Breaking News
light_mode
Trending Tags

Jalan Santai Berujung Soft Launching, Sungai Jawi Point Diproyeksikan Jadi Wisata Baru di Palembang

  • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
  • visibility 49
  • comment 0 komentar

PALEMBANG | Wajah baru pariwisata lokal mulai menggeliat di Kelurahan Sungai Selincah, Kecamatan Kalidoni, Palembang. Sungai Jawi Point resmi diperkenalkan sebagai destinasi wisata baru yang digagas mahasiswa KKN STISIPOL Candradimuka Kelompok 5 dengan tema Tematik, melalui rangkaian kegiatan jalan santai yang berlangsung meriah sekaligus menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pemerintah Kelurahan Sungai Selincah, Kecamatan Kalidoni, menyambut positif pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa STISIPOL Candradimuka Kelompok 5 yang berkolaborasi dengan masyarakat setempat.

Lurah Sungai Selincah, Rusdi, S.H., mengatakan pihak kelurahan memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa selama menjalankan KKN di wilayah tersebut.

“Alhamdulillah, kami dari pihak kelurahan menyambut baik dan men-support adik-adik KKN dari STISIPOL Candradimuka, Kelompok 4 dan 5,” ujar Rusdi.

Menurutnya, keberadaan mahasiswa KKN cukup memberikan kesan positif bagi masyarakat. Hal itu terlihat dari antusiasme warga mengikuti kegiatan yang digelar mahasiswa, salah satunya jalan santai yang dirangkai dengan pembagian hadiah.

“Mereka sangat berkesan di masyarakat. Apalagi kita lihat acara hari ini, antusias masyarakat luar biasa. Mereka mengadakan kegiatan jalan santai dan pembagian hadiah yang memang ditunggu masyarakat,” katanya.

Rusdi menyebut peserta kegiatan tidak hanya berasal dari lingkungan sekitar lokasi KKN, tetapi juga terdapat warga dari RT lainnya. Ia menilai jumlah masyarakat yang berpartisipasi cukup besar dan menunjukkan kekompakan warga dalam menyambut kegiatan mahasiswa.

“Rata-rata dari RT di sini dan ada sebagian dari RT luar. Jumlah masyarakat yang ikut lumayan besar,” ungkapnya.

Ia menegaskan, pihak kelurahan akan terus memberikan dukungan terhadap keberadaan mahasiswa STISIPOL Candradimuka yang melaksanakan KKN. Menurutnya, kegiatan KKN mahasiswa dari kampus tersebut bukan kali pertama dilaksanakan di wilayahnya.

“STISIPOL ini sudah beberapa kali KKN di kelurahan kita. Tahun sebelumnya juga sudah ada. Jadi kami tetap menerima KKN STISIPOL untuk tahun-tahun ke depannya,” jelas Rusdi.

Ia berharap mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman selama berada di tengah masyarakat, tetapi juga mampu membawa pengalaman tersebut sebagai bekal ketika kembali ke lingkungan akademik maupun memasuki dunia kerja.

“Kepada adik-adik mahasiswa, apa yang didapat di masyarakat ini bisa diimplementasikan di tempat kuliahnya. Nanti mereka akan bekerja, dan pengalaman di lingkungan masyarakat ini sangat mendukung,” tuturnya.

Rusdi juga mengapresiasi kekompakan mahasiswa KKN Kelompok 5 dalam mengemas kegiatan sehingga mampu menarik perhatian masyarakat. Menurutnya, konsep jalan santai yang disertai pembagian hadiah menjadi salah satu faktor tingginya antusiasme warga.

“Masyarakatnya kompak dan antusias. Barangkali karena dikemas dengan jalan santai dan ada hadiah yang ditunggu. Kebanyakan yang mendapatkan hadiah ini ibu-ibu atau emak-emak, bahkan sampai terakhir masih menunggu,” pungkasnya.

Kehadiran mahasiswa KKN STISIPOL Candradimuka diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mempererat kolaborasi antara mahasiswa dan pemerintah kelurahan dalam menjalankan berbagai kegiatan sosial di lingkungan masyarakat.

