuntabel, dan transparan.

Ia menegaskan bahwa pemberantasan korupsi harus dilakukan melalui tiga pilar utama, yakni pendidikan, pencegahan, dan penindakan, yang berjalan secara bersamaan dengan dukungan masyarakat.

Eko juga menekankan pentingnya penguatan sistem pengaduan masyarakat dan perlindungan pelapor sebagai instrumen pencegahan korupsi. KPK mendorong kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk menyediakan kanal pengaduan yang efektif, terutama pada sektor pengadaan barang dan jasa yang masih rentan terhadap praktik mark up, suap, dan pengaturan lelang.

“Upaya pemberantasan korupsi tidak dapat dilakukan secara sektoral. Dibutuhkan kolaborasi lintas lembaga serta partisipasi aktif masyarakat agar tercipta tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan terpercaya,” ujarnya.

Senada dengan itu, Deputi Bidang Hukum dan Penyelesaian Sanggah LKPP, Setyo Budi, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen mewujudkan pengadaan yang transparan, akuntabel, profesional, dan berintegritas.

Ia berharap kerja sama yang telah dibangun dapat menghasilkan perubahan nyata dalam mencegah praktik korupsi serta mendorong setiap pengaduan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan tata kelola.

“Kalau ada yang mengadu, jangan defensif. Itu tanda masih ada yang peduli. Di era digital saat ini semua akan mudah diketahui, sehingga pengaduan harus dipandang sebagai sarana memperbaiki tata kelola,” tegasnya.

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LKS SMK Swasta Palembang 2026 Sukses Digelar, Bibit Unggul Disiapkan ke Level Nasional

    LKS SMK Swasta Palembang 2026 Sukses Digelar, Bibit Unggul Disiapkan ke Level Nasional

    • visibility 63
    • 0Komentar

    Palembang – Ajang Lomba Kompetisi Siswa (LKS) SMK Swasta ke-IX tingkat Kota Palembang 2 tahun 2026 resmi ditutup pada Rabu (6/5/2026) di Aula SMK YP Gajah Mada Palembang. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendorong peningkatan kualitas dan daya saing siswa SMK, khususnya dari sekolah swasta. Penutupan kegiatan dilakukan oleh perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera […]

  • Indonesia dan China Kian Erat: Presiden Prabowo Hadiri Peringatan Victory Day di Beijing

    Indonesia dan China Kian Erat: Presiden Prabowo Hadiri Peringatan Victory Day di Beijing

    • visibility 197
    • 0Komentar

    Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan 80 tahun Victory Day yang berlangsung di Tiananmen Square, Beijing, pada Rabu (3/9/2025). Kehadiran ini menandai penguatan hubungan diplomatik antara Indonesia dan Tiongkok. Saat tiba di lokasi, Presiden Prabowo langsung disambut hangat oleh Presiden Xi Jinping dan Ibu Negara Peng Liyuan. Xi Jinping terlihat menjabat tangan Prabowo sebelum mereka memasuki […]

  • Pemkot Pastikan Palembang Darussalam Bersholawat Siap Digelar, Imbau Warga Gunakan LRT

    Pemkot Pastikan Palembang Darussalam Bersholawat Siap Digelar, Imbau Warga Gunakan LRT

    • visibility 200
    • 0Komentar

    Palembang – Wali Kota Palembang Ratu Dewa memimpin langsung rapat final persiapan Palembang Darussalam Bersholawat di Ruang Audiensi Lantai 7, Kamis (11/12/2025). Agenda keagamaan akbar yang menghadirkan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf ini akan digelar pada Jumat, 12 Desember 2025 di Bundaran Air Mancur Jakabaring, Tugu Parameswara. Dalam rapat tersebut, Ratu Dewa menegaskan seluruh […]

  • Gaji Anggota DPR Nonaktif Disorot, NasDem Minta Gaji Sahroni dan Nafa Dihentikan

    Gaji Anggota DPR Nonaktif Disorot, NasDem Minta Gaji Sahroni dan Nafa Dihentikan

    • visibility 220
    • 0Komentar

    Fraksi Partai NasDem di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI secara resmi meminta agar gaji, tunjangan, dan seluruh fasilitas yang diterima oleh dua anggotanya, Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach, segera dihentikan. Keduanya dinonaktifkan dari tugas kedewanan per 1 September 2025. Menurut Ketua Fraksi NasDem, Viktor Laiskodat, permintaan ini merupakan langkah tegas partai untuk menjaga integritas. “Fraksi […]

  • Pesan Ratu Dewa: Jaga Palembang Tetap Damai Saat Demo

    Pesan Ratu Dewa: Jaga Palembang Tetap Damai Saat Demo

    • visibility 226
    • 0Komentar

    Palembang, Sumsel – Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, mengimbau seluruh masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi melalui demonstrasi untuk tetap menjaga ketertiban dan keamanan. Ratu Dewa berharap aksi unjuk rasa tidak merusak citra Palembang sebagai kota yang cinta damai. “Saya hanya berharap poin penting dari aspirasi masyarakat ini benar-benar dijalankan oleh semua pemangku kepentingan di negeri […]

  • Jelang Idul Fitri, Komisi XII DPR RI Pastikan Kesiapan Energi di Sumatera

    Jelang Idul Fitri, Komisi XII DPR RI Pastikan Kesiapan Energi di Sumatera

    • visibility 84
    • 0Komentar

    Palembang – Menjelang Idul Fitri 1447 H, pemerintah memastikan kesiapan pasokan energi nasional, baik dari sektor bahan bakar minyak (BBM) maupun kelistrikan, tetap aman. Hal ini disampaikan dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XII DPR RI di Palembang, Rabu (11/3), yang membahas kesiapan energi menghadapi Ramadan dan mudik Lebaran. Kunjungan ini juga menyoroti dinamika geopolitik global, […]

expand_less