Sementara, Ketua Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik STISIPOL Candradimuka Kelompok 5 terus mendorong pengembangan potensi wisata lokal dan pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Sungai Selincah, Kecamatan Kalidoni, Palembang.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan jalan santai yang dirangkai dengan soft launching Sungai Jawi Point. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari semarak menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ketua Kelompok 5 KKN Tematik STISIPOL Candradimuka, Tessa Gio Fanilo mengatakan, konsep KKN yang dilaksanakan memang diarahkan agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Ini KKN tematik, jadi kita memberikan dampak pada masyarakat. Tanaman pangan, usaha, dan tumbuhan yang memang kita dahulukan ke depan. Memang dari kampus, yang pasti memberikan dampak buat masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa tidak hanya sebatas menjalankan program KKN, tetapi juga diharapkan mampu membangun kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal yang ada.

“Semoga apa yang kita kerjakan hari ini dapat memotivasi dan dapat saling berkolaborasi tentunya dengan pihak pemerintah untuk memajukan wisata-wisata lokal di Sungai Selincah khususnya,” katanya.

Soft Launching Sungai Jawi Point
Kegiatan jalan santai dipilih sebagai salah satu cara untuk mengajak masyarakat berkumpul sekaligus memperkenalkan potensi wisata baru di kawasan tersebut.

“Tujuannya tentunya kita sekalian untuk memeriahkan 17 Agustusan, sekaligus kita soft launching Sungai Jawi Point,” jelasnya.

Ia berharap kehadiran Sungai Jawi Point dapat menarik semakin banyak masyarakat untuk berkunjung. Selain mengembangkan sektor wisata, keberadaan destinasi tersebut diharapkan turut memberikan dampak ekonomi bagi pelaku UMKM setempat.

“Harapannya ke depan makin banyak masyarakat yang datang ke sini dan tentunya bisa membangkitkan wisata-wisata lokal. UMKM juga tentunya akan dibangkitkan,” ungkapnya.

Dalam kegiatan jalan santai tersebut, mahasiswa juga menyiapkan sejumlah hadiah bagi peserta. Di antaranya kipas angin, dispenser, kompor dan berbagai hadiah lainnya yang merupakan sumbangsih dari mahasiswa KKN.

Tempuh Rute Dua Kilometer
Peserta jalan santai menempuh rute sekitar dua kilometer dengan titik awal dan akhir di Sungai Jawi Point.

Rute tersebut melewati kawasan persawahan dan lingkungan sekitar Lorong Hari Berliar. Pemandangan lokal yang masih asri menjadi salah satu daya tarik tersendiri selama peserta mengikuti jalan santai.

“Rutenya sekitar dua kilometer. Start dari Sungai Jawi Point, view-nya memang di sawah, kemudian memutar daerah Lorong Hari Berliar dengan pemandangan lokal. Tentunya menambah kesan dalam kegiatan jalan santai,” tuturnya.

Selain kegiatan jalan santai yang dilaksanakan Kelompok 5, KKN Kelompok 4 juga memiliki kegiatan tersendiri berupa pembagian hadiah lomba fotografi yang sebelumnya dilaksanakan di Kampung Gerabah.

Menurutnya, pembagian program tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan KKN Tematik STISIPOL Candradimuka di wilayah Sungai Selincah.

Ajak Warga Peduli Potensi Lokal
Mahasiswa KKN juga mengajak masyarakat untuk semakin kompak dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Menurutnya, kawasan tersebut memiliki banyak potensi lokal yang apabila dikembangkan secara bersama-sama dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Pesan untuk masyarakat tentunya semakin kompak dan semakin peduli dengan lingkungan sekitar. Tetap peka, karena sebenarnya di sini banyak potensi lokal, potensi wisata yang bisa dibangkitkan,” katanya.

Ia menilai pengembangan potensi wisata lokal dapat menjadi salah satu peluang untuk meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.

“Harusnya bisa menambah pendapatan masyarakat setempat. Harapannya dengan kehadiran kami di sini bisa memotivasi, dan kita juga siap berkolaborasi ke depannya dengan masyarakat maupun pihak pemerintahan,” pungkasnya.

Kegiatan KKN Tematik STISIPOL Candradimuka tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat dan pemerintah kelurahan untuk mengembangkan potensi wisata serta UMKM di Sungai Selincah.

Suntik Semangat Baru bagi Warga
Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 5 STISIPOL Candradimuka mendapat sambutan positif dari masyarakat. Berbagai kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa dinilai memberikan manfaat, khususnya dalam memberikan pengetahuan sekaligus membangkitkan kembali semangat masyarakat untuk aktif menjalankan kegiatan di lingkungan mereka.

Hendi, tokoh masyarakat setempat, mengatakan kehadiran mahasiswa KKN menjadi suntikan semangat baru bagi warga yang sebelumnya mulai jarang berkumpul dan menjalankan berbagai program.

“Alhamdulillah, kita menyambut positif kegiatan yang dilaksanakan oleh anak-anak KKN Kelompok 5 STISIPOL Candradimuka. Ini tentunya sangat bermanfaat bagi masyarakat di sini dan menjadi penyemangat baru,” ujar Hendi.

Menurutnya, salah satu manfaat utama kehadiran mahasiswa KKN adalah adanya transfer ilmu kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

“Bagi anak-anak muda di sini yang mungkin masih ada kekurangan, kita mendapatkan transfer ilmu dari mahasiswa yang hadir KKN. Kemudian semangat yang tadinya jarang kumpul, sekarang kumpul lagi,” katanya.

Hendi menilai, keberadaan mahasiswa juga membuka wawasan masyarakat mengenai bagaimana mengelola lingkungan dan potensi yang dimiliki secara lebih baik. Terlebih, kawasan tersebut memiliki konsep sebagai wilayah wisata yang diharapkan dapat terus dikembangkan.

“Konsep kita sebagai wisata. Jadi, ke depan kita berharap akan ada makin banyak pengunjung yang hadir ke sini, tentunya dengan mendapatkan ilmu dari para mahasiswa,” jelasnya.

Antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan yang digelar mahasiswa KKN Kelompok 5 STISIPOL Candradimuka juga terbilang tinggi. Hendy menyebut peserta yang hadir mencapai hampir 300 orang.

“Alhamdulillah hari ini pesertanya hampir 300. Pesertanya dari ibu-ibu, bapak-bapak, anak-anak, sampai balita ada yang dibawa oleh orang tuanya. Alhamdulillah antusiasnya luar biasa,” ungkapnya.

Ia berharap semangat yang telah tumbuh melalui kegiatan KKN tersebut dapat terus dipertahankan masyarakat. Menurutnya, kehadiran mahasiswa tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga mendorong masyarakat untuk kembali aktif berkegiatan bersama.

“Saya berharap kepada masyarakat di sini supaya kegiatannya tetap berjalan dengan mendapatkan suntikan semangat dari para mahasiswa. Kemudian anak-anak remaja di sini juga bisa mendapatkan semangat baru dengan mendapatkan edukasi dari para mahasiswa,” harap Hendi.

Sementara kepada mahasiswa KKN Kelompok 5 STISIPOL Candradimuka, Hendy berpesan agar pengalaman selama berada di tengah masyarakat dapat menjadi bekal dan ilmu yang bermanfaat di masa depan.

“Mudah-mudahan hari-hari yang ditinggalkan di sini akan bermanfaat. Apa yang mereka dapatkan di wilayah dan lingkungan ini menjadi ilmu bagi mereka. Mudah-mudahan bisa mereka amalkan, terapkan, dan aplikasikan dalam bermasyarakat nanti ke depan,” pungkasnya.

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • OJK Sumsel Luncurkan Pemilihan Duta IJK Sumsel2025: Mengasah Kompetensi, Integritas, dan Kepemimpinan IJK Muda

    OJK Sumsel Luncurkan Pemilihan Duta IJK Sumsel2025: Mengasah Kompetensi, Integritas, dan Kepemimpinan IJK Muda

    • visibility 179
    • 0Komentar

    Palembang – Otoritas Jasa Keuangan(OJK) Provinsi Sumatera Selatan resmi membuka rangkaianPemilihan Duta Industri Jasa Keuangan (IJK) Sumatera Selatan Tahun 2025 sebagai ajang untuk melahirkan insan IJK yang beretika, profesional, visioner, dan berperan sebagaiagen literasi serta inklusi keuangan di tengah masyarakat. Kegiatan ini diawali dengan pelaksanaan Penyisihan I dan II pada tanggal 13 dan 14 November […]

  • Kerusuhan Ancam Ekonomi Nasional: Sektor Jasa Paling Terpukul, Potensi Kerugian Capai Triliunan Rupiah

    Kerusuhan Ancam Ekonomi Nasional: Sektor Jasa Paling Terpukul, Potensi Kerugian Capai Triliunan Rupiah

    • visibility 192
    • 0Komentar

    Palembanglipp – Aksi kerusuhan yang memicu penjarahan rumah pejabat, termasuk Menteri Keuangan Sri Mulyani, berdampak serius terhadap stabilitas ekonomi nasional. Sejak meletus pada Senin (25/8), kerusuhan ini telah menghantam sektor jasa, yang berkontribusi 45% terhadap PDB nasional. Direktur Ekonomi Celios, Nailul Huda, menyebutkan bahwa dalam tiga hari terakhir, sektor jasa mengalami penurunan permintaan yang drastis. […]

  • Bus “Kaleng” Dilarang Masuk Kampus Unsri, Mahasiswa Mengeluh

    Bus “Kaleng” Dilarang Masuk Kampus Unsri, Mahasiswa Mengeluh

    • visibility 402
    • 0Komentar

    Indralaya, 28 Agustus 2025 – Kebijakan baru Rektorat Universitas Sriwijaya (Unsri) yang melarang bus angkutan umum non-Unsri, yang kerap dijuluki “bus kaleng”, masuk ke dalam area kampus Indralaya menuai keluhan dari para mahasiswa. Kebijakan ini diberlakukan untuk menertibkan lalu lintas dan meningkatkan keamanan di lingkungan kampus. Sejak kebijakan ini diterapkan, bus-bus “kaleng” hanya diperbolehkan menurunkan […]

  • Bank Sampah Mitra Binaan PLN UID S2JB Raih Penghargaan Pemkot Palembang, Program Bayar SPP dengan Sampah Dinilai Berdampak Nyata

    Bank Sampah Mitra Binaan PLN UID S2JB Raih Penghargaan Pemkot Palembang, Program Bayar SPP dengan Sampah Dinilai Berdampak Nyata

    • visibility 96
    • 0Komentar

    Palembang — Bank Sampah Indonesia Legacy, mitra binaan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB), menerima penghargaan dari Pemerintah Kota Palembang, Senin (6/7), atas inovasi Program Pembayaran SPP dengan Sampah. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas model pemberdayaan masyarakat yang memadukan pengelolaan lingkungan, pendidikan, dan ketahanan pangan dalam satu ekosistem. […]

  • PLN Teken Kontrak Listrik 18,7 MVA dengan PT SPF, Perkuat Akselerasi Industri di Ogan Ilir

    PLN Teken Kontrak Listrik 18,7 MVA dengan PT SPF, Perkuat Akselerasi Industri di Ogan Ilir

    • visibility 63
    • 0Komentar

    OI – PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Ogan Ilir (UP3 OGI) mempertegas perannya sebagai penggerak pertumbuhan industri dengan menandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) berkapasitas 18,7 MVA bersama PT Sumatera Prima Fibreboard (SPF). Kesepakatan ini menjadi fondasi operasional pabrik fibreboard baru di Ogan Ilir, sekaligus memperkuat ekosistem industri hilir berbasis sumber daya alam di […]

  • Larangan Seremonial Mewah: Mendagri Perintahkan Kepala Daerah Hidup Sederhana

    Larangan Seremonial Mewah: Mendagri Perintahkan Kepala Daerah Hidup Sederhana

    • visibility 203
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, menginstruksikan seluruh kepala daerah dan jajarannya untuk menunda semua kegiatan seremonial yang dianggap menghabiskan anggaran dan tidak bermanfaat bagi masyarakat. Perintah ini dikeluarkan untuk menjaga perasaan dan kepercayaan publik di tengah program efisiensi yang digencarkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurut Tito, menggelar acara seremonial yang hanya bersifat […]

expand_